Sosialisasi Riung Mungpulung Silaturahmi untuk Memantapkan Langkah Duduh Manduh dalam Pilkades

Sosialisasi Riung Mungpulung Silaturahmi untuk Memantapkan Langkah Duduh Manduh dalam Pilkades

Bogor.radar.informasi.com – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi sesama warga, Forum Tokoh Masyarakat Megamendung dan Tim kemenangan Duduh Manduh menggelar acara Riung Mungpulung Silaturahmi dan dialog yang ditempatkan di Kampung Gunung Dua Rt 01 Rw 03 Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, Minggu (25/10/20).

Acara Sosialisasi Riung Mungpulung Silaturahmi di hadiri oleh Tokoh Masyarakat, Pemuda dan Pengurus Ketua Rt/Rw, dengan tujuan untuk memperkenalkan calon Kepala Desa Megamendung Duduh Manduh yang akan maju menjadi calon Kepala Desa nanti.

Kedatangan Duduh calon Kepala Desa disambut baik oleh Tokoh Masyarakat, Pemuda dan Simpatisan para penduduk lainnya dan merespon Program Visi Misi yang dipaparkan melalui Reodshow.

“Dengan reodshow ini mudah – mudahan program yang sampaikan bisa diserap oleh lapisan Warga Masyarakat Megamendung untuk menjadikan Desa yang memiliki potensi kekayaan SDA (Sumber Daya Alam) yang menakjubkan dan memiliki SDM (Sumber Daya Manusia) unggul yang mampu bersaing di kancah global pada Era Revolusi Industri 4.0”, papar Duduh Manduh.

“Segenap kemampuan yang dimiliki Masyarakat ingin mensukseskan momentun Pemilihan Kepala Desa (Pillkades) ini sebagai sarana menciptakan Kepemimpinan yang kuat, bersih dan memilki Visi yang Pro kepada Masyarakat serta terbebas dari praktek korupsi”, pungkasnya.

Reporter : Dede mamat

Redaktur : Dewi elangi

Bikers Safety Ridding Polres Bogor Kunjungi Koramil 2124/Cisarua di Hari Sumpah Pemuda

Bikers Safety Ridding Polres Bogor Kunjungi Koramil 2124/Cisarua di Hari Sumpah Pemuda

Bogor.radar.informasi.com – Peltu Enang Mulyadi, Batuud Koramil 2124/Cisarua – Megamendung menerima kunjungan silaturahmi dengan Komunitas Bikers Safety Riding Polres Bogor dalam rangka Hari Sumpah Pemuda yang di hadiri 60 orang, Rabu (28/10/20).

Tampak Personel yang hadir antara lain, Peltu Enang Mulyadi, Batuud Koramil 2124/Cisarua – Megamendung, Pendi selaku koordinator Bikers Safety Riding Polres Bogor, dan para Anggota Bikers Safety Riding Polres Bogor berjumlah kurang lebih 60 orang, Pointers yang disampaikan.

“Saya ucapkan terimakasih atas kunjungannya ke Makoramil, disaat momentum Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini semoga dapat berjalan dan berkesinambungan, kami siap dan terbuka apabila ada anggota komunitas yang singgah di Makoramil”, ucapnya.

“Apabila ada kegiatan kedepan kita dapat berkolaborasi secara bersamaan bantu Pemerintah dan Aparat terkait dalam upaya pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19, suasana kegiatan berlangsung hangat dan akrab namun tidak mengabaikan protokol kesehatan”, papar Peltu Enang Mulyadi

( Lana )

Desa Sukawangi di Duga Menggelapkan Anggaran Stunting dan Anggaran Publikasi

Desa Sukawangi di Duga Menggelapkan Anggaran Stunting dan Anggaran Publikasi

Bogor.radar.iformasi.com – Kementrian Keuangan ( Kemenkeu) sudah menyalurkan Dana Desa tahap 1 pada tanggal 28 januari sesuai intruksi Presiden IR. Joko Widodo di Kantor Pelayanayan Pembendaharaan Negara (KPPN) dan harus sudah disalurkan ke setiap desa pada tanggal 28 januari 2020.

Mengutip rilis Kemenkeu Kamis, 30 januari, penyaluran Dana Desa tetap mengikuti persyaratan yang telah ditentukan tahapan – tahapannya, saat ini dana Pengentasan Stunting ditahap 1 sudah mulai di laksanakan data Kemdes PDTT menunjukan desa – desa yang memiliki penderita Stunting dalam jumlah besar yang umumnya tak memiliki instruktur yang memadai seperti Air bersih, fasihlitas mandi, cuci dan kakus ( MCK). Dana desa bisa dimanfaatkan untuk membiayai transportasi ibu hamil memeriksa diri ke Puskesmas atau ke Puskesmas Pembantu disahkan oleh Menteri Kesehatan, Menteri Agama, Kementrian PPPA, BKKBN ,Kementrian Sosial Kementrian Pertanian, BPOM dan Kemenpora.

Ketentuan dalam peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia no.61 /PMK .07/2019 tentang pedoman penggunaan Dana Desa untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pencegahan Stunting, Pasal 1 dalam peraturan Menteri, di point 2 kegiatan intervensi pencegahan stunting terintergrasi atau konvergenci program dan kegiatan di anggarkan dalam belanja negara untuk pencegahan Stunting.

Kebijakan tersebut di keluarkan Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandejojo setelah Presiden Jokowi menggelar Rapat Kabinet mengintruksikan penanganan Stunting secara lintas sektoral, angka Stunting yang tinggi di Negara Indonesia sangat penting dan harus diproritaskan untuk mencegah generasi penerus bangsa jangan sampai kena dampak.

Anggaran DD dari jumlah keseluruhan wajib dialokasikan 19% untuk dana Stunting. Mengenai penggunaan Dana Desa selama masa pandemi membutuhkan perubahan cepat, namun semua pihak punya tugas besar untuk pencegahan Stunting dan Dana Desa tetap bisa digunakan untuk hal ini.

Hasil investigasi wartawan radarinformasi.com ke wilayah Desa Sukawangi Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor, mendapatkan informasi dari Tokoh Masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya bahwa Aparatur Pemerintahan desa selama ini tidak sama sekali menyalurkan anggaran Stunting untuk Warga.

“Selama ini tidak ada penyaluran anggaran Stunting, padahal di wilayah kami sangat membutuhkan sekali, karena Desa Sukawangi berada di posisi pegunungan jauh dari perkotaan” ujar Tokoh Masyarakat.

Masih menurutnya, “Warga akan sangat rentan terkena dampak dari Stunting seperti halnya gagal tumbuh pada anak balita atau bayi yang berusia di bawah 5 tahun, sebagai akibat dari kekurangan gizi sehingga anak terlalu pendek untuk usianya”.
.
Hasil konfirmasi media Radar Informasi melalui telepon celuler dengan salah seorang Sekertaris Desa Sukawangi, Ia mengaku bahwa anggaran Stunting tidak di terapkan dengan alasan nanti dianggaran terakhir, sedangkan Masyarakat sangat membutuhkan sekali anggaran tersebut.

Ada dugaan bahwa anggaran tersebut oleh Aparatur Desa (PJS) Edi Rahman digelapkan yang notabene 9% Dari anggaran Dana Desa.

Terkait di Bab lll publikasi dan pelaporan di point 3 dan 4 anggaran publikasi di Media Cetak dan di Media Elektronik tidak pernah di laksanakan, sedangkan dalam hal pemberitaan tersebut diwajibkan, sehingga pemerintah baik itu kabupaten, propinsi dan pusat bisa mendata desa tersebut.

Tanggapan kami selaku Media, meminta kepada Aparat Penegak Hukum supaya di layangkan surat panggilan untuk dimintai keterangan karena diduga telah menggelapkan anggaran Dana Desa/Stunting/ Publikasi yang dimana bertentangan dengan pasal 12 huruf E Undang undang no.20 tahun 2021 prubahan undang undang no.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman paling singkat 4 tahun paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit 200 juta paling banyak 1 miliar dan bisa terancam pidana seumur hidup.

Kami mohon kepada aparat penegak hukum baik itu polres/Tipikor/Kejaksaan/Kasipidsus supaya secepat mungkin melakukan investigasi dan melayangkan surat pemanggilan dan diproses secara hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia

( Iman/red).

Desa Megamendung Perlu Adanya Pembaharuan Dalam Sistem Pemerintahan Desa

Desa Megamendung Perlu Adanya Pembaharuan Dalam Sistem Pemerintahan Desa

Bogor.radarinformasi.com – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serendak di Kabupaten Bogor tinggal dalam hitungan hari, karena hajat demokrasi tingkat desa ini akan berlangsung pada 20 Desember 2020 mendatang, berbagai macam persiapan pun dilakukan, termasuk Pendaftaraan Calon Kepala Desa yang akan tandang makalang di pilkades serentak nanti, Selasa (27/10/2020).

Salahsatunya Wawan Gunawan Calon Kepala Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor – Jawa Barat yang berdomisi Kp.Sirnagalih Rt. 001/002 ini mencoba memberanikan dirinya maju sebagai kandidat Calon Kepala Desa untuk Periode 2026 -2027.

Wawan bertekad ingin merubah sistem roda Pemerintahan Desa dalam hal segi pelayanan yang dinilai kurang memuaskan terhadap Masyarakat, maka dalam Program Visi Misi, Ia akan berusaha untuk meningkatkan pelayanan tersebut untuk lebih baik lagi, yang tentunya harus didukung dan dibantu supaya program ini secepatnya terwujud guna memenuhi segala keinginan yang selama ini dirasakan.

“Kalau program ini berhasil dijalankan dengan baik nantinya akan dapat di nikmati oleh lapisan Masyarakat Desa Megamendung, dengan program saya ini, mari kita bersama – sama merubah lingkungan wilayah desa kita dari segala bentuk kekurangan yang kita rasakan saat ini. Sudah saatnya desa kita maju dari segala bidang, walaupun sudah tertinggal jauh bila dibandingkan dengan desa lainnya, akan tetapi nanti kita harus tunjukan pada mereka bahwa Masyarakat siap bersing dengan desa lainnya”, ujarnya pada radarinfirmasi.com.

“Kita harus selalu jaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan adanya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) ini saya harapkan jangan sampai menjadi perpecahan dan permusuhan antar Warga, siapapun yang terpilih menjadi Kepala Desa nanti, kita rapatan barisan untuk bersatu dalam membangun, menata dan membenahi segala kekurangan nya”, pungkasnya.

(Dede mamat).

Pemuda Kota Bogor gelar Pasar Gratis Bogor agar Pemerintah Melek dengan Keadaan Masyarakat

Pemuda Kota Bogor gelar Pasar Gratis Bogor agar Pemerintah Melek dengan Keadaan Masyarakat

Bogor.radarinformasi.com – Ditengah merebaknya pandemi Covid-19, sejumlah pemuda di Kota Bogor membuat gerakan yang diberi nama Pasar Gratis Bogor, kegiatan ini digelar di Jl.Merdeka Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, (Senin,26/10/2020).

Gerakan Pasar Gratis ini bukan sekedar acara amal, melainkan bentuk protes terhadap pemerintahan yang kian hari tidak peduli terhadap rakyatnya, karena banyak program Pemerintah yang tidak tepat sasaran.

Giat ini dipelopori oleh Takiyudin Salim, yang mulanya menggalang donasi, tapi makin kesini, orang – orang dengan sendirinya menawarkan donasi untuk mendukung gerakan ini, apabila teman-teman yang ingin menggelar kegiatan yang sama, kami terbuka untuk mensuplai mereka.

Gerakan yang mengaungkan slogan “Not for Charity, This is protest” ini menyediakan banyak pakaian, makanan, cukur dan lapakan serta menerima juga Warga yang ingin cek kesehatan tubuh secara cuma-cuma.
Mereka kerap berpindah – pindah titik dalam menggelar lapakan, terkadang di kota atau di kabupaten untuk menggelar agenda rutinan.

“Kami bukan sekedar bikin aksi akan tetapi untuk sosial atau kemanusiaan, melainkan bentuk protes terhadap pemerintahan secara satire dan Pemerintah sadar betul bahwa program masih banyak yang tidak tepat sasaran”, ujar Takiyudin Salim.

(Dani)

Sandili, Bakal Calon Kepala Desa Citeko Siap Transfaransi dalam Setiap Pembangunan

Sadili, Bakal Calon Kepala Desa Citeko Siap Transfaransi dalam Setiap Pembangunan

Bogor.radarinformasi.com – Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades) serentak tinggal menunggu hitungan hari, para Kandidat Calon Kepala Desa-pun mulai menyiapkan Visi -misi serta program – program ke depan untuk mendapat simpatisan dari Masyarakat, tak terkecuali Sandili, Warga
Kp.Pasanggrahan Rt.03/02 Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor Jawa Barat ini, Putra Daerah tersebut telah mempersiapkan segalanya dalam pencalonannya kali ini, Selasa (27/10/2020).

Ia berniat menciptakan pemerintahan yang amanah, jujur dan bertanggungjawab dalam rangka mewujudkan Masyarakat Desa Citeko yang transfaran, adil, mapan dan mandiri. Dalam pencalonannya, sebanyak 12 program kerja telah Ia siapkan, terutama dalam sistem kinerja Aparatur Pemerintah Desa agar Masyarakat mendapatkan pelayanan yang maksimal.

“Apabila Masyarakat mempercayakan amanah tersebut, saya akan berusaha melakukan perombakan – perombakan demi kemajuan Desa Citeko, perombakan dalam segala sistem yang tentunya menuju lebih baik dari sebelumnya, mengutamakan kepentingan Masyarakat demi tercapainyanya Masyarakat yang mandiri”, ujarnya.

“Selain itu juga saya ingin menciptakan pola kehidupan yang sehat agar peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bisa tercapai, Masyarakat sehat, perekonomianpun diharapkan bisa meningkat, membangun Relasi dengan lembaga Pendidikan Formal pada lingkup Internal dan exsternal guna menunjung Mutu Pendidikan generasi penerus untuk menjadi Individu yang berketuhanan, bermoral,berpengetahuan luas serta bermandiri”, pungkasnya.

(Dede mamat)

H.Badrudin Berharap Masyarakat Bersikap Dewasa Menjelang Pilkades Serentak

H.Badrudin Berharap Masyarakat Bersikap Dewasa Menjelang Pilkades Serentak

Bogor.radarinformasi.com – Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, adalah salahsatu desa yang ikut dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Desember 2020 mendatang, tentu saja hal tersebut mendapat sambutan antusias dari Warga, karena dalam Pilkades ini Warga mempunyai hak untuk memilih Calon Pemimpin untuk kemajuan desanya, Seni (26/10/2020).

Bakal Calon-pun mulai bermunculan untuk meramaikan kancah Pesta Demokrasi tersebut, berbagai kegiatan dilakukan para Bakal Calon untuk meraih simpati Masyarakat serta untuk mengantongi suara terbanyak nantinya. Dari awal dibuka kepanitiaan, sudah ada empat (4) Bakal Calon yang mendaftarkan diri, akan tetapi H. Badrudin selaku PJS menegaskan baru tiga (3) Bakal Calon yang sudah memenuhi administrasi.

“Menjelang Pilkades saya berharap semua Masyarakat bisa bersikap dewasa, jangan sampai terjadi perpecahan antar Warga sehingga kondusifitas bisa tetap dijaga, kepada para Timses tolong juga jaga keamanan dan kenyamanan seluruh Warga, Masyarakat mempunyai hak yang sama dalam menentukan pilihan hatinya”, ungkap H. Badrudin.

Masih menurutnya, “Siapapun yang terpilih nanti saya harap mampu membawa perubahan menuju lebih baik dan bagi yang tidak terpilihpun saya harap bisa legowo”.

(Dewi)

Suryana Sarman, Calon Kades Gadog berharap ada Nuansa Baru Menuju Perubahan

Suryana Sarman, Calon Kades Gadog berharap ada Nuansa Baru Menuju Perubahan

Bogor.radarinformasi.com – Untuk mewujudkan Masyarakat yang sejahtera, Suryana Sarman salahsatu Calon Kepala Desa yang berdomisili di Kp. Rawa Rt.01/02 Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, bertekad mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Gadog atas usungan dari Warga yang menginginkan adanya perubahan, Sabtu (24/10/2020).

Dengan mengusung Motto “Nuansa Baru Menuju Perubahan”, Masyarakat berharap Desa Gadog bisa lebih maju dalam semua segi, baik dari pembangunan maupun perekonomian. Dalam pencalonannya Suryana juga mendapat dukungan dari keluarga dan juga Masyarakat sekitar.

Ia berharap adanya dukungan semua pihak sehingga Visi dan Misinya dapat terealisasikan sesuai dengan yang diharapkan Masyarakat selama ini.

“Saya mencalonkan diri bukan semata – mata untuk mengejar jabatan, akan tetapi saya berharap untuk ke depannya Desa Gadog bisa ada perubahan, tentunya dalam hal positif, mudah – mudahan apabila terpilih nanti, amanat yang akan diberikan bisa saya emban dengan baik serta bisa saya buktikan bukan sekedar janji semata”, ungkap Suryana kepada Radarinformasi.com saat ditemui di Posko Kemenangannya.

(Red)

Untuk Genjot Percepatan Ekonomi, P3-TGAI Tingkatkan Pembangunan Irigasi

Untuk Genjot Percepatan Ekonomi, P3-TGAI Tingkatkan Pembangunan Irigasi

Bogor.radar.informasi.com – Program P3TGAI merupakan program peningkatan saluran irigasi tersier, dari saluran alam/tanah menjadi saluran, dengan pasang batu/Lining yang di kerjakan oleh Petani atau Penduduk setempat di bawah naungan P3A, Petani bekerja diberi upah harian atau mingguan sehingga menambah penghasilan Petani atau Penduduk di desa masing – masing yang mendapatkan program tersebut, terutama diantara musim dan musim panen hal tersebut di wabah Pandemi Covid-19 hal ini membantu sekali buat Masyarakat sekitar, Jum’at (23/10/2020).

Program percepatan peningkatan tataguna air irigasi yang disingkat P3ATGAI adalah program perbaikan rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi yang berbasis peran serta Masyarakat Petani yang dilaksanakan oleh perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), dalam rangka mendukung pemandirian ekonomi untuk meningkatkan dalam hal pertanian ke era yang lebih baik dalam hal meningkatkan kesehjahteraan Masyarakat.

Kegiatan P3TGAI menggunakan metode swakelola P3A dengan didampingi oleh BWWS wilayah, dengan anggaran sekitar Rp.195.000.000.00., yang sangat minim tetapi peran serta Masyarakat Petani begitu antusias dan disambut dengan baik demi berjalannya Masyarakat dalam hal bidang pertanian.

“Saya selaku Warga merasa bersyukur, baru kali ini khususnya wilayah Cipamangkis umumnya wilayah Bogor Timur adanya program peningkatan percepatan saluran air di wilayah pertanian dan kami mengucapkan banyak terimakasih kepada salah seorang yang memperjuangkan tanpa pamrih hingga program tersebut sangat jelas di rasakan oleh Masyarakat, tanpa kerja keras dari M. Subhan semua ini tidak akan terealisasi”, ucapnya kepada Media Radarinformasi.com.

Masih menurutnya, “Saya mewakili Masyarakat Bogor Timur mengucapkan banyak terimakasih yang sedalam dalamnya tanpa bantuannya program ini tidak akan mungkin turun dari pihak Pemerintah.
Kami mengakui atas nama warga petani di bawah naungan P3A dengan peran serta M. Subhan yang bekerja keras memperjuangkan program P3TGAI melalui kementrian PUPR, dari dulu kami selalu berharap tetapi baru kali ini program tersebut sangat jelas faktanya dirasakan oleh Masyarakat”, pungkasnya.

Sementara itu Basuki Hadi Mulyono selaku P3A mengatakan bahwa, “Fungsi dari P3A ini tak lain untuk untuk memacu pertumbuhan ekonomi di bidang pertanian dalam peningkatan perekonomian khususnya Masyarakat ekonomi yang berpenghasilan rendah”.

“Program ini sangat membantu sekali terhadap Masyarakat di sekitar dalam hal pertanian dimasa Pandemi Covid 19 para petani bisa menikmati hasil pertaniannya dan kami melihat dengan jelas begitu kompak dan antusias, kerjasama Masyarakat gotong – royong dan dari beberapa element seperti halnya Aparatur Desa termasuk mitra kerja terutama yang kami lihat yang bernama LSM X-BER di bawah naungan Wawan yang berada di wlayah Bogor Timur tidak hanya mengawasi bahkan membantu turun ke lapangan dalam hal program pemerintah yang sedang di laksanakan.

( IMAN )

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Terima Bantuan Beras Kemensos

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Terima Bantuan Beras Kemensos

Bogor.adarinformasi.com – Sebanyak 282 Penerima Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, telah menerima bantuan beras PKH di Aula Kantor Desa Sukaresmi,Jumat (16/10/2020).

Bantuan yang digulirkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial RI ini, sebagai kepedulan terhadap Masyarakat yang terdampak Pandemi Covid -19 dan membutuhkan uluran tangan untuk membantu perekonomian mereka.

Siti Jubaedah selaku Warga Penerima Manfaat mengatakan bahwa, “Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pemerintah atas bantuan beras yang diberikan kepada keluarga saya, semoga bantuan yang diberikan betul-betul dapat dirasakan dan bermanfaat untuk keluarga”.

Sementara itu, Koordinator Kabupaten (Korbap) Pendamping Sri Rahmawati memaparkan bahwa bantuan beras ini merupakan tambahan Kemensos bagi Warga PKH yang sudah terdata sesuai jumlah hasil verifikasi.

“Selain bantuan beras kita salurkan pula program tambahan, meliputi BLT, BPNT dan bantuan-bantuan lainnya yang perlu keseriusan khusus dari Pemerintah untuk mengurangi beban hidup yang mereka alami pada masa pandemi”, ungkapnya.

Sri menambahkan bahwa dari jumlah Warga yang ada di Desa Sukaresmi baru mendapatkan beras sèbanyak 30 Kg.

(Dede Mamat)