Jadwal Layanan Samsat Haurgeulis dan Wilayah Sekitarnya, Warga Bisa Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mudah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Masyarakat Kabupaten Indramayu, khususnya wilayah Haurgeulis dan sekitarnya, kini memiliki sejumlah pilihan lokasi layanan Samsat untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor tanpa harus selalu datang ke kantor Samsat induk.

Layanan tersebut tersebar di sejumlah titik kecamatan dan desa dengan jadwal serta jam operasional yang berbeda setiap harinya. Kehadiran layanan Samsat keliling, gerai, hingga layanan akhir pekan diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan.

Untuk Senin, layanan tersedia di Samsat Kroya yang berlokasi di Perempatan Kroya, Desa Kroya, Kecamatan Kroya, serta Samsat Mekarwaru di Pertigaan Mekarwaru, Jalan Raya Subang–Cikamurang. Kedua layanan tersebut beroperasi mulai pukul 08.30–14.00 WIB.

Jadwal Selasa

Pada Selasa, Samsat Induk Haurgeulis di Jalan Jenderal Sudirman No. 1, Bojongnegara, Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis, melayani masyarakat pukul 08.00–14.30 WIB. Sementara layanan Drive Thru Samsat Haurgeulis tersedia pukul 08.00–12.00 WIB di halaman kantor Samsat Haurgeulis.

Layanan lainnya meliputi Samsat Desa Patrol, Gerai Samsat Sukra, Samsat Saradan, dan Samsat Bongas. Masing-masing beroperasi mulai pukul 08.30–14.00 WIB.

Jadwal Rabu

Pada Rabu, Samsat Induk Haurgeulis tetap melayani masyarakat pukul 08.00–14.30 WIB. Samsat Desa Patrol dan Gerai Samsat Sukra juga kembali beroperasi pukul 08.30–14.00 WIB.

Selain itu, tersedia Samsat Drunten Wetan di Jalan Raya Kamplong, Desa Drunten Wetan, Kecamatan Gabuswetan; Samsat Kandanghaur di halaman Kantor Kecamatan Kandanghaur; serta Samsat Gantar di Perempatan Gantar. Ketiganya melayani pukul 08.30–14.00 WIB.

Jadwal Kamis

Untuk Kamis, layanan Samsat Induk Haurgeulis dibuka pukul 08.00–14.30 WIB. Samsat Desa Patrol, Gerai Samsat Sukra, dan Samsat Bongas melayani masyarakat pukul 08.30–14.00 WIB.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan Samsat Karangsinom yang berada di depan Alfamart, Jalan Raya Karangsinom, Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, dengan jam layanan 08.30–14.00 WIB.

Jadwal Jumat

Pada Jumat, Samsat Induk Haurgeulis tetap buka pukul 08.00–14.30 WIB. Samsat Desa Patrol dan Gerai Samsat Sukra melayani pukul 08.30–14.00 WIB.

Sementara Samsat Gantar di Perempatan Gantar dan Samsat Gabuswetan di halaman Balai Desa Gabuswetan juga beroperasi pada pukul 08.30–14.00 WIB.

Jadwal Sabtu

Memasuki Sabtu, waktu pelayanan Samsat Induk Haurgeulis menjadi lebih singkat, yakni pukul 08.00–12.00 WIB. Samsat Desa Patrol dan Gerai Samsat Sukra melayani pukul 08.30–11.00 WIB.

Layanan dengan jam yang sama juga tersedia di Samsat Anjatan, Samsat Mekarwaru, serta sejumlah titik pelayanan lainnya.

Selain layanan pagi, masyarakat juga dapat memanfaatkan Samsat Night Alun-Alun Haurgeulis yang beroperasi pukul 16.00–19.00 WIB di kawasan Alun-Alun Haurgeulis, Jalan KH Ahmad Dahlan, Desa Haurgeulis.

Layanan Minggu

Bagi masyarakat yang tidak sempat mengurus pembayaran pajak pada hari kerja, tersedia layanan Samsat pada Minggu.

Samsat Weekend Alun-Alun Haurgeulis melayani masyarakat mulai pukul 06.00–09.30 WIB di kawasan Alun-Alun Haurgeulis.

Selain itu, Samsat Karangsinom dan Samsat Gantar juga membuka layanan pada Minggu dengan jam operasional 09.00–12.00 WIB.

Untuk memudahkan pembayaran pajak kendaraan, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Sambara/Sapawarga yang tersedia pada perangkat Android maupun iOS.

Masyarakat diimbau memperhatikan lokasi dan jadwal layanan sebelum datang agar dapat menyesuaikan waktu kunjungan. Dengan tersedianya berbagai titik pelayanan tersebut, pembayaran pajak kendaraan diharapkan semakin mudah, cepat, dan dapat dijangkau masyarakat di berbagai wilayah.

Sumber Informasi Jadwal Layanan Samsat Haurgeulis

Andika

TP PKK Sukagumiwang Perkuat Koordinasi dan Program Pemberdayaan Keluarga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Sukagumiwang terus memperkuat koordinasi kelembagaan melalui pertemuan rutin tingkat kecamatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Bondan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu,  sebagai wadah evaluasi sekaligus penyelarasan berbagai program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga yang dijalankan di tingkat desa,” Rabu (2/9/2026).

Pertemuan dipimpin Ketua TP PKK Kecamatan Sukagumiwang, Ny. dr. Mentari Mulya, dan dihadiri jajaran TP PKK desa se-Kecamatan Sukagumiwang beserta para kader. Forum tersebut dimanfaatkan untuk membahas perkembangan kegiatan, mengevaluasi program yang telah berjalan, serta menyusun langkah koordinasi untuk agenda berikutnya.

Kegiatan turut dihadiri sejumlah unsur lintas sektor dan organisasi wanita. Di antaranya perwakilan UPTD/B KB, Ketua Bhayangkara, Ketua Persit Chandra Kirana, BIDKOR PKM Sukagumiwang, pengurus TP PKK Kecamatan, serta para Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Sukagumiwang.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing Ketua TP PKK Desa membawa lima kader sebagai perwakilan. Mereka terdiri dari Sekretaris TP PKK Desa serta Ketua Pokja I, Pokja II, Pokja III dan Pokja IV.

Kehadiran para pengurus dan kader dari seluruh desa dinilai penting untuk memperlancar arus informasi sekaligus memperkuat koordinasi antara TP PKK Kecamatan dan TP PKK Desa. Dengan demikian, berbagai program dan kegiatan yang dibahas di tingkat kecamatan dapat diteruskan secara efektif kepada kader di masing-masing wilayah.

Ketua TP PKK Kecamatan Sukagumiwang, Ny. dr. Mentari Mulya, dalam arahannya mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, komunikasi, dan koordinasi di antara seluruh pengurus dan kader.

Menurutnya, kader PKK di tingkat desa mempunyai posisi penting karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Oleh sebab itu, pelaksanaan program PKK perlu dilakukan secara terarah dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Ia juga mendorong setiap Pokja I hingga Pokja IV agar menjalankan tugas dan program sesuai bidang masing-masing dengan tetap mengedepankan koordinasi. Program PKK diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan rutin organisasi, tetapi mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain evaluasi program, pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para kader untuk berbagi pengalaman dan informasi terkait kegiatan yang telah dilaksanakan di desa masing-masing. Pertukaran informasi itu diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas program PKK.

Sinergi lintas sektor juga menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi antara TP PKK, bidang kesehatan, keluarga berencana, organisasi wanita, serta pemerintah desa diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program pemberdayaan keluarga secara berkelanjutan.

Melalui pertemuan rutin yang dilakukan secara berkala, TP PKK Kecamatan Sukagumiwang berupaya memastikan koordinasi organisasi tetap berjalan hingga tingkat kader. Dengan komunikasi yang terjaga, setiap program diharapkan dapat dilaksanakan lebih terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing desa.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menjadikan pemberdayaan keluarga sebagai salah satu kekuatan dalam pembangunan masyarakat. Dengan keterlibatan aktif pengurus dan kader, program PKK di Kecamatan Sukagumiwang diharapkan semakin solid, terkoordinasi, dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

BLK Indramayu Buka Pelatihan Gratis APBN Batch 5 Tahun 2026, Ada 5 Program dan 80 Kuota

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kesempatan bagi masyarakat Indramayu untuk meningkatkan keterampilan kerja kembali terbuka. UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Pelatihan Vokasi Nasional APBN Batch 5 Tahun 2026 secara gratis.

Sebanyak 80 peserta akan mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan yang terbagi dalam lima program keterampilan. Masing-masing program menyediakan kuota 16 orang.

Kelima program tersebut meliputi Plate Welder SMAW 3G-UP/PF dengan durasi 340 jam pelajaran (JP) atau 34 hari dan Fillet Welder SMAW 3F/PF selama 180 JP atau 18 hari.

Selanjutnya, tersedia pelatihan Pembuatan Roti dan Kue dengan durasi 140 JP atau 14 hari. Di bidang tata busana, peserta dapat memilih Asisten Pembuat Pakaian Paket 1 dan Asisten Pembuat Pakaian Paket 2, masing-masing selama 180 JP atau 18 hari.

Syarat Mengikuti Pelatihan BLK Indramayu

Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti pelatihan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

Calon peserta minimal berusia 17 tahun dan merupakan lulusan SMA, SMK, MA atau sederajat. Peserta juga tidak diperbolehkan sedang mengikuti pendidikan sekolah maupun kuliah.

Selain itu, calon peserta harus mempunyai akun SIAPKerja, melakukan pendaftaran melalui Skillhub, serta dalam kondisi sehat secara jasmani dan rohani.

BLK Indramayu juga memberikan prioritas kepada calon peserta yang belum pernah mengikuti program pelatihan di BLK Indramayu sebelumnya.

Pendaftaran Dibuka 1–16 September 2026

Pendaftaran sekaligus pengisian Asesmen SiapLatih telah dibuka mulai 1 September 2026 dan akan berakhir pada 16 September 2026 pukul 23.59 WIB.

Setelah proses asesmen selesai, hasilnya dijadwalkan diumumkan pada 17 September 2026. Calon peserta kemudian mengikuti wawancara yang berlangsung pada 18–23 September 2026.

Pengumuman peserta yang dinyatakan lolos dijadwalkan pada 24 September 2026, dilanjutkan daftar ulang mandiri pada 28 September 2026.

Sementara itu, kegiatan Kick Off dan Orientasi Pelatihan Vokasi Nasional APBN Batch 5 dijadwalkan pada 30 September 2026.

Segera Daftar Melalui Skillhub Kemnaker

Masyarakat Indramayu yang memenuhi persyaratan dan ingin mengikuti pelatihan gratis tersebut diimbau segera melakukan pendaftaran melalui Skillhub Kemnaker dan memastikan Asesmen SiapLatih telah diisi sebelum batas waktu pendaftaran.

Informasi terbaru mengenai pelaksanaan pelatihan dapat dipantau melalui Instagram @imyblk. Peserta juga dapat bergabung dalam grup WhatsApp melalui tautan https://bit.ly/PVN-5.

Program ini menjadi salah satu kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh keterampilan baru yang dapat menjadi bekal dalam memasuki dunia kerja maupun mengembangkan kemampuan untuk berwirausaha.

Sumber BLK Indramayu

Andika

As-Sakinah Bersholawat Warnai Peringatan Maulid Nabi, 70 Anak Ikuti Sunatan Massal

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan As-Sakinah Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Kegiatan yang digelar Majelis Ta’lim As-Sakinah bersama Sakinah Group tersebut berlangsung di Majelis As-Sakinah, Jalan Kirancang, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Kamis malam (27/8/2026).

Acara dihadiri Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin bersama sejumlah tokoh agama dan masyarakat, di antaranya Sayyidil Walid Al-Habib Abdurrahman Assegaf serta H. Hariri selaku Shahibul Majelis sekaligus CEO Sakinah Group.

Selain diisi dengan kegiatan keagamaan dan sholawat, acara tersebut juga dirangkaikan dengan sunatan massal bagi 70 anak. Para peserta mendapatkan berbagai hadiah, sementara panitia turut menyediakan sejumlah doorprize, seperti dua tiket ibadah umrah, sepeda listrik, telepon seluler, sepeda, dan hadiah lainnya.

Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, As-Sakinah Bersholawat menjadi salah satu bentuk kolaborasi masyarakat yang tidak hanya memperkuat kehidupan keagamaan, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial secara langsung.

Ia menilai nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sejalan dengan semangat Indramayu REANG, yang mengedepankan kebersamaan dan gotong royong dalam membangun daerah.

“Semoga Maulid Nabi tidak hanya menjadi seremonial, tetapi memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, ukhuwah, dan kepedulian kepada sesama,” ujar Syaefudin.

Ia menambahkan, pembangunan Indramayu membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, dunia usaha, pemuda, organisasi kemasyarakatan hingga seluruh warga.

Syaefudin juga mengapresiasi pelaksanaan sunatan massal bagi 70 anak. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap tumbuhnya generasi Indramayu yang sehat, saleh dan berpendidikan.

Sementara itu, Hermi Priyanti, warga Kelurahan Paoman, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Selain menjadi momentum memperingati Maulid Nabi, menurutnya acara itu juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi.

“Saya senang bisa hadir. Selain memperingati Maulid Nabi, kita juga bisa berkumpul dan bersilaturahmi bersama ibu-ibu lainnya dalam suasana yang baik dan religius,” katanya.

Kegiatan As-Sakinah Bersholawat menjadi gambaran bahwa kegiatan keagamaan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan semangat gotong royong. Nilai tersebut sejalan dengan semangat Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong) dalam mendorong kebersamaan masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Tim Peneliti BRIN Akhiri Riset di Sihaporas, Ditutup dengan Hari Ekologis Keuskupan Agung Medan

SIMALUNGUN.radarinformasi.com – Rangkaian penelitian lapangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Huta Lumban Ambarita, Desa Sihaporas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, resmi berakhir. Selama 10 hari, tim peneliti melakukan kajian mengenai hubungan budaya, sastra lisan, dan lingkungan masyarakat adat Batak Toba.

Penutupan penelitian ditandai dengan keikutsertaan tim dalam kegiatan Hari Ekologis Keuskupan Agung Medan (KAM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan penelitian akademik dengan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat adat,” Jumat (29/8/2026).

Hari Ekologis digelar melalui kolaborasi sejumlah organisasi, di antaranya JPIC OKPM, Masyarakat Adat LAMTORAS, JPIC Kapusin Medan, AMAN Tano Batak, Sekber-GOKESU, BRWA Sumatera, BAKUMSU, PPMAN, serta organisasi mahasiswa GMNI, PMKRI, dan GMKI.

Penelitian yang dilakukan BRIN mengangkat tema “Kosmologi Ekologis Batak Toba: Kajian Etnografi dan Ekosastra terhadap Sastra Lisan Masyarakat Adat Lumban Ambarita.”

Kajian tersebut dipimpin Yeni Yulianti, S.S., M.A. dari Pusat Riset Bahasa, Sastra, dan Komunitas BRIN. Ia didampingi Erwin Syahputra Kembaren, S.S., M.Hum., dan Natal P. Sitanggang, S.S., M.Hum., sebagai anggota tim inti.

Penelitian juga melibatkan kolaborator lintas perguruan tinggi, yakni Dr. Kristiawan Indriyanto, S.S., M.Hum. dari Universitas Prima Indonesia (UNPRI) serta Desri Maria Sumbayak, S.S., M.Hum., TESOL dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Melalui pendekatan etnografi dan ekosastra, tim menggali berbagai bentuk sastra lisan dan pengetahuan masyarakat adat yang berkaitan dengan alam, kehidupan sosial, tradisi, serta hubungan manusia dengan lingkungan.

Rangkaian Hari Ekologis diisi dengan Perayaan Misa Kudus yang dipimpin Pater Harold Harianja. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman sekitar 1.500 bibit pohon di kawasan wilayah adat.

Selain aksi penghijauan, kegiatan juga ditandai dengan peresmian kembali Rumah Bersama Masyarakat Adat LAMTORAS-Sihaporas.

Rumah tersebut sebelumnya mengalami kebakaran setelah peristiwa penyerangan pada 22 September 2025. Pembangunan kembali rumah bersama itu kemudian menjadi bagian dari proses pemulihan masyarakat sekaligus simbol keteguhan dalam mempertahankan identitas dan wilayah adat leluhur.

Bagi tim peneliti BRIN, keterlibatan dalam Hari Ekologis bukan sekadar rangkaian penutup kegiatan penelitian. Kehadiran langsung bersama masyarakat dan keterlibatan dalam kegiatan lingkungan memberikan pengalaman lapangan yang memperkaya kajian etnografis.

Interaksi tersebut juga memperlihatkan bahwa penelitian mengenai sastra lisan dan kebudayaan masyarakat adat memiliki keterkaitan erat dengan kondisi sosial dan ekologis yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah menyelesaikan penelitian lapangan, tim BRIN selanjutnya memasuki tahap penyusunan laporan akhir. Hasil penelitian juga akan dikembangkan menjadi artikel ilmiah yang direncanakan untuk diajukan ke jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus.

Selain publikasi ilmiah, temuan penelitian yang memenuhi persyaratan akan dipersiapkan untuk pengajuan Kekayaan Intelektual (KI).

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mendokumentasikan kekayaan budaya masyarakat Batak Toba sekaligus memperluas pemahaman mengenai hubungan antara manusia, tradisi, dan lingkungan dalam kehidupan masyarakat adat.

Sumber Humas (UNPRI)

Andika

Konker PGRI Indramayu Dibuka, Guru Didorong Adaptif Hadapi Perkembangan Teknologi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Penguatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu. Kolaborasi bersama organisasi profesi guru dinilai penting untuk menciptakan pendidikan yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI Kabupaten Indramayu Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030 yang berlangsung di Gedung PGRI Indramayu, Kamis (27/8/2026).

Mengusung tema “Membangun Soliditas dan Profesionalisme Guru untuk PGRI Indramayu Maju Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan program kerja PGRI untuk periode mendatang.

Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu, Yus Rusmadi, menyampaikan bahwa guru memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan mampu mengikuti perubahan zaman.

“Guru bukan hanya penyampai materi, tetapi juga pembimbing, inspirator, pembentuk karakter, dan penjaga nilai-nilai kemanusiaan,” katanya.

Menurut Yus, peningkatan profesionalisme tenaga pendidik perlu dibarengi dengan lingkungan kerja yang mendukung. Guru harus mendapatkan kesempatan untuk berkembang, kepastian dalam menjalankan tugas, penghargaan, serta suasana kerja yang aman dan nyaman.

Ia menegaskan, peningkatan mutu pendidikan bukan pekerjaan yang dapat diselesaikan pemerintah sendirian. Peran PGRI, sekolah, orang tua, dan masyarakat diperlukan agar pembangunan pendidikan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Pendidikan adalah pintu masuk untuk mewujudkan Indramayu REANG. Karena itu, mari kita perkuat gotong royong dan kolaborasi untuk menghadirkan pendidikan berkualitas serta masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indramayu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Indramayu, Caridin, menyebut Konkerkab menjadi kesempatan penting bagi organisasi untuk melihat kembali pelaksanaan program sebelumnya sekaligus merumuskan program yang lebih nyata dan tepat sasaran.

PGRI, kata Caridin, akan terus mendorong peningkatan kompetensi guru, memperkuat persatuan organisasi, serta memperjuangkan kesejahteraan dan perlindungan bagi tenaga pendidik.

“PGRI akan terus mendorong peningkatan kompetensi guru, memperkuat soliditas organisasi, serta mengawal kesejahteraan dan perlindungan guru,” terangnya.

Upaya tersebut akan dilakukan melalui komunikasi, advokasi, serta membangun sinergi yang konstruktif dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan berbagai pihak yang berkepentingan dalam dunia pendidikan.

Caridin juga mengingatkan para guru agar tidak berhenti meningkatkan kemampuan, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), menurutnya perlu dilakukan secara bijak untuk mendukung proses pembelajaran.

“Yang kita butuhkan bukan banyaknya program, tetapi program yang realistis, terukur, dan memberikan dampak langsung. Mari kita bangun PGRI yang semakin solid, guru yang semakin profesional, dan pendidikan Indramayu yang semakin maju,” katanya.

Konkerkab I PGRI Kabupaten Indramayu diikuti pengurus PGRI Kabupaten, jajaran PGRI Provinsi Jawa Barat, pengurus cabang, utusan ranting dari berbagai wilayah Kabupaten Indramayu, serta perwakilan perangkat kelengkapan organisasi.

Forum tersebut diharapkan menghasilkan langkah kerja yang konkret dalam mendukung peningkatan kompetensi guru sekaligus kualitas pendidikan di Kabupaten Indramayu.

Tidak hanya membahas agenda organisasi, kegiatan Konkerkab juga turut memberikan ruang bagi UMKM binaan PGRI dari berbagai cabang di Kabupaten Indramayu untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada peserta kegiatan dan masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Gerak Cepat Polres Indramayu, Motor Korban Pencurian Dikembalikan Tanpa Biaya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Indramayu. Sebuah sepeda motor yang sebelumnya dilaporkan hilang dicuri berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya.

Penyerahan kendaraan berlangsung di Aula Atmani Wedhana Polres Indramayu,  usai konferensi pers terkait pengungkapan kasus dalam Operasi Libas Lodaya 2026,” Sabtu pagi (29/8/2026).

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., menyerahkan langsung kendaraan tersebut kepada pemilik sahnya, Rundija, warga Indramayu.

Rundija sebelumnya melaporkan kehilangan sepeda motornya pada 25 Agustus 2026. Setelah mengetahui kendaraan miliknya tidak berada di tempat, ia segera mendatangi Polsek Indramayu Kota untuk membuat laporan.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti kepolisian. Dalam waktu sekitar dua hingga tiga hari, kendaraan yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan dan selanjutnya dikembalikan kepada pemiliknya.

Kecepatan penanganan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kapolres Indramayu melalui slogan “Layani Masyarakat Dengan Respon Cepat.”

Rundija mengaku bersyukur sekaligus mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangani laporan kehilangan yang disampaikannya. Ia mengaku tidak menyangka sepeda motornya dapat kembali dalam waktu relatif singkat.

Selain proses yang cepat, pengembalian kendaraan tersebut juga dilakukan secara gratis. Pemilik tidak dikenakan biaya dalam proses pengambilan kembali barang miliknya.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Rundija untuk mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga kendaraan. Ia mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika memarkir sepeda motor, sebagai langkah pencegahan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Ubinan BPS Catat Produktivitas Padi PM-AAS Plosokerep Tembus 10,45 Ton per Hektare

INDRAMAYU.radarinformasi.com
Program Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Panen perdana di Blok Suket Baju mencatat produktivitas padi rata-rata mencapai 10,45 ton per hektare.

Angka tersebut berdasarkan hasil pengukuran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu melalui lima titik ubinan yang dilakukan pada lahan dengan varietas dan kelompok tani berbeda.

Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Januarto Wibowo, menjelaskan hasil pengukuran menunjukkan variasi produktivitas di masing-masing lahan. Kelompok Tani Bina Tani 2 dengan varietas Inpari 32 menghasilkan 8,44 ton per hektare.

Sementara Tani Makmur dengan varietas Ciherang mencatat 12,35 ton per hektare. Kemudian Bina Tani 3 varietas Inpari 32 masing-masing mencapai 9,09 ton dan 11,74 ton per hektare. Adapun Bina Tani 4 dengan varietas yang sama menghasilkan 10,65 ton per hektare.

“Sehingga kalau dirata-ratakan ini istimewa, yaitu 10,45 ton per hektare,” ujar Januarto saat penyampaian hasil ubinan pada kegiatan panen, Rabu (26/8/2026).

Ia menerangkan, metode ubinan digunakan untuk memperoleh gambaran produktivitas tanaman padi berdasarkan hasil pengukuran langsung di lapangan. Selain itu, BPS juga melakukan pemantauan pertanian menggunakan Kerangka Sampel Area (KSA), mulai dari fase pertumbuhan tanaman hingga masa panen.

Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat, Detia Tri Yunandar, mengatakan penerapan PM-AAS memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas. Sebelum menggunakan sistem tersebut, hasil produksi pada lahan yang sama berada di kisaran 3–6 ton per hektare dan kini dapat mencapai sekitar 10 ton.

Menurut Detia, penerapan teknologi tersebut didukung berbagai sarana, di antaranya 11 unit pompa, delapan unit irigasi perpompaan, satu combine harvester, serta satu drone sprayer. Proses penanaman dimulai pada Mei 2026, sementara panen dilakukan secara bertahap sejak 19 Agustus 2026.

Dari aspek biaya, penerapan sistem modern membuat kebutuhan modal usaha tani meningkat. Biaya produksi yang sebelumnya sekitar Rp15 juta per hektare menjadi kurang lebih Rp20 juta.

Namun, kenaikan biaya tersebut diikuti potensi peningkatan pendapatan. Dengan asumsi harga gabah Rp6.500 per kilogram, tambahan pendapatan diperkirakan sekitar Rp24 juta per hektare. Sementara apabila harga gabah mencapai Rp8.500 per kilogram, tambahan pendapatan dapat berada di kisaran Rp32 juta per hektare.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menilai hasil tersebut menjadi capaian positif karena telah melampaui target awal produktivitas sebesar 8 ton per hektare.

Sebelumnya, produktivitas di lahan tersebut berada pada kisaran 5–6 ton per hektare. Setelah penerapan teknologi pertanian modern, hasil pengukuran BPS menunjukkan angka di atas 10 ton.

“Dari yang tadinya sekitar 5 sampai 6 menjadi 8 ton. Alhamdulillah berkah. Ternyata pas diukur oleh BPS juga tadi sudah dapat angka 10 ton lebih,” kata Lucky.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan dan semangat petani untuk memanfaatkan teknologi dalam proses budidaya. Modernisasi pertanian dinilai dapat menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan produksi sekaligus menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian.

“Ini tentu menjadi semangat dan optimisme bagi kita semua, khususnya para petani, untuk terus meningkatkan produksi dan memanfaatkan teknologi pertanian,” ujarnya.

Hasil pengukuran BPS tersebut juga menjadi bagian penting dalam menyediakan data produktivitas pertanian yang lebih terukur. Data tersebut diharapkan dapat mendukung pemantauan produksi sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan program modernisasi pertanian di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Maulid Nabi di Desa Dukuh, Wabup Ajak Warga Perkuat Ukhuwah dan Gotong Royong

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Suasana penuh keakraban mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Buyut Permana, Desa Dukuh, Kecamatan Indramayu, Rabu malam (26/8/2026).

Warga berkumpul dalam kegiatan yang mengangkat tema “Menyatukan Hati, Kuatkan Iman” tersebut. Selain diisi tausiah oleh Dr. KH. Ibrohim Nawawi, S.Ag., M.Pd.I., acara juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kepedulian antarmasyarakat.

Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai kesempatan untuk meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan yang diajarkan Rasulullah sangat relevan untuk diterapkan dalam membangun desa.

Syaefudin menilai semangat tersebut sejalan dengan visi Indramayu REANG, yang menempatkan kebersamaan dan gotong royong sebagai kekuatan dalam pembangunan daerah.

“Semangat ukhuwah dan gotong royong harus kita terapkan untuk membangun desa. Jangan berharap desa akan maju kalau bukan dimulai dari diri kita sendiri,” katanya.

Pesan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Kuwu Desa Dukuh, Yanto, mengatakan peringatan Maulid Nabi telah menjadi agenda rutin masyarakat setempat dan selama enam tahun terakhir terus dilaksanakan.

Menurut Yanto, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan pembangunan desa.

Sejumlah aspirasi disampaikan, mulai dari pembenahan saluran irigasi, penerangan jalan, perbaikan jalan lingkungan, hingga jalan usaha tani. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat sekaligus mendukung sektor pertanian.

“Kami berharap aspirasi masyarakat Desa Dukuh dapat menjadi perhatian dan direalisasikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Semangat kebersamaan juga terlihat dari partisipasi warga dalam mendukung kegiatan tersebut. Ketua Pelaksana, Suradi, menyebut panitia berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp17 juta, dengan total pengeluaran mencapai kurang lebih Rp16,8 juta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, termasuk Bapak dan Ibu yang telah memberikan sedekah untuk mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi di Desa Dukuh akhirnya tidak hanya menjadi agenda keagamaan. Di balik lantunan doa dan tausiah, terselip pesan tentang pentingnya menjaga persaudaraan, saling membantu, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan dan kebutuhan masyarakat.

Semangat tersebut menjadi modal sosial bagi warga untuk terus menjaga kekompakan dan bersama-sama mendorong kemajuan Desa Dukuh sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indramayu yang semakin religius, aman, nyaman, dan mengedepankan gotong royong.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Panen Perdana PM-AAS di Terisi, Indramayu Dorong Pertanian Makin Modern

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya mendorong pertanian yang lebih modern dan produktif terus dilakukan Kabupaten Indramayu. Pengembangan teknologi pertanian menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada.

Hal tersebut terlihat dalam panen perdana program Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) yang digelar di Blok Suket Baju, Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Rabu (26/8/2026).

Program tersebut diterapkan pada lahan seluas 100 hektare di Indramayu dan menjadi bagian dari demonstrasi farming (demfarm) nasional dengan total luas 2.000 hektare yang tersebar di 14 provinsi.

Di Kabupaten Indramayu, pelaksanaan PM-AAS melibatkan sembilan kelompok tani, satu brigade pangan, serta 93 petani. Sejumlah teknologi pertanian turut dimanfaatkan, di antaranya pompa dan irigasi perpompaan, combine harvester, hingga drone sprayer.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di daerahnya. Menurutnya, bantuan alat mesin pertanian dan sarana produksi menjadi dukungan penting bagi petani dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi cuaca dan keterbatasan sumber air.

“Walaupun sekarang ada El Nino, tentu ada kekeringan, tapi ini bisa menjadi pelipur lara dan optimisme kami,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Serealia Ditjen Tanaman Pangan sekaligus penanggung jawab swasembada pangan Jawa Barat, Rachmat, menilai pemanfaatan teknologi pertanian di Indramayu perlu terus diperluas.

Menurutnya, modernisasi pertanian dapat membantu petani bekerja lebih efisien sekaligus meningkatkan produktivitas lahan.

“Saya siap support Indramayu,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Tanaman Padi, Amin Nur. Ia memastikan BRMP Padi siap memberikan dukungan terhadap pengembangan teknologi pertanian serta memperkuat pendampingan bagi para petani melalui penyuluh.

“BRMP Padi siap support,” tegasnya.

Amin menjelaskan, modernisasi pertanian tidak hanya sebatas penggunaan mesin maupun peralatan berteknologi. Bagi petani, penerapan teknologi juga menjadi proses pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas kerja, menghemat waktu dan tenaga, serta memperoleh hasil produksi yang lebih optimal.

Penguatan pendampingan juga dinilai penting. Salah satu perwakilan koordinator penyuluh berharap proses pendampingan kepada petani terus ditingkatkan agar penggunaan teknologi dapat diterapkan secara konsisten pada setiap tahapan budidaya.

Penerapan sistem pertanian modern tersebut mulai memperlihatkan hasil yang menggembirakan. Berdasarkan hasil pengukuran BPS Kabupaten Indramayu, produktivitas rata-rata dari lima titik ubinan tercatat mencapai 10,45 ton per hektare.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa modernisasi pertanian memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan.

Dengan dukungan pemerintah, penyuluh, brigade pangan, kelompok tani, dan para petani, Indramayu terus mengembangkan pertanian berbasis teknologi. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Indramayu sebagai salah satu daerah penyangga produksi pangan sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian swasembada pangan nasional.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika