Dinilai Tidak Profesional Menangani Sejumlah Kasus, Dewan Mahasiswa Pospera Desak Kapolda Sumut Copot Kapolres Taput

MEDAN.radarinformasi.com – Ratusan massa dari Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) turun ke jalan dengan semangat yang menggelora di depan Markas Polda Sumatera Utara pada Rabu lalu. Jumat (14/11)

Rasa geram dan tuntutan keadilan tampak jelas dari ekspresi para demonstran, yang menggelar aksi sebagai bentuk protes keras terhadap dugaan ketidakprofesionalan Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, dalam menangani sejumlah kasus hukum serta dalam menjaga netralitas pada Pilkada Tapanuli Utara 2024.

Di bawah terik matahari siang, massa aksi mulai berkumpul di Kampus UISU sejak pukul 11.30 WIB dan bergerak ke Mapolda Sumut, membawa spanduk, poster, dan seruan yang tak henti-hentinya berkumandang. Tuntutan utama mereka adalah pencopotan Kapolres Taput, yang dinilai tidak netral dan diduga mendukung salah satu pasangan calon dalam Pilkada Taput. Hal ini, menurut Koordinator Aksi Pospera Sumut, Febrino Galatia, telah melukai prinsip netralitas yang seharusnya dipegang oleh aparat negara dalam proses demokrasi.

“Kami tidak akan diam. Kapolres Tapanuli Utara harus dicopot. Jika memang aparat kepolisian diminta menjaga netralitas, maka mereka harus menunjukkan integritasnya, bukan malah terlibat dalam politik praktis,” tegas Febrino dengan suara lantang yang disambut sorak setuju para demonstran.

Aksi ini semakin memanas ketika massa juga menuntut pengusutan terhadap maraknya praktik perjudian di wilayah Taput, yang dinilai Kapolres gagal tangani. “Kami menuntut keadilan. Kami menuntut agar kepolisian bersih dari politik kotor!” teriak seorang demonstran.

Kondisi di lokasi demonstrasi semakin tegang ketika perwakilan dari Polda Sumut, Kepala Jaga Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), AKP Panjaitan mencoba menemui mereka untuk berdialog. Namun, para demonstran menolak mentah-mentah upaya itu. “Kami ingin Kapolda Sumut langsung yang turun menemui kami, bukan perwakilan!” ujar salah satu peserta aksi dengan nada tegas.

Mereka bertahan hingga sore, menunggu Kapolda Sumut turun tangan secara langsung. Massa yang setia bertahan terlihat duduk berbaris di depan Mapolda Sumut, menggemakan seruan keadilan dengan suara yang semakin serak, namun tak pudar oleh rasa lelah. Situasi di sekitar lokasi aksi tampak tetap kondusif meskipun penuh ketegangan, sementara personel kepolisian berjaga ketat di sekitar area Mapolda Sumut.

Menjelang sore, seorang perwira  menengah Polda Sumut, yakni Kompol Rudy akhirnya turun menemui para demonstran dan menerima tuntutan mereka. Meski menerima penjelasan dari perwakilan ini, massa tetap menegaskan bahwa mereka akan mengawal proses ini hingga tuntutan tersebut benar-benar diwujudkan.

“Kami meminta agar Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga memastikan tidak ada aparat yang terlibat dalam praktik politik yang merugikan pihak lain,” tambah Febrino di tengah-tengah para demonstran. Baginya, ketidaknetralan aparat dalam Pilkada, apalagi yang melibatkan petinggi kepolisian, dapat mencederai keadilan dan merusak demokrasi.

Aksi massa ini diharapkan dapat menggerakkan publik dan pihak berwenang untuk segera menanggapi tuntutan yang telah berulangkali digaungkan, seraya mempertanyakan netralitas aparat dalam pemilu dan Pilkada. Pertanyaan besar pun muncul di tengah masyarakat: apakah Polri tetap berkomitmen menjaga prinsip netralitas demi menjamin demokrasi yang adil.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Laka Tunggal di Rancamaya, Tabrak Bahu Jalan karena Kurang Konsentrasi

BOGOR.radarinformasi.com – Telah terjadi kecelakaan lalu lintas jenis laka tunggal di Jalan Boulevard Utama Rancamaya, tepatnya di depan Pos 02 Estate Management. Peristiwa tersebut dilaporkan oleh petugas jaga, SO Daday Hidayat, kepada Danpat 1/2 Sopyan Sahori (PJS) pada pukul 17.05 WIB, beberapa saat setelah kejadian. Rabu (13/11)

Kecelakaan ini terjadi pada pukul 16.55 WIB, saat dua orang pengendara sepeda motor Honda Beat berwarna putih dengan nomor polisi F 2818 EK melaju di lokasi tersebut. Berdasarkan laporan awal, pengendara yang sedang memegang telepon genggam kehilangan kendali atas kendaraannya, sehingga motor keluar jalur dan menabrak bahu jalan di sisi kiri. Lokasi tepatnya berada di dekat Pos 02 Estate Management.

Kedua korban merupakan warga Kampung Rancamaya, Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Pengendara bernama Dini dan penumpangnya bernama Fitri. Kedua korban mengalami luka di bagian kepala akibat kecelakaan ini.

Segera setelah kejadian, petugas jaga Pos 02, Daday Hidayat, bersama warga yang melintas membantu memindahkan korban ke tempat yang lebih aman. Selain itu, petugas juga mengatur lalu lintas untuk mencegah kerumunan yang mungkin mengganggu pengguna jalan lainnya.

Korban pertama, Dini, mengalami luka-luka di kepala dan langsung dibawa oleh keluarganya ke IGD RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, Fitri, mengalami luka sobek di bagian wajah dan dilarikan ke Klinik Bidan Yani oleh petugas patroli BUMAME.

Kecelakaan tunggal ini disimpulkan terjadi karena kelalaian pengendara, yang kurang berkonsentrasi saat berkendara. Petugas menegaskan pentingnya berhati-hati dan tidak mengoperasikan telepon genggam ketika sedang berkendara untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Seluruh dokumentasi kejadian dan penanganan sudah diserahkan kepada kedua orang tua korban. Keluarga korban juga telah mengambil kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Call Center Koyum Firmansyah.

Reporter : Rizal

Hujan Tak Henti, Tanah Longsor Terjang Rumah Warga

SUKABUMI.radarinformasi.com – Curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini meningkatkan risiko bencana, khususnya bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai atau daerah dengan kontur tanah tidak merata, seperti banjir dan tanah longsor. Sebuah longsor terjadi di Kampung Nyalindung, RT 03 RW 04, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (11/11/2024).

Longsor ini diperkirakan terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama hampir setiap harinya. Akibatnya, satu rumah warga mengalami kerusakan di bagian depan dan dapurnya. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materil yang dialami cukup signifikan.

Pihak terkait, seperti ketua RT, ketua RW, LPM, perangkat desa, tim pemadam kebakaran, BPBD, Babinsa, dan lainnya, segera turun ke lokasi untuk memberikan bantuan darurat dan mencegah longsor lebih lanjut yang dapat mengancam bagian rumah lainnya.

Saep Purnama, S.IP, M.Si, Lurah setempat, turut merespons dengan cepat. “Saya berharap seluruh warga yang tinggal di daerah rawan longsor atau banjir bisa lebih waspada, terutama untuk keselamatan diri, mengingat intensitas hujan yang tinggi dan berkepanjangan. Saya berharap tidak ada lagi korban baik materi maupun jiwa,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, estimasi kerugian material masih dalam pendataan. Namun, langkah-langkah penanganan dan pengamanan darurat telah dilakukan di lokasi kejadian.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Rizal

Pemkab Bogor Tutup Mata, Jalan Raya Tamansari Langganan Banjir Tiap Musim Penghujan

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini menyebabkan banjir dan longsor di berbagai titik. Curah hujan yang tinggi juga mengakibatkan pohon tumbang di beberapa ruas jalan, seperti di Kecamatan Dramaga, sehingga semakin menyulitkan mobilitas warga terdampak. Minggu (10/11)

Kondisi cuaca ekstrem ini membutuhkan perhatian serius, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap aktivitas masyarakat dan infrastruktur di Kabupaten Bogor. Daerah ini dikenal memiliki topografi perbukitan yang rawan terhadap bencana alam, seperti longsor, terutama selama musim hujan.

Bencana banjir dan longsor kali ini merendam sejumlah desa, merusak jalan, dan menggenangi rumah warga. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Kecamatan Tamansari, di mana banjir mengancam kelancaran lalu lintas, terutama di jalan-jalan utama yang tergenang air hingga puluhan sentimeter.

Di beberapa titik, jalan utama bahkan tidak bisa dilalui kendaraan, sehingga warga harus mencari jalur alternatif yang lebih aman. Selain itu, pohon tumbang juga menjadi masalah yang memperburuk situasi. Banyak ruas jalan yang terhalang batang pohon, menyebabkan kemacetan dan menghambat mobilitas.

Menanggapi situasi ini, Ketua DPC Partai Demokrat sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dede Chandra Sasmita, segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat untuk memastikan langkah penanganan cepat.

Dede meminta agar Dinas Sosial dan BPBD langsung turun ke lokasi untuk memantau keadaan dan memastikan bantuan sampai ke warga terdampak. Ia menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah evakuasi warga dan pemulihan akses jalan yang terhalang pohon tumbang.

Selain itu, ia juga berkoordinasi untuk pengiriman bantuan logistik, seperti makanan, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya, bagi korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bogor.

Reporter : Rizal

Rutan Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut Gelar Upacara Peringatan hari Pahlawan Nasional

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com –  Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2024, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut menggelar upacara peringatan yang khidmat dan penuh makna. Acara berlangsung di lapangan Rutan Kelas IIB Tarutung, Minggu (10/11/2024).

Upacara dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih yang dilakukan oleh petugas Rutan Kelas IIB Tarutung. Suasana khidmat pun tercipta saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Selain itu, dalam rangkaian acara dibacakan pula Tesk Pancasila, UUD 1945 dan Pesan-pesan pahlawan Sebagai bagian dari penghormatan terhadap jasa pahlawan.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung Evan Yudha Putra Sembiring dalam amanatnya membacakan pidato Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Mensos menyampaikan harapan untuk munculnya sosok pahlawan yang memberikan pencerahan, memberikan harapan dan melakukan tindakan terhormat membawa bangsa Indonesia mencapai kemajuan di berbagai bidang kehidupan.

“Kita berharap peringatan Hari Pahlawan dari tahun ke tahun tidak sekedar ulang tahun mengulang-ulang apa yang rutin kita lakukan, kita berharap pada setiap momen Peringatan Hari Pahlawan muncul semangat baru, muncul sosok warga negara Indonesia yang berhasil mengeluarkan inovasi baru untuk mengimplementasikan nilai kepahlawanan sesuai dengan tantangannya saat ini,” Ucap Karutan.

Dengan tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu”, peringatan Hari Pahlawan 2024 mengandung makna yang dalam, yaitu untuk meneladani semangat kepahlawanan dalam setiap langkah dan tindakan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia. Tema ini mengingatkan bahwa semangat pahlawan harus selalu menginspirasi pikiran dan perbuatan.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur, agar mereka diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, upacara ini juga bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air di kalangan warga binaan, serta mengingatkan mereka akan pentingnya memperbaiki diri dan berkontribusi positif untuk negara.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Polres Bogor Gelar Upacara Hari Pahlawan untuk Mengenang Jasa Para Pahlawan

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan di lapangan apel Polres Bogor, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 10 November 2024.

Dalam upacara ini, Wakapolres Bogor Kompol Adhimas Sriyono Putra, S.I.K., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah membela kemerdekaan Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Kompol Adhimas Sriyono Putra membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanat tersebut, Presiden mengajak masyarakat untuk mengenang dan melanjutkan semangat juang para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia. “Nilai-nilai perjuangan para leluhur wajib kita lanjutkan dengan penuh semangat untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini,” ucap Kompol Adhimas.

Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa telah melewati berbagai tantangan dalam mencapai kemerdekaan dan kemajuan. “Kita telah berhasil mengatasi berbagai cobaan dan mencapai banyak prestasi sebagai negara yang berdaulat. Peringatan Hari Pahlawan ini adalah momen untuk mengenang jasa para pahlawan dan melanjutkan perjuangan mereka,” tambahnya.

Kompol Adhimas juga mengingatkan pentingnya meneladani nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia. “Hari ini, mari kita renungkan semangat persatuan dan kebersamaan. Bersama-sama, kita bangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang dengan tetap menghormati dan memelihara nilai-nilai luhur bangsa,” tutupnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kepala SMPN 1 Ciawi dan Humas Dituding Lamban Tangani Kasus Asusila, Pelaku Malah Ditampar

BOGOR.radarinformasi.com – Warga Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, dihebohkan dengan adanya kasus tindakan asusila yang dilakukan oleh sepasang remaja dalam sebuah rumah kosong pada Rabu (06/10/24), lebih mirisnya lagi kedua remaja tersebut melakukan tindakan asusila di jam pelajaran sekolah dan masih lengkap dengan seragam masing-masing, Jumat (08/10/24).

Kejadian tersebut terungkap setelah salahsatu warga memergoki mereka tengah melakukan perbuatan Mesum, spontan warga pun mulai berdatangan dan menanyakan dimana kedua anak tersebut mengenyam pendidikan. Dari seragam yang mereka pakai, F, Siswa lelaki berasal dari SMPN 01 Ciawi dan duduk dibangku kelas VIII, sedangkan N, tercatat sebagai Siswi SMK swasta yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Akhirnya warga menelepon pihak sekolah dan kedua anak tersebut dibawa ke sekolah, namun sangat disayangkan Humas dari SMPN 01 Ciawi (S) tidak dapat menahan emosi dan langsung melayangkan tamparan keras kepada F di bagian pipi kanan dan kiri.

Dengan adanya kejadian tersebut, radarinformasi.com berusaha melakukan konfirmasi kepada Rahmat Padillah selaku Kepala Sekolah pada Jumat (08/10), sangat disayangkan Rahmat terkesan lamban dalam penanganan kasus yang dapat mencoreng nama baik sekolah tersebut.

“Waktu kejadian saya sedang ada kegiatan diluar, saya hanya mendapat laporan dari pihak Humas, saya juga belum bertemu dengan pihak orangtua dan rencananya Senin nanti baru akan saya panggil kedua orangtuanya. Sampai saat ini, saya belum bisa memberikan keputusan, saya harus rapatkan terlebih dahulu untuk sanksinya”, ujar Rahmat.

Masih menurutnya, “Terkait Humas menampar F, saya sebagai Kepala Sekolah tidak membenarkan hal tersebut, karena berkali-kali sudah saya tekankan bahwa tidak dibenarkan pemberian sanksi dengan cara kekerasan fisik, saya juga tidak tahu kalau Humas melakukan hal tersebut,” ujarnya.

Saat ditanya apakah siswa tersebut masuk sekolah atau tidak, Kepala Sekolah mengatakan bahwa Ia belum crosscheck ke pihak Walikelas.

Sangat disayangkan, Kepala Sekolah yang seharusnya bertanggungjawab terkait apa yang terjadi di sekolah, akan tetapi seolah tidak ada kepedulian sama sekali dengan apa yang terjadi terhadap siswanya.

Red

Insiden Bentrok di Pahae Jae, Simpatisan JTP-DENS Mencoba Menyerang Iring-iringan Paslon Satika-Sarlandy

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Beredar luas di media sosial Facebook dan beberapa media online lokal, berita yang menarasikan pengeroyokan yang dilakukan pendukung paslon Bupati/Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) nomor urut 1 Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat terhadap pendukung paslon nomor urut 2 JTP-DENS pada Pilkada Taput. Jumat (1/11)

Dipastikan, berita pengeroyokan sebagimana yang disampaikan  melalui media sosial dan media online tersebut tidak benar, sepihak dan ditujukan untuk mendiskreditkan paslon Satika-Sarlandy.

“Bahwa sebagaimana berita yang beredar di media sosial dan masyarakat, bukanlah pengeroyokan. Akan tetapi merupakan upaya yang dilakukan oleh pendukung pasangan calon Bupati Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat untuk melindungi paslon dari upaya mencelakai dan/atau percobaan pembunuhan paslon Satika-Sarlandy. Sebelum terjadinya insiden bentrok, tim JTP-DENS yang terlebih dahulu melakukan penyerangan,” jelas Sekretaris Umum Pemenangan Satika-Sarlandy, Doppak Hutasoit didampingi Tim Hukum Satika-Sarlandy kepada sejumlah awak media dalam konferensi pers Jumat (01/11/2024) sore di Tarutung.

Doppak Hutasoit menjelaskan, bahwa pada Rabu 30 Oktober 2024 sekitar pukul 22.00 WIB, iring-iringan mobil paslon Satika-Sarlandy dan para pendukung baru pulang dari acara kampanye di Muara Tolang Desa Dolok Saut, Kecamatan Pahae Jae. Rombongan hendak menuju rumah salah satu pendukung Satika-Sarlandy untuk jamuan makan.

Saat hendak menuju rumah salah seorang pendukung Satika-Sarlandy tersebut, para simpatisan paslon JTP-DENS menyoraki rombongan paslon Satika-Sarlandy dengan mengeluarkan kata-kata kotor, namun tidak dihiraukan dan terus saja menuju rumah tujuan.

Setelah itu, pada saat rombongan Satika-Sarlandy hendak pulang ke kediaman di Kecamatan Sipoholon, tepatnya di Simpang Jalan Lintas Sumatera Pahae Jae, sekumpulan simpatisan JTP-DENS kembali menyoraki dan mengucapkan kata-kata kotor kepada Satika-Sarlandy.

“Mereka kembali memprovokasi dan melontarkan kata-kata kotor, namun kami tetap tidak meladeni dan terus berjalan,” kata Doppak.

Selanjutnya dalam perjalanan pulang, sebuah mobil branding JTP-DENS melaju dengan kecepatan tinggi berusaha melewati iring-iringan mobil paslon Satika-Sarlandy sambil melontarkan kata-kata kotor. Dengan kecepatan tinggi, mobil branding tersebut terus berusaha melewati iring-iringan hingga hampir mendekati mobil yang ditumpangi kandidat calon Bupati Satika Simamora dan mobil Sarlandy Hutabarat.

“Melihat gelagat mobil branding JTP-DENS tersebut yang berusaha mendekati mobil yang ditumpangi paslon Satika-Sarlandy, tentu kami menduga ada upaya untuk mencelakakan, bahkan rencana pembunuhan terhadap paslon Satika-Sarlandy,” kata Doppak.

Oleh karena peristiwa aneh dan sangat mencurigakan tersebut, beberapa mobil dalam iring-iringan Satika-Sarlandy berupaya menghentikan laju mobil branding JTP-DENS tersebut dan menghentikannya.

“Namun karena 4 orang simpatisan JTP-DENS yang berada di dalam mobil branding JTP-DENS tersebut dalam keadaan mabuk dan melakukan perlawanan, pertikaian pun tidak bisa dihindari. Dan, keempat orang tersebut kemudian melarikan diri dari lokasi terjadinya insiden,” kata Doppak.

Ternyata setelah 4 orang yang dalam kondisi mabuk tersebut melarikan diri, rupanya untuk memanggil para simpatisan JTP-DENS lainnya yang sepertinya sudah mempersiapkan diri untuk menyerang iring-iringan Satika-Sarlandy.

Selanjutnya di Jalan Lintas Desa Sitompul, tampak mobil branding IPK sedang parkir di pinggir jalan dan sejumlah orang diduga anggota ormas IPK berdiri sambil memegang senjata berupa balok kayu.

“Namun melihat iring-iringan kami cukup ramai, mereka kemudian kembali melakukan provokasi dengan melontarkan kata-kata kotor. Rombongan memilih tetap tenang dan melanjutkan perjalanan pulang ke Sipoholon. Patut diduga, kejadian tersebut terjadi bukan secara spontan. Upaya menyerang kandidat Satika-Sarlandy sudah direncanakan sebelumnya,” kata Doppak.

Sultan Sihombing, SH dari Tim Hukum Satika-Sarlandy menambahkan, bahwa simpatisan dan pendukung JTP-DENS selalu melakukan provokasi pada setiap agenda kampanye paslon Satika-Sarlandy di sejumlah titik lokasi.

Seperti kegiatan kampanye Satika-Sarlandy di Kecamatan Sipoholon, Simangumban, dan Kecamatan Pahae Jae. Provokasi tersebut terjadi secara berulang dan tersistem.

“Kami menduga, pada setiap kejadian, termasuk insiden bentrok di Pahae Jae, sudah ada komando yang diberikan untuk menciptakan kericuhan pada setiap agenda paslon Satika-Sarlandy,” kata Sultan.

Reporter   : Reno H
Redaktur   : Rizal

Faktor Usia, Pohon Tumbang Tewaskan Satu Pengendara

BOGOR.radarinformasi.com — Peristiwa tragis terjadi di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Jumat (1/11/2024) sore. Sebuah dahan pohon besar tiba-tiba patah dan jatuh, menimpa dua orang yang tengah berboncengan menggunakan sepeda motor. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.55 WIB, tak lama setelah waktu Ashar, yang mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia di tempat. Jumat (1/11)

Babinsa Kelurahan Ciwaringin, Sertu Dedi Jumaedi, menjelaskan bahwa dahan yang patah tersebut jatuh secara mendadak, tepat di atas pengendara dan penumpangnya yang sedang melintas. “Korban yang meninggal dunia adalah penumpang yang dibonceng, sementara sepeda motor jenis Vario yang mereka gunakan mengalami kerusakan cukup parah akibat insiden ini,” ucapnya.

Untuk menangani situasi tersebut, Babinsa bersama beberapa instansi terkait segera melakukan tindakan darurat. Langkah-langkah yang diambil antara lain pengecekan lokasi kejadian untuk mengidentifikasi situasi, serta koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkin) Kota Bogor.

Babinsa juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk penanganan pohon-pohon rawan tumbang, serta petugas dari Damkar Kota Bogor untuk membantu evakuasi di lokasi kejadian. Masyarakat sekitar bersama Kelurahan Ciwaringin juga berperan aktif dalam upaya penanganan darurat.

Korban yang meninggal dunia telah dibawa ke RSUD untuk proses pemeriksaan dan autopsi lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, kegiatan penanganan masih berlangsung untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pemerintah Kota Bogor agar memperhatikan kondisi pohon-pohon tua di kawasan padat lalu lintas demi keselamatan warga.

Reporter : Rizal

Polsek Cibinong Bersama Instansi Terkait Cek Lokasi Kebakaran Pabrik PT Hiqual Motorindo Indonesia

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Cibinong menerima laporan dari masyarakat terkait peristiwa kebakaran di pabrik PT Hiqual Motorindo Indonesia, yang berlokasi di Jalan Bintang Mas No. 47, RT 01/02, Kelurahan Nanggewer Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Rabu (23/10)

Kapolsek Cibinong, Kompol Waluyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kebakaran terjadi pada Rabu, 23 Oktober 2024, sekitar pukul 14.30 WIB, dan dilaporkan ke pihak berwenang pada pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi Herman, seorang petugas keamanan di pabrik, kebakaran dipicu oleh ledakan mesin baru di ruang chrome saat proses uji coba. Ledakan tersebut menyambar sejumlah bahan mudah terbakar, seperti bensin, thinner, dan vernis, sehingga api dengan cepat membesar.

Karyawan yang melakukan uji coba mesin, Yudi, mengalami luka bakar di kedua kakinya. Ia segera dilarikan ke RS PMI Bogor untuk mendapatkan perawatan medis.

Beberapa ruangan terdampak dalam kebakaran ini, di antaranya ruang chrome, ruang produksi, dan ruang mesin injeksi. PT Hiqual Motorindo Indonesia diketahui merupakan perusahaan yang bergerak dalam perakitan lampu rotator, sirene, dan lampu sein motor.

Pemadaman melibatkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, dipimpin oleh Sekretaris Dinas Damkar, Drs. Hidayat Saputra. Sekitar pukul 18.00 WIB, api berhasil dipadamkan, dan situasi dinyatakan aman serta kondusif.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan menilai kerugian yang ditimbulkan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule