Kunjungi BPS Indramayu, Bupati Lucky Hakim Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menerima audiensi Badan Pusat Statistik Kabupaten Indramayu terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) di Pendopo Indramayu, Rabu (25/02/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lucky didampingi jajaran pejabat daerah, di antaranya Asisten Daerah II, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Baperrida, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

SE 2026 merupakan agenda sensus ekonomi yang digelar setiap sepuluh tahun sekali sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. 

Sensus ini bertujuan menghimpun data dasar seluruh aktivitas usaha di luar sektor pertanian, administrasi pemerintahan, dan kegiatan rumah tangga untuk konsumsi sendiri hingga level wilayah administratif terkecil.

Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Dudi Barmana, menjelaskan pelaksanaan SE 2026 dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026. Sebanyak 1.699 petugas akan direkrut dari masyarakat lokal guna memastikan proses pendataan berjalan efektif karena memahami karakteristik wilayah hingga tingkat desa dan kecamatan.

“SE 2026 tidak hanya mencatat jumlah dan persebaran usaha, tetapi juga memotret struktur ekonomi, karakteristik perusahaan, produktivitas, daya saing, hingga perkembangan ekonomi digital,” ujarnya. 

Data yang dihimpun meliputi identitas usaha, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, pemanfaatan internet, serta perkembangan usaha terkini.

BPS juga menekankan pentingnya partisipasi aktif pelaku usaha, khususnya UMKM yang mendominasi struktur ekonomi Kabupaten Indramayu. Keterlibatan pelaku usaha dinilai krusial dalam menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.

Menanggapi hal itu, Bupati Lucky Hakim menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap pelaksanaan SE 2026. Pemkab akan menerbitkan surat edaran kepada seluruh perangkat daerah dan pelaku usaha, serta menginstruksikan camat dan kepala desa untuk turut menyukseskan pendataan.

“Data yang akurat dan presisi menjadi fondasi utama dalam perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan. Pemerintah daerah siap berkolaborasi dan memfasilitasi kebutuhan BPS, termasuk dalam sosialisasi serta rekrutmen petugas,” tegasnya.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, diharapkan tersusun basis data ekonomi Kabupaten Indramayu yang komprehensif sebagai pijakan kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Wujudkan Smart Governance, Diskominfo Indramayu Gelar Bimtek Pengisian Konten Super Apps Wong Reang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu terus mempercepat transformasi digital dengan mengoptimalkan pengembangan aplikasi Wong Reang Apps. Sebagai tindak lanjut sosialisasi sebelumnya, Diskominfo menggelar Desk Aplikasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi admin perangkat daerah di Aula Diskominfo Indramayu, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh fitur dalam Super Apps tersebut terisi konten yang akurat dan diperbarui secara berkala. Wong Reang Apps dirancang mengintegrasikan 13 layanan publik utama dalam satu platform, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengunduh berbagai aplikasi secara terpisah.

Kepala Bidang TIK Diskominfo Indramayu, Heru Susanto, menegaskan integrasi layanan digital tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Smart Governance yang masuk dalam 14 Program Unggulan Bupati Indramayu.

Menurutnya, aplikasi pemerintah harus dikelola secara aktif dan responsif terhadap kebutuhan warga. Melalui bimtek ini, setiap perangkat daerah didorong untuk konsisten memperbarui dan mengelola konten fitur secara berkelanjutan guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan digital.

Ia juga menambahkan, penyederhanaan aplikasi selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia agar sistem pemerintahan berbasis digital tidak berjalan sendiri-sendiri dan saling tumpang tindih. Wong Reang Apps diharapkan menjadi solusi super apps pelayanan publik terintegrasi di Kabupaten Indramayu.

Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 11 SKPD terlibat untuk mulai mengisi konten teknis sesuai bidang masing-masing. Beberapa fitur yang menjadi fokus antara lain Dumas-yu (pengaduan masyarakat terintegrasi), Pajak-yu (informasi dan pembayaran pajak daerah), Adminduk-yu (layanan administrasi kependudukan), Pasar-yu & UMKM (informasi harga pangan dan marketplace lokal), serta Plesir-yu (informasi destinasi wisata).

Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, Pemkab Indramayu menargetkan terciptanya budaya kerja digital yang lebih solid dan terintegrasi, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Resmi Bertugas, Kadiskominfo Indramayu Ajak Perkuat Sinergi dan Profesionalisme

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, H. Suwenda, S.Sos., M.Si., resmi memulai tugasnya, Momentum tersebut ditandai dengan perkenalan dan dialog bersama jajaran pegawai di Aula Diskominfo Kabupaten Indramayu, Senin (9/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum untuk menyamakan persepsi terkait arah kebijakan dan tujuan organisasi ke depan. Dalam dialog terbuka tersebut, Suwenda menekankan pentingnya komunikasi internal yang sehat sebagai fondasi utama dalam membangun kinerja yang solid.

Menurutnya, capaian kerja tidak semata diukur dari hasil akhir, melainkan juga dari proses yang dilandasi semangat kebersamaan, saling mendukung, dan menghargai antarpegawai. Ia menegaskan, Diskominfo memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Sinergi, kolaborasi, kepekaan terhadap arus informasi, serta kekompakan tim menjadi kunci dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Suwenda juga mendorong seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kapasitas diri, adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, serta menjaga profesionalisme dalam menyampaikan informasi publik yang akurat, cepat, dan bertanggung jawab.

Selain membahas tugas pokok dan fungsi, pertemuan tersebut turut menjadi ruang diskusi mengenai tantangan komunikasi publik, pengelolaan teknologi informasi, persandian, hingga statistik di era digital. 

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran Diskominfo dalam mendukung terwujudnya visi Indramayu REANG.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo, Erni Heriningsih, menyambut positif arahan pimpinan baru dan menyatakan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam kesempatan yang sama, Erni juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kadiskominfo yang baru, serta apresiasi kepada Pelaksana Tugas sebelumnya, Atang Suwandi, yang kini kembali mengemban amanah sebagai camat di Kecamatan Lelea.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Diskominfo Indramayu Perkuat Kapasitas PPID, Dorong Layanan Informasi Publik Transparan dan Akuntabel

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Transparansi informasi publik menjadi tolok ukur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Di Kabupaten Indramayu, meningkatnya jumlah permohonan informasi yang diajukan masyarakat kepada berbagai Perangkat Daerah mendorong perlunya kesiapan layanan yang lebih optimal dan seragam.

Menjawab tantangan tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Kegiatan yang berlangsung di Aula Diskominfo, dihadiri para Sekretaris Badan, Dinas, dan Inspektorat yang bertugas sebagai PPID Pembantu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Selasa (10/2/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Suwenda, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan partisipasi para peserta. Ia menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, ASN bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan informasi, mulai dari penyediaan, pengolahan, hingga pendistribusian informasi kepada masyarakat sesuai ketentuan perundang-undangan. 

Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan layanan informasi secara bijak dan solutif, dengan mengedepankan pendekatan win-win solution agar tidak memunculkan persoalan baru.

Dalam kesempatan yang sama, narasumber dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, Supendi, menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik masih relevan dan terus diimplementasikan hingga kini. 

Ia menyebut, prinsip keterbukaan informasi akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap badan publik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Diskusi berlangsung dinamis hingga akhir sesi. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan, mulai dari aspek regulasi dan hukum keterbukaan informasi, mekanisme penyelesaian sengketa informasi, peran media massa dalam mendukung transparansi, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk mendorong layanan publik yang transparan dan akuntabel.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Kontrol Sosial Berujung Pengusiran, Kapolsek Cibadak Diduga Teriaki Awak Media di Kantor Polisi

SUKABUMI.radarinformasi.com – Sejumlah awak media yang tengah menjalankan tugas jurnalistik dan fungsi kontrol sosial mengaku mengalami tindakan pengusiran saat berada di Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Kedatangan para jurnalis tersebut bertujuan untuk membuat laporan sekaligus melakukan konfirmasi terkait dugaan pelanggaran dan kejanggalan pada mobil transportir pengangkut BBM jenis solar subsidi yang sebelumnya ditemukan di lapangan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari sejumlah awak media, mereka sempat berbincang dengan salah satu anggota Polsek Cibadak guna menyampaikan temuan serta meminta klarifikasi. Namun situasi disebut berubah ketika Kapolsek Cibadak, Kompol I. Djubaedi, SH, mendatangi mereka.

Salah satu awak media menuturkan bahwa Kapolsek menyampaikan pernyataan dengan nada keras kepada para jurnalis.

“Kalian siapa? Sedang apa di sini? Saya tidak mau tempat saya jadi lokasi transaksi, keluar kalian semua,” ujar sumber tersebut menirukan ucapan yang disebut disampaikan saat itu.

Para awak media menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pengusiran dan sikap yang tidak memberikan ruang komunikasi, padahal kehadiran mereka diklaim dalam rangka menjalankan tugas sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta menyampaikan laporan resmi terkait dugaan kejanggalan distribusi BBM subsidi.

“Kami datang untuk melapor dan melakukan konfirmasi secara baik-baik. Tidak ada transaksi apa pun. Tapi suasana menjadi tegang dan kami diminta keluar,” ujar salah satu jurnalis yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kompol I. Djubaedi, SH, belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun alasan atas peristiwa tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak Polsek Cibadak masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan yang berimbang.

Peristiwa ini menjadi perhatian, mengingat pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan insan pers dalam menjaga transparansi dan keterbukaan informasi, khususnya terkait distribusi BBM subsidi yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Red

Mardiono Serukan Penguatan Ketahanan Pangan dalam Muswil PPP Jabar

Indramayu.radarinformasi.com-
Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Indramayu, tak sekadar menjadi ajang konsolidasi internal partai. Forum tersebut juga diwarnai refleksi mendalam terkait kondisi global dan tantangan kebangsaan,” Rabu (4/2/2026).

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, yang juga menjabat Ketua Umum PPP, mengajak para kader menaruh perhatian serius terhadap situasi dunia yang dinilainya tengah berada dalam fase penuh ketidakpastian.

“Dunia saat ini tidak sedang baik-baik saja. Dari sekitar 195 negara, lebih dari separuhnya terlibat konflik, baik perang antarnegara maupun konflik internal,” ujar Mardiono di hadapan peserta Muswil PPP Jawa Barat.

Ia menegaskan, konflik global tersebut membawa dampak berantai yang tidak hanya dirasakan negara-negara yang berperang, tetapi juga menjalar ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dampaknya mencakup berbagai sektor, mulai dari sosial, politik, hingga ekonomi.

Mardiono turut menyinggung sejarah globalisasi yang semula digagas negara-negara maju melalui sistem perdagangan bebas. Namun, menurutnya, prinsip tersebut kini mulai ditinggalkan oleh para penggagasnya sendiri.

“Dulu perdagangan lintas negara bisa dilakukan dengan tarif rendah, bahkan nol persen. Sekarang justru banyak negara menerapkan tarif tinggi hingga 100 persen demi melindungi kepentingan domestik,” ungkapnya.

Kondisi itu, lanjut Mardiono, dipicu oleh berbagai persoalan internal yang dihadapi negara-negara besar, seperti penurunan pendapatan negara dan meningkatnya angka pengangguran, sehingga mendorong mereka bersikap protektif.

Dalam konteks Indonesia, ia menilai ketergantungan terhadap impor komoditas strategis menjadi tantangan serius di tengah dinamika global tersebut. Konflik Rusia-Ukraina, misalnya, berdampak pada pasokan gandum dan pupuk, sementara konflik di Timur Tengah berpengaruh terhadap stabilitas energi dan harga minyak dunia.

“Masyarakat Indonesia banyak mengonsumsi mi, sementara bahan bakunya gandum impor, terutama dari negara-negara yang kini terdampak konflik,” kata Mardiono.

Menurutnya, situasi global semacam ini membuat harga kebutuhan pokok menjadi fluktuatif dan berpotensi memengaruhi stabilitas sosial serta ekonomi masyarakat.

Melalui forum Muswil, Mardiono mengajak seluruh kader PPP untuk memperkuat komitmen dalam membangun ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan, ketahanan pangan bukan sekadar isu pertanian, melainkan bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan dan ketahanan bangsa di tengah gejolak global.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa dinamika politik nasional dan daerah tidak bisa dilepaskan dari konteks global, serta menegaskan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam memperkuat ketahanan nasional, dimulai dari sektor pangan.

Reporter : Andika

Dua Terduga Pelaku Curanmor di Parkiran RS Mitra Plumbon Indramayu Ditangkap Polisi

Indramayu.radarinformasi.com-
Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di area parkir Rumah Sakit Mitra Plumbon, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu. 

Dalam pengungkapan tersebut, dua orang terduga pelaku berhasil diringkus.

Kedua pelaku masing-masing berinisial T (39) dan M (30), warga Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu. Mereka diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Widasari bersama Unit Resmob Polres Indramayu, Polda Jawa Barat.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Widasari AKP Suprapto menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan polisi bernomor LP/02/II/2026/SPKT Polsek Widasari tertanggal 1 Februari 2026.

Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Jum’at malam (30/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di area parkir RS Mitra Plumbon.

AKP Suprapto mengungkapkan, saat kejadian pelaku T sedang berada di rumah sakit untuk menjenguk anggota keluarganya. Melihat adanya sepeda motor yang terparkir, muncul niat pelaku untuk melakukan pencurian.

“T kemudian menghubungi M dan satu pelaku lain berinisial K. Ketiganya sepakat melakukan aksi pencurian,” jelas AKP Suprapto saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Dalam menjalankan aksinya, T berperan mengawasi situasi sekitar lokasi parkir. Sementara M mengantar K yang bertindak sebagai eksekutor untuk mengambil sepeda motor milik korban. Sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 4767 FUP berhasil dibawa kabur dari lokasi.

Motor hasil curian tersebut kemudian dijual seharga Rp1.100.000 kepada seseorang berinisial K. Dari hasil penjualan, T memperoleh bagian Rp400.000, sedangkan M menerima Rp700.000.

Setelah menerima laporan korban, polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyelidikan, serta gelar perkara dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Indramayu.

Pelaku T lebih dulu diamankan pada Senin (1/2/2026) siang saat kembali mendatangi RS Mitra Plumbon. Dari hasil pemeriksaan terhadap T, polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku M di wilayah Kecamatan Karangampel pada hari yang sama.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu lembar STNK sepeda motor B 4767 FUP, satu buah kunci kontak, satu karcis parkir RS Mitra Plumbon, rekaman CCTV, serta satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi E 2906 PW.

“Satu pelaku lainnya berinisial K masih dalam pengejaran,” tegas AKP Suprapto.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan di tempat umum.

“Gunakan kunci ganda dan segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat atau mengalami tindak pidana,” pungkasnya.

(Sumber: Humas Polres Indramayu)
Andika

Polres Indramayu Mulai Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Fokus Ciptakan Lalu Lintas Aman Jelang Ramadhan

Indramayu.radarinformasi.com-
Polres Indramayu resmi mengawali pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 melalui apel gelar pasukan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Indramayu, Senin (2/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut menandai dimulainya operasi kepolisian yang bertujuan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel dipimpin Wakapolres Indramayu KOMPOL Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indramayu, perwakilan instansi terkait, jajaran pejabat utama Polres, para Kapolsek, staf, serta personel gabungan yang terlibat dalam operasi.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Lodaya 2026 digelar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas selama Ramadhan.

“Operasi ini dilaksanakan secara serentak selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026,” ujar AKP Tarno.

Menurutnya, operasi tersebut mengedepankan upaya preemtif dan preventif yang dibarengi penegakan hukum secara humanis. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus membangun budaya tertib di jalan raya.

“Penekanan utama adalah edukasi dan imbauan, disertai penindakan yang persuasif dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Melalui apel gelar pasukan ini, Polres Indramayu berharap seluruh personel memiliki kesiapan optimal serta soliditas dan sinergi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dengan kesiapan personel dan dukungan semua pihak, kami optimistis Operasi Keselamatan Lodaya 2026 dapat berjalan maksimal demi terwujudnya lalu lintas yang aman dan kondusif,” pungkas AKP Tarno.

(Sumber: Humas Polres Indramayu)
Andika

Ketua Fraksi PKS DPRD Indramayu Sampaikan Ucapan Selamat Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Indramayu, H. Ruswa, M.Pd.I, menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa terbaik atas peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang diperingati pada 31 Januari 2026.

Dalam pernyataan resminya, H. Ruswa menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia selama satu abad terakhir. 

Menurutnya, NU tidak hanya berkontribusi dalam bidang keagamaan, tetapi juga berperan besar dalam menjaga persatuan, moderasi beragama, dan toleransi di tengah masyarakat.

“Nahdlatul Ulama bukan sekadar organisasi keagamaan, tetapi juga menjadi pilar penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selamat Harlah ke-100 NU, semoga terus menjadi rahmat bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Sabtu (31/1) siang.

Ucapan tersebut disampaikan bertepatan dengan rangkaian perayaan nasional Harlah ke-100 NU yang dipusatkan di Jakarta dan diikuti oleh jutaan warga nahdliyin di berbagai daerah di Indonesia.

Lebih lanjut, H. Ruswa mengajak masyarakat, khususnya di Kabupaten Indramayu, untuk meneladani nilai wasathiyah atau moderasi yang selama ini dijunjung tinggi oleh NU dalam menyikapi berbagai dinamika sosial dan kebangsaan.

Sebagai legislator dari PKS, H. Ruswa dikenal aktif mendorong isu-isu pendidikan dan kemasyarakatan di Indramayu. Sikap dan pernyataannya tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk sikap inklusif dan kebangsaan.

Peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama tahun ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, dengan berbagai agenda kegiatan yang digelar di tingkat nasional maupun daerah.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala Bupati dan Dandim Indramayu Diikuti 975 Peserta

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) 1922 Indonesia Cabang Indramayu menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat memperebutkan Piala Bupati Indramayu dan Piala Dandim, yang berlangsung di GOR Singalodra Indramayu, Desa Sindang, Kecamatan Indramayu, Jumat (30/1/2026).

Ajang bergengsi tersebut diikuti oleh 975 peserta dari berbagai daerah. Selain atlet dari seluruh wilayah Kabupaten Indramayu, kejuaraan ini juga diikuti pesilat dari sejumlah kabupaten/kota di sekitar Wilayah III Cirebon, seperti Cirebon, Majalengka, Subang, dan Kuningan.

Pembukaan kejuaraan dihadiri unsur Forkopimda Indramayu, di antaranya perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispara) Kabupaten Indramayu Ahmad Syadali, Ketua IPSI Cabang Indramayu H. Fajar Ismadi, S.Pd., M.Pd, Ketua KONI Indramayu Trisula, perwakilan Forkopimda, serta Sertu Budiarto selaku Ketua Cabang PSHT 1922 Indonesia Cabang Indramayu.

Mewakili Bupati Indramayu, Ahmad Syadali menyampaikan bahwa Kabupaten Indramayu memiliki potensi dan talenta olahraga yang luar biasa, khususnya di cabang pencak silat, yang telah banyak menorehkan prestasi membanggakan.

“Indramayu memiliki atlet-atlet berbakat dengan prestasi yang sudah terbukti, salah satunya di cabang pencak silat. Kegiatan ini tentu kami dukung, meskipun bukan dalam bentuk pembiayaan, namun setidaknya dukungan moril dan kehadiran pemerintah menjadi bentuk perhatian,” ujarnya.

Ia berharap prestasi pencak silat Indramayu dapat terus berkelanjutan dan semakin berkembang ke depannya. Menurutnya, dalam kepemimpinan Bupati Lucky Hakim, berbagai event olahraga tetap dapat diselenggarakan tanpa membebani APBD.

Sementara itu, Ketua IPSI Cabang Indramayu, H. Fajar Ismadi, S.Pd., M.Pd, menjelaskan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi dan tidak hanya berasal dari Indramayu.

“Peserta bukan hanya dari Indramayu. Selain seluruh perguruan yang ada di Indramayu, mulai dari wilayah timur hingga barat, juga hadir peserta dari luar daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sertu Budiarto, selaku Ketua Cabang PSHT 1922 Indonesia Indramayu, menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kategori usia.

“Kategori yang dipertandingkan meliputi usia dini, pra usia dini, pra dewasa, hingga dewasa,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan selama pertandingan berlangsung.

“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa sejak dahulu. Karena itu, sportivitas dan persaudaraan antarperguruan harus tetap dijaga,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal