Bhabinsa Leuwimalang Tak Bosan Himbau Masyarakat Terapkan 3M

Bhabinsa Leuwimalang Tak Bosan Himbau Masyarakat Terapkan 3M

Bogor.radarinformasi.com – Bhabinsa Leuwimalang Koramil 2124/Cisarua bersama Kepala Kantor Pos Cisarua kembali peringatkan para penerima BLT untuk patuhi Protokol Kesehatan, hal tersebut terpantau mulai tadi pagi hingga menjelang siang ini, Sabtu (17/10/20).

Babinsa Leuwimalang Serka Ayub, intensif memantau pelaksanaan pembagian BLT yang dilakukan di Kantor Pos Unit Pelayanan Cisarua dan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Kantor Pos untuk menghimbau agar Pengunjung atau Warga Penerima BLT yang disalurkan melalui Kantor Pos Unit Pelayanan Cisarua untuk mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

Sebelum pelaksanaan penyaluran BLT bagi Penerima Bantuan, Petugas Pos Unit Pelayanan Cisarua selalu menghimbau Warga untuk mematuhi Protokol Kesehatan terutama memakai Masker, menjaga jarak dan mencuci tangan (3M) di tempat yang telah disediakan, namun kenyataannya masih ada beberapa Oknum Warga yang tidak mematuhi menggunakan Masker dan menjaga jarak sehingga mendapat teguran dari Bhabinsa serta Petugas Kantor Pos.

Dengan terulangnya kejadian tersebut tentunya Bhabinsa menghimbau kepada Warga untuk bekerjasama dan mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 yang telah disampaikan petugas dan bahkan beberapa tulisan himbauan baik berupa stiker dan spanduk telah terpasang di area tersebut.

(Dewi)

Pembagian BST Desa Kutajaya tetap Jalankan Protokoler Kesehatan

Pembagian BST Desa Kutajaya tetap Jalankan Protokoler Kesehatan

Sukabumi.radarinformasi.com – Pembagian Bantuan Sosial Tunai Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dilaksanakan di halaman Sekolah Dasar Negeri 2 Benteng, dengan pertimbangan luas Halaman Sekolah sehingga dapat menampung sekitar 3.349 Warga Penerima BST tahap 2, Jum’at (16/10/2020).

Karena adanya protokol kesehatan yang berlaku pada masa pandemi Covid.19, yang melarang adanya kerumunan massa. Halaman sekolah ini dinilai mampu untuk menjaga jarak antara penerima bantuan yang jumlahnya ribuan orang.

Kepala Desa (Kades) Ujang Royani mengatakan, bantuan diberikan langsung pihak Dinsos. “Kami di sini hanya membantu memfasilitasi penyaluran bantuan dibantu Kelembagaan Desa didampingi Babinsa, Bhabinkamtibmas. Total penerim bantuan sebanyak 3394 KPM. Sistem pembagian bantuan juga tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena jumlah KPM di desa kami banyak maka penyaluran bantuan dibagi tujuh meja pembagian supaya cepat selesai. Bersyukur semua berjalan lancar dan aman,” jelasnya.

Risna selaku penerima bantuan mengatakan ” saya merasa sangat terbantu dengan adanya BST ini. Karena di masa pandemi ini sya sangat merasa kesulitan dalam ekonomi. Dan terimakasih kepada Kades dan semua Perangkat Desa yang telah membantu menyalurkan bantuan.” Ujarnya.

Dahlia

Warga dan Damkar Bergotong – royong Bersihkan Sisa Lumpur Pasca Banjir

Personil Damkar membersihkan lumpur pasca banjir

Warga dan Damkar Bergotong – royong Bersihkan Sisa Lumpur Pasca Banjir

Sukabumi.radarinformasi – Warga Desa Benda, Perumahan Griya Benda Asri, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, melakukan kerja bakti pasca banjir pada Kamis (14/10) kemarin, dengan dibantu oleh personil dari Damkar, Jum’at ( 15/10/2020).

Banyaknya lumpur yang masuk ke rumah Warga dan Fasilitas Umum, membuat Warga harus bekerja keras dan bahu – membahu agar semua bisa berfungsi seperti sedia kala.

1 unit kendaraan dan 5 Personil Pemadam Kebakaran di turunkan ke lokasi bencana untuk membantu warga membersihkan lumpur yang masuk kerumah warga dan sekitar halaman.

“Ada beberapa rumah Warga dan Musholah serta beberapa fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat bencana alam kemarin termasuk jalan warga juga turut terkena dampak, musibah ini terjadi diakibatkan oleh meluapnya Sungai Cimanggis yang tidak mampu membendung debit air, sehingga aliran air tumpah ke pemukiman perumahan”, ungkap Dindin Petugas Damkar.

(Dahlia)

Cicurug kembali dilanda Banjir, Puluhan Hunian Warga Tenggelam

Cicurug kembali dilanda Banjir, Puluhan Hunian Warga Tenggelam

Bogor.radarinformasi.com – Akibat luapan Sungai Cibeber yang mencapai ketinggian 60 Cm, hingga mengakibatkan luapan sungai dan sebanyak 14 rumah dan 1 Mushola yang berada di Kp. Cibeber Rt.04/04, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat, terendam pada Kamis (15/10/2020) pukul 16.30 WIB.

Dengan adanya kejadian tersebut, Maman Suherman selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi mengatakan bahwa, “Adanya Luapan Sungai ini mengakibatkan sejumlah rumah dan 1 Mushola terendam, kami juga sudah mengirimkan Petugas ke lokasi untuk melakukan assesmnt sekaligus berkoirdinasi dengan pemerintah setempat”.

“Dalam menangani banjir ini, kita juga melibatkan Babinsa, Bhabinkabtibmas dan Satpol PP, sementara dampak dari banjir ini dirasakan oleh Warga Desa Tenjoayu, Benda, Pasawahan, Nanggeran dan Kelurah Cicurug, saat ini belum dilakukan penanganan, masih sebatas assesment sambil menunggu Petugas yang turun ke lapangan”, pungkasnya

 

( Dahlia )

Rumah Makan Tongseng di Lahap Si Jago Merah

Rumah Makan Tongseng di Lahap Si Jago Merah

Bogor.radarinformasi.com – Warga Kampung Gadog Rt.03/Rw.02, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, digergerkan oleh kobaran api yang membumbung tinggi sehingga membuat panik Warga sekitar, Si Jago Merah mengamuk dan meluluhlantakkan sebuah Rumah Makan Sate Tongseng milik H.Tutut pada pukul 23.15 WIB, Rabu (14/10/2020).

Dugaan sementara, penyebab kebakaran tersebut diakibatkan oleh Kompor Gas yang mengalami kebocoran, sehingga terjadi ledakan, 7 ( tujuh) unit Damkar dari Unit Ciawi diturunkan langsung untuk menaklukan amukan si Jago Merah, selain itu 5 (lima) Petugas Piket turun langsung yang dipimpin oleh AKP. Maryanto selaku Kanitlantas Polsek Ciawi Resort untuk mengamankan jalur lalu lintas.

Anggota Kepolisian-pun mengumpulkan baket sebagai bukti penyebab terjadinya musibah tersebut, bahkan Warga sekitar-pun turut membantu Tim Damkar untuk memadamkan api, sehingga TKP-pun dapat dilokalisir dan si Jago Merah tidak menyebarluas.

“Berkat kesigapan dari Tim Damkar Unit Ciawi, kobaran api dapat kita lokalisir sehingga tidak merembet ke tempat yang lain, arus lalu lintas juga kita jaga sehingga kemacetan dapat teratasi, sampai saat ini kerugian material belum bisa kita prediksikan, beruntung dalam kejadian ini tidak memakan korban jiwa”, ungkap AKP. Maryanto.

(Dahlia)

Koordinasi yang baik antara BPD dan Kepala Desa menjadi Faktor kemajuan Desa.

Koordinasi yang Baik antara BPD dan Kepala Desa menjadi Faktor Kemajuan Desa.

Bogor.radarinformasi.com –
Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) sebagai mitra dari Pemerintahan Desa menjadi pendukung setiap program desa agar berjalan dengan lancar, hal tersebut dilakukan oleh BPD yang ada di Desa Teluk Pinang Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, Rabu (14/10/2020).

Hubungan yang baik antar kedua pihak tersebut mendorong peningkatan kemajuan desa yang signifikan, karena berjalan baiknya roda Pemerintahan tentu harus ada komunikasi disetiap mengambil keputusan, sehingga tidak ada konflik di masyakarat. Semua itulah yang terjalin pada masa Pemerintahan Ahmad Rifai yang menjabat sebagai Kepala Desa Teluk Pinang.

Agenda per- tiga bulan pun menjadi agenda rutinan yang melibatkan seluruh RT / RW, BPD, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan Pemerintahan Desa yang dibuat serta bertujuan untuk membahas evaluasi perencanaan yang ada di desa sehingga lancar dalam merealisasikannya.

“Hubungan yang baik ini harus berjalan seterusnya dan semoga menjadi lebih baik lagi kedepannya, sehingga Desa Teluk Pinang menjadi desa yang maju”, ujar Muhammad Mulyadi Ketua BPD.

 

( Yusril/Tika )

Kepedulian PT. Aam Prima Artha terhadap keluarga yang terpapar Covid-19 di Desa Banjarwaru Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor.

Kepedulian PT. Aam Prima Artha terhadap keluarga yang terpapar Covid-19 di Desa Banjarwaru Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor.

Bogor.radarinformasi.com
Ditengah merebaknya Pandemi Covid-19 yang masih ada di dunia khususnya korban Covid-19 yang ada di Desa Banjarwaru dan butuh uluran tangan dari para Dermawan, seperti hal nya PT. Aam Prima Artha yang sudah memberikan bantuan terhadap keluarga yang terpapar tersebut,
(Rabu, 14/10/2020).

Pemberian yang diwakili oleh Tati Nurhayati selaku E-warung yang bekerja sama dengan PT. Aam Prima Artha dan selanjutnya bantuan yang berjumlah 7 paket untuk korban Covid-19 diserahkan kepada PJS. Banjarwaru untuk diberikan kepada keluarga yang terinfeksi Virus Covid-19.

Agus Supriatna selaku koordinator pencegahan Covid-19 berterima kasih banyak kepada siapapun yang telah membantu keluarga yang sedang melakukan Isolasi mandiri dan bagi keluarga yang terpapar jangan berkecil hati tetap menjaga imunitas tubuh sehingga bisa beraktivitas kembali seperti biasanya.

“Semoga Covid-19 bisa cepat berlalu khususnya yang ada di Desa Banjarwaru dan dengan adanya perhatian dari PT. Aam Prima Artha dapat menjadi contoh baik sehingga keluarga yang terinfeksi tidak harus memikirkan kebutuhan pokok sehari harinya”, ujar H.R Sumarna PJS. Banjarwaru.

 

( Yusril/Dani/Tika )

Kesra Banjarwangi berharap Data KPM Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Kesra Banjarwangi berharap Data KPM Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Bogor.radarinformasi.com – Dengan adanya Pandemi Covid-19, Masyarakat banyak yang terkena dampak, diantaranya dampak Ekonomi sehingga mereka butuh perhatian lebih dari Pemerintah, tak terkecuali danpak yang berimbas pada Masyarakat Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, Selasa (13/10/2020).

Dari 2000 lebih data pengajuan bantuan pemerintah, hanya 70% yang terealisisakian hal tersebut, membuat kecemburuan Sosial di Masyarakat sehingga menjadi PR bagi pemerintahan yang berada ditingkat bawah mulai dari Kepala Desa, Kesra hingga RT yang langsung bersentuhan dengan Masyarakat.

“Ada beberapa bantuan yang menimbulkan gejolak antar Warga, diantaranya bantuan yang bersumber dari Provinsi karena yang mendapatkan dari kalangan orang mampu bahkan ada yang sudah meninggal 10 tahun lalu, tetapi namanya tercantum sebagai Penerima Manfaat, permasalahan ini yang membuat Masyarakat menanyakan kepada Aparat Pemerintahan Desa sebagai pucuk pimpinan yang ada dibawah”, ujar Saptaji Kasi Kesra Desa Banjarwangi.

“Saya berharap agar Masyarakat bisa lebih mengerti karena pada dasarnya yang menentukan itu bukan dari Pemerintahan Desa, akan tetapi saya selaku Kasi Kesra akan selalu mengajukan bagi Masyarakat yang belum tersentuh sama sekali bantuan dari Pemerintah”, pungkasnya.

(Yusril)

Sinergitas Karang Taruna dan Pemerintah Kecamatan Ciawi Modal Utama Wujudkan Kabupaten Termaju

Sinergitas Karang Taruna dan Pemerintah Kecamatan Ciawi Modal Utama Wujudkan Kabupaten Termaju

Bogor.radarinformasi.com – Untuk menghidupkan kembali kinerja dan aktifitas Karang Taruna Kecamatan Ciawi serta
mengembangkan jaringan komunikasi dan dalam rangka membantu tugas Pemerintah Kecamatan, maka Karang Taruna Ciawi menggelar Temu Karya Karang Taruna untuk merevilitasi sekaligus pembentukan Karang Taruna tingkat Kecamatan Ciawi,
(Sabtu, 10/10/2020).

Temu Karang Taruna yang diadakan disalah satu Hotel dikawasan Gadog Megamendung tersebut diharapkan mampu mewujudkan Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten termaju, dalam acara tersebut tampak dihadiri oleh Sekdis, Camat Ciawi, Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten dan Apdesi Kecamatan Ciawi.

Banyak hal yang diharapkan dengan diadakannya Temu Karya Karang Taruna ini, diantaranya agar membantu menanggulangi permasalahan sosial terutama yang dihadapi generasi muda, baik yang bersifat preventif, rehabilitatif maupun pengembangan potensi generasi muda, hal tersebut ditegaskan oleh Adi Henryana selaku Camat Ciawi.

Sementara itu, Irfan Darajat selaku Ketua karang taruna tingkat Kabupaten Bogor berharap, ” Siapapun yang menjadi Ketua di Kecamatan Ciawi, harus mampu bersinergi dengan pemerintah guna memajukan Karang Taruna lebih baik lagi dan bisa meningkatkan program Karang Taruna, baik dalam kegiatan sosial ataupun dalam menghadapi pandemi Covid 19 saat ini”.

Supardi selaku Sekdis memaparkan setelah adanya Temu Karya ini ada kegiatan lebih lanjut sehingga Masyarakat dapat merasakan kehadiran Karang Taruna ditengah – tengah mereka dan dapat membantu Pemerintah dalam penyaluran Bansos.

 

( Dewi/Bule )

Tidak Melibatkan Komite Sekolah, diduga Kepala Sekolah SDN Sukajadi tidak Transfaran dalam Pengelolaan BOS

Tidak Melibatkan Komite Sekolah, diduga Kepala Sekolah SDN Sukajadi tidak Transfaran dalam Pengelolaan BOS

Bogor.radarinformasi.com – Ada beberapa Modus Kepala Sekolah untuk menyelewengan Dana BOS, bahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaanpun mengungkapkan bayak penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah atau dana BOS yang kerap dilakukan oleh beberapa oknum Kepala Sekolah/ pendidikan baik di sekolah maupun di Dinas Pendidikan setempat itu dilarang, Jum’at (09/10/2020).

Modus pertama, kepala sekolah diminta menyetor sejumlah uang tertentu kepada pengelola dana BOS di Dinas Pendidikan dengan dalih mempercepat proses pencairan dana BOS.

Modus kedua, adalah kepala sekolah menyetor sejumlah uang kepada oknum pejabat Disdik dengan dalih uang administrasi.

Ketiga, Sekolah tidak melibatkan komite sekolah dan dewan pendidikan dengan tujuan mempermudah penyelewengan dana BOS.

“Tidak boleh ada sekolah yang tidak memiliki Komite Sekolah yang menerima dana BOS, karena syaratnya penggunaan dana BOS harus bersama Komite Sekolah,” jelasnya.

Modus selanjutnya adalah Dana BOS hanya dikelola oleh Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah, lalu Dana BOS sengaja dikelola secara tidak transfaran, indikasinya hampir tidak ada sekolah yang memasang papan informasi tentang dana BOS.bahkan udah jelas dalm UU no.14 tahun 2008 harus transfaransi .

Begitupun yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SDN Sukajadi Sudirman, dalam melakukan apapun diduga tidak melibatkan Komite Sekolah, padahal sudah di atur oleh peraturan Menteri Permendikbud nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah itu juga sudah jelas .

Analisa kami Kepala Sekolah SDN Sukajadi Kecamatan Leuwisadeng, diduga manggelapkan anggaran Dana Pemerintah/BOS.

Kami meminta kepada penegak hukum baik itu Kejaksaan /Polri/Tipikor/Pidsus agar turun kelapangan untuk memeriksa Kepala Sekolah tersebut.

( IMAN )