Ratusan Penari Muda Meriahkan Lomba Tari Topeng di Pantai Tirtamaya, Lestarikan Budaya Sekaligus Dongkrak Pariwisata

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pantai Tirtamaya menjadi panggung pelestarian seni budaya tradisional melalui penyelenggaraan Lomba Tari Topeng Kreasi Nusantara, Tari Topeng Samba, dan Tari Topeng Kelana yang digelar pada 4–5 Juli 2026.

Sebanyak 171 peserta dari jenjang TK hingga SMA ambil bagian dalam ajang tersebut. Kegiatan yang digagas Diamond Management di bawah pimpinan Kak Poepoen itu tidak hanya menjadi wadah bagi generasi muda menampilkan bakat, tetapi juga menjadi upaya mengenalkan kembali seni tari topeng kepada masyarakat luas.

Mengusung konsep pertunjukan di kawasan wisata, lomba ini diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan daya tarik Pantai Tirtamaya sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Indramayu.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui kehadiran Pelaksana Tugas Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispara) Kabupaten Indramayu, Runita, yang secara resmi membuka acara.

Runita mengapresiasi inisiatif Diamond Management yang memadukan pelestarian budaya dengan pengembangan sektor pariwisata.

“Membawa seni tari topeng ke destinasi wisata seperti Pantai Tirtamaya merupakan langkah positif untuk memperkenalkan budaya lokal kepada wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata daerah,” ujarnya.

Ia juga menilai antusiasme peserta dari kalangan anak-anak hingga remaja menjadi bukti bahwa generasi muda masih memiliki kepedulian terhadap warisan budaya daerah.

“Semangat peserta dari tingkat TK hingga SMA menunjukkan bahwa mereka tetap mencintai budaya daerah. Hal ini menjadi modal penting dalam membentuk karakter dan identitas generasi muda sebagai penerus pelestarian budaya Indramayu,” katanya.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi budaya. Melalui berbagai karakter dalam Tari Topeng, seperti Topeng Samba yang ceria hingga Topeng Kelana yang gagah, para peserta diajak memahami nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam seni tradisi sehingga diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri budayanya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *