Polres Bogor Ungkap Kasus Pemalsuan Minyak Goreng “Minyakita”, Tersangka Terancam Hukuman Berat

BOGOR.radarinformasi.com – Jajaran Polres Bogor melalui Unit V Tipidter Sat Reskrim berhasil mengungkap kasus pemalsuan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita. Dalam operasi yang digelar pada Sabtu, 8 Maret 2025, di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial TRM, yang berperan sebagai pengelola usaha ilegal tersebut. Selasa (11/3)

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa TRM melakukan praktik curang dengan mengurangi volume minyak goreng dalam kemasan. Minyak yang seharusnya berisi 1 liter dikurangi menjadi sekitar 750–812 ml per kemasan tanpa mencantumkan informasi berat bersih yang sesuai.

“Dalam pengungkapan ini, kami menemukan bahwa minyak goreng curah yang digunakan berasal dari sejumlah pemasok di Jakarta, Cikarang, dan Tangerang. Minyak tersebut dikemas ulang menggunakan peralatan khusus sebelum dipasarkan ke berbagai daerah,” ujar AKBP Rio.

Minyak goreng palsu tersebut didistribusikan ke toko dan pengecer di wilayah Bogor hingga Lampung dengan harga Rp15.500 per kemasan. Berdasarkan pengakuan tersangka, usaha ilegal ini telah beroperasi sejak 9 Februari 2025, dengan total penjualan mencapai sekitar 96 ton dalam satu bulan. Keuntungan yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp600 juta per bulan.

Barang Bukti yang Diamankan

Dalam operasi ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

• 2 unit mesin pengisian minyak
• 1 unit mesin pengemasan minyak
• 1 unit mesin pengemasan kardus
• 8 kempu berisi minyak goreng, masing-masing berkapasitas 1.000 liter
• 4 drum plastik warna biru
• 400 dus Minyakita siap edar
• Berbagai perlengkapan kemasan, seperti botol kosong, tutup botol, kardus, dan stiker merek lain

Hasil uji laboratorium dari Seksi Pengawasan Metrologi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa volume minyak goreng dalam kemasan hanya berkisar 750–812 ml, jauh di bawah standar 1 liter yang ditetapkan pemerintah.

Ancaman Hukuman

Atas perbuatannya, TRM dijerat dengan sejumlah pasal pidana, yaitu:

• Pasal 62 ayat (1) Jo. Pasal 8 ayat (1) UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
Ancaman hukuman: maksimal 5 tahun penjara atau denda hingga Rp2 miliar.

• Pasal 106 Jo. Pasal 24 ayat (1) UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan
Ancaman hukuman: 4 tahun penjara atau denda Rp10 miliar.

• Pasal 142 UU No. 18 Tahun 2018 tentang Pangan
Ancaman hukuman: 2 tahun penjara atau denda Rp4 miliar.

• Pasal 382 bis KUHP tentang Perbuatan Curang
Ancaman hukuman: 1 tahun 4 bulan penjara atau denda Rp13,5 juta.

Kapolres Bogor menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan distribusi lain serta pihak-pihak lain yang terlibat.

Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam membeli produk bersubsidi serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan dalam distribusi barang kebutuhan pokok.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Tanah Longsor Sebabkan Akses Jalan ke Stasiun Batutulis Terputus

BOGOR.radarinformasi.com– Dalam sepekan terakhir, Bogor dilanda cuaca ekstrem yang mengakibatkan sejumlah bencana alam, termasuk banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor di berbagai titik. Hujan deras yang turun hampir setiap hari menyebabkan tanah menjadi labil, memperbesar risiko longsor di daerah rawan. Beberapa kawasan seperti Puncak, Tamansari, dan Bogor Selatan dilaporkan mengalami longsor dengan dampak yang cukup parah, menghambat akses transportasi dan mengancam permukiman warga. Selasa (4/3)

Salah satu bencana terbaru terjadi di kawasan Batutulis, Bogor Selatan, di mana tanah longsor kembali memutus akses jalan menuju Stasiun Batutulis dan sebaliknya. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (04/03/2025) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, menyebabkan jalan tidak dapat dilalui dari kedua arah.

Longsor terjadi tepat di bawah Patilasan Mbah Dalem, di mana sebelumnya sudah terdapat retakan yang semakin melebar. Retakan tanah yang mencapai kedalaman sekitar setengah meter ini diperparah oleh hujan deras yang mengguyur kawasan Bogor sejak sore hari.

Menurut kesaksian warga, tanda-tanda longsor sudah mulai terlihat sejak pukul 23.30 WIB. “Tanah mulai retak sekitar jam 23.30 WIB, terdengar suara retakan jalan dan gemuruh,” ujar Daniel, warga Batutulis Gang Dalam. Beberapa saat kemudian, sebagian jalan ambles dan material tanah menutupi akses kendaraan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tindakan dari pihak berwenang. Warga setempat secara inisiatif menutup jalan menggunakan benda-benda dan alat seadanya untuk mencegah kendaraan melintas dan menghindari kemungkinan korban jiwa. Beberapa pengendara yang hendak melintas terpaksa mencari jalur alternatif.

Sementara itu, warga berharap pihak terkait segera turun tangan untuk menangani bencana ini, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga dan pengguna transportasi umum yang hendak menuju Stasiun Batutulis.

Reporter : Rizal

Kapolsek Megamendung Pimpin Pemberian Bantuan bagi Korban Tanah Longsor

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, sejak malam sebelumnya mengakibatkan bencana tanah longsor di beberapa titik. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan, S.H., bersama jajarannya turun langsung ke lokasi terdampak untuk memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak akibat longsor, Senin (3/3/2025).

Bencana tanah longsor terjadi di beberapa lokasi, antara lain:

• Kampung Pakancilan RT 03/03, Desa Kuta.
• Kampung Sukabirus RT 04/06, Desa Gadog.
• Kampung Bungur RT 05/05, Desa Megamendung.
• Kampung Coblong RT 01/02, Desa Sukakarya.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan, S.H., menginstruksikan agar Bhabinkamtibmas selalu menjaga kondusivitas di wilayahnya masing-masing. Dalam upaya pemulihan pascabencana, Polsek Megamendung memberikan bantuan berupa semen kepada warga yang dapur rumahnya roboh akibat longsor di Kampung Pakancilan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami berharap warga lebih mudah berkolaborasi dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Dedi Hermawan.

Selain memberikan bantuan, pihak kepolisian juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta segera melaporkan kejadian mencurigakan. Polisi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dengan melaporkan tindak kriminalitas, seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO), tawuran pelajar dengan senjata tajam, dan aksi geng motor yang meresahkan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bogor IPTU Desi Triana, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja dengan iming-iming gaji besar tanpa kepastian hukum. Jika menemukan indikasi perdagangan orang atau tindak kriminal lainnya, masyarakat dapat segera melaporkan ke Call Center 110 atau menghubungi nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Megamendung tetap kondusif dan masyarakat yang terdampak bencana dapat segera bangkit.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polwan Polres Bogor Dampingi Korban Bencana Alam di Cisarua dengan Trauma Healing

BOGOR.radarinformasi.com – Bencana tanah longsor yang melanda Cisarua, Kabupaten Bogor, mengakibatkan satu korban jiwa dan merusak harta benda milik warga. Kejadian ini meninggalkan luka mendalam serta trauma bagi masyarakat yang terdampak. Senin (3/3)

Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 2 Februari 2025, sekitar pukul 13.30 WIB hingga malam hari. Hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan longsor dan banjir bandang, mengakibatkan kerusakan infrastruktur, termasuk jembatan yang ambruk. Satu warga dilaporkan hanyut dalam banjir dan jasadnya baru ditemukan keesokan harinya berkat kerja keras BPBD, kepolisian, TNI, Satpol PP, serta berbagai pihak lainnya yang dibantu oleh masyarakat setempat.

Sebagai respons terhadap kejadian ini, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., memerintahkan Polwan Polres Bogor untuk memberikan pendampingan psikologis atau trauma healing kepada para korban, khususnya yang mengungsi. “Kami bersama Pemerintah Kabupaten Bogor telah mendirikan posko untuk membantu warga yang terdampak. Selain memenuhi kebutuhan dasar seperti sandang dan pangan, kami juga memberikan pendampingan psikologis agar mereka dapat pulih dari trauma akibat bencana ini,” ujar AKBP Rio.

Polwan Polres Bogor yang bertugas di lokasi berupaya menghibur anak-anak serta memberikan dukungan moral kepada para orang tua agar tetap kuat dan tabah menghadapi musibah ini. Pendampingan ini diharapkan dapat mengurangi ketakutan warga terhadap kemungkinan bencana susulan dan membantu mereka bangkit kembali.

Dengan adanya upaya bersama dari berbagai pihak, diharapkan warga yang terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Dandim 0606/Kota Bogor Gelar Buka Bersama dan Tarawih Keliling Bersama Forkopimda Kota Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0606/Kota Bogor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor menggelar kegiatan buka puasa bersama dan tarawih keliling di Kecamatan Bogor Barat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rahim, serta jajaran pejabat daerah dan instansi pemerintahan. Senin (3/3)

Rombongan tiba di Kebin Coffee & Eatery, Jl. KH. R. Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat, pada pukul 16.45 WIB. Acara diawali dengan buka puasa bersama, diikuti dengan salat Maghrib berjamaah. Setelah itu, Forkopimda melanjutkan perjalanan ke Masjid Jami Al Barokah, Kelurahan Balumbang Jaya, untuk melaksanakan salat Isya dan tarawih bersama warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bogor menyampaikan sambutannya dan secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Masjid Jami Al Barokah sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan masyarakat. “Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujar Dedie A. Rahim.

Acara berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan salat tarawih berjamaah. Pada pukul 21.00 WIB, rangkaian kegiatan resmi ditutup dengan kepulangan rombongan Forkopimda.

Pejabat yang Hadir

Sejumlah pejabat Forkopimda Kota Bogor turut serta dalam kegiatan ini, di antaranya:

• Komandan Kodim 0606/Kota Bogor

• Komandan Denpom III/1 Siliwangi Bogor

• Kapolres Bogor Kota

• Ketua DPRD Kota Bogor

• Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Bogor

• Humas Pengadilan Negeri Bogor

• Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor

• Para Kepala Dinas terkait

• Camat dan Lurah setempat

• Ketua DKM Masjid Agung Kota Bogor

• Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kota Bogor

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas serta meningkatkan nilai-nilai kebersamaan selama Ramadan.

Reporter : Rizal

Bencana Banjir Bandang di Puncak: Korban Jiwa, Infrastruktur Lumpuh, dan Respons Cepat Pemerintah

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, sejak Sabtu (1/3/2025) sore hingga Minggu dini hari menyebabkan banjir bandang yang menghancurkan infrastruktur serta menelan korban jiwa. Luapan sungai yang tak mampu menampung debit air merendam permukiman warga, merusak jembatan penghubung, serta mengganggu aktivitas masyarakat. Senin (3/3)

Banjir yang terjadi di Kecamatan Cisarua ini berdampak serius, terutama di Desa Jogjogan dan Desa Citeko. Jalan Hankam, yang menjadi jalur utama penghubung, lumpuh total akibat jembatan yang ambruk diterjang derasnya arus banjir. Puluhan rumah di sekitar aliran sungai mengalami kerusakan ringan hingga berat, sementara sejumlah kendaraan milik warga dilaporkan hanyut terbawa arus.

Korban Jiwa Ditemukan Puluhan Kilometer dari Lokasi Kejadian

Salah satu dampak paling tragis dari banjir ini adalah jatuhnya korban jiwa. Seorang warga bernama Asep Mulyana (45), asal Kampung Pesanggrahan, Desa Citeko, terseret arus deras saat mencoba menyelamatkan barang-barangnya dari dalam rumah yang mulai terendam air.

Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan telah dikerahkan sejak Sabtu malam untuk mencari korban. Namun, pencarian sempat terkendala oleh cuaca ekstrem serta derasnya arus sungai yang menyulitkan penyisiran. Setelah dua hari pencarian, jasad Asep Mulyana akhirnya ditemukan pada Senin (3/3/2025) pukul 10.15 WIB di Bendung Ciawi, yang berjarak puluhan kilometer dari lokasi awal ia terseret.

Komandan Kompi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet serta menerjunkan tim selam di beberapa titik potensial. “Tim gabungan langsung bergerak sejak Sabtu malam untuk melakukan evakuasi warga terdampak dan pencarian korban. Alhamdulillah, jasad korban berhasil ditemukan di Bendung Ciawi pada Senin pagi,” ujarnya.

Kerusakan Infrastruktur dan Ancaman Banjir Susulan

Selain menelan korban jiwa, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Salah satu jembatan utama yang menghubungkan Desa Jogjogan dan Desa Cilember ambruk, memutus akses transportasi warga. Beberapa fasilitas umum, seperti sekolah dan masjid, juga mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, menegaskan bahwa tingginya intensitas hujan menjadi penyebab utama luapan air sungai yang berdampak pada permukiman warga. “Saya sudah melaporkan kejadian ini kepada Bupati Rudy Susmanto, dan beliau langsung melakukan pemantauan. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih tinggi,” kata Ade Ruhandi dalam keterangannya.

Dampak dari banjir ini turut menjadi perhatian anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurunnisa Setiawan. Ia meminta Pemkab Bogor segera mengambil langkah cepat untuk membangun jembatan sementara di Desa Jogjogan dan Cilember guna memastikan mobilitas warga tidak terganggu, terutama bagi anak-anak yang bersekolah. “Jika tidak segera ditangani, masyarakat akan semakin terisolasi. Harus ada solusi cepat, minimal jembatan darurat dalam waktu dekat,” tegasnya.

Respons Pemerintah dan Upaya Pemulihan

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Danrem 061 Suryakencana, Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi, langsung meninjau lokasi terdampak untuk memastikan langkah penanganan bencana berjalan optimal. Rudy menyatakan bahwa Pemkab Bogor akan mempercepat regulasi guna mendukung proses rehabilitasi pasca-banjir.

“Kami akan segera menangani dampak banjir ini, termasuk pembangunan kembali jembatan yang terputus. Proses ini ditargetkan selesai sebelum Idul Fitri agar mobilitas warga kembali normal,” ungkap Rudy. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan logistik bagi warga terdampak, termasuk makanan siap saji, selimut, serta kebutuhan dasar lainnya.

Saat ini, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan terus melakukan upaya pemulihan di wilayah terdampak. Sementara itu, warga diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah terkait potensi bencana susulan.

Reporter: Rizal

Sritex, Raja Tekstil Asia Tenggara dari Sukoharjo Resmi Tumbang

SOLO.radarinformasi.com – Hari ini, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) tutup permanen. Lebih dari 10 ribu pekerjanya terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Para pekerja diputuskan PHK per tanggal 26 Februari. Mereka terakhir masuk kerja pada Jumat (28/2) kemarin. Sabtu (1/3)

Kabar penutupan dan PHK massal ini sudah dikonfirmasi Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan. Ia mengatakan bahwa penutupan Sritex berdampak terhadap lebih dari 10 ribu pekerja. Jumlah karyawan ter-PHK ini berasal dari pemangkasan yang dilakukan oleh PT. Bitratex Semarang, PT. Sritex Sukoharjo, PT. Primayudha Boyolali, dan PT. Sinar Pantja Djaja Semarang.

Komisaris Utama dan Presiden Direktur Sritex yang sekaligus keluarga pendiri Sritex HM Lukminto menemui karyawan. Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi seluruh keluarga besar Sritex yang telah bekerja selama puluhan tahun.

Sementara itu, Iwan Setiawan Lukminto selaku Direktur Utama Sritex juga turut hadir bersama seluruh karyawan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan kesedihannya terhadap para karyawan yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Hari ini adalah momen yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Selama puluhan tahun, kita telah bekerja, berjuang, dan bertumbuh bersama sebagai satu keluarga besar. Setiap langkah, setiap tetes keringat, dan setiap usaha yang kalian curahkan telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Sritex. Dari lubuk hati yang terdalam, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan cinta yang kalian berikan, kepada perusahaan,” ucapnya.

“Kami bangga pernah berjalan bersama kalian. Dan meskipun perjalanan ini mungkin berakhir di sini, kenangan, persaudaraan, dan semangat yang telah kita bangun akan tetap hidup selamanya. Doa kami selalu menyertai kalian, di mana pun langkah membawa kita semua. Terima kasih, keluarga besar Sritex. Kalian adalah bagian dari sejarah yang tak akan pernah terlupakan,” pungkas Dirut PT Sritex sebelum acara perpisahan ditutup dengan saling bersalaman.

Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa tengah, mengutip data kurator Sritex, PHK yang terjadi di Sritex berlangsung sejak Desember 2024.
Total pekerja yang menjadi korban PHK hingga Sritex tutup total 1 Maret mencapai 10.969 orang. Berikut rinciannya :

A. PHK Januari 2025
– PT. Bitratex Semarang: 1.065 orang

B. PHK 26 Februari 2025
– PT. Sritex Sukoharjo: 8.504 orang
– PT. Primayudha Boyolali: 956 orang
– PT. Sinar Pantja Djaja Semarang: 40 orang
– PT. Bitratex Semarang: 104 orang

C. PHK Agustus 2024
– PT Sinar Pantja Djaja: (sebelum pailit) hak pekerja/pesangon belum diberikan 300 orang

Sehingga total PHK Sritex Group sejak Agustus 2024 hingga 26 Februari 2025 sebesar 10.969 orang.

Sementara itu, sejumlah bekas karyawan PT Sritex Sukoharjo hari ini masih datang ke pabrik untuk menyerahkan berkas pencairan Jaminan Hari Tua (JHT). Mereka berdatangan sejak pagi dan langsung menuju ke gedung HRD.

Para mantan karyawan itu datang dengan pakaian bebas, sudah tidak berseragam biru lagi. Usai menyerahkan berkas, mereka langsung pulang.

Reporter : Rizal

Kakorlantas Minta Polda Metro dan Polda Jabar Paparkan Kesiapan Penanganan Mudik Lebaran

JAKARTA.radarinformasi.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho, meminta Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya memaparkan kesiapan mereka dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. Hal ini disampaikan usai rapat koordinasi bersama jajaran Direktorat Lalu Lintas kedua polda tersebut di Polres Karawang pada Jumat 28 Februari kemarin. Sabtu (1/3)

Dalam rapat tersebut, Kakorlantas menekankan pentingnya penyesuaian strategi pengamanan lalu lintas, terutama dengan adanya jalan tol fungsional yang akan digunakan selama arus mudik dan balik Lebaran. “Hari ini kita membahas bagaimana Operasi Ketupat dapat berjalan lancar, tertib, dan aman. Ada beberapa evaluasi dari tahun lalu yang menjadi dasar perubahan cara bertindak tahun ini,” ujar Irjen Agus, Sabtu (1/3/2025).

Salah satu perubahan dalam strategi pengamanan tahun ini adalah rencana pemanfaatan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan II secara fungsional. Tol ini akan digunakan untuk mengurai kepadatan kendaraan, khususnya saat arus balik. Dalam satu jam, tol fungsional ini diperkirakan mampu menampung hingga 1.000 kendaraan, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di Tol Cikampek.

“Contohnya, nanti di KM 76 akan ada tol fungsional yang langsung mengarah ke KM 37 atau 34. Hal ini tentu akan mengubah pola pengamanan di ruas Tol Cikampek-Cipularang hingga Polda Metro. Dengan berfungsinya tol ini, diperkirakan dalam satu jam sekitar 1.000 kendaraan bisa melintas, sehingga akan mengurangi kepadatan di Cikampek. Namun, strategi pengamanan di KM 37 dan 34 tentu perlu disesuaikan,” jelasnya.

Pembahasan lebih lanjut mengenai kesiapan Tol Japek Selatan II akan dilanjutkan dalam rapat berikutnya bersama para pemangku kepentingan (stakeholder). Tujuannya adalah memastikan kelancaran arus mudik dan balik pada libur Lebaran 2025. Selain itu, Kakorlantas juga mengimbau para pengusaha transportasi agar membatasi operasional kendaraan sumbu tiga ke atas di jalur tol maupun arteri selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. Hal ini menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kemacetan dan potensi kecelakaan akibat kendaraan berat, seperti rem blong dan kelebihan muatan.

“Berdasarkan pengalaman dan masukan masyarakat, kami menyarankan agar kendaraan sumbu tiga ke atas tidak beroperasi selama Operasi Ketupat, yaitu mulai 26 Maret hingga 8 April. Bukan sekadar sistem window time, tetapi benar-benar pembatasan penuh selama periode tersebut,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan survei jalur serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk merumuskan kebijakan yang tepat terkait pembatasan kendaraan berat. Hasil kajian ini akan dibahas lebih lanjut dalam rapat tingkat pusat guna menentukan langkah terbaik dalam penanganan arus mudik Lebaran.

“Kami akan membawa hasil survei dan koordinasi ini ke tingkat pusat untuk merumuskan solusi terbaik dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025,” pungkas Kakorlantas.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor Pimpin Sertijab dan Kenaikan Pangkat Pengabdian

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) Wakapolres, Kabag Ops, para Kasat, serta Kapolsek jajaran, sekaligus kenaikan pangkat pengabdian bagi sejumlah personel. Acara yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Bogor ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh para Kabag, Kasat, Pejabat Utama (PJU) Polres Bogor, dan Kapolsek jajaran.

Upacara dimulai pukul 12.00 WIB dengan rangkaian acara resmi, seperti penghormatan pasukan, pembacaan surat keputusan jabatan, penandatanganan berita acara Sertijab, serta pembacaan sumpah jabatan yang dipandu oleh rohaniawan. Selain itu, prosesi kenaikan pangkat pengabdian juga diberikan kepada lima personel yang telah berdedikasi dalam tugas kepolisian.

Daftar Pejabat yang Melaksanakan Sertijab:

• Wakapolres Bogor: Kompol R. Adhimas Sriyono Putra, S.I.K., M.M. digantikan oleh Kompol Rizka Fadhila, S.H., S.I.K.

• Kabag Ops: Kompol Bayu Tri Nugraha, S.E., S.I.K., M.M. digantikan oleh AKP Nur Istiono, S.I.K., M.H.

• Kasat Resnarkoba: AKP Nur Istiono, S.I.K., M.H. digantikan oleh AKP Bagus Azi Lesmana Putra, S.I.K., M.M.

• Kasat Intelkam: AKP Ari Nugroho, S.I.K., M.Si. digantikan oleh AKP Wily Yulistiyo, S.I.K., M.I.K.

• Kapolsek Babakan Madang: Kompol Yohannes Redhoi Sigiro, S.H., S.I.K., M.H.Li. digantikan oleh AKP Anggi Eko Prasetyo, S.T.K., S.I.K.

• Kapolsek Citeureup: Kompol Victor G Hamonangan S, S.E., M.H. digantikan oleh AKP Ari Nugroho, S.I.K., M.Si.

• Kapolsek Jonggol: Kompol Wagiman, S.H. digantikan oleh Kompol Hida Tjahjono, S.H.

• Kapolsek Sukaraja: Kompol Wagiman, S.H.

Personel yang Menerima Kenaikan Pangkat Pengabdian:

• Ipda Har Chelly Tryfachroelly Moechry

• Ipda Har Purwanto

• Ipda Har Eko Soedarmanto

• Ipda Har Suyatno

• Ipda Har Suroto

Amanat Kapolres Bogor

Dalam amanatnya, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menegaskan bahwa rotasi jabatan dalam institusi Polri merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pergantian pejabat ini adalah bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja, efektivitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Kepada pejabat baru, saya harapkan agar segera beradaptasi, memahami karakteristik wilayah, serta membangun sinergi dengan anggota dan masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi dedikasi para pejabat lama serta personel yang mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian.”Saya ucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama bertugas di Polres Bogor. Semoga pengalaman yang diperoleh menjadi bekal dalam tugas selanjutnya. Kenaikan pangkat pengabdian ini adalah bentuk penghargaan atas loyalitas serta pengabdian tanpa cacat selama bertugas di Kepolisian,” tambahnya.

Di akhir amanatnya, Kapolres menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Ia berharap seluruh personel terus meningkatkan kinerja demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Ini Harapan Warga untuk Lucky Hakim-Syaefudin

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik 961 kepala daerah di Istana Kepresidenan. Pelantikan ini mencakup 33 gubernur beserta wakilnya, 363 bupati dan 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota di Jakarta pada Kamis pagi (20/02/25).

Di antara para pemimpin yang dilantik, Lucky Hakim dan Syaefudin resmi mengemban amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu. Pelantikan ini merujuk pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.31719 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Kabupaten dan Kota hasil Pilkada Serentak 2024 untuk masa jabatan 2025-2030.

Kehadiran Lucky Hakim-Syaefudin sebagai pemimpin baru di Indramayu disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat. Hamzah (27), warga Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, berharap duet pemimpin tersebut dapat menghadirkan lebih banyak peluang kerja di daerahnya.

“Semoga kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan,” ungkap Hamzah.

Harapan senada disampaikan Indra (35), warga Kelurahan Paoman, yang menginginkan adanya kebijakan yang berpihak pada kebutuhan rakyat, terutama terkait harga bahan pokok. “Saya sebagai pedagang kecil berharap harga kebutuhan sehari-hari bisa lebih terjangkau,” kata Indra.

Masyarakat Indramayu kini menanti realisasi program kerja yang dijanjikan, seiring dengan semangat baru yang diusung kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal