Diskominfo Indramayu Ikuti Bimtek Monev Keterbukaan Informasi Publik Jawa Barat 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu mengikuti pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik di Jawa Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat dari Kantor Diskominfo Kabupaten Indramayu, Jum’at (10/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dedy Suprayogi, beserta jajaran. Bimtek ini menjadi tahapan awal pelaksanaan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik bagi badan publik di Jawa Barat.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Husni Farhani Mubarok, mengatakan monitoring dan evaluasi merupakan tindak lanjut dari peluncuran Monev Keterbukaan Informasi Publik yang sebelumnya telah dilaksanakan KI Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, pelaksanaan Monev merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik beserta peraturan turunannya yang mewajibkan setiap badan publik menyelenggarakan layanan informasi secara terbuka, transparan, dan akuntabel.

Di Jawa Barat, pelaksanaan keterbukaan informasi juga mengacu pada Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 11 Tahun 2011 tentang Transparansi, Partisipasi, dan Akuntabilitas dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

“Melalui tema Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat melalui Keterbukaan Informasi Publik Menuju Jabar Istimewa, kami berharap keterbukaan informasi tidak hanya berhenti pada pemenuhan aspek prosedural, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung terwujudnya visi Jawa Barat Istimewa,” ujar Husni.

Usai mengikuti kegiatan, Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Bimtek tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bekal penting bagi badan publik dalam memahami mekanisme monitoring dan evaluasi sekaligus memperkuat implementasi keterbukaan informasi di daerah.

“Kami menyambut baik pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini sebagai bagian dari upaya mendorong terwujudnya pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan memberikan pelayanan informasi publik yang lebih baik kepada masyarakat,” kata Suwenda.

Selain penyampaian kebijakan, peserta juga memperoleh penjelasan teknis dari Komisioner KI Provinsi Jawa Barat Bidang Kelembagaan, Yadi Supriadi. Materi yang disampaikan meliputi tahapan pelaksanaan, mekanisme penilaian, hingga kelengkapan dokumen yang harus dipersiapkan oleh masing-masing badan publik.

Monitoring dan Evaluasi Penerapan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 diikuti sebanyak 170 badan publik di Jawa Barat, yang terdiri atas pemerintah kabupaten/kota, perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, biro Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, instansi vertikal tingkat provinsi, BUMD, lembaga pemerintah nonstruktural, serta partai politik tingkat Provinsi Jawa Barat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa di Akhir Pekan, Samsat Haurgeulis Hadirkan Layanan Sabtu dan Minggu

INDRAMAYU. radarinformasi.com- Masyarakat kini memiliki kemudahan untuk membayar pajak kendaraan bermotor tanpa harus mengorbankan waktu kerja. Mulai Sabtu, 11 Juli 2026 dan Minggu, 12 Juli 2026, Samsat Haurgeulis menghadirkan layanan Samsat Keliling pada akhir pekan melalui program Samsat Night dan Samsat Weekend di sejumlah lokasi strategis.

Layanan Samsat Night digelar setiap hari Sabtu pukul 16.00–19.00 WIB di Area Alun-Alun Haurgeulis. Sementara itu, Samsat Weekend hadir setiap hari Minggu pukul 06.00–09.30 WIB di lokasi yang sama, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan waktu akhir pekan untuk mengurus kewajiban perpajakan kendaraan.

Selain itu, Samsat Haurgeulis juga menghadirkan dua titik layanan baru yang mulai beroperasi perdana pada Minggu, 12 Juli 2026, masing-masing di depan Alfamart, Jalan Raya Karangsinom, Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, dan Perempatan Gantar, Desa Gantar, Kecamatan Gantar, dengan jam pelayanan pukul 09.00–12.00 WIB.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan sekaligus pengesahan STNK dengan lebih mudah tanpa harus datang ke kantor Samsat pada hari kerja.

Samsat Haurgeulis mengajak masyarakat memanfaatkan layanan akhir pekan ini sebagai bentuk kepatuhan dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan. Kehadiran layanan di ruang publik diharapkan semakin memudahkan warga yang sedang beraktivitas, berolahraga, maupun menikmati suasana akhir pekan untuk tetap tertib membayar pajak.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi Indramayu Perkuat Komitmen Pendidikan Gratis bagi Keluarga Kurang Mampu

INDRAMAYU.radarinformasi.com –
Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan program Sekolah Rakyat, sekolah berasrama gratis yang merupakan program prioritas Presiden Republik Indonesia bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Kamis (9/7/2026)

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi Indramayu, Mardiani, mengatakan Open House menjadi langkah awal untuk mengenalkan visi besar Sekolah Rakyat kepada masyarakat. Menurutnya, program tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 sebagai upaya memberikan akses pendidikan yang setara.

Mardiani menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Sekolah Rakyat tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya Bupati Indramayu Lucky Hakim, atas dukungan dan komitmennya dalam menyediakan lahan sekitar 10 hektare di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

“Komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu menjadi jembatan agar program pemerintah pusat ini dapat membumi dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan amanah bersama untuk memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak Indonesia dalam memperoleh pendidikan yang layak.

Ia mengajak seluruh guru, tenaga kependidikan, pemerintah daerah, pemerintah pusat, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut. Menurutnya, tidak ada anak yang tidak memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Semuanya memiliki kesempatan yang sama untuk sukses. Insya Allah, generasi Indonesia Emas 2045 akan lahir dari anak-anak Sekolah Rakyat,” katanya.

Ahmad Syadali menambahkan, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus memberikan dukungan sesuai kewenangannya agar program tersebut berjalan optimal. Menurutnya, penyelenggaraan Sekolah Rakyat juga sejalan dengan visi Indramayu REANG yang menempatkan pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam meningkatkan daya saing daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Sekolah Rakyat diharapkan mampu membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

80 Hektare Sawah di Terisi Puso, Program Irigasi Pompa Selamatkan 427 Hektare Lahan Pertanian

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 80 hektare lahan persawahan di Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, mengalami puso pada musim tanam gadu 2026 akibat kekurangan pasokan air. Di sisi lain, sebanyak 427 hektare lahan pertanian berhasil diselamatkan berkat dukungan Program Irigasi Pompa (IRPOM) dari Kementerian Pertanian yang didukung penyediaan gardu listrik oleh PT Pertamina EP Region 2 Jawa Zona 7.

Kepala Desa Jatimunggul, Raup, mengatakan sekitar 20 persen lahan sawah di wilayahnya tidak dapat diselamatkan karena lokasinya jauh dari sumber air.

Menurutnya, sumber air dari Kali Perak saat ini telah mengering, sedangkan pemanfaatan air dari Sungai Cipanas memerlukan biaya besar untuk pemasangan pipa dan mesin pompa.

“Ada sekitar 20 persen lahan yang tidak dapat terselamatkan. Sementara lahan seluas 427 hektare yang ditanami pada musim tanam gadu masih bisa dipertahankan berkat bantuan irigasi pompa,” ujar Raup, Kamis (9/7/2026).

Raup menjelaskan, sebelum adanya bantuan tersebut, banyak lahan pertanian dibiarkan mengering karena kesulitan memperoleh air. Kondisi itu bahkan memaksa sebagian petani beralih profesi menjadi buruh serabutan, seperti buruh pabrik bata merah maupun pekerjaan lainnya.

“Petani banyak yang beralih menjadi buruh serabutan karena sawah tidak bisa digarap akibat kekurangan air,” katanya.

Sementara itu, Camat Terisi, Boy Billy Prima, mengatakan sebagian besar wilayah Kecamatan Terisi merupakan kawasan pertanian produktif dengan karakteristik lahan tadah hujan yang sangat bergantung pada ketersediaan air saat musim tanam gadu.

“Sekitar 80 persen wilayah Kecamatan Terisi merupakan lahan pertanian. Bantuan irigasi pompa dari Kementerian Pertanian dan dukungan jaringan listrik dari Pertamina menjadi harapan baru bagi para petani untuk mempertahankan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Di sisi lain, Head of Communication, Relations & CID PT Pertamina EP Region 2 Jawa Zona 7, Wazirul Luthfi, mengatakan bantuan penyediaan listrik tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi masyarakat di wilayah operasi perusahaan.

Menurutnya, kolaborasi antara Pertamina EP Region 2 Jawa Zona 7 Jatibarang Field dan Kementerian Pertanian menjadi bentuk dukungan nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui peningkatan akses irigasi bagi petani.

“Dukungan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di Desa Jatimunggul,” kata Wazirul Luthfi.

Reporter : Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Rutilahu di Empat Kecamatan, Salurkan Bantuan Rehabilitasi dari BAZNAS

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali meninjau sejumlah rumah tidak layak huni (Rutilahu) di empat kecamatan sekaligus menyalurkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah dari BAZNAS Kabupaten Indramayu kepada warga yang membutuhkan, Selasa (7/7/2026).

Peninjauan dilakukan di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Indramayu, Desa Telagasari Kecamatan Lelea, Desa Krasak Pulo Kecamatan Jatibarang, serta Desa Gedangan Kecamatan Sukagumiwang. Pada setiap lokasi, Bupati menyerahkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah sebesar Rp20 juta beserta paket sembako kepada masing-masing penerima manfaat.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah milik Sadiman (75), warga Kelurahan Karangmalang. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak itu kini hidup dalam keterbatasan setelah rumah lamanya roboh. Ia terpaksa membangun kamar sederhana di belakang rumah anaknya dengan kondisi berlantai tanah, bocor saat hujan, serta belum memiliki fasilitas sanitasi yang memadai.

Kunjungan dilanjutkan ke rumah Ropiah di Desa Telagasari, Kecamatan Lelea. Pada kesempatan itu, Lucky Hakim memastikan rumah tersebut segera direnovasi melalui bantuan BAZNAS Kabupaten Indramayu. Ia juga mengingatkan agar kasur yang telah berjamur tidak lagi digunakan karena berpotensi membahayakan kesehatan.

Selain itu, Bupati meminta agar rumah yang akan dibangun dirancang ramah bagi penyandang disabilitas dengan lantai yang rata dan akses landai sehingga memudahkan penggunaan kursi roda.

Peninjauan berikutnya dilakukan di rumah Sunarti Nurjannah di Desa Krasak Pulo, Kecamatan Jatibarang. Rumah yang ditempatinya mengalami kerusakan berat akibat kebakaran hingga hanya menyisakan sebagian dinding dan rangka bangunan. Untuk sementara waktu, Sunarti tinggal di sebuah warung setelah seluruh harta bendanya hangus dilalap api.

Lokasi terakhir yang dikunjungi berada di Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang, yakni rumah milik Suminih yang tinggal bersama cicitnya. Rumah berdinding bilik bambu tersebut telah lama dalam kondisi memprihatinkan, nyaris roboh, dan kerap tergenang air saat hujan.

Bupati Lucky Hakim mengatakan bantuan stimulan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama BAZNAS agar masyarakat dapat segera menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan layak huni.

“Kami memberikan bantuan stimulan rehabilitasi rumah. Dalam waktu dekat proses pembangunan akan segera dimulai sehingga penerima manfaat dapat tinggal di rumah yang lebih layak. Nanti juga akan dibuatkan toilet beserta fasilitas sanitasinya,” ujar Lucky Hakim.

Ia mengakui masih banyak warga di Kabupaten Indramayu yang tinggal di rumah tidak layak huni. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya mempercepat program rehabilitasi rumah, meski dalam pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait status kepemilikan lahan.

Menurutnya, kolaborasi dengan BAZNAS menjadi salah satu solusi untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah.

“Kami akan terus menampung aspirasi masyarakat dan berupaya memberikan pelayanan terbaik secepat mungkin. Sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Indramayu,” pungkasnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Sukagumiwang, Perkuat Kolaborasi Penanganan Rutilahu

INDRAMAYU.radarinformasi.com Bupati – Indramayu, Lucky Hakim, meninjau langsung kondisi rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Sumini di RT 008/RW 002 Blok Gedangan, Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memastikan penanganan rumah tidak layak huni berjalan tepat sasaran melalui kolaborasi lintas sektor. Selasa (7/7/2026)

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu, H. Aspuri, anggota DPRD Kabupaten Indramayu Hilal Himawan dari Fraksi Golkar, serta perwakilan Partai NasDem dan Partai Demokrat. Hadir pula Sekretaris Kecamatan Sukagumiwang, Yayan Tefianty, S.E., mewakili Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP, bersama Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Juniri, S.E., M.A.P., Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Dedi Nurhadi, S.E., serta Kuwu Desa Gedangan, Hadi Suwarna.

Bupati Lucky Hakim meninjau kondisi rumah sekaligus berdialog dengan pemilik rumah untuk mengetahui kebutuhan yang diperlukan agar hunian tersebut dapat segera diperbaiki dan menjadi lebih layak huni.

Dalam keterangannya, Lucky Hakim mengatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Namun, pelaksanaan program Rutilahu masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait status kepemilikan lahan yang menjadi salah satu persyaratan dalam pelaksanaan program pemerintah.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yang memiliki ruang lebih fleksibel dalam menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat.

“Melalui kolaborasi dengan BAZNAS dan berbagai pihak lainnya, kami berharap penanganan rumah tidak layak huni dapat dilakukan lebih cepat sehingga masyarakat bisa segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak,” ujar Lucky Hakim.

Ia juga menjelaskan bahwa banyak usulan penanganan Rutilahu berasal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui anggota legislatif. Aspirasi tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan prioritas penanganan di lapangan.

Selain itu, Lucky Hakim menilai pemanfaatan teknologi informasi juga dapat memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, media digital dan platform penyampaian aspirasi dapat menjadi sarana pendukung untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan masyarakat tanpa mengesampingkan mekanisme birokrasi yang berlaku.

Di akhir kunjungannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Indramayu. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BAZNAS, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat agar semakin banyak warga yang memperoleh hunian yang aman, sehat, dan layak.

Kunjungan tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memastikan setiap aspirasi mendapat perhatian melalui kerja sama yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Verval DTSN Triwulan III Digelar di Kecamatan Sukagumiwang, Perkuat Akurasi Data Kesejahteraan Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang melalui Seksi Kesejahteraan Sosial mengikuti kegiatan Verifikasi dan Validasi Data Tunggal Sosial Nasional (Verval DTSN) Triwulan III yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Indramayu. Kegiatan berlangsung di Aula Ki Sapu Angin, Kecamatan Sukagumiwang, Senin (6/7/2026).

Pelaksanaan verifikasi dan validasi ini bertujuan memastikan data kesejahteraan sosial yang dimiliki pemerintah tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyaluran berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat.

Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP, diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, S.E., M.A.P., mengatakan bahwa pemutakhiran data menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan program perlindungan dan jaminan sosial.

Menurutnya, data yang valid akan mendukung pemerintah dalam menetapkan sasaran penerima bantuan secara tepat, sehingga program-program kesejahteraan sosial dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan Verval DTSN Triwulan III ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan basis data kesejahteraan sosial yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Bupati Lucky Hakim Ajak Kadin Perkuat Sinergi Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan pentingnya penguatan sinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sebagai mitra strategis dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif serta mengoptimalkan potensi ekonomi daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, saat membuka Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Indramayu yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Indramayu, Senin (6/7/2026).

Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengatakan Kabupaten Indramayu memiliki potensi ekonomi yang besar, mulai dari sektor pertanian sebagai lumbung pangan nasional, perikanan, energi, industri, perdagangan, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, potensi tersebut harus terus dikembangkan melalui peningkatan investasi yang sehat, penguatan daya saing pelaku usaha, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan pelayanan perizinan, peningkatan kualitas infrastruktur, kepastian hukum, kemudahan berusaha, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan keterampilan,” ujar Lucky Hakim.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Karena itu, Kadin diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Kami berharap Kadin menjadi rumah besar bagi seluruh pelaku usaha, baik usaha besar, menengah, maupun UMKM, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara dunia usaha dan pemerintah,” katanya.

Selain itu, Kadin diharapkan mampu memberikan masukan terhadap kebijakan ekonomi daerah serta menghadirkan berbagai program yang dapat meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Pada kesempatan tersebut, Lucky Hakim juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Kadin Kabupaten Indramayu terpilih masa bakti 2026–2031. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam memajukan dunia usaha di Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Ketua Kadin Provinsi Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, mengatakan Kadin merupakan satu-satunya organisasi pengusaha yang dibentuk berdasarkan undang-undang sehingga memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan ekonomi.

Menurutnya, kepengurusan Kadin Kabupaten Indramayu yang baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu guna meningkatkan iklim investasi, memperkuat dunia usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Dorong Modernisasi Pertanian untuk Perkuat Status Indramayu sebagai Lumbung Pangan Nasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong modernisasi sektor pertanian sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus mempertahankan posisi daerah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Combine Harvester yang diselenggarakan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Jawa Barat, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian, di UPTD Balai Pembenihan dan Pembibitan Hortikultura, Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, pada 6–8 Juli 2026.

Kepala BBPMP Jawa Barat, Dr. Detia Tri Yunandar, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan operator alat dan mesin pertanian (alsintan), khususnya combine harvester, di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, sebagai daerah dengan luas panen padi terbesar di Jawa Barat yang mencapai sekitar 126 ribu hektare, kebutuhan tenaga operator alsintan di Indramayu masih cukup tinggi. Saat ini tercatat sekitar 70 unit combine harvester bantuan pemerintah dan sekitar 100 unit milik masyarakat telah beroperasi di wilayah tersebut.

Sebanyak 100 peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu mengikuti pelatihan yang mencakup materi pengoperasian hingga perawatan ringan combine harvester. Diharapkan, kegiatan ini mampu mencetak operator yang terampil guna mendukung percepatan modernisasi pertanian.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim mengapresiasi penyelenggaraan bimtek sebagai langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Menurutnya, predikat Indramayu sebagai lumbung pangan nasional harus terus dipertahankan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi pertanian.

Ia menegaskan, pemerintah daerah juga terus berupaya melindungi lahan pertanian melalui kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) agar tidak beralih fungsi.

Bupati Lucky mengakui modernisasi pertanian membawa tantangan tersendiri, terutama bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada sistem panen konvensional. Namun demikian, menurutnya perkembangan teknologi tidak dapat dihindari sehingga perlu diimbangi dengan peningkatan keterampilan dan pembukaan peluang kerja baru.

“Kita tidak bisa menghentikan modernisasi. Yang harus dilakukan adalah menyiapkan masyarakat agar mampu beradaptasi dan memperoleh manfaat dari kemajuan teknologi pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan modernisasi pertanian memerlukan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat. Para peserta bimtek juga diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan serius serta membagikan ilmu yang diperoleh kepada petani dan operator lainnya.

“Manfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya, utamakan keselamatan saat mengoperasikan alsintan, dan bersama-sama menjaga sektor pertanian agar Indramayu tetap menjadi lumbung pangan nasional serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Ratusan Penari Muda Meriahkan Lomba Tari Topeng di Pantai Tirtamaya, Lestarikan Budaya Sekaligus Dongkrak Pariwisata

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pantai Tirtamaya menjadi panggung pelestarian seni budaya tradisional melalui penyelenggaraan Lomba Tari Topeng Kreasi Nusantara, Tari Topeng Samba, dan Tari Topeng Kelana yang digelar pada 4–5 Juli 2026.

Sebanyak 171 peserta dari jenjang TK hingga SMA ambil bagian dalam ajang tersebut. Kegiatan yang digagas Diamond Management di bawah pimpinan Kak Poepoen itu tidak hanya menjadi wadah bagi generasi muda menampilkan bakat, tetapi juga menjadi upaya mengenalkan kembali seni tari topeng kepada masyarakat luas.

Mengusung konsep pertunjukan di kawasan wisata, lomba ini diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan daya tarik Pantai Tirtamaya sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Indramayu.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui kehadiran Pelaksana Tugas Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispara) Kabupaten Indramayu, Runita, yang secara resmi membuka acara.

Runita mengapresiasi inisiatif Diamond Management yang memadukan pelestarian budaya dengan pengembangan sektor pariwisata.

“Membawa seni tari topeng ke destinasi wisata seperti Pantai Tirtamaya merupakan langkah positif untuk memperkenalkan budaya lokal kepada wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata daerah,” ujarnya.

Ia juga menilai antusiasme peserta dari kalangan anak-anak hingga remaja menjadi bukti bahwa generasi muda masih memiliki kepedulian terhadap warisan budaya daerah.

“Semangat peserta dari tingkat TK hingga SMA menunjukkan bahwa mereka tetap mencintai budaya daerah. Hal ini menjadi modal penting dalam membentuk karakter dan identitas generasi muda sebagai penerus pelestarian budaya Indramayu,” katanya.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi budaya. Melalui berbagai karakter dalam Tari Topeng, seperti Topeng Samba yang ceria hingga Topeng Kelana yang gagah, para peserta diajak memahami nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam seni tradisi sehingga diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri budayanya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika