Pohon Tumbang Timpa Truk dan Mobil Patroli di Ciawi, Lalu Lintas Sempat Terganggu

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah pohon besar tumbang di Jalan Raya H. E. Sukma, tepatnya di Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Senin (16/04/2026). Pohon yang roboh tersebut menimpa sebuah truk boks dan mobil patroli yang berada di dekatnya.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.13 WIB. Berdasarkan pantauan di lokasi, pohon berukuran besar itu tumbang secara tiba-tiba dan mengenai kendaraan yang sedang berhenti maupun melintas di area tersebut.

Akibat kejadian ini, bagian atap dan badan truk boks mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa batang pohon. Sementara itu, mobil patroli di sampingnya juga terkena dahan dan ranting, sehingga mengalami kerusakan pada bagian kaca dan badan mobil.

Beruntung, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka serius. Namun, pengemudi dan penumpang dari kedua kendaraan tersebut diketahui sempat mengalami syok.

Kejadian ini sempat menyebabkan gangguan arus lalu lintas di jalur utama Sukabumi–Bogor. Petugas kepolisian bersama tim evakuasi segera turun ke lokasi untuk mengatur lalu lintas serta melakukan pemotongan dan evakuasi pohon agar jalan dapat segera dilalui kembali.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Pihak berwenang mengimbau para pengendara yang melintas di jalur tersebut untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lokasi.

Red

Pemkab Indramayu Evaluasi Pemekaran Desa Gunungsari, Usulkan Desa Mulyasari

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Sekretariat Daerah melaksanakan evaluasi tingkat perkembangan pemerintahan desa sebagai bagian dari proses pemekaran wilayah. Kegiatan tersebut digelar di Balai Desa Gunungsari, Kecamatan Sukagumiwang, Selasa (15/4/2026).

Evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Sekretaris Daerah yang menugaskan tim pembentukan desa persiapan untuk menilai kelayakan pemekaran Desa Gunungsari menjadi desa baru bernama Desa Mulyasari.

Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, menyampaikan bahwa pemekaran desa menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta memperpendek rentang kendali pemerintahan di tingkat desa.

“Pemekaran desa bukan sekadar persoalan administratif, tetapi merupakan upaya menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembentukan Desa Mulyasari diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur, pelayanan sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, Desa Gunungsari sebagai desa induk memiliki potensi wilayah dan jumlah penduduk yang cukup besar, sehingga pemekaran dinilai relevan untuk dilakukan.

Proses evaluasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga tim teknis dari kabupaten. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya aspek administratif, jumlah penduduk, luas wilayah, potensi ekonomi, serta kesiapan sarana dan prasarana pemerintahan.

Selain itu, partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam proses ini. Dukungan warga terhadap rencana pembentukan Desa Mulyasari dinilai cukup tinggi, seiring harapan adanya peningkatan pelayanan dan percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Gunungsari menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses pemekaran demi kemajuan wilayah. Ia berharap, Desa Mulyasari ke depan dapat berkembang menjadi desa mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tahapan evaluasi ini menjadi langkah krusial sebelum penetapan resmi desa persiapan oleh pemerintah daerah. Hasilnya akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan Desa Mulyasari untuk ditetapkan sebagai desa definitif.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam menata pemerintahan desa secara lebih efektif dan efisien, sekaligus memperkuat pembangunan berbasis wilayah yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Diskominfo Indramayu Bentuk Saka Kominfo, Perkuat Literasi Digital Pramuka

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Upaya membina generasi muda yang cakap digital terus dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu melalui kolaborasi dengan Gerakan Pramuka. Salah satunya diwujudkan melalui pembentukan Satuan Karya Komunikasi dan Informatika (Saka Kominfo) yang digelar di Aula Diskominfo Indramayu, Selasa (14/04/2026).

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola dan Perlindungan Anak dalam Penyelenggaraan Sistem Elektronik. Acara tersebut dihadiri Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Indramayu, Jajang Sudrajat, para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), serta pembina dan anggota Pramuka tingkat Penegak dan Pandega dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi.

Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, dalam arahannya menyampaikan bahwa pembentukan Saka Kominfo menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas generasi muda di bidang komunikasi dan teknologi informasi.

Ia menjelaskan, Saka Kominfo akan mencakup empat krida utama, yakni telematika, broadcasting, multimedia, dan kehumasan. Keempat bidang tersebut diharapkan menjadi wadah pengembangan keterampilan anggota Pramuka agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

“Melalui pembinaan ini, anggota Pramuka diharapkan tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu memproduksi dan menyebarkan informasi secara bijak, kreatif, serta bertanggung jawab,” ujarnya.

Suwenda menambahkan, penguatan literasi digital ini juga sejalan dengan upaya perlindungan anak di ruang digital, sehingga generasi muda dapat memanfaatkan teknologi secara aman dan positif.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Indramayu, Jajang Sudrajat, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Saka Kominfo. Menurutnya, program ini menjadi terobosan sekaligus peluang bagi anggota Pramuka untuk mengasah minat dan bakat di bidang komunikasi dan informatika.

“Ini langkah yang sangat baik untuk meningkatkan keterampilan anggota Pramuka agar lebih siap menghadapi perkembangan zaman,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan berbagai materi, mulai dari etika bermedia sosial, pengenalan broadcasting dan kehumasan, hingga keamanan informasi. Diharapkan, melalui kegiatan ini, lahir generasi muda yang adaptif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Bogor Selatan

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Desa Mekarwangi, RT 004/RW 013, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Jawa Barat, Rabu (15/4/2026).

Akibat kejadian tersebut, dua orang penghuni rumah, yakni seorang ibu dan anaknya, sempat terjebak di dalam. Pohon yang tumbang menutup akses pintu keluar karena material reruntuhan.

Beruntung, keduanya berhasil menyelamatkan diri dengan keluar melalui celah pintu yang terhalang reruntuhan pohon.

“Peristiwa ini disebabkan oleh hujan deras yang disertai angin kencang, serta kondisi konstruksi bangunan yang sudah lapuk. Pohon jambu yang sudah rapuh akhirnya tumbang dan menimpa rumah tersebut,” ujar seorang saksi di lokasi.

Ketua RT Suta Priatna bersama Ketua RW Muhamad Rizal yang baru menjabat sekitar dua minggu, langsung merespons cepat kejadian tersebut. Mereka segera berkoordinasi dengan tokoh pemuda dan warga setempat.

Babinsa Widodo dan Lurah Amir juga turut turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Peristiwa ini terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 15.08 WIB.

“Korban sempat terjebak di ruang tengah karena akses pintu keluar tertutup material reruntuhan. Namun, mereka berhasil keluar melalui celah pintu,” ujar Anjas di lokasi kejadian.

Diketahui, korban adalah Yuni (35) dan anaknya Aiswa (6). Keduanya selamat dan tidak mengalami luka.

Tim BPBD, Damkar, dan warga setempat yang berada di lokasi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Meski demikian, kondisi rumah mengalami kerusakan cukup parah.

Untuk sementara waktu, korban mengungsi ke rumah tetangga di alamat yang sama. Selanjutnya, pihak aparatur desa akan memfasilitasi tempat tinggal sementara berupa rumah kontrakan.

Sementara itu, bangunan rumah dan pohon yang menimpa masih memerlukan penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Red

Dugaan Prostitusi Berkedok Pijat di Sentul, “First One Massage” Jadi Sorotan—APH Diminta Turun Tangan

BOGOR.radarinformasi.com – Dugaan praktik prostitusi berkedok usaha pijat kembali mencuat di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor. Kali ini, sebuah tempat usaha bernama First One Massage yang berlokasi di Ruko Plaza Amsterdam, Blok D No.50, Kecamatan Babakan Madang, menjadi sorotan.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya indikasi layanan di luar pijat yang ditawarkan kepada pelanggan. Dugaan tersebut muncul setelah adanya pengakuan dari pihak yang berada di lokasi, yang menyebut adanya paket layanan tertentu.

Lebih lanjut, disebutkan pula bahwa pelanggan dapat memilih langsung perempuan yang berada di dalam lokasi.

Selain itu, beredar pula informasi bahwa tempat tersebut diduga menyediakan layanan tambahan berupa “HJ”, yang merujuk pada aktivitas seksual secara manual. Jika benar, hal ini semakin menguatkan indikasi bahwa layanan yang diberikan tidak murni pijat atau refleksi, melainkan mengarah pada praktik cabul berbayar.

Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya turut memberikan pernyataan. Ia mengaku praktik serupa bukan hal baru di kawasan tersebut. “Semua spa/massage di sekitar sini sama, plus-plus. Wanitanya banyak, ada di dalam,” ujarnya.

Menanggapi dugaan tersebut, manajer First One Massage, Chika Jesika, sempat memberikan klarifikasi dan membantah adanya praktik prostitusi di tempat usahanya. Ia menegaskan bahwa layanan yang diberikan murni sebatas pijat spa dan refleksi.

“Kami hanya menyediakan layanan pijat spa dan refleksi. Tidak ada layanan lain di luar itu,” tegasnya saat dikonfirmasi.

Namun, saat awak media mencoba melakukan konfirmasi lanjutan untuk pendalaman informasi, nomor kontak yang bersangkutan diketahui tidak lagi dapat dihubungi. Diduga, nomor awak media telah diblokir oleh pihak manajemen, sehingga upaya konfirmasi lebih lanjut terhenti.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah upaya klarifikasi atas dugaan yang beredar. Perbedaan keterangan antara pihak internal, warga, dan manajemen semakin menguatkan perlunya penyelidikan menyeluruh oleh aparat berwenang.

Jika terbukti, praktik prostitusi berkedok usaha pijat berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), pihak yang memfasilitasi atau mengambil keuntungan dari praktik prostitusi dapat dikenakan sanksi pidana.

Selain itu, peraturan daerah terkait ketertiban umum juga melarang penyalahgunaan izin usaha untuk kegiatan yang menyimpang. Sanksi yang dapat dikenakan tidak hanya pidana, tetapi juga administratif, seperti penutupan tempat usaha, pencabutan izin operasional, hingga denda.

Keberadaan usaha tersebut di kawasan komersial yang cukup ramai menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari aparat setempat terkait dugaan tersebut.

Red

Pemkab Sukagumiwang Sosialisasikan Penyaluran Bantuan Pangan Februari–Maret 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar sosialisasi pendistribusian bantuan pangan untuk alokasi Februari hingga Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Ki Sapu Angin, ini bertujuan memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran bagi masyarakat penerima, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan S.STP., Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak yang terlibat agar program bantuan pangan dapat terlaksana secara optimal, transparan, dan akuntabel.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Karena itu, diperlukan komitmen bersama agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Camat didampingi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, yang memberikan penjelasan teknis terkait mekanisme distribusi bantuan.

Peserta sosialisasi terdiri dari operator SIKS-NG serta para juru bagi se-Kecamatan Sukagumiwang. Mereka memiliki peran penting dalam proses penyaluran bantuan di tingkat desa, mulai dari validasi data penerima hingga pelaksanaan distribusi di lapangan.

Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri perwakilan dari Perum Bulog yang memberikan dukungan dalam penyediaan dan distribusi bahan pangan. Perwakilan Bulog, Fatur Rohman bersama M. Andi, menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kecamatan, desa, dan Bulog untuk menjaga ketepatan waktu serta kualitas bantuan.

Pihak Bulog juga memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman dan layak konsumsi hingga diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Melalui sosialisasi ini, seluruh pihak diharapkan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sehingga distribusi bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 dapat berjalan efektif, lancar, dan tepat sasaran.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap program ini mampu memberikan dampak nyata dalam meringankan beban masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan, khususnya bagi warga yang membutuhkan.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Teknologi CAS Polindra Perpanjang Masa Simpan Mangga hingga 25 Hari

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tim dosen Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) dari Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU) mengembangkan teknologi Controlled Atmosphere Storage (CAS) untuk memperpanjang masa simpan buah mangga. Inovasi ini ditujukan sebagai solusi pascapanen agar komoditas unggulan daerah tersebut lebih tahan lama dan bernilai jual lebih tinggi.

Ketua tim peneliti, AA Setiawan S.T., M.T., menjelaskan bahwa penelitian telah rampung dan siap untuk tahap pengembangan lanjutan di masyarakat. Pernyataan itu disampaikan kepada awak media pada Selasa (14/4/2026) di lingkungan kampus Polindra.

Menurutnya, teknologi CAS bekerja dengan mengatur komposisi gas di dalam ruang penyimpanan. Mesin tersebut menurunkan kadar oksigen (O₂) hingga sekitar 1–3 persen, meningkatkan nitrogen (N₂), serta menambah kadar karbon dioksida (CO₂) hingga sekitar 10 persen. Kondisi ini mampu memperlambat proses pematangan dan pembusukan buah.

“Tanpa perlakuan khusus, mangga umumnya hanya bertahan 7 hingga 10 hari sebelum membusuk. Dengan teknologi CAS, masa simpannya bisa diperpanjang hingga sekitar 25 hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem CAS diimplementasikan dalam ruang pendingin atau lemari pendingin yang telah dimodifikasi. Pengaturan atmosfer tersebut menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas buah selama penyimpanan.

Penelitian ini melibatkan lima dosen dari Prodi TPTU Polindra serta mahasiswa tingkat akhir yang menjadikannya sebagai proyek tugas akhir dengan fokus pada perancangan dan pembuatan mesin CAS.

Dari sisi pendanaan, riset ini didukung melalui hibah internal Polindra yang dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) pada tahun anggaran 2025. Pengembangan lanjutan direncanakan berlangsung pada 2026 dengan penyempurnaan teknologi dan peningkatan kapasitas alat.

Ke depan, tim peneliti berencana mendorong penerapan teknologi ini di masyarakat melalui program pengabdian serta menjalin kemitraan dengan pihak industri. Hal tersebut dinilai penting mengingat Indramayu dikenal sebagai salah satu sentra produksi mangga di Indonesia.

“Harapannya, teknologi ini bisa diadopsi dan dikembangkan hingga skala lebih besar, sehingga memberi manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Andika

Untung Rp96 Ribu per Tabung, Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan LPG di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu melalui Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan minyak dan gas bumi (migas) yang melibatkan praktik pengoplosan LPG bersubsidi serta penyelewengan BBM jenis Pertalite di wilayah Kecamatan Gantar.

Kasus tersebut diungkap dalam konferensi pers yang digelar di Aula Atmaniwedhana. Kapolres Indramayu, Mochamad Fajar Gemilang, didampingi Wakapolres Kompol Tahir Muhiddin, Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar, serta jajaran pejabat utama lainnya, memaparkan secara rinci modus operandi yang dilakukan para pelaku, Rabu (15/4/2026).

Dalam pengungkapan kasus LPG, petugas mengamankan seorang pria berinisial RW (40) pada Selasa (7/4/2026) di Kecamatan Gantar. Pelaku diketahui melakukan pemindahan isi gas dari tabung subsidi 3 kilogram ke tabung non-subsidi 12 kilogram menggunakan regulator yang telah dimodifikasi.

Kapolres menjelaskan, pelaku menggabungkan isi empat tabung gas 3 kilogram ke dalam satu tabung 12 kilogram. Gas hasil oplosan tersebut kemudian dijual dengan harga Rp160.000 per tabung. Dari praktik ilegal ini, pelaku memperoleh keuntungan hingga Rp96.000 per tabung.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya satu unit mobil Suzuki Carry pick-up warna hitam, 132 tabung gas LPG 3 kilogram dalam kondisi kosong, 54 tabung 12 kilogram kosong, serta 53 tabung 12 kilogram berisi gas hasil oplosan. Selain itu, disita pula peralatan yang digunakan untuk pengoplosan, seperti regulator yang telah dimodifikasi, selang, serta segel palsu untuk menyamarkan tabung hasil oplosan.

Selain kasus LPG, polisi juga mengungkap penyelewengan BBM bersubsidi jenis Pertalite. Seorang perempuan berinisial H (35) diamankan pada Kamis (9/4/2026) di wilayah yang sama.

Pelaku menggunakan modus dengan membeli BBM di SPBU menggunakan mobil pick-up putih dengan memanfaatkan tiga barcode milik orang lain agar dapat memperoleh Pertalite dalam jumlah besar. BBM tersebut kemudian dipindahkan ke dalam galon atau jerigen berkapasitas 15 hingga 35 liter untuk dijual kembali dengan harga di atas ketentuan subsidi.

Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa satu unit mobil pick-up putih, 10 galon berisi Pertalite, belasan jerigen kosong, serta peralatan pendukung seperti corong dan selang. Selain itu, satu unit telepon genggam yang berisi data barcode pembelian turut diamankan sebagai bagian dari alat bukti.

Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran. Ia memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara profesional dan menyeluruh, termasuk melalui uji laboratorium dan pemeriksaan ahli di bidang migas.

“Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi serta melindungi masyarakat dari kerugian akibat praktik ilegal,” tegas Kapolres.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Raih TOP Pembina BUMD 2026, Indramayu Perkuat Kinerja BUMD

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meraih penghargaan TOP Pembina BUMD 2026 dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/4/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan serta komitmen Lucky Hakim dalam membina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya PT BPR Indramayu Jabar (BIMJ) yang berhasil meraih predikat Bintang 4 dalam ajang bergengsi tersebut.

Keberhasilan ini dinilai tidak lepas dari peran aktif kepala daerah dalam mendorong inovasi, profesionalitas, serta penguatan kinerja BUMD agar semakin kompetitif dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

Dalam keterangannya, Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran BUMD di lingkungan Pemkab Indramayu, khususnya BIMJ, atas capaian yang diraih.

“Ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi bersama. Ke depan, kami akan terus mendorong BUMD agar semakin profesional dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan BUMD menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Tak hanya itu, prestasi juga diraih jajaran manajemen BIMJ. Direktur Utama Teddy Prayoga dinobatkan sebagai TOP CEO BUMD 2026.

Secara keseluruhan, empat penghargaan yang diraih Pemerintah Kabupaten Indramayu menjadi bukti komitmen dalam membangun BUMD yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi Indramayu sebagai daerah yang progresif dalam pengelolaan ekonomi berbasis potensi lokal.

Dengan raihan tersebut, Indramayu optimistis dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, serta mampu bersaing di tingkat nasional.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Camat Sukagumiwang Jadi Pembina Upacara di MTsN 13 Indramayu, Apresiasi Siswa Peraih Emas OSANTARA

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan bertindak sebagai pembina upacara bendera di MTsN 13 Indramayu. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti seluruh dewan guru, staf, serta siswa,” Senin (13/4/2026).

Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat belajar sejak dini sebagai bekal meraih prestasi dan menghadapi tantangan masa depan. Para siswa juga diajak terus mengembangkan potensi, baik akademik maupun non-akademik, demi mengharumkan nama sekolah dan daerah.

“Prestasi tidak datang secara instan, tetapi melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, doa, dan dukungan dari berbagai pihak. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus berprestasi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Sukagumiwang menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi, Faqih Rizqi Habibi, atas keberhasilannya meraih medali emas bidang IPA pada Olimpiade Sains Nusantara tingkat nasional tahun 2026 yang digelar 5 April 2026.

Penyerahan penghargaan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras siswa dalam mengukir prestasi nasional sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk berinovasi dan berkompetisi secara sehat.

Kepala sekolah turut menyampaikan apresiasi atas perhatian Camat Sukagumiwang terhadap dunia pendidikan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan sinergi antara pemerintah kecamatan dan lembaga pendidikan terus terjalin guna mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika