Perhutani Bogor Hadiri Kick Off Gebyar Kemerdekaan Inisiasi Kormi Kabupaten Bogor Bersama AOPGI

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor hadiri Kick Off Gebyar Kemerdekaan RI ke-79 yang diselenggarakan Kormi (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Kab. Bogor bersama AOPGI (Asosiasi Olahraga Pendaki Gunung Indonesia) bertempat di Kawah Ratu, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor pada Kamis (01/08). Sabtu (3/8/24)

Hadir pada kesempatan tersebut Perhutani KPH Bogor diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper) Jasinga Leuwiliang Ade Soma beserta jajaran, PJ. Bupati Bogor Asmawa Sitepu, Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Dinas Instansi, Forkompincam Pamijahan, TNGHS (Taman Nasional Gunung Halimun Salak), BPDAS (Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai), BUMD, Kepala Desa Gunung Picung, Pecinta Alam dan Pramuka.

Administratur/Kepala KPH Bogor melalui Ade Soma menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kick Off Gebyar Kemerdekaan RI ke-79 dengan mengadakan kegiatan mendaki puncak Gunung Salak sekaligus dengan pengibaran bendera merah putih. Proses pendakian tidak sampai puncak dikarenakan beberapa pertimbangan sehingga pelaksanaan pengibaran bendera dilakukan di Kawah Ratu dengan Inspektur Upacara PJ. Bupati Bogor.

“Kami menyambut baik undangan yang diberikan dan ini merupakan salah satu wadah untuk silaturahmi di momen yang tepat pada perayaan atau menjelang hari kemerdekaan Indonesia, guna menjalin komunikasi serta hubungan yang baik sehingga dapat menciptakan sinergi yang bersifat membangun”, ucapnya.

Sementara Asmawa Sitepu dalam sambutannya pada upacara pengibaran bendera menyampaikan manifesto lingkungan yang terkait dengan pelestarian sumberdaya alam beserta pemanfaatannya, penataan ruang, penanggulangan bahaya kebakaran hutan dan lahan,  banjir dan longsor, penanganan sampah serta ketahanan pangan untuk kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Tidak Hadir saat Acara, Masyarakat Kecewa Terhadap Bupati Tanjab Barat

Tanjab Barat.radarinformasi.com Masyarakat Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), kecewa terhadap Bupati Tanjab Barat.

Hal itu disebabkan, Bupati Tanjab Barat tidak menghadiri undangan pengajian bulanan majelis tak’lim Alhidayah cabang V (Lima) Pondok Pesantren (Ponpes) Al Baqiyatush Shalihat, di RT 01, Desa Dataran Pinang, Kecamatan Kuala Betara, Sabtu (3/8/2024).

Fandi Muhammad, selaku Masyarakat setempat mengatakan, dirinya sangat kecewa atas ketidakhadirannya Bupati Tanjab Barat, dalam acara pengajian bulanan tersebut.

“Hari ini Kami sangat kecewa dengan bapak Bupati Tanjab Barat. Padahal, Bupati sudah kami undang sejak tempo hari sebelum acara,” ucapnya dengan kesal.

“Sebelumnya kami sangat antusias untuk menghadiri acara tersebut, dikarenakan ingin bertatap muka secara langsung dengan Bupati Tanjab Barat,” tambahnya.

Dikatakan Fandi, sejak mulainya acara tersebut, ratusan masyarakat sudah datang untuk menunggu kedatangan dari Bupati Tanjab Barat. Namun sangat disayangkan, dari awal hingga selesai acara kenyataannya Bupati Tanjab Barat, tidak hadir dihadapan masyarakat.

“Kami sangat kecewa nian, padahal kami berharap Bapak Bupati Tanjab Barat,bisa hadir dihadapan kami,” timpalnya.

Semanta itu, Ketua Panitia Pengajian, Ustad Suhaimi membenarkan bahwa Bupati Tanjab Barat,tidak hadir dalam acara pengajian tersebut.

“Surat undangan sudah jauh hari kami sampaikan. Namun, hingga acara hari ini dilaksanakan pihak dari Bupati Tanjab Barat tidak dapat dikonfirmasi,” sebutnya.

“Kami selaku Panitia sangat malu dengan Jamaah majelis yang begitu antusias hadir dari berbagai Desa Se-Kecamatan Kuala Betara,” pungkasnya.

Reporter : Dani
Redaktur : Dewi

Polsek Cileungsi Bersama Instansi Terkait Cek Lokasi Kebakaran Rumah di Cileungsi Akibat Lilin

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Perumahan Limuspratama Regency, Blok K. 1/31, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Jumat malam, 2 Agustus 2024. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB ini diduga disebabkan oleh lilin yang dinyalakan di lantai dua rumah tersebut. Sabtu(3/8/24)

Menurut laporan Kapolsek Cileungsi, Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K., M.H., kebakaran terjadi saat pemilik rumah, BDH Wisnu Aji, sedang memperbaiki kebocoran di lantai dua dengan bantuan orang tuanya. Karena tidak ada penerangan di lantai tersebut, mereka menggunakan lilin yang diletakkan di atas kursi. Setelah selesai menangani kebocoran, mereka kembali ke lantai satu. Beberapa saat kemudian, mereka mencium bau benda terbakar. Ketika Wisnu Aji kembali ke lantai dua, ia mendapati lemari pakaian sudah terbakar. Usahanya untuk memadamkan api tidak berhasil dan api semakin membesar.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera datang ke lokasi dengan dua unit mobil pemadam. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 30 menit. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, barang-barang di lantai dua, termasuk furnitur dan elektronik, mengalami kerusakan signifikan.

Saksi dalam kejadian ini adalah Drs. Ij Soetikno, seorang warga yang tinggal di lingkungan yang sama. “Kami mendengar suara ribut-ribut dan melihat api membesar dari lantai dua rumah Wisnu Aji. Kami segera menghubungi petugas pemadam kebakaran,” kata Soetikno.

Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan awal, termasuk menerima laporan, mendatangi dan melakukan olah TKP, mendokumentasikan kejadian, serta mencari keterangan dari saksi-saksi di TKP. Personel Polsek Cileungsi yang terlibat dalam penanganan kebakaran ini di antaranya adalah Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K., M.H., Iptu Wardi, SH (Panit BINMAS/Pawas), Iptu Ari Badau D. W, S.H. (Panit Reskrim), Aipda Harry Aprianto, SH, Aipda Eri Sugiarto, SH, Aipda Saekah dan Bripka Asyar Pranata, SH.

“Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari lilin yang digunakan di lantai dua. Kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran ini,” ujar Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu Maduransyah.

Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada terhadap penggunaan lilin atau sumber api lainnya untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Olah TKP Terkait Penemuan Bayi di Kampung Putat Nutug Parung

BOGOR.radarinformasi.com – Warga Kampung Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng, Parung, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki pada Jumat, 2 Agustus 2024, pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB. Bayi tersebut ditemukan tergeletak di depan sebuah warung kopi.

Kapolsek Parung AKP Doddy Rosjadi, S.H, M.H, menjelaskan bahwa pemilik warung kopi, Seci, yang pertama kali menemukan bayi tersebut. Ia menceritakan bahwa bayi tersebut ditemukan dalam keadaan telanjang tanpa sehelai kain dan masih memiliki tali pusar. “Saya sangat terkejut ketika membuka pintu belakang warung dan melihat sosok bayi tersebut. Langsung saya hampiri dan ternyata bayi berjenis kelamin laki-laki itu masih hidup. Segera saya bawa ke klinik terdekat,” ujarnya.

Menurut keterangan Seci, setelah tiba di klinik, bayi tersebut langsung mendapatkan perawatan dari bidan Ocih dan tim medis. “Bayi dalam kondisi sehat, hanya ada luka bekas gigitan semut di kelopak mata sebelah kiri,” kata bidan Ocih. Bayi tersebut saat ini masih dalam perawatan di klinik dan telah dilaporkan ke Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

Polsek Parung yang mendapatkan laporan dari warga segera merespon dengan mendatangi serta melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Penemuan bayi ini telah mengundang perhatian warga sekitar dan pihak berwenang. Kapolres Bogor, melalui Kapolsek Parung, menghimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui informasi terkait kejadian ini.

“Kami telah melakukan Olah TKP, dokumentasi, membuat laporan dan berkoordinasi dengan pihak medis serta Dinas Sosial. Kasus ini akan terus kami selidiki untuk menemukan siapa yang melahirkan dan tega meninggalkan bayi di pinggir warung kopi tersebut,” ujar Kapolsek Parung AKP Doddy Rosjadi.

Sampai berita ini diturunkan, keadaan bayi sehat dan sedang mendapatkan perawatan dari tim medis klinik sembaru menunggu respon penanganan Dinas Sosial.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciomas Bersama Instansi Terkait Cek TKP Ambruknya Musholla di Desa Sukamakmur

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah musholla di Kampung Ciapus RT 03 RW 04, Desa Sukamakmur, Kabupaten Bogor, ambruk pada Rabu sore, 31 Juli 2024 sekitar pukul 17.00 WIB. Akibat insiden tersebut, seorang warga bernama Bahrudin (78) mengalami luka berat di bagian kepala setelah tertimpa reruntuhan bangunan. Kamis(1/8/2024)

Menurut laporan yang diterima dari Kapolsek Ciomas, Iwan Wahyudin, S.H., M.H, korban saat itu hendak melaksanakan sholat di musholla tersebut. Namun, tiba-tiba atap bangunan musholla ambruk, menyebabkan korban tertimpa reruntuhan. “Saat ini korban telah dilarikan ke RSUD Bogor untuk mendapatkan perawatan intensif,” ujarnya.

Kepolisian Polsek Ciomas yang menerima laporan segera datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP serta evakuasi korban, dibantu instansi terkait dan warga sekitar. Penyelidikan awal pihak kepolisian menyebutkan bahwa kemungkinan besar ambruknya musholla disebabkan oleh struktur bangunan yang sudah tua dan tidak mampu menahan beban atap.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Kepolisian menyatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian ini dan memastikan tidak ada korban lainnya. Masyarakat dihimbau untuk sementara waktu tidak mendekati lokasi musholla yang ambruk demi keselamatan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Panjang Bersama Instansi Terkait Evakuasi Kebakaran di Pemukiman Penduduk

BOGOR.radarinformasi.com- Telah terjadi sebuah insiden kebakaran rumah penduduk yang berawal dari bagian dapur milik bernama Wahdah di Jalan Jambu raya No.34 Desa Parung Panjang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Selasa 30 Juli 2024, sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolsek Parung Panjang Kompol Dr. Suharto, SH., MH., menjelaskan bahwa awal mula terjadi kebakaran perumahan yang berawal dari arah dapur rumah milik Wahdah, dan Kejadian tersebut diduga akibat dari korsleting listrik yang berasal dari perangkat elektronik Magicom yang terbakar sehingga menyebabkan kebakaran.

“Hasil penyelidikan pemeriksaan pihak Kepolisian Polsek Parung Panjang didapati identitas pemilik rumah sbb :

  • Sdri. WAHDAH, umur 45 tahun, IRT, Islam, Indonesia, Jl. Jambu raya No. 34 Desa Parung Panjang Kec. Parungpanjang Kab. Bogor.
    Dari kebakaran tersebut mengalami kerugian sebagai berikut :
    a. Kerugian Bangunan (atap bagian dapur)
    b. Kerugian Materil (- +) kurang lebih sebesar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah), dan dijelaskan bahwa tidak ada korban jiwa atas kebakaran tersebut”, terang Kapolsek.

“Sampai berita ini diturunkan api sudah padam berkat Unit Pemadam Kebakaran beserta bantuan pihak Kepolisian, TNI dan Warga masyarakat sekitar, situasi sudah kondusif sampai saat ini”, pungkas.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cigudeg dan Unit Laka Lantas Polres Bogor Lakukan Olah TKP Terkait Kecelakaan Lalu Lintas

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Cigudeg, tepatnya di pertigaan Wates, Kampung Cijerai, Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Rabu (31/7/2024) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kapolsek Cigudeg Kompol Uba Subroto, S.H., M.H, menjelaskan bahwa insiden tersebut melibatkan sebuah sepeda motor dengan nomor polisi F 3148 FEU yang dikendarai oleh Angga (20), seorang wiraswasta asal Kampung Kadu Bitung, Desa Malangsari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dan seorang pejalan kaki yang identitasnya belum diketahui.

Menurut laporan yang diterima dari Polsek Cigudeg, kecelakaan ini terjadi ketika Angga yang mengendarai sepeda motornya melaju ke arah Cigudeg. Saat sampai di pertigaan pangkalan ojek Wates, terdapat pengendara sepeda motor lain di depannya yang langsung berbelok ke kanan. Angga berusaha menghindar ke kiri namun menabrak seorang perempuan yang sedang menyeberang jalan. Akibatnya, perempuan tersebut mengalami luka berat dan tidak sadarkan diri.

Korban pejalan kaki segera dievakuasi dari lokasi kejadian dan dilarikan ke Puskesmas setempat sebelum dirujuk ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Selain korban pejalan kaki, tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah).

Pihak kepolisian setempat telah mendatangi lokasi kejadian, mengevakuasi korban, mendata saksi-saksi, mengamankan barang bukti kendaraan, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Bogor untuk penanganan lebih lanjut.

Saksi di tempat kejadian, Indra (34), warga Kampung Cijerai, mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi sangat cepat sehingga sulit untuk memberikan pertolongan langsung.

“Pihak Kepolisian akan terus memantau perkembangan kondisi korban dan menyampaikan laporan lebih lanjut terkait kejadian ini,” ujar Kapolsek Cigudeg Kompol Uba Subroto.

Sampai berita ini diturunkan, Situasi di lokasi kejadian sudah kondusif. Sementara itu, perkara sudah diserahkan ke Unit Laka Lantas Polres Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Danramil 0621-11/Ciawi Serahkan Piala Bergilir kepada Juara 1 Mini Soccer Danramil Cup II U-12 Tahun 2024

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam sebuah acara yang penuh semangat dan antusiasme, Danramil 0621-11 Ciawi telah menyerahkan Piala Bergilir kepada tim yang berhasil meraih juara 1 dalam ajang Mini Soccer Danramil Cup II U-12 tahun 2024 pada Rabu 31 Juli. Turnamen ini diikuti oleh berbagai Sekolah Dasar (SD) dari wilayah Kecamatan Ciawi dan Caringin.

Komandan Koramil 0621-11/Ciawi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kompetisi ini. Ia juga berharap agar turnamen seperti ini dapat terus diselenggarakan guna mengembangkan bakat-bakat muda di bidang olahraga sepak bola.

“Acara ini bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga tentang menjalin persaudaraan dan sportivitas di antara para pemain muda kita,” ujarnya.

Pertandingan final yang berlangsung sengit ini menyajikan aksi-aksi menarik dari para pemain muda yang penuh semangat. Tim juara menunjukkan kemampuan dan strategi yang luar biasa hingga berhasil keluar sebagai pemenang dan menerima Piala Bergilir.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Danramil Cup II ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak muda di wilayah Ciawi dan Caringin untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah mereka melalui olahraga.

Reporter : Dewi

Polsek Ciampea Bersama Instansi Terkait Investigasi Terjadinya Kebakaran Pasar Ciampea Endah

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran hebat melanda pasar Ciampea Indah yang berlokasi di RT 02 RW 01, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 30 Juli 2024, sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto, S.I.P., M.H, menjelaskan bahwa saat ini upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan empat unit pemadam kebakaran dari Ciomas dan Leuwiliang, dibantu oleh warga serta aparat setempat.

Sumber kebakaran belum diketahui. sementara itu, pendataan mengenai ruko/toko yang terbakar belum dapat dilakukan karena kebakaran terjadi sangat besar.

Tindakan yang telah dilakukan oleh Polsek Ciampea Polres Bogor bersama instansi terkait, dibantu warga masyarakat, adalah mengevakuasi lokasi untuk mencegah kebakaran melebar. Hingga saat ini, situasi masih dalam pengawasan bersama.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Panjang Lakukan Investigasi dan Evakuasi Kecelakaan Kerja Tertimbun Tanah

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Sabtu, 27 Juli 2024, sekitar pukul 19.00 WIB, warga melaporkan kecelakaan kerja di mana seorang pekerja tertimbun tanah di Galian Tanah, Kampung Nagrek, Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Parung Panjang, Kompol Dr. Suharto, S.H., M.H, menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima informasi via telepon dari warga yang melaporkan adanya korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja tertimbun tanah. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan pihak terkait dan mendatangi lokasi kejadian (TKP) untuk mengamankan tempat tersebut.

Setibanya di lokasi, anggota Polsek Parung Panjang menemukan jenazah seorang laki-laki yang meninggal dunia akibat tertimpa tanah di area galian tersebut. Identitas korban diketahui sebagai Surya Cecep (48), diketahui berprofesi sebagai sopir dan berdomisili di Kampung Pasir Beureum, Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang.

Pihak kepolisian juga mendatangi rumah duka dan mengumpulkan keterangan dari para saksi, yaitu S (52), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Kampung Pasir Beureum, Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang dan AI (37), seorang buruh harian lepas yang berdomisili di GPP Blok A.II/F No. 31, Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang.

Menurut keterangan saksi, korban merupakan sopir truk yang mengangkut material tanah. Pada saat kejadian, korban sedang berteduh sambil menunggu giliran mengangkut tanah. Tanpa disadari, lokasi tempat korban berteduh longsor dan menimpa dirinya.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja tertimpa tanah. Proses pengamanan berlangsung aman dan kondusif. Sementara itu, jenazah telah dimakamkan oleh pihak keluarga sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, situasi tetap terkendali dan tidak ada korban lain dalam kecelakaan tersebut. Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan takdir.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule