Pembukaan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 Berlangsung Meriah, Camat Tekankan UMKM dan Kebersamaan

BOGOR.radarinformasi.com – Kegiatan tahunan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 resmi dibuka dengan penuh khidmat dan kemeriahan, dihadiri unsur Muspika, tokoh agama, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara, Jumat (27/2/2026).

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Camat Bogor Selatan, Harry Cahyadi, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Sonson Sudarsono, S.E., M.M., serta pemilik sekaligus penggagas acara Agus Chandra. Hadir pula para tokoh agama setempat dan elemen masyarakat yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Harry Cahyadi menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Ramadhan Ciawi Fair yang kini telah memasuki tahun ke-14. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar ajang bazar dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Ramadhan Ciawi Fair ini bukan hanya tentang kegiatan seremonial, tetapi bagaimana kita menghidupkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kami dari pemerintah kecamatan sangat mendukung kegiatan yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi warga,” ujar Harry Cahyadi.

Ia juga menambahkan bahwa momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan tertib, aman, dan membawa keberkahan. Semoga para pelaku UMKM bisa merasakan dampak positifnya, dan masyarakat dapat menikmati suasana Ramadhan dengan penuh kedamaian,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Selatan Kompol Sonson Sudarsono, S.E., M.M, menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian acara berlangsung. Pihak kepolisian siap melakukan pengamanan guna memastikan masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan aman dan nyaman.

Pemilik acara, Agus Chandra, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kembali Ramadhan Ciawi Fair tahun ini.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah silaturahmi, ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang, serta menghadirkan nuansa Ramadhan yang penuh kebersamaan,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan Ramadhan Ciawi Fair ke-14 akan berlangsung selama bulan suci Ramadhan dengan menghadirkan bazar kuliner, produk UMKM, serta hiburan anak-anak. Antusiasme warga terlihat sejak awal pembukaan, menandakan kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan masyarakat.

Rizal

Rapat Evaluasi dan Koordinasi Zakat, Perkuat Peran UPZ Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi bersama para Lebe se-Kecamatan Sukagumiwang dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa pada Jum’at (27/2/2026). 

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sukagumiwang. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Indramayu terkait evaluasi dan koordinasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas

Dalam kegiatan tersebut, Camat Sukagumiwang diwakili oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos), Juniri, S.E., M.A.P.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rapat evaluasi ini menjadi momentum penting 
untuk:

1. Memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan UPZ.
2. Mengoptimalkan penghimpunan dana zakat.
3. Meningkatkan ketertiban administrasi dan pelaporan.
4. Mewujudkan pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel.

Tujuan Kegiatan

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Sukagumiwang semakin profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung tata kelola zakat yang lebih baik dan berkelanjutan.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Endang Effendi Serap Aspirasi Warga Kenanga soal Sampah, Jalan dan Drainase

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu dari Partai Golkar, Endang Effendi, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan reses sekaligus silaturahmi ke Desa Kenanga, Blok Gandok, Kecamatan Sindang, Sabtu (7/2/2026).

Dalam pertemuan terbuka tersebut, Endang mendengarkan langsung keluhan warga terkait persoalan sampah yang menumpuk, kondisi jalan rusak, serta sistem drainase yang kerap memicu banjir saat musim hujan.

Kuwu Desa Kenanga, Darpani, SH, menyampaikan bahwa permasalahan sampah di Blok Gandok sudah berlangsung lama dan membutuhkan penanganan serius. 

Selain itu, jalan berlubang serta saluran air yang tersumbat memperparah genangan ketika hujan turun.

“Masalah sampah sudah kronis, ditambah jalan berlubang dan drainase tersumbat yang menyebabkan banjir rutin,” ujarnya di hadapan legislator tersebut.

Menanggapi aspirasi itu, Endang Effendi menegaskan komitmennya untuk membawa persoalan tersebut ke rapat paripurna DPRD agar dapat ditindaklanjuti melalui penganggaran daerah tahun 2026.

“Seluruh aspirasi kami catat untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran. Reses menjadi momen penting agar pembangunan benar-benar tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Kegiatan reses dihadiri puluhan warga yang turut berdiskusi secara santai bersama perwakilan rakyatnya. Agenda ini merupakan bagian dari kegiatan rutin legislator dalam menyerap aspirasi sekaligus menjaga kedekatan dengan konstituen.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Sosialisasikan Wong Reang Apps, Diskominfo Kabupaten Indramayu Dorong Digitalisasi Layanan dan UMKM

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar sosialisasi implementasi Wong Reang Apps bertajuk Indramayu dalam Satu Genggaman secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital pelayanan publik sekaligus penguatan ekonomi daerah melalui digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, menegaskan digitalisasi merupakan kebutuhan di era teknologi saat ini. 

Menurutnya, hampir seluruh wilayah telah terjangkau internet sehingga pemerintah daerah dituntut beradaptasi agar pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, Diskominfo mengembangkan Wong Reang Apps sebagai super aplikasi yang mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu platform. 

Salah satu fitur unggulannya adalah marketplace UMKM yang difungsikan sebagai etalase digital resmi produk unggulan Indramayu.

“Fitur ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ekonomi kerakyatan. 

UMKM adalah tulang punggung perekonomian, penyerap tenaga kerja, dan penggerak ekonomi lokal,” ujar Suwenda.

Melalui marketplace tersebut, produk lokal diharapkan mampu menembus pasar lebih luas, baik tingkat lokal, nasional, hingga internasional. 

Pelaku UMKM juga mendapat manfaat berupa peningkatan visibilitas produk, kemudahan transaksi digital, penguatan branding melalui identitas resmi pemerintah, serta peluang pembinaan berbasis data yang lebih terarah.

Diskominfo turut mendorong kolaborasi dengan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Industri sebagai leading sector pembinaan UMKM agar ekosistem digital berjalan optimal.

Pada sesi teknis, Wahyu Hermawan dari Bidang TIK yang juga tim pengembang aplikasi memaparkan mekanisme pendaftaran akun, pengunggahan produk, pengelolaan pesanan, hingga pemanfaatan fitur promosi dalam aplikasi.

Ia menjelaskan, Wong Reang Apps menghadirkan beragam layanan, mulai dari informasi pemerintahan, layanan aduan, sektor kesehatan, cek pajak daerah, layanan PDAM, hingga informasi lengkap seputar Kabupaten Indramayu.

Pengembangan aplikasi ini selaras dengan program prioritas Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, yang mencakup 14 fitur utama termasuk dua fitur unggulan, salah satunya marketplace UMKM.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan, aplikasi tersebut berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha dan konsumen, sementara mekanisme transaksi menjadi tanggung jawab masing-masing pihak.

Melalui Wong Reang Apps, Pemkab Indramayu berharap digitalisasi pelayanan publik dan penguatan ekonomi daerah dapat berjalan beriringan menuju daerah yang adaptif, modern, dan berdaya saing.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pengurus dan Anggota Jabar Bergerak Kabupaten Indramayu Periode 2026 Resmi Dikukuhkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pengukuhan pengurus dan anggota Jabar Bergerak Kabupaten Indramayu periode 2026 digelar di Hotel Trisula, Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran organisasi dalam mendukung agenda pembangunan Jawa Barat di tingkat daerah, Kamis (12/2/2026).

Ketua Umum Jabar Bergerak Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, hadir langsung untuk melantik jajaran pengurus dan anggota yang baru. 

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Jabar Bergerak merupakan gerakan sosial yang berorientasi pada aksi nyata.

“Jabar Bergerak bukan sekadar nama, tetapi gerakan nyata untuk mewujudkan Jawa Barat yang maju, adil, dan sejahtera. Di Indramayu, fokus kita pada pemberdayaan masyarakat melalui sektor pendidikan, ekonomi kerakyatan, dan lingkungan hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Cabang Jabar Bergerak Indramayu yang baru dilantik, Hj. Ridha Triana, S.Psi., menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami siap bersinergi untuk menjawab tantangan lokal, mulai dari peningkatan kesejahteraan petani hingga penguatan UMKM. Kepengurusan baru ini akan bekerja maksimal demi kemajuan Indramayu,” katanya.

Acara pengukuhan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Hj. Nurhayati serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Taufik Hidayat. Kehadiran para tokoh tersebut mencerminkan dukungan terhadap kiprah Jabar Bergerak di daerah.

Prosesi berlangsung khidmat, ditandai dengan penandatanganan berita acara dan ramah tamah. Jabar Bergerak Indramayu diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam berbagai isu strategis pembangunan Jawa Barat, khususnya di tingkat kabupaten.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dukung Program Presiden, Polri Targetkan 61 SPPG Beroperasi di Jabar Pada 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, S.E., meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Indramayu di Kecamatan Lohbener, Jumat (13/2/2026).

Kunjungan kerja ini bertepatan dengan peresmian SPPG Polri secara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui sambungan konferensi video (zoom meeting). 

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan bantuan sosial (bansos) secara simbolis kepada relawan SPPG, ibu hamil, hingga anak sekolah.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan keberadaan  SPPG ini merupakan komitmen Polri dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Tahun ini terdapat 14 SPPG baru yang mulai beroperasi dan 16 lainnya dalam tahap penyelesaian. Target kami, total 61 SPPG akan beroperasi di wilayah hukum Polda Jabar pada tahun 2026 ini,” ujar Kombes Pol Hendra kepada awak media.

Kombes Pol Hendra  menyebut SPPG di bawah naungan Polda Jabar telah menyalurkan sebanyak 85.575 porsi makanan bergizi kepada masyarakat. 

Selain fokus pada kesehatan, program ini juga menjadi mesin penggerak ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja.

“Saat ini sudah tercatat 1.333 tenaga kerja yang terserap di fasilitas SPPG Jabar. Jika target 61 titik tercapai, diperkirakan akan ada sekitar 2.666 lapangan kerja baru bagi warga lokal,” paparnya.

Kabid Humas menambahkan, sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu menyentuh hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indramayu. Langkah ini diambil guna memastikan pemerataan gizi bagi generasi masa depan sesuai visi Presiden.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap fasilitas dapur gizi yang dibangun Polres Indramayu. Menurutnya, standar kualitas yang diterapkan sangat terjaga.

“Setelah meninjau langsung, saya melihat fasilitas ini sangat layak dan memenuhi syarat teknis. Semua sertifikasi sudah terpenuhi, termasuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menjadi syarat wajib bagi pengelolaan pangan,” tegas Erwan.

Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, jajaran Forkopimda Kabupaten Indramayu serta pejabat utama Polres Indramayu.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Data Terpadu Pusat Picu Penonaktifan PBI-JK, Pemkab Indramayu Siapkan Solusi Alternatif

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sejumlah warga Kabupaten Indramayu mengeluhkan status kepesertaan Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang mendadak nonaktif saat hendak mengakses layanan di fasilitas kesehatan.

Keluhan tersebut mengemuka dalam audiensi Forum Wartawan GEPLAK dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu terkait surat edaran Nomor 400.7.3.6/337/SDK.

Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu menjelaskan bahwa perubahan status PBI-JK merupakan dampak pemutakhiran data terpadu yang dikelola pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama BPJS Kesehatan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Indramayu, H. Dede Setiawan, SKM., M.H.Kes., menyebutkan sebanyak 84.313 peserta PBI-JK dinonaktifkan berdasarkan data terpadu dari Kementerian Sosial. 

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada pelayanan di daerah karena masyarakat tetap datang ke fasilitas kesehatan untuk berobat.

“Penonaktifan bersumber dari data pusat. Di daerah, kami berhadapan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan pelayanan sekaligus penjelasan,” ujarnya. Rabu (18/02)

Ia menambahkan, secara administratif pihaknya tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga dibutuhkan koordinasi lintas sektor guna mengatasi kendala teknis di lapangan.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Murniasih, S.KM., M.KM., menjelaskan kewenangan aktivasi PBI-JK berada di bawah Kementerian Sosial, sedangkan di tingkat kabupaten difasilitasi oleh Dinas Sosial.

Sebagai solusi bagi peserta nonaktif yang tetap membutuhkan layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Indramayu menyediakan program Jamkesayu (Jaminan Kesehatan Masyarakat Indramayu) melalui skema PBI Pemda atau PBI APBD.

Adapun fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dalam program tersebut meliputi RSUD Indramayu, RS Sentot, RS Mitra Plumbon, RS MM, RS Zam Zam, RS Bhayangkara, RS Pertamina, serta 49 puskesmas di wilayah Kabupaten Indramayu.

Melalui aplikasi Jamkesayu, masyarakat diwajibkan melengkapi persyaratan berupa foto KTP terbaru, Kartu Keluarga minimal pembaruan tahun 2023, foto rumah, serta surat rujukan atau keterangan pelayanan kesehatan yang mencantumkan diagnosis pasien.

Reaktivasi PBI-JK dapat diproses apabila peserta terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tergolong tidak mampu, memiliki penyakit kronis atau kondisi darurat medis, serta status nonaktif kurang dari enam bulan.

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk memastikan data kependudukan selalu valid dan mutakhir agar proses verifikasi berjalan lancar, sehingga hak atas pelayanan kesehatan tetap terjamin.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Baru Diguyur Hujan Sekali, Kios Pasar Baru Indramayu Kebanjiran, Pemda Diminta Bertindak

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sejumlah pedagang di Pasar Baru Indramayu mengeluhkan kondisi kios yang tergenang air meski hujan baru turun satu kali dengan intensitas sedang, Genangan air masuk ke dalam kios dan merusak barang dagangan, sehingga aktivitas jual beli terganggu, Minggu (22/2/2026).

Pedagang menilai kondisi bangunan pasar sudah tidak layak dan membutuhkan penanganan serius. Mereka mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh atau mempertimbangkan relokasi pasar ke lokasi yang lebih representatif.

Air disebut masuk melalui atap yang bocor dan saluran drainase yang tidak berfungsi optimal. Selain itu, posisi lantai kios yang lebih rendah dari area luar pasar turut memperparah genangan saat hujan turun.

Mey (53), salah satu pedagang, mengaku mengalami kerugian akibat kejadian tersebut. “Baru sekali hujan saja sudah banjir. Kalau musim hujan panjang, barang dagangan bisa rusak semua,” keluhnya.

Hal serupa disampaikan Jn (47). Ia menilai kondisi pasar saat ini sudah tidak memadai. “Atapnya bocor dan baru sekali hujan langsung banjir ke kios-kios. Harus segera dipindahkan atau diperbaiki total,” ujarnya.

Sejumlah pedagang juga mempertanyakan kualitas konstruksi dan sistem drainase pasar. Saluran air diduga tersumbat dan tidak mampu menampung debit air hujan, sementara beberapa bagian atap dilaporkan mengalami kebocoran.

Kondisi ini memicu tuntutan evaluasi menyeluruh dari dinas terkait. Para pedagang berharap ada langkah konkret agar persoalan banjir tidak terus berulang dan kenyamanan serta keamanan aktivitas perdagangan dapat kembali terjamin.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pantau Harga Pangan Awal Ramadan, Bupati Lucky Hakim Tinjau Pasar Jatibarang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lucky Hakim meninjau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok serta daya beli masyarakat pada awal Ramadan, sekaligus sebagai langkah pengendalian inflasi daerah, Rabu (25/2/2026).

Dalam peninjauan itu, bupati berdialog dengan pedagang berbagai komoditas, mulai dari sembako, sayur-mayur, tempe, daging, hingga bawang merah. Ia menegaskan pentingnya melihat kondisi riil di lapangan sebagai pembanding data statistik yang dimiliki pemerintah.

“Secara data kita punya angka-angka, tetapi kami ingin memantau langsung. Dari hasil ngobrol dengan pedagang memang ada kenaikan harga, tetapi relatif masih landai. Bahkan beberapa komoditas sempat turun kembali ke harga normal,” ujarnya.

Menurutnya, pedagang juga menyampaikan bahwa kenaikan harga biasanya kembali terjadi menjelang Lebaran. Namun hingga saat ini kondisi pasar masih terpantau terkendali. Dari sisi daya beli, sebagian pedagang menyebut masih stabil, meskipun ada yang mengalami sedikit penurunan, dan hal tersebut dinilai sejalan dengan data pemerintah daerah.

Selain harga komoditas, bupati juga menyoroti kondisi fasilitas pasar yang dinilai masih memerlukan perbaikan agar aktivitas perdagangan lebih nyaman. Ia juga mencermati keberadaan kios titipan yang menjual pakaian, seiring meningkatnya tren belanja daring yang turut memengaruhi pola transaksi di pasar tradisional.

“Harapan kami tentu tidak terjadi inflasi yang berlebihan. Kalau pendapatan masyarakat tetap, tetapi harga bahan pokok naik, itu akan memberatkan. Karena itu kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengendalian inflasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemantauan rutin tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah intervensi, seperti operasi pasar maupun kebijakan pengendalian lainnya.

“Data yang kami kumpulkan akan memudahkan pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat dalam menentukan instrumen intervensi yang tepat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, bupati didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Sugeng Heriyanto, Camat Jatibarang Mardono, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika

Temui Korban Puting Beliung, Bupati Lucky Hakim Salurkan Bantuan Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lucky Hakim turun langsung meninjau warga terdampak bencana angin puting beliung di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu. Peninjauan dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah sebagai bentuk respons cepat penanganan pascabencana, Selasa (24/2/2026).

Kunjungan diawali di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, yang tercatat sebanyak 15 rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang disertai hujan. Didampingi Camat Sliyeg Opik Hidayat, bupati meninjau satu per satu rumah warga guna memastikan kondisi serta kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

“Angin datang sekitar pukul 02.30 dini hari menjelang sahur. Kondisinya cukup kencang disertai hujan hingga menyebabkan beberapa rumah rusak. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar salah seorang warga saat berdialog dengan bupati.

Dari lokasi tersebut, rombongan melanjutkan peninjauan ke Desa Kalimati, Kecamatan Jatibarang, yang mengalami kerusakan lebih parah dengan sembilan rumah warga rusak berat. Kedatangan bupati disambut haru pasangan suami istri Imang (40) dan Rosmini (35), pemilik rumah yang mengalami kerusakan paling parah.

Keduanya mengaku bersyukur atas perhatian langsung dari pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, bupati menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak sekaligus memastikan pemerintah daerah terus memantau kondisi pascabencana.

Ia juga meminta camat segera melakukan pendataan kerusakan rumah warga, serta menginstruksikan perangkat daerah terkait agar segera menindaklanjuti perbaikan.

“Saya minta kepada Pak Camat agar segera mendata rumah warga yang rusak. Kemudian, dinas terkait agar segera menindaklanjuti perbaikan rumah warga terdampak,” tegasnya.

Momentum kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdialog dengan masyarakat. Di tengah permukiman warga yang terdampak, bupati mengajak masyarakat berbuka puasa bersama sebagai bentuk empati dan penguatan moral bagi warga yang sempat mengalami trauma.

“Alhamdulillah, kehadiran Pak Bupati bisa mengobati trauma warga akibat bencana puting beliung. Kami bangga bisa makan bersama di tengah kondisi seperti ini,” ujar Rosmini.

Buka puasa bersama berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Dengan beralaskan tikar di halaman rumah warga yang atapnya rusak akibat puting beliung, kegiatan tersebut dihadiri Camat Jatibarang Mardono, unsur Muspika, serta ratusan warga setempat.

Sumber Diskominfo Kabupaten Indramayu

Andika