Kementan Gelar Panen Raya, Wabup Syaefudin: Petani Indramayu Siap Gunakan Teknologi Pertanian Dengan Tepat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kabupaten Indramayu terus menjadi perhatian nasional untuk ketahanan pangan. Panen Raya yang baru mencapai 40 persen terus dimaksimalkan dengan menggunakan teknologi pertanian agar mendapatkan hasil maksimal. Selasa (13/5)

Kementerian Pertanian RI memberikan support terhadap daerah yang memiliki luas lahan baku sawah (LBS) mencapai 125.442 hektare ini dengan melaksanakan Panen Raya dan Percepatan Tanam di Desa Wanasari Kecamatan Bangodua, Selasa (13/5/2025). 

Melalui panen raya dan percepatan tanam ini diharapkan memenuhi target produksi nasional yang telah ditetapkan  Presiden RI Prabowo Subianto yakni produksi beras 32 juta ton. Namun demikian Kementerian Pertanian target tersebut optimis terlampaui hingga 34 juta ton dengan memberikan perhatian ektra terhadap daerah-daerah yang menjadi simpul Pertanian termasuk Kabupaten Indramayu. 

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menjelaskan, alih teknologi pertanian merupakan hal yang tidak bisa dihindari seiring dengan makin berkurangnya para pekerja di bidang pertanian. Dengan memanfaatkan teknologi ini, diharapkan kualitas pertanian Indramayu makin meningkat dan menciptakan petani-petani milenial yang akrab dengan teknologi yang akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan para petani. 

Syaefudin menambahkan, dengan LBS 125.442 hektare, saat ini areal sawah yang telah melakukan panen raya baru mencapai 40 persen. Sisanya masih terus dilakukan panen secara bertahap. Untuk itu pemanfaatan alat dan teknologi pertanian harus dilakukan agar proses panen bisa lebih cepat. 

“Pemanfaatan teknologi pertanian ini bukan untuk menghilangkan tenaga petani, namun untuk mempercepat proses panen yang saat ini tengah dilakukan,” tegas Wabup Syaefudin. 

Sementara itu Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alamsyah mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap petani di Kabupaten Indramayu. Pihaknya siap memberikan sarana dan prasarana lainnya agar proses panen dan tanam bisa dilakukan percepatan. 

“Selesai panen ini petani harus langsung mengolah lahan kembali agar prosesnya bisa cepat. Kebutuhan prasarana dan sarana lainnya, Kementan siap mensupport,” kata Dirjen Andi Nur Alamsyah. 

Di tempat yang sama, Staf Khusus Menteri Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh semua pihak terhadap kemajuan pertanian di Kabupaten Indramayu sangat luar biasa. 

Kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah, petani, penyuluh, pengusaha, dan semua pihak telah menghantarkan Kabupaten Indramayu menjadi daerah pertanian unggulan nasional. 

Menurutnya, potensi pertanian di Kabupaten Indramayu harus terus dikembangkan apalagi saat ini Pemkab Indramayu memiliki regenerasi petani milenial melalui pelatihan yang diselenggarakan setiap tahun.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kapolsek Dramaga Bersama Forkopimcam Tinjau Pembangunan Jembatan Rawayan di Desa Petir

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolsek Dramaga, IPTU Desi Triana, S.H., M.H., bersama Forkopimcam Kecamatan Dramaga meninjau langsung pembangunan jembatan rawayan di Kampung Sempur, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (10/5/2025). Jembatan tersebut dibangun dengan anggaran dari APBD Kabupaten Bogor dan akan menghubungkan dua desa di dua kecamatan berbeda. Minggu (11/5)

Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Dramaga didampingi oleh Camat Dramaga Atep S. Sumaryo, S.H., M.M., Danramil 2113 Ciomas Mayor CKE (K) Zurnalita, Kasi Trantib Kecamatan Dramaga M. Dodoy Hudaya, M.Pd., Kanit Intel Polsek Dramaga Atep Dadan D., S.E., M.M., serta Kepala Desa Petir H. Sukardi.

Kapolsek meninjau langsung pembangunan pondasi jembatan dari kedua sisi dan berdialog dengan mandor pelaksana proyek. Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga menyoroti tidak adanya papan informasi proyek di lokasi, sehingga masyarakat tidak mengetahui pihak pelaksana, nilai anggaran, dan durasi pengerjaan proyek. Berdasarkan keterangan mandor, jembatan diperkirakan akan selesai dalam tiga minggu ke depan.

Camat Dramaga Atep S. Sumaryo menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan hasil aspirasi masyarakat dari dua desa, yakni Desa Petir, Kecamatan Dramaga, dan Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, yang membutuhkan akses jembatan untuk menyeberang. “Usulan tersebut kami tindak lanjuti dan ajukan ke Pemerintah Kabupaten Bogor. Alhamdulillah, Bupati Bogor Bapak Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi menyetujui dan merealisasikan pembangunan ini,” ujar Atep.

Sementara itu, Kepala Desa Petir H. Sukardi mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolsek dan Forkopimcam Dramaga. Ia berharap pembangunan jembatan rawayan ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu, karena sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya pelajar yang harus menyeberangi sungai untuk bersekolah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor atas realisasi proyek tersebut yang dinilai sangat bermanfaat bagi warga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bhabinkamtibmas Hadiri Musdesus Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Sukamahi

BOGOR.radarinformasi.com – Bhabinkamtibmas Desa Sukamahi Bripka Tri sutrisno menghadiri kegiatan Musdesus desa sukamahi dalam pembentukan Koprasi merah putih pada Jumat 9 Mei 2025. Sabtu (10/09)

Bertempat di Villa Pondok Abah, Kampung Nagrog, RT 01/02, Desa Sukamahi, telah dilaksanakan pembentukan Koperasi Merah Putih yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. “Tujuan didirikan Koperasi tersebut untuk menghindari masyarakat yang terjerat hutang dari bank keliling maupun pinjol, namun lebih diutamakan untuk masyarakat yang kekurangan modal dalam menjalani usaha UMKM,” ujar Bhabinkamtibmas Bripka Tri.

Sesuai Arahan Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Megamendung AKP Yulita Heriyanti S.H., M.H., bhabinkamtibmas jajaran Polres Bogor diwajibkan agar selalu bisa menciptakan situasi aman dan bisa bersinergi dengan instasi lain secara intens dan baik.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan koperasi yang ada dengan sebaik-baiknya.

Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., menyampaikan bahwa apabila masyarakat menemukan hal-hal yang mengganggu situasi kamtibmas, tindakan kriminalitas, ataupun adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar namun tidak memiliki dasar hukum yang resmi, maka hal tersebut termasuk dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan hal tersebut ke Call Center (021) 110 yang beroperasi 24 jam, atau melalui nomor aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Lucky Hakim – Syaefudin Launching 14 Program Percepatan Visi Indramayu REANG, Wujudkan Harapan Masyarakat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melaunching 14 Program Percepatan untuk mewujudkan Visi Indramayu Reang (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong) di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lucky Hakim – Syaefudin. Sabtu (10/5)

Launching berlangsung di Pendopo Indramayu pada Jum’at (9/5/2025) oleh Lucky Hakim – Syaefudin yang dihadiri oleh Forkopimda, kepala SKPD, Camat, perwakilan Kuwu, Kepala Sekolah, MUI, tokoh masyarakat dan lainnya. 

Ke-14 Program Percepatan yang diluncurkan yakni Indramayu Mengaji, Indramayu Beribadah, Indramayu Berzakat, Indramayu Belajar, Indramayu Sehat, Petani Sejahtera, Pasar Rakyat Indramayu, Pengembangan Pariwisata Indramayu, Peningkatan Kesempatan dan Kompetensi Kerja, Jalan Mulus dan Aman, Perijinan Mudah, Cepat, dan Terpadu, Indramayu Smart Governance, Wong Reang Wadul, dan Indramayu Hijau. 

Bupati Indramayu Lucky Hakim menjelaskan, dengan program percepatan ini diharapkan keinginan masyarakat yang selama ini disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu bisa segera terlaksana. 

“Banyak aspirasi yang masuk ketika kampanye dan sekarang kita wujudkan melalui 14 program percepatan,” kata Lucky Hakim. 

Selanjutnya, berbagai program yang dilakukan oleh Pemkab Indramayu juga harus bersinergi dengan program pemerintah pusat Asta Cita, program pemerintah provinsi Jawa Barat Istimewa, dan Indramayu Reang. 

Menurut Lucky, 14 program percepatan tersebut selanjutnya di breakdown ke SKPD untuk bisa melaksanakannya secara cepat dan tepat sehingga dirasakan oleh masyarakat. 

Sementara itu Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin mengatakan, ke 14 program percepatan tersebut sudah ada yang berjalan diantaranya yakni Indramayu Mengaji yang setiap hari para ASN dan pelajar mengaji 15 menit sebelum bekerja dan belajar, kemudian Indramayu Berzakat juga telah dimasukkan pada bulan Ramadan yang lalu. 

“Semua program percepatan itu menjadi prioritas kami. Bahkan ada yang sudah berjalan terlebih dahulu. Kami mohon support dan kerja sama dari semuanya agar program ini bisa terlaksana dengan baik,” kata Syaefudin.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Perkuat Sinergi, Kalapas Indramayu dan Jajaran Kunjungi Bupati Lucky Hakim

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni beserta Pejabat Pengawas dan Pejabat Pelaksana melakukan kunjungan kerja ke Bupati Indramayu Lucky Hakim, Jumat (09/05/2025), di Pendopo Indramayu. Sabtu (10/5)

Lucky Hakim menyambut baik kunjungan tersebut, dan Kalapas Indramayu berterimakasih karna telah meluangkan Waktu dalam Kunjungan Kerja ini.

Pada Kesempatan ini Kalapas menyampaikan agar kolaborasi yang sudah terjalin bisa terus berkembang dengan memadukan antara Program Pembinaan di Lapas dengan Program bupati Indramayu “REANG” (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong). Kolaborasi ini Sesuai dengan Arahan Dirjen Pemasyarakatan bahwa Pemasyarakatan harus bermanfaat untuk masyarakat.

“Sebagaimana visi Ditjenpas, bahwa Pemasyarakatan harus bermanfaat bagi Masyarakat, dalam hal ini Lapas Indramayu harus bermanfaat bagi Masyarakat Indramayu dan Kolaborasi ini bertujuan untuk sama sama saling menjaga Keamanan dan Kenyamanan bagi Masyarakat Indramayu, dimana Warga Binaan yang memiliki keterampilan bisa menjadi modal ketika kembali ke Masyarakat dan bisa Mengurangi Tingkat Pengulangan Tindak Pidana yg ada di Indramayu,” ungkap Berthoni.

Sementara itu, Lucky Hakim menyampaikan bahwa ada beberapa program yang bisa dikolaborasikan antara Pemerintah Daerah bersama Lapas Indramayu, khususnya pada pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.

“Ada beberapa program yang saya rasa bisa berkolaborasi, salah satunya memberikan pelatihan keahlian spesifik bagi warga binaan,” kata Lucky.

Ia juga menawarkan kerjasama pembuatan Kerajinan dari tanaman eceng gondok mengingat tingkat daya beli cukup tinggi dengan harapan Lapas dalam menjalankan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan bisa Memproduksi Kerajinan ini untuk dan akan membantu pertemuan dengan pihak yang akan membeli kerajinan tersebut.

“Baru-baru ini, saya bertemu Menteri Sosial, mereka punya mitra yang bisa membeli hasil kerajinan. Saya menyarankan untuk langsung kerjasama dengan Lapas, tapi kalau Pemerintah Daerah (Pemda) diperlukan untuk terlibat di dalamnya, kami siap,” ujarnya.

Menurut Lucky, Pemda wajib hadir untuk memberi dukungan terhadap pembinaan bagi Warga Binaan di Lapas. Oleh karena itu, ia berencana akan melakukan kunjungan ke Lapas Indramayu.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Magang di Kemendagri, Bupati Indramayu Lucky Hakim Naik Angkot dan Dapat Ilmu Birokrasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, membagikan kisah menarik seputar pengalamannya mengikuti program magang di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahamannya terhadap tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam hal regulasi dan struktur birokrasi. Kamis (8/5)

Selama mengikuti program tersebut, Lucky berkesempatan berdialog langsung dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta sejumlah direktur jenderal di lingkungan Kemendagri. Ia menyebut pertemuan itu membuka cakrawala baru mengenai seluk-beluk sistem pemerintahan yang selama ini belum sepenuhnya ia pahami.

“Alhamdulillah, saya diterima langsung oleh Bapak Mendagri Tito Karnavian pada pagi hari. Saya juga dipertemukan dengan para dirjen, dan banyak hal baru yang saya pelajari tentang sistem pemerintahan daerah,” ujar Lucky saat mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat di Indramayu, Jawa Barat, Rabu (7/5/2025).

Lucky juga menuturkan, selama magang dirinya memilih menggunakan angkutan umum untuk mobilitas di Jakarta, demi merasakan langsung kehidupan masyarakat. Pengalaman ini menurutnya memberikan perspektif yang lebih luas dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Musrenbang Jawa Barat 2025: Menyongsong Jawa Barat Istimewa dengan Percepatan Transformasi Layanan Dasar

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025-2029 dan penyusunan RKPD 2026 di Gedung Negara Bale Jaya Dewata, Kota Cirebon, Rabu (7/5/2025). 

Musrenbang kali ini mengusung tema ‘Menyongsong Jawa Barat Istimewa: Percepatan Transformasi Layanan Dasar’ yang sejalan dengan visi ‘Jawa Barat Istimewa: Lembur Diurus, Kota Ditata’. Tema tersebut menggambarkan tekad Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk menciptakan pembangunan yang menyentuh semua lapisan masyarakat, baik di wilayah perdesaan (lembur) maupun perkotaan.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin menyampaikan momentum Musrenbang sebagai upaya untuk bersinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Sinergi mutlak dilakukan karena selama ini banyak program dan kegiatan pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di Kabupaten Indramayu. 

“Berbagai program dan kegiatan tersebut harus saling sinergi, sehingga program pemerintah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indramayu,” kata Syaefudin. 

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pentingnya keterlibatan semua pihak lintas sektor demi mewujudkan komitmen pembangunan Jawa Barat menuju kondisi masyarakat yang subur, makmur, tenteram, dan tertata (Gemah Ripah Repeh Rapih).

Proses penyusunan RPJMD 2025–2029 dibangun dengan prinsip keterpaduan melalui tahapan Gerbang Pancaniti: Niti Harti, Niti Surti, Niti Bukti, Niti Bakti, dan Niti Sajati. Strategi ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antara pembangunan pusat dan daerah, sekaligus dapat mengakomodasi kebutuhan riil masyarakat dan mendorong percepatan capaian pembangunan daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menjadikan hasil Musrenbang sebagai dasar penyusunan dokumen perencanaan yang tepat sasaran, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Jawa Barat secara menyeluruh.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Mensos Gus Ipul Dengarkan Aspirasi Nelayan Eretan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk nelayan. Rabu (7/5)

Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf didampingi Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI Agus Jabo Priyono dan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat melakukan silaturahmi dan dialog bersama kelompok nelayan di Kabupaten Indramayu. 

Berlangsung di Masjid Al Furqon Desa Eretan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, Rabu (7/5/2025) kegiatan turut diikuti ratusan masyarakat. 

Dalam arahannya, Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan, pertemuan ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat sehingga program yang dicanangkan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

“Kami ingin melihat lihat proses pembangunan di sini sebagai bagian dari arahan bapak Presiden RI agar kami bisa melaksanakan program itu tepat sasaran sesuai kebutuhan. Untuk supaya kita tahu kebutuhannya makanya kami turun berdialog kemudian diidentifikasi apa yang dibutuhkan,” ujar Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul. 

Selain itu Gus Ipul juga menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen menjadikan nelayan sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi inklusif. 

Hal tersebut menurutnya karena kesejahteraan nelayan menjadi indikator keadilan sosial di wilayah pesisir. 

“Nelayan bukan warga pinggiran, tetapi pilar penting kedaulatan pangan laut bangsa. Akan kita upayakan bantu kebutuhannya,” tandasnya. 

Sementara itu dari hasil dialog bersama dengan masyarakat terdapat beberapa hal yang menjadi atensi dari Gus Ipul diantaranya adalah ketersediaan MCK dan air bersih, akses permodalan bagi nelayan serta keaktifan BPJS kesehatan. 

“Ada beberapa hal yang nanti kita bantu diantaranya yakni pembuatan MCK komunal beserta air bersih, kemudian untuk permodalan nanti bisa berkoordinasi dengan penyuluh perikanan, aparat desa dan camat untuk akses pinjaman modal dari kementerian kelautan, dan untuk BPJS yang tidak aktif bisa menghubungi pihak terkait,” ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama Bupati Indramayu Lucky hakim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Sosial yang selama ini telah berupaya semaksimal mungkin membantu masyarakat termasuk penyediaan rumah relokasi bagi warga terdampak banjir rob. 

“Kami ucapkan terima kasih dan kami berharap kolaborasi dan sinergi dalam mensejahterakan masyarakat ini dapat terus meningkat,” pungkasnya. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bertemu Kuwu Se-Indramayu, Wabup Syaefudin Ingatkan Pengelolaan Dana Desa Harus Transparan dan Akuntabel

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Indramayu kompak untuk memperkuat sinergitas wujudkan Visi Indramayu Reang (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). Selasa (6/5)

Namun demikian, pemerintah desa yang dipimpin langsung Kuwu harus se-maksimal mungkin mengelola Dana Desa dengan baik, transparan, dan juga akuntabel sesuai dengan kaidah pengelolaan keuangan pemerintah desa.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu Syaefudin ketika memberikan sambutan pada kegiatan halalbihalal DPC APDESI Kabupaten Indramayu, Selasa (6/5/2025) di RM. Sekarwangi Kecamatan Widasari. 

Menurut Syaefudin, kekompakan dan sinergitas para kuwu sangat menentukan keberhasilan visi Indramayu Reang terutama dalam mengelola tata pemerintahan desa termasuk di dalamnya tata kelola keuangan. 

“Dana Desa dan Alokasi Dana Desa merupakan instrumen strategis untuk mendorong pembangunan di tingkat desa. Untuk itu dalam penggunaanya harus baik, transparan, dan akuntabel,” kata Syaefudin. 

Syaefudin juga memastikan perencanaan kegiatan desa dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. 

Pada kesempatan itu Syaefudin mengingatkan agar penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa harus fokus pada pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan masyarakat, mendukung swasembada pangan, mendukung program dan kegiatan koperasi desa sebagai upaya peningkatan kualitas hidup warga desa. 

“Hindari penyimpangan yang akan berdampak pada masalah hukum,” tegas Syaefudin. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Lucky Hakim Buka Musrenbang RPJMD dan RKPD, Kolaborasi Pemangku Kepentingan Kunci Pembangunan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Bappeda-Litbang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Senin (5/5)

Bertempat di Aula Bappeda Litbang Kabupaten Indramayu, Senin (5/5/2025), kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, partisipatif, dan berkelanjutan.

“Musrenbang adalah ruang strategis untuk menyelaraskan program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Indramayu,” ujarnya.

Perencanaan pembangunan tersebut menurutnya harus disusun kedalam dokumen perencanaan sebagai simbol komitmen, cita-cita bersama menuju Indramayu yang lebih sejahtera dengan visi mewujudkan Indramayu yang Religius, Berekonomi Kerakyatan, dengan menghadirkan lingkungan yang Aman dan Nyaman serta mengedepankan semangat Gotong Royong.

Oleh karenanya, Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk turut serta dalam proses pembangunan, menyukseskan program dan kegiatan prioritas yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat serta pembangunan infrastruktur dasar yang berkualitas sesuai dengan dokumen perencanaan.

Dirinya percaya, dengan semangat kebersamaan dan kesadaran bahwa pembangunan adalah milik bersama, Kabupaten Indramayu yang lebih maju dan sejahtera dapat terwujud.

“Dengan semangat kebersamaan, setiap kontribusi kecil dari kita, jika dilakukan bersama-sama, akan menjadi kekuatan besar untuk perubahan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Indramayu lin Indrayati memaparkan mengenai pelaksanaan Musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026.

Lanjut lin, musrenbang akan menghasilkan rancangan akhir RPJMD yang merupakan dokumen rencana pembangunan selama 5 tahun ke depan yang memuat visi, misi, Sasaran pembangunan dan program prioritas.

Sedangkan RKPD adalah penjabaran RPJMD yang diimplementasikan secara tahunan berisi kegiatan dan sub kegiatan yang berpedoman pada program-program dalam RPJMD.

“Dokumen ini tidak hanya menjadi peta jalan bagi pemerintah, tetapi juga komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indramayu, tegasnya.

Kegiatan musrenbang ditutup dengan penandatangan berita acara oleh Bupati Indramayu, Forkopimda Kabupaten Indramayu, serta beberapa perwakilan lainnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal