INDRAMAYU.radarinformasi.com – Momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni dimanfaatkan Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Indramayu, H. Ruswa, untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui pesan bertajuk “Mari Bersama Menjaga Bumi untuk Generasi Mendatang”, Ruswa menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan demi mewujudkan masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, berbagai langkah sederhana dapat dilakukan oleh masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan sekitar, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menanam pohon, hingga melestarikan sumber daya alam yang ada.
“Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin peduli terhadap bumi yang kita tempati,” ujar Ruswa, Jum’at (5/6/2026).
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keseimbangan lingkungan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.
“Mari bersama-sama menjaga lingkungan, melestarikan alam, dan mewariskan bumi yang sehat kepada anak cucu kita,” katanya.
Selain masyarakat, Ruswa juga berharap pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas lingkungan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat sinergi dalam mendukung program pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Menurutnya, upaya menjaga kelestarian alam tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan kewajiban bersama seluruh masyarakat.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu proyek yang tengah dilaksanakan adalah rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran–Gadingan di Kecamatan Sliyeg.
Proyek peningkatan kualitas jalan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp3.318.919.000. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV Pancora Jaya.
Ruas Jalan SP Sudikampiran–Gadingan merupakan jalur strategis yang menjadi penopang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan, transportasi harian, hingga distribusi hasil pertanian dan perdagangan.
Karena memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga, peningkatan kualitas jalan dinilai menjadi langkah strategis untuk memperlancar aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus mewujudkan pemerataan pembangunan.
“Jalan yang baik akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Lucky Hakim.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana membuka peluang ekonomi baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, memastikan proses rekonstruksi dilakukan dengan mengutamakan kualitas dan daya tahan jalan agar memberikan kenyamanan serta keamanan bagi pengguna.
“Pekerjaan ini dilaksanakan sesuai perencanaan teknis yang telah disusun. Kami juga melakukan pengawasan agar pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi dan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan infrastruktur jalan menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mempererat konektivitas wilayah dan mendukung percepatan pembangunan daerah.
Melalui rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran–Gadingan, masyarakat Kecamatan Sliyeg dan sekitarnya diharapkan segera menikmati akses transportasi yang lebih baik. Selain meningkatkan kelancaran mobilitas, proyek tersebut juga diharapkan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan di sekitarnya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat kualitas pelayanan publik yang transparan, responsif, dan bebas dari praktik maladministrasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan Maladministrasi dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang digelar secara daring selama dua hari, 3–4 Juni 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu tersebut menghadirkan narasumber dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Barat serta melibatkan peserta dari berbagai perangkat daerah dan unit pelayanan publik.
Bimtek dibuka oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal Muttaqin, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, H. Suwenda. Peserta kegiatan berasal dari unsur badan, dinas, kecamatan, puskesmas, hingga satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Dalam sambutannya, Muhammad Zaenal Muttaqin menegaskan pentingnya evaluasi berkala terhadap standar pelayanan publik guna mencegah terjadinya maladministrasi yang dapat merugikan masyarakat.
Menurutnya, seluruh organisasi perangkat daerah harus terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan prinsip cepat, mudah, transparan, akuntabel, dan inklusif. Selain itu, pengawasan internal serta pengelolaan pengaduan masyarakat juga harus diperkuat untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh layanan publik di Kabupaten Indramayu mampu memenuhi standar pelayanan yang berkualitas serta terbebas dari praktik maladministrasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, H. Suwenda, menilai pelayanan publik yang responsif merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus mendukung visi pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa setiap aduan masyarakat harus dipandang sebagai bentuk partisipasi aktif yang dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pengaduan masyarakat bukan ancaman, melainkan masukan berharga untuk mengukur sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah,” kata Suwenda.
Dalam kesempatan tersebut, Suwenda juga memaparkan capaian pengelolaan pengaduan masyarakat melalui kanal SP4N-LAPOR! Kabupaten Indramayu sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dari total 1.050 laporan yang diterima, sebanyak 1.027 laporan atau sekitar 97,6 persen telah berhasil diselesaikan, dengan tingkat tindak lanjut mencapai 99,9 persen.
Selain itu, rata-rata waktu verifikasi awal laporan tercatat hanya 0,4 hari, menunjukkan respons yang cukup cepat dari perangkat daerah terkait. Kanal digital seperti Call Center, aplikasi Android, dan WhatsApp menjadi media yang paling banyak digunakan masyarakat dalam menyampaikan pengaduan.
Meski demikian, Suwenda mengingatkan seluruh aparatur agar tidak mengabaikan laporan masyarakat karena pengelolaan pengaduan kini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja pelayanan publik.
Selama pelaksanaan bimtek, para peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan langsung oleh Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat. Materi tersebut meliputi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik, metode dan skema pengawasan Ombudsman, pemahaman maladministrasi, penanganan laporan masyarakat, pemeriksaan dugaan maladministrasi, hingga strategi mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berbasis digital.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap seluruh aparatur semakin memahami pentingnya pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sehingga mampu menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan dipercaya publik.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Gerakan Membangun Peduli Aspirasi Rakyat (GMPAR) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan bakti sosial sunatan massal gratis yang digelar di GOR Singalodra, Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan sosial yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut ditujukan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Indramayu.
Ketua DPC GMPAR Kabupaten Indramayu, Artha Pramudya, SH, mengatakan pada pelaksanaan tahun ini pihaknya menargetkan sebanyak 100 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu dapat mengikuti program sunatan massal tersebut.
Menurut Artha, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian organisasi kepada masyarakat yang selama ini terus dijalankan secara berkelanjutan. Untuk menjamin kualitas pelayanan medis, GMPAR kembali menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dalam pelaksanaannya.
“Kegiatan ini merupakan program rutin yang kami selenggarakan setiap tahun. Untuk tahun ini kami menargetkan 100 peserta dari berbagai daerah di Kabupaten Indramayu. Kami juga tetap bekerja sama dengan Dinas Kesehatan agar seluruh proses pelayanan berjalan aman dan sesuai standar medis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kolaborasi dengan Dinas Kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan dengan baik, mulai dari pemeriksaan kesehatan awal, tindakan medis, hingga pemantauan pasca-sunat.
Selain memberikan manfaat dari sisi kesehatan, kegiatan tersebut juga bertujuan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang belum memiliki kemampuan untuk membiayai proses sunatan anak-anak mereka.
Sementara itu, Ketua Umum GMPAR, Retno Suyatno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tenaga medis, relawan, serta berbagai pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, GMPAR akan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di bidang sosial, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Sunatan massal ini menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata GMPAR kepada masyarakat. Kami ingin terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi warga. Ke depan, kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dengan jangkauan yang lebih luas,” kata Retno.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah orang tua peserta mengaku terbantu dengan adanya program sunatan gratis yang dinilai sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.
Sebagai bentuk perhatian tambahan, panitia juga membagikan paket perlengkapan kesehatan serta makanan ringan kepada seluruh peserta dan pendamping yang hadir.
Melalui berbagai kegiatan sosial yang terus dilaksanakan, GMPAR menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta berkontribusi terhadap pembangunan sosial di Kabupaten Indramayu.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat atau konsep Pentahelix dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Hal tersebut disampaikan Lucky Hakim saat melakukan kunjungan kerja ke PT Free View Internasional, Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendorong pertumbuhan investasi sekaligus memperluas peluang kerja bagi masyarakat setempat,” Selasa (2/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Lucky Hakim menyampaikan bahwa Kabupaten Indramayu memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kawasan industri yang maju tanpa mengesampingkan sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
Menurutnya, ketersediaan sumber daya alam yang melimpah serta kawasan industri yang mencapai sekitar 14 ribu hektare menjadi modal penting dalam menarik investasi. Meski demikian, pengembangan sektor industri harus tetap sejalan dengan upaya menjaga keberlanjutan lahan pertanian guna mendukung ketahanan pangan.
Lucky juga menyoroti karakter masyarakat Indramayu yang dikenal memiliki etos kerja tinggi. Selama ini banyak warga yang memilih bekerja hingga ke luar negeri sebagai pekerja migran demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Namun, kondisi tersebut sering kali membuat anggota keluarga harus terpisah dalam jangka waktu yang lama. Karena itu, kehadiran industri yang mampu menyerap tenaga kerja lokal dinilai menjadi solusi strategis untuk membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah sendiri.
“Tadi kami mendapatkan informasi bahwa kebutuhan tenaga kerja pada tahun depan diperkirakan mencapai sekitar 20 ribu orang. Ini tentu akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami berharap perusahaan terus berkembang dan tetap memperhatikan kesejahteraan para pekerjanya,” ujar Lucky Hakim.
Usai melakukan pertemuan dengan manajemen perusahaan, Bupati Lucky Hakim bersama jajaran direksi PT Free View Internasional meninjau langsung area produksi. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat proses pembuatan komponen sepatu serta berdialog dengan para pekerja mengenai aktivitas dan tugas yang mereka jalankan setiap hari.
Sementara itu, Pengawas Produksi PT Free View Internasional, Elis Fatimah, menjelaskan bahwa para pekerja baru saat ini masih menjalani masa pelatihan selama tiga bulan sebelum berstatus sebagai karyawan tetap.
Menurut Elis, jumlah tenaga kerja aktif di perusahaan tersebut saat ini mencapai 107 orang, termasuk tenaga pengawas produksi. Selama masa pelatihan, para pekerja dibekali keterampilan pada tiga tahapan utama proses penjahitan komponen sepatu.
“Mereka mempelajari berbagai jenis komponen dan tahapan produksi. Sejauh ini perkembangan para peserta pelatihan cukup baik. Apabila memenuhi standar kinerja dan kedisiplinan yang ditetapkan perusahaan, mereka berpeluang diangkat menjadi karyawan tetap,” jelasnya.
Salah seorang karyawan, Euis, warga Desa Sanca, Kecamatan Gantar, mengaku bersyukur dapat bergabung dengan PT Free View Internasional sejak Mei 2026. Selain memperoleh pekerjaan, ia juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, menambah pengalaman, serta membangun disiplin kerja.
Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap investasi yang masuk ke daerah terus berkembang dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat 1 yang berlokasi di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Selasa (2/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur pendukung, terutama akses menuju kawasan sekolah. Selain memastikan legalitas lahan, pemerintah daerah juga berencana melakukan penataan dan pelebaran jalan guna mempermudah mobilitas masyarakat serta menunjang aktivitas pendidikan di masa mendatang.
Menurut Lucky, lokasi Sekolah Rakyat memiliki potensi untuk berkembang menjadi kawasan pendidikan yang representatif. Karena itu, akses jalan menuju lokasi perlu ditingkatkan agar mampu mendukung berbagai aktivitas yang akan berlangsung setelah sekolah beroperasi.
“Kami ingin akses menuju Sekolah Rakyat semakin baik dan nyaman dilalui. Ini bukan hanya untuk mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan kawasan pendidikan di masa depan,” ujarnya.
Selain fokus pada pembangunan fisik, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga terus mempersiapkan berbagai kebutuhan peserta didik yang nantinya akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
Lucky menekankan, keberhasilan program Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan sekolah yang megah, tetapi juga dari sejauh mana fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Ade Suhayati, menjelaskan proses penjaringan calon peserta didik terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai unsur, mulai dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), hingga Pelaksana Program Kesejahteraan Sosial Kecamatan (PKSK).
Ia menyebutkan, program Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 sebagai bagian dari upaya pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas.
“Kami berharap masyarakat yang memenuhi kriteria dapat memanfaatkan program ini sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak mereka,” kata Ade.
Di sisi lain, perwakilan pelaksana proyek dari PT Abipraya Uno KSO, Fahri, mengungkapkan bahwa progres pembangunan hingga saat ini telah mencapai 61,60 persen. Sesuai target kontrak, pembangunan dijadwalkan rampung pada 25 Agustus 2026.
Beberapa fasilitas utama yang telah menunjukkan perkembangan signifikan di antaranya gedung serbaguna, masjid, serta sejumlah sarana pendukung lainnya. Sementara itu, pembangunan gedung SMP, SMA, SD, asrama siswa, asrama guru, kantin, hingga lapangan sepak bola masih terus dikebut. Khusus lapangan sepak bola, saat ini telah memasuki tahap penanaman rumput.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, perhatian Bupati Lucky Hakim tidak hanya tertuju pada penyelesaian bangunan fisik, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur pendukung yang akan menunjang keberlangsungan aktivitas pendidikan di kawasan tersebut.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Kabupaten Indramayu.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kabupaten Indramayu kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kabupaten Indramayu berhasil menempati posisi lima besar terbaik nasional untuk kategori kabupaten.
Capaian tersebut sekaligus mengantarkan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, diusulkan menerima penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia.
Prestasi tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.7-739 Tahun 2026 tentang Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional Tahun 2025 berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2024.
Dalam keputusan tersebut, Kabupaten Indramayu berhasil menduduki peringkat ke-5 nasional dari 415 kabupaten di seluruh Indonesia dengan perolehan skor 3,5699 dan predikat kinerja Tinggi.
Menanggapi keberhasilan tersebut, Bupati Lucky Hakim mengungkapkan rasa syukur sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam mendukung jalannya pemerintahan serta pembangunan di Kabupaten Indramayu.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat Indramayu. Kami bersyukur atas capaian ini dan berharap dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah,” kata Lucky.
Menurutnya, masuknya Kabupaten Indramayu dalam jajaran lima besar nasional menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang semakin berkualitas, serta pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan, penghargaan dan pengakuan tersebut harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus menghadirkan inovasi, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu optimistis dapat terus menjaga tren positif kinerja pemerintahan sekaligus mendorong terwujudnya daerah yang lebih maju, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Suwenda, saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Diskominfo Indramayu, Senin (1/6/2026).
Dalam amanatnya, Suwenda menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak lagi berfokus pada perjuangan melawan penjajahan fisik, melainkan menjaga persatuan dan kesatuan di tengah derasnya arus informasi, polarisasi sosial, serta dinamika global yang berkembang sangat cepat.
Menurutnya, Pancasila tidak boleh hanya dipandang sebagai warisan sejarah yang tertulis dalam dokumen kenegaraan. Lebih dari itu, Pancasila harus hadir sebagai ideologi yang hidup dan menjadi pedoman dalam sikap, perilaku, serta tindakan masyarakat Indonesia.
Suwenda yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Indramayu menyampaikan, keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar yang dapat terus terjaga melalui nilai-nilai Pancasila.
“Pancasila merupakan milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, setiap elemen bangsa memiliki tanggung jawab untuk menjaga, mengamalkan, dan memperkuat nilai-nilai Pancasila demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengharuskan setiap warga negara menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta berkontribusi dalam pembangunan sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.
Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), kata Suwenda, pengamalan nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui integritas dalam bekerja, semangat gotong royong, serta pelayanan yang profesional dan tulus kepada masyarakat.
“ASN tidak hanya bertugas menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga harus menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Menutup amanatnya, Suwenda mengajak seluruh ASN untuk menjadikan integritas, tanggung jawab, gotong royong, dan semangat persatuan sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila dalam membangun daerah dan melayani masyarakat.
Ia berharap seluruh ASN dapat menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian, sehingga mampu berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Indramayu yang semakin maju, harmonis, dan berdaya saing.
“Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bekerja, melayani masyarakat, dan membangun Kabupaten Indramayu yang lebih maju. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesia. Salam Pancasila,” pungkasnya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi menyerahkan pengelolaan RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai langkah meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Pantura. Penyerahan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama di Ruang Rapat Gubernur Jawa Barat, Senin (25/5/2026).
Prosesi penandatanganan dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Indramayu Lucky Hakim, didampingi Pj Sekda Indramayu Ahmad Syadali, Plt Kepala Bapperida H. Suwenda, serta Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Dra. Hj. Nurhayati.
Pengalihan status rumah sakit tersebut dilakukan sebagai upaya bersama untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang selama ini dinilai belum optimal akibat keterbatasan daerah. Dengan menjadi rumah sakit milik provinsi, fasilitas dan jangkauan pelayanan diharapkan dapat berkembang lebih maksimal.
Bupati Lucky Hakim mengatakan, langkah tersebut menjadi solusi untuk mengatasi stagnasi pelayanan kesehatan di RSUD Patrol sekaligus membuka peluang pengembangan rumah sakit sebagai pusat rujukan kesehatan di Jawa Barat.
“Pelayanan rumah sakit sebelumnya memang belum optimal. Setelah diserahkan ke provinsi, kami berharap RSUD Patrol bisa berkembang menjadi pusat pelayanan rujukan kesehatan di Jawa Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambut baik penyerahan pengelolaan rumah sakit tersebut. Menurutnya, Pemprov Jabar akan mengembangkan RSUD Patrol agar mampu melayani masyarakat lebih luas, tidak hanya dari Indramayu tetapi juga daerah sekitar seperti Subang dan Majalengka.
“Ke depan RSUD Patrol akan menjadi Rumah Sakit Provinsi Jawa Barat yang melayani masyarakat Indramayu, Subang, hingga Majalengka,” kata Dedi Mulyadi.
Ia menambahkan, perubahan status ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga membantu meringankan beban APBD Kabupaten Indramayu karena dukungan anggaran dan fasilitas nantinya berasal dari pemerintah provinsi.
Selain membahas sektor kesehatan, pertemuan tersebut juga menyinggung sinergi pembangunan infrastruktur jalan antara Pemkab Indramayu dan Pemprov Jawa Barat. Tahun ini, Pemkab Indramayu telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp280 miliar untuk pembangunan jalan dan berencana menambah anggaran pada perubahan APBD guna mendukung akses masyarakat menuju pusat pelayanan publik.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial Kabupaten Indramayu menyalurkan bantuan sosial berupa kursi roda kepada warga penyandang disabilitas di Kecamatan Juntinyuat dan Kecamatan Lelea, Rabu (20/5/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada Rumaenah warga Desa Juntiweden Kecamatan Juntinyuat, Maemanah warga Desa Cempeh, serta Daniah warga Desa Pengauban Kecamatan Lelea. Ketiganya merupakan warga kurang mampu yang mengalami keterbatasan fisik akibat sakit sehingga membutuhkan alat bantu untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Keluarga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas perhatian yang diberikan. Salah satu keluarga penerima mengaku bantuan kursi roda sangat membantu ibunya yang sedang mengalami kelumpuhan.
“Matursuwun Pak Bupati atas bantuan kursi rodanya untuk ibu saya yang sedang lumpuh. Semoga bermanfaat dan membantu aktivitas sehari-hari,” ujar salah seorang keluarga penerima bantuan.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Hani, mengatakan penjangkauan sekaligus penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan sosial.
Menurutnya, bantuan kursi roda diharapkan dapat membantu penerima manfaat agar lebih mandiri, memudahkan aktivitas sehari-hari, serta meningkatkan kualitas hidup mereka.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial dalam memberikan perhatian dan pelayanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Turut hadir dalam penyaluran bantuan tersebut TKSK Kecamatan Juntinyuat Dodi Rohadi, Ketua Revolusi Juntinyuat Wahyu, serta Koordinator Revolusi Juntinyuat Supaedi.