Puluhan Calon Jemaah Haji Sukagumiwang Ikuti Pembekalan Indramayu Berhaji dan Cek Kesehatan Gratis

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Puluhan calon jemaah haji asal Kecamatan Sukagumiwang mengikuti kegiatan Indramayu Berhaji yang digelar bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) serta didukung layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari RSI Zamzam Muhammadiyah Jatibarang, di Aula Ki Sapu Angin Kecamatan Sukagumiwang, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan membekali calon jemaah haji dengan pengetahuan, kesiapan fisik, mental, dan spiritual sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, H. Effendy, M.H.I., Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP, serta Kepala Cabang BSI Indramayu Jatibarang, Reza Adhikara Rozanie.

Selain menerima materi seputar penyelenggaraan ibadah haji, peserta juga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi fisik tetap prima menjelang keberangkatan.

Dalam sambutannya, Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kesehatan menjadi salah satu aspek penting yang harus dipersiapkan sejak dini oleh setiap calon jemaah.

“Ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang baik. Karena itu, para calon jemaah diharapkan menjaga kesehatan sejak sekarang agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara optimal,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dan narasumber serta berharap pembekalan tersebut dapat menambah wawasan calon jemaah mengenai berbagai persiapan yang harus dilakukan sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Sementara itu, Kepala Cabang BSI Indramayu Jatibarang, Reza Adhikara Rozanie, memaparkan profil Bank Syariah Indonesia beserta berbagai layanan perbankan syariah yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya dalam perencanaan dan persiapan ibadah haji.

Menurutnya, BSI berkomitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui produk dan layanan berbasis syariah yang aman dan terpercaya untuk mendukung terwujudnya impian berhaji.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, H. Effendy, M.H.I., menyampaikan materi mengenai penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari persiapan administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga kesiapan mental, spiritual, dan teknis yang perlu dipahami calon jemaah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjalankan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fisik, tetapi juga pemahaman yang baik terhadap tata cara pelaksanaan sesuai tuntunan.

Selain pembekalan, peserta memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari RSI Zamzam Muhammadiyah Jatibarang untuk mengetahui kondisi kesehatan sebagai bagian dari persiapan keberangkatan.

Panitia juga menambah semarak kegiatan dengan membagikan berbagai souvenir serta mengadakan pengundian doorprize Tabungan Emas bagi para peserta.

Melalui kegiatan Indramayu Berhaji, diharapkan calon jemaah haji semakin memahami berbagai aspek persiapan keberangkatan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta mempersiapkan diri secara matang sebelum menunaikan rukun Islam kelima.

Sinergi antara pemerintah, perbankan syariah, dan institusi kesehatan diharapkan mampu mencetak calon jemaah haji yang siap berangkat ke Tanah Suci dalam kondisi sehat, memahami tata cara ibadah, serta mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.

Sumber Humas Sukagumiwang 

Andika

Terima Kunjungan Tim Stranas PK, Bupati Lucky Hakim Bahas Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menerima kunjungan Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) dalam kegiatan Pemantauan Lapangan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim beserta jajaran, Koordinator Harian Stranas PK Didik Mulyanto bersama tim, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta kementerian terkait.

Pemantauan lapangan difokuskan pada pembahasan pengendalian alih fungsi lahan sawah, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Indramayu. Selain menjadi forum koordinasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan sebagai bahan penyempurnaan kebijakan di tingkat pusat.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional, termasuk pembangunan KDKMP yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat desa.

“Kami menyambut baik kegiatan pemantauan lapangan yang dilaksanakan hari ini sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola, mitigasi risiko, serta langkah pencegahan terhadap potensi permasalahan dalam pelaksanaan program strategis nasional,” ujarnya.

Bupati berharap kegiatan tersebut menghasilkan berbagai masukan dan rekomendasi yang konstruktif guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan tanpa mengabaikan keberlanjutan lahan pertanian produktif.

“Kami berharap melalui kunjungan dan pemantauan lapangan ini dapat diperoleh masukan, arahan, dan rekomendasi yang konstruktif guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, tetap menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Harian Stranas PK, Didik Mulyanto, menjelaskan bahwa pemantauan lapangan dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai pembangunan KDKMP yang berada di kawasan lahan sawah sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang memerlukan perhatian bersama.

Menurutnya, hasil identifikasi dan diskusi bersama pemerintah daerah akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi kebijakan yang selanjutnya dibahas di tingkat pusat guna memperoleh solusi yang tepat.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi masyarakat desa, perlindungan lahan pertanian, serta upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Sumber  Diskominfo Indramayu

Andika

Santri Penghafal Al-Qur’an Jadi Aset Daerah, Bupati Lucky Hakim Hadiri Haflah Khairussanah di Sukra

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa santri dan penghafal Al-Qur’an merupakan aset penting bagi pembangunan Kabupaten Indramayu di masa depan. Karena itu, keberadaan mereka harus terus dijaga, dibimbing, dan dibina secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Haflah Khairussanah ke-6 Khotmil Qur’an dan Juz ‘Amma Yayasan Hidayatul Mubtadiin di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Rabu (24/6/2026).

Kehadiran Bupati disambut hangat oleh para santri, anak yatim, wali murid, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengatakan pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan visi Indramayu REANG yang mengedepankan nilai-nilai religius.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan para tokoh agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para santri yang telah menyelesaikan proses pembelajaran dan hafalan Al-Qur’an.

“Selamat kepada anak-anakku yang telah menyelesaikan proses pembelajaran. Anak-anak yang belajar dan menghafal Al-Qur’an adalah aset berharga bagi Indramayu. Ilmu yang dipelajari hari ini akan menjadi bekal yang sangat bermanfaat untuk masa depan,” katanya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap Yayasan Hidayatul Mubtadiin terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi Qurani yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah. Ia juga menegaskan bahwa wilayah Indramayu bagian barat, termasuk Kecamatan Sukra, menjadi salah satu fokus percepatan pembangunan daerah.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Hidayatul Mubtadiin, Aspuri, menjelaskan bahwa Haflah Khairussanah ke-6 merupakan puncak rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama tiga hari, mulai dari semaan 30 juz Al-Qur’an, istighatsah, pawai ta’aruf, hingga khotmil Qur’an. Pada tahun ini, sejumlah santri berhasil menyelesaikan hafalan 20 juz, 25 juz, hingga 30 juz Al-Qur’an.

Aspuri menambahkan, Yayasan Hidayatul Mubtadiin yang berdiri sejak 2016 kini telah menyelenggarakan pendidikan mulai dari PAUD, TPQ, MDT, SMP Ibnu Abbas, MA, hingga pondok pesantren.

“Semoga melalui kegiatan ini para santri menjadi anak-anak yang saleh dan salehah. Alhamdulillah, sejak berdiri pada tahun 2016, yayasan terus berkembang dan jumlah santri semakin bertambah. Kehadiran Bapak Bupati menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” tuturnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ditutup dengan penyerahan santunan kepada 50 anak yatim yang diserahkan langsung oleh Bupati Lucky Hakim didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu dan Camat Sukra. Santunan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim untuk terus belajar serta meraih cita-cita.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pantai Wisata Bali 2 Santuni 155 Anak Yatim dan Dhuafa di Momentum 10 Muharram 1448 H

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pengelola Pantai Wisata Bali 2 kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di aula Pantai Wisata Bali 2, Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, tersebut diikuti ratusan penerima manfaat dari wilayah sekitar. Kamis (25/6/2026)

Dalam kegiatan itu, sebanyak 155 anak yatim menerima santunan dan paket sembako yang terdiri atas mi instan, minyak goreng, gula, teh, beras 5 kilogram, serta sarden. 

Program sosial tersebut menjadi agenda rutin yang telah dilaksanakan selama tujuh tahun berturut-turut oleh pengelola wisata.

Pengelola Pantai Wisata Bali 2, Akso, mengatakan kegiatan santunan merupakan bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa sekaligus wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah berjalan selama tujuh tahun. Setiap tahun kami melaksanakan santunan dua kali, yakni pada 10 Muharram dan 17 Ramadan. Tahun ini jumlah penerima mencapai 155 anak yatim, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Akso kepada awak media.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ikhtiar untuk memohon keberkahan dan keselamatan dalam menjalankan usaha serta kehidupan bermasyarakat.

“Wong iku kudu sabar, ikhlas, tulus lan syukur. Mudah-mudahan Pantai Wisata Bali 2 semakin makmur, diberkahi Allah SWT, dan terhindar dari marabahaya. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Indramayu, khususnya wisata pantai yang menjadi aset masyarakat sekitar,” katanya.

Kegiatan santunan tersebut turut dihadiri perwakilan Kepala Desa Balongan, perangkat desa, tokoh agama di antaranya Ustaz Hainul dan Ustaz Manuar, jajaran pengurus Pantai Wisata Bali 2, anak-anak yatim piatu, kaum dhuafa, serta masyarakat penerima bantuan.

Salah seorang penerima bantuan, Alfiah, warga Desa Balongan, mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan pengelola Pantai Wisata Bali 2. Ia menyebut telah menerima santunan selama tujuh kali pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami. Semoga Pantai Bali 2 semakin maju, lancar, dan terus berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Katini, warga Balongan, yang telah tiga kali menerima bantuan. Menurutnya, paket sembako yang diberikan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya merasa senang dan terbantu. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Sementara itu, penerima bantuan lainnya, Asminih, berharap Pantai Wisata Bali 2 semakin berkembang dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga usaha Pantai Bali 2 semakin lancar, sukses, dan penuh keberkahan sehingga dapat terus berbagi kepada anak yatim, dhuafa, dan warga lanjut usia yang membutuhkan,” tuturnya.

Melalui kegiatan santunan yang rutin digelar setiap tahun, Pantai Wisata Bali 2 tidak hanya hadir sebagai destinasi wisata, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Komitmen tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi anak yatim, dhuafa, dan warga kurang mampu di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Kecamatan Sukagumiwang Perkuat Integrasi Layanan Primer hingga Tingkat Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang bersama tenaga kesehatan menggelar kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Aula Ki Sapu Angin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaksana layanan kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin terintegrasi dan berkualitas. Selasa (23/6/2026)

Acara diikuti tenaga kesehatan, bidan desa, kader kesehatan, serta unsur terkait lainnya. Mewakili Camat Sukagumiwang, Juniri menegaskan bahwa ILP merupakan strategi pemerintah untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan implementasi ILP membutuhkan sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat.

“Melalui pendampingan ini diharapkan seluruh pelaksana layanan kesehatan mampu memahami konsep dan mekanisme Integrasi Layanan Primer secara menyeluruh, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat diberikan secara lebih optimal, cepat, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Arnimah menjelaskan pentingnya transformasi layanan kesehatan primer untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Sementara itu, Aliamtin Suhartini memaparkan aspek teknis pelaksanaan layanan kesehatan terintegrasi, termasuk penguatan sistem rujukan dan pencatatan pelayanan kesehatan.

Materi mengenai Posyandu ILP disampaikan oleh Iis. Ia menjelaskan bahwa pelayanan posyandu kini berbasis siklus hidup, mulai dari bayi, balita, remaja, usia produktif hingga lanjut usia, sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih menyeluruh.

Selain itu, Wiheri menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat, deteksi dini penyakit, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai kendala di lapangan. Melalui pendampingan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap pelaksanaan ILP dapat berjalan lebih optimal dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Sukagumiwang.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Kecamatan Sukagumiwang Sosialisasikan Administrasi Kependudukan dan Percepatan Kepemilikan KIA bagi Anak Usia Dini

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar sosialisasi tata kelola administrasi kependudukan sekaligus percepatan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak usia 0 hingga 5 tahun di Ruang Kerja Camat Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP., didampingi Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat Dudy Riswandi, S.IP., serta Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Dedi Nurhadi, SE.

Sosialisasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut nota lisan Camat Sukagumiwang terkait pentingnya penataan administrasi kependudukan sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak berusia 0 hingga 5 tahun. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan sebagai dasar memperoleh berbagai layanan publik.

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang mengundang Koordinator Dinas Pendidikan Kecamatan Sukagumiwang bersama Ketua Persatuan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (PGTKI), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), serta Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Sukagumiwang.

Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan mengatakan, sinergi antara pemerintah kecamatan dan dunia pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung tertib administrasi kependudukan. Melalui jaringan satuan pendidikan anak usia dini, informasi mengenai pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan dan KIA dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada para orang tua maupun wali murid.

Menurutnya, KIA tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi anak, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pendukung dalam mengakses berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial lainnya.

“Diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan seluruh anak usia dini di wilayah Kecamatan Sukagumiwang memiliki dokumen kependudukan yang lengkap,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat Kecamatan Sukagumiwang, Dudy Riswandi, menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan, lembaga pendidikan, dan organisasi profesi pendidik dalam mendorong percepatan penerbitan KIA bagi anak usia dini.

Di kesempatan yang sama, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Dedi Nurhadi menegaskan pentingnya tertib administrasi kependudukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang optimal.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam menyosialisasikan pentingnya administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Dengan meningkatnya kepemilikan KIA dan dokumen kependudukan lainnya sejak usia dini, diharapkan terwujud data kependudukan yang akurat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Proyek Polypropylene Plant Balongan Resmi Masuki Tahap Konstruksi, Dorong Pertumbuhan Industri dan Ekonomi Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pengembangan industri petrokimia di Kabupaten Indramayu memasuki babak baru. PT Polytama Propindo resmi memulai pekerjaan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk Proyek Polypropylene Plant Balongan (PPB) yang digadang-gadang menjadi salah satu penggerak pertumbuhan industri dan ekonomi daerah.

Peresmian dimulainya proyek tersebut ditandai melalui kegiatan launching yang berlangsung di area pabrik PT Polytama Propindo, Indramayu, Senin (22/6/2026).

Presiden Direktur PT Polytama Propindo, Permono Avianto, mengatakan proyek Polypropylene Plant Balongan merupakan tonggak penting bagi perusahaan dalam meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat industri petrokimia nasional.

“Hari ini merupakan momen yang sangat penting bagi PT Polytama karena diberikan kepercayaan untuk menjalankan proyek ini. Kami menyadari keberhasilan proyek membutuhkan niat, komitmen, dan kerja sama yang kuat dari seluruh pihak agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang luas,” ujarnya.

Menurut Avianto, peningkatan kapasitas produksi melalui proyek tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri pendukung maupun industri hilir yang memanfaatkan produk petrokimia, sehingga menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah maupun nasional.

Sementara itu, Direktur Utama PT Tuban Petrochemical Industries (Tuban Petro), Sukriyanto, menilai pembangunan pabrik kedua tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan industri petrokimia dan industri turunannya di kawasan industri Balongan.

Ia menjelaskan bahwa proyek PPB merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan kerja sama dan komitmen berbagai pihak.

“Kami berharap seluruh tim proyek terus bekerja secara optimal di lapangan. Apa yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik, dan apabila terdapat kendala dapat segera dievaluasi bersama sehingga tidak terjadi stagnasi. Ini merupakan langkah besar yang akan berkontribusi terhadap penguatan industri nasional,” katanya.

Di sisi lain, Project Manager Wuhuan Engineering Co., Ltd., Xue Jin Yong, menyampaikan bahwa proyek Polypropylene Plant Balongan kini resmi memasuki tahap konstruksi. Pihaknya menargetkan proyek tersebut selesai sesuai jadwal dengan standar kualitas tinggi, operasional yang andal, serta biaya perawatan yang efisien.

Xue optimistis target tersebut dapat tercapai melalui pengawasan yang ketat dan kolaborasi yang solid antara PT Polytama Propindo, PT Tuban Petrochemical Industries, Pertamina, serta seluruh mitra yang terlibat dalam pelaksanaan proyek.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, turut mengapresiasi dimulainya proyek yang dinilai menjadi bagian penting dalam penguatan sektor industri strategis nasional.

Menurutnya, investasi besar di sektor petrokimia akan menjadi magnet bagi tumbuhnya berbagai industri turunan yang mampu menciptakan nilai tambah sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Bupati Lucky Hakim meyakini kehadiran proyek tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari terbukanya peluang usaha baru, meningkatnya kesempatan kerja, hingga transfer pengetahuan dan keterampilan bagi sumber daya manusia lokal.

“Hadirnya investasi dan industri seperti ini, kami berharap semakin banyak kesempatan kerja tersedia di daerah. Saya juga berharap seluruh pihak terus menjaga komitmen dan komunikasi yang baik agar proyek berjalan lancar serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya.

Dengan dimulainya tahap konstruksi Proyek Polypropylene Plant Balongan, Kabupaten Indramayu diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai kawasan industri strategis. Selain mendukung ketahanan industri petrokimia nasional, proyek ini juga berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru melalui peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, dan berkembangnya industri turunan di masa mendatang.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

MTQ Tingkat Kecamatan Sukagumiwang 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Kafilah Terbaik ke Tingkat Kabupaten

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP., secara resmi membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Sukagumiwang Tahun 2026 di Aula Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang syiar Islam sekaligus wadah pembinaan generasi muda Qurani yang religius, berakhlakul karimah, dan berprestasi.

Pembukaan MTQ dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), UPTD/B se-Kecamatan Sukagumiwang, para kepala sekolah, Ketua MUI Kecamatan Sukagumiwang, Ketua UPZ, para kuwu, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Sukagumiwang, Yayan Tefianty, S.E., yang juga menjabat Sekretaris Kecamatan Sukagumiwang, menjelaskan bahwa MTQ merupakan bagian dari upaya membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat sekaligus menyiapkan peserta terbaik untuk mewakili Kecamatan Sukagumiwang pada MTQ tingkat Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, MTQ tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual masyarakat.

“Melalui MTQ ini diharapkan tumbuh kecintaan terhadap Al-Qur’an, meningkatnya pemahaman serta pengamalan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat di Kecamatan Sukagumiwang,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan mengatakan, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan sarana meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik serta mampu mengimplementasikan ajarannya dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jadikan MTQ sebagai media pembelajaran dan pengembangan diri, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan,” pesannya kepada para peserta.

Panitia menyebutkan, cabang yang akan diikuti Kecamatan Sukagumiwang pada MTQ tingkat Kabupaten Indramayu meliputi tilawah anak-anak, remaja, dan dewasa, cabang murottal, tahfidz 1 juz, tahfidz 5 juz, serta kaligrafi.

Rangkaian pembukaan berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan basmalah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta laporan pelaksanaan kegiatan oleh Ketua LPTQ Kecamatan Sukagumiwang.

Pelaksanaan MTQ ini bertujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, meningkatkan pemahaman dan pengamalan isi kandungannya, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap lahir qari, qariah, hafidz, dan hafidzah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah pada MTQ tingkat Kabupaten Indramayu maupun jenjang yang lebih tinggi.

Selain itu, MTQ diharapkan semakin memperkuat kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejalan dengan semangat pembangunan Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang Monitoring Distribusi KKS untuk 67 KPM, Pastikan Tepat Sasaran

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang melakukan monitoring pelaksanaan pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada 67 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berlangsung di Kantor Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, S.E., M.A.P., mewakili Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP.

Monitoring dilakukan untuk memastikan proses penyaluran KKS berjalan tertib, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat penerima manfaat program bantuan sosial pemerintah.

Pendistribusian KKS ini merupakan tindak lanjut dari Surat Dinas Sosial Kabupaten Indramayu Nomor 400.9/571/Injamsos tanggal 4 Juni 2026 tentang percepatan redistribusi KKS Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako Tahun 2026. Kegiatan ini juga mengacu pada surat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Indramayu Nomor IDR/5/1880 tanggal 17 Juni 2026 mengenai jadwal distribusi KKS.

Berdasarkan jadwal tersebut, distribusi KKS di Kecamatan Sukagumiwang dilaksanakan pada pukul 13.30 hingga 14.30 WIB dengan total 67 KPM. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pihak BNI menggunakan area Kantor Kecamatan Sukagumiwang sebagai lokasi pelayanan.

Dalam pelaksanaannya, petugas BNI melakukan verifikasi data sebelum menyerahkan KKS kepada masing-masing penerima manfaat. Proses ini turut didampingi dan diawasi oleh pihak kecamatan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur serta meminimalkan potensi kendala administratif.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, S.E., M.A.P., menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam mendukung program perlindungan sosial pemerintah pusat dan daerah.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di lapangan sangat penting untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Monitoring ini dilakukan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, proses pendistribusian berjalan aman, tertib, dan kondusif. Para penerima manfaat hadir sesuai jadwal sehingga pelayanan dapat dilakukan secara efektif tanpa menimbulkan kerumunan.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap distribusi KKS ini dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai program bantuan sosial, sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi keluarga yang membutuhkan di wilayah setempat.

Dengan sinergi antara Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, pelaksanaan redistribusi KKS Tahun 2026 diharapkan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

HLM TPID dan TP2DD 2026, Indramayu Perkuat Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Bank Indonesia menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026 di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Indramayu, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mempercepat transformasi digital guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang membuka kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Menurutnya, berbagai langkah strategis telah dilakukan untuk mengendalikan inflasi, di antaranya melalui gerakan pasar murah, Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI), serta mendorong masyarakat menanam cabai guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok.

Selain itu, Pemkab Indramayu juga terus mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sebagai upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta optimalisasi pendapatan daerah.

“Sinergitas dan kolaborasi harus dilaksanakan lintas sektor, baik perangkat daerah, instansi vertikal, perbankan, pelaku usaha maupun seluruh pihak terkait,” tegas Lucky Hakim.

Ia menambahkan, Pemkab Indramayu telah menerbitkan sejumlah kebijakan pendukung, termasuk peta jalan implementasi transaksi pemerintah daerah dan penggunaan layanan digital perbankan dalam transaksi keuangan di lingkungan perangkat daerah serta mitra kerja pemerintah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, mengatakan pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi ekonomi daerah merupakan dua agenda strategis yang sangat penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah dan daya beli masyarakat.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat untuk menjaga stabilitas harga, terutama di tengah meningkatnya tekanan harga sejumlah komoditas pangan seperti bawang, cabai, dan beras.

“Target inflasi tahun 2026 ditetapkan pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen atau 2,5 persen plus minus 1 persen. Karena itu diperlukan langkah bersama untuk menjaga keterjangkauan harga dan kelancaran distribusi pangan,” ujarnya.

Wihujeng juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi fenomena El Nino yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian dan ketahanan pangan. Sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Barat, Indramayu dinilai perlu menyiapkan strategi yang tepat untuk menjaga stabilitas pasokan dan ketahanan pangan daerah.

Di bidang digitalisasi, Bank Indonesia terus mendorong percepatan ETPD guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik, transparansi pengelolaan keuangan daerah, serta optimalisasi pendapatan daerah di tengah berbagai tantangan fiskal.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Dudi Barmana, memaparkan perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Indramayu selama semester pertama tahun 2026.

Ia menjelaskan, IPH digunakan sebagai indikator untuk memantau perkembangan harga bahan pangan dan melihat pergerakan inflasi daerah. Berdasarkan hasil pemantauan, cabai merah menjadi salah satu komoditas yang paling memengaruhi perubahan IPH bersama beras, daging, dan telur.

“Sepanjang semester pertama tahun 2026 terjadi fluktuasi harga pangan yang cukup tinggi. Karena itu diperlukan upaya pengendalian harga secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” katanya.

Melalui pelaksanaan HLM TPID dan TP2DD Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, BPS, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan visi Indramayu REANG yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika