Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Indramayu Ajak Masyarakat Bergerak Nyata untuk Iklim

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan korve dan aksi bersih-bersih pantai dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Pantai Tirta Ayu, Kecamatan Balongan, tersebut melibatkan lebih dari 400 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Sabtu (6/6/2026)

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya pengendalian perubahan iklim.

Mewakili amanat Bupati Indramayu, Ahmad Syadali menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan respons terhadap ancaman triple planetary crisis, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi yang saat ini semakin mengkhawatirkan.

Menurutnya, tantangan lingkungan tersebut membutuhkan tindakan nyata, bukan hanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran. Ia menegaskan bahwa perlindungan lingkungan harus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Ahmad Syadali juga menjelaskan bahwa dampak perubahan iklim telah dirasakan secara nyata di Kabupaten Indramayu, seperti kenaikan permukaan air laut, cuaca ekstrem yang tidak menentu, serta abrasi pantai yang mengancam kawasan pesisir. Karena itu, diperlukan kolaborasi semua pihak, mulai dari masyarakat, dunia pendidikan, hingga sektor usaha.

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan aksi bersih pantai sebagai momentum untuk menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, kantor, maupun lingkungan industri.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, menjelaskan bahwa tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 adalah “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Tema tersebut menjadi ajakan untuk memperkuat berbagai program pengendalian perubahan iklim melalui pengurangan emisi, penanaman pohon, pengelolaan sampah, serta berbagai upaya pelestarian lingkungan lainnya.

Ia menambahkan, Kementerian Lingkungan Hidup menilai aksi-aksi tersebut sebagai bentuk pertobatan ekologis yang mendorong masyarakat mengubah perilaku agar lebih peduli terhadap lingkungan. Peringatan tahun ini juga selaras dengan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang telah dicanangkan oleh Prabowo Subianto.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi aksi bersih-bersih pantai, pengumpulan dan penimbangan sampah, serta telekonferensi dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang dinilai berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat, sehingga pengendalian perubahan iklim dapat diwujudkan melalui aksi nyata dan pengelolaan sampah yang lebih baik, khususnya di kawasan wisata dan pesisir.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Perkuat Tata Kelola Aset, DPRD Indramayu Matangkan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- DPRD Kabupaten Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola aset daerah melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Regulasi ini disiapkan sebagai landasan hukum untuk mewujudkan pengelolaan aset yang lebih tertib, transparan, akuntabel, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pembahasan raperda dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Kabupaten Indramayu dalam rapat yang berlangsung di Ruang Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Indramayu, Kamis (4/6/2026).

Rapat dipimpin Ketua Pansus VI, H. Tatang Sutardi, S.Sos., M.Si., dengan agenda utama pra harmonisasi atau penyelarasan materi raperda agar selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

Pra harmonisasi menjadi tahapan penting dalam proses pembentukan peraturan daerah. Melalui tahapan ini, seluruh substansi raperda dikaji secara komprehensif guna menghindari tumpang tindih regulasi serta memastikan implementasinya dapat berjalan efektif di lapangan.

Turut hadir dalam rapat tersebut jajaran anggota Pansus VI, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu.

Ketua Pansus VI, Tatang Sutardi, menegaskan bahwa penyusunan raperda harus memiliki dasar hukum yang kuat agar dapat menjadi pedoman yang jelas dalam pengelolaan aset daerah.

“Pra harmonisasi ini dilakukan untuk memastikan setiap ketentuan dalam raperda memiliki landasan hukum yang kuat dan selaras dengan aturan yang lebih tinggi. Kami ingin perda ini nantinya dapat diterapkan secara efektif dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Dalam pembahasannya, Pansus VI juga melakukan penyesuaian terhadap ketentuan terbaru yang tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 7 Tahun 2024. Penyesuaian tersebut dinilai penting agar regulasi daerah mampu mengikuti perkembangan kebijakan nasional terkait pengelolaan aset daerah.

Selain aspek legalitas, raperda ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah yang selama ini memiliki potensi ekonomi namun belum dikelola secara maksimal.

Anggota Pansus VI, Suhendri, S.H., menjelaskan bahwa pengelolaan barang milik daerah yang tertib dan profesional dapat membuka peluang peningkatan pendapatan daerah melalui pemanfaatan aset yang lebih produktif.

“Pengelolaan barang milik daerah yang tertib, transparan, dan optimal akan membuka peluang pemanfaatan aset daerah yang lebih baik,” katanya.

Menurutnya, masih banyak aset milik pemerintah daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi memberikan kontribusi terhadap pembangunan apabila dikelola berdasarkan regulasi yang jelas dan berorientasi pada kemanfaatan publik.

Karena itu, keberadaan Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah diharapkan menjadi instrumen penting dalam mendukung pengamanan, pemanfaatan, pengawasan, serta optimalisasi aset daerah secara berkelanjutan.

Pansus VI optimistis pembahasan raperda tersebut dapat segera diselesaikan dan ditetapkan menjadi peraturan daerah. Dengan hadirnya regulasi yang komprehensif, pengelolaan aset di Kabupaten Indramayu diharapkan semakin profesional, mampu meningkatkan PAD, memperkuat kapasitas fiskal daerah, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Reporter  : Andika

DPRD Indramayu Bahas Tiga Raperda Strategis untuk Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – DPRD Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) 6, 7, dan 8 terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dinilai strategis dalam mendukung penguatan tata kelola pemerintahan daerah.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Indramayu tersebut dihadiri unsur pimpinan daerah, anggota DPRD, Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan. Jumat(5/6/2026)

Paripurna ini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan regulasi daerah yang diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan aset daerah, penataan perangkat daerah, serta penyempurnaan tata tertib DPRD agar lebih adaptif terhadap perkembangan regulasi dan kebutuhan pelayanan publik.

Dalam laporannya, Pansus 6 menyoroti pentingnya pembenahan pengelolaan barang milik daerah secara menyeluruh. Salah satu rekomendasi yang disampaikan adalah optimalisasi penggunaan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai sarana pencatatan dan pelaporan aset yang lebih akurat, transparan, dan terintegrasi.

Selain itu, Pansus 6 juga mendorong pelaksanaan sensus aset secara berkala guna memastikan seluruh aset daerah terdata dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi kehilangan aset, kerusakan, maupun permasalahan administrasi lainnya.

Sementara itu, Ketua Pansus 7, Lina Hilmia, SH, menjelaskan bahwa Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Indramayu disusun sebagai upaya menyesuaikan struktur organisasi pemerintahan dengan dinamika pembangunan serta tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang.

Menurutnya, keberhasilan perangkat daerah tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi semata, tetapi juga dipengaruhi kualitas sumber daya aparatur, efektivitas mekanisme kerja, sistem pengawasan yang kuat, serta dukungan teknologi informasi yang memadai.

Pansus 7 merekomendasikan penyesuaian nomenklatur perangkat daerah agar lebih relevan dengan fungsi dan kebutuhan saat ini, serta perlunya evaluasi berkala terhadap kinerja organisasi perangkat daerah yang telah dibentuk.

Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat terkait perubahan struktur perangkat daerah juga dinilai penting agar proses penataan kelembagaan dapat dipahami secara luas dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di sisi lain, Wakil Ketua Pansus 8, Taufiq Hadi Sutrisno, memaparkan hasil pembahasan perubahan Peraturan DPRD Kabupaten Indramayu Nomor 1 Tahun 2026 tentang Tata Tertib DPRD.

Perubahan tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD agar lebih selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Beberapa poin penyempurnaan yang diusulkan meliputi pengaturan mitra kerja komisi sesuai bidang tugas, penyesuaian jadwal rapat, serta penambahan ketentuan mengenai kegiatan pembinaan DPRD melalui tambahan satu bab dan dua pasal baru.

Rapat Paripurna ditutup dengan penyampaian laporan masing-masing Pansus yang selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembahasan lanjutan sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Kabupaten Indramayu.

Melalui pembahasan tiga Raperda tersebut, DPRD Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan profesionalisme kelembagaan, serta menghadirkan regulasi yang mampu mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Reporter : Andika

Ketua Fraksi PKS DPRD Indramayu Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni dimanfaatkan Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Indramayu, H. Ruswa, untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Melalui pesan bertajuk “Mari Bersama Menjaga Bumi untuk Generasi Mendatang”, Ruswa menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan demi mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, berbagai langkah sederhana dapat dilakukan oleh masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan sekitar, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menanam pohon, hingga melestarikan sumber daya alam yang ada.

“Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin peduli terhadap bumi yang kita tempati,” ujar Ruswa, Jum’at (5/6/2026).

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keseimbangan lingkungan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.

“Mari bersama-sama menjaga lingkungan, melestarikan alam, dan mewariskan bumi yang sehat kepada anak cucu kita,” katanya.

Selain masyarakat, Ruswa juga berharap pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas lingkungan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat sinergi dalam mendukung program pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Menurutnya, upaya menjaga kelestarian alam tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan kewajiban bersama seluruh masyarakat.

Reporter : Andika

Rp3,3 Miliar Digelontorkan untuk Rekonstruksi Jalan Sudikampiran–Gadingan di Sliyeg

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu proyek yang tengah dilaksanakan adalah rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran–Gadingan di Kecamatan Sliyeg.

Proyek peningkatan kualitas jalan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp3.318.919.000. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV Pancora Jaya.

Ruas Jalan SP Sudikampiran–Gadingan merupakan jalur strategis yang menjadi penopang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan, transportasi harian, hingga distribusi hasil pertanian dan perdagangan.

Karena memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga, peningkatan kualitas jalan dinilai menjadi langkah strategis untuk memperlancar aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus mewujudkan pemerataan pembangunan.

“Jalan yang baik akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Lucky Hakim.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana membuka peluang ekonomi baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, memastikan proses rekonstruksi dilakukan dengan mengutamakan kualitas dan daya tahan jalan agar memberikan kenyamanan serta keamanan bagi pengguna.

“Pekerjaan ini dilaksanakan sesuai perencanaan teknis yang telah disusun. Kami juga melakukan pengawasan agar pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi dan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan infrastruktur jalan menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mempererat konektivitas wilayah dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Melalui rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran–Gadingan, masyarakat Kecamatan Sliyeg dan sekitarnya diharapkan segera menikmati akses transportasi yang lebih baik. Selain meningkatkan kelancaran mobilitas, proyek tersebut juga diharapkan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan di sekitarnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

BKPSDM dan Diskominfo Indramayu Gandeng Ombudsman Jabar Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat kualitas pelayanan publik yang transparan, responsif, dan bebas dari praktik maladministrasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan Maladministrasi dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang digelar secara daring selama dua hari, 3–4 Juni 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu tersebut menghadirkan narasumber dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Barat serta melibatkan peserta dari berbagai perangkat daerah dan unit pelayanan publik.

Bimtek dibuka oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal Muttaqin, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, H. Suwenda. Peserta kegiatan berasal dari unsur badan, dinas, kecamatan, puskesmas, hingga satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Dalam sambutannya, Muhammad Zaenal Muttaqin menegaskan pentingnya evaluasi berkala terhadap standar pelayanan publik guna mencegah terjadinya maladministrasi yang dapat merugikan masyarakat.

Menurutnya, seluruh organisasi perangkat daerah harus terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan prinsip cepat, mudah, transparan, akuntabel, dan inklusif. Selain itu, pengawasan internal serta pengelolaan pengaduan masyarakat juga harus diperkuat untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh layanan publik di Kabupaten Indramayu mampu memenuhi standar pelayanan yang berkualitas serta terbebas dari praktik maladministrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, H. Suwenda, menilai pelayanan publik yang responsif merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus mendukung visi pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa setiap aduan masyarakat harus dipandang sebagai bentuk partisipasi aktif yang dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Pengaduan masyarakat bukan ancaman, melainkan masukan berharga untuk mengukur sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah,” kata Suwenda.

Dalam kesempatan tersebut, Suwenda juga memaparkan capaian pengelolaan pengaduan masyarakat melalui kanal SP4N-LAPOR! Kabupaten Indramayu sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dari total 1.050 laporan yang diterima, sebanyak 1.027 laporan atau sekitar 97,6 persen telah berhasil diselesaikan, dengan tingkat tindak lanjut mencapai 99,9 persen.

Selain itu, rata-rata waktu verifikasi awal laporan tercatat hanya 0,4 hari, menunjukkan respons yang cukup cepat dari perangkat daerah terkait. Kanal digital seperti Call Center, aplikasi Android, dan WhatsApp menjadi media yang paling banyak digunakan masyarakat dalam menyampaikan pengaduan.

Meski demikian, Suwenda mengingatkan seluruh aparatur agar tidak mengabaikan laporan masyarakat karena pengelolaan pengaduan kini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja pelayanan publik.

Selama pelaksanaan bimtek, para peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan langsung oleh Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat. Materi tersebut meliputi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik, metode dan skema pengawasan Ombudsman, pemahaman maladministrasi, penanganan laporan masyarakat, pemeriksaan dugaan maladministrasi, hingga strategi mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berbasis digital.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap seluruh aparatur semakin memahami pentingnya pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sehingga mampu menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan dipercaya publik.

Sumber : Diskominfo Indramayu
Andika

GMPAR Gelar Sunatan Massal Gratis, Targetkan 100 Anak di Kabupaten Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Gerakan Membangun Peduli Aspirasi Rakyat (GMPAR) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan bakti sosial sunatan massal gratis yang digelar di GOR Singalodra, Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan sosial yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut ditujukan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Indramayu.

Ketua DPC GMPAR Kabupaten Indramayu, Artha Pramudya, SH, mengatakan pada pelaksanaan tahun ini pihaknya menargetkan sebanyak 100 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu dapat mengikuti program sunatan massal tersebut.

Menurut Artha, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian organisasi kepada masyarakat yang selama ini terus dijalankan secara berkelanjutan. Untuk menjamin kualitas pelayanan medis, GMPAR kembali menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dalam pelaksanaannya.

“Kegiatan ini merupakan program rutin yang kami selenggarakan setiap tahun. Untuk tahun ini kami menargetkan 100 peserta dari berbagai daerah di Kabupaten Indramayu. Kami juga tetap bekerja sama dengan Dinas Kesehatan agar seluruh proses pelayanan berjalan aman dan sesuai standar medis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan Dinas Kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan dengan baik, mulai dari pemeriksaan kesehatan awal, tindakan medis, hingga pemantauan pasca-sunat.

Selain memberikan manfaat dari sisi kesehatan, kegiatan tersebut juga bertujuan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang belum memiliki kemampuan untuk membiayai proses sunatan anak-anak mereka.

Sementara itu, Ketua Umum GMPAR, Retno Suyatno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tenaga medis, relawan, serta berbagai pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan sosial tersebut.

Menurutnya, GMPAR akan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di bidang sosial, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Sunatan massal ini menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata GMPAR kepada masyarakat. Kami ingin terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi warga. Ke depan, kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dengan jangkauan yang lebih luas,” kata Retno.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah orang tua peserta mengaku terbantu dengan adanya program sunatan gratis yang dinilai sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

Sebagai bentuk perhatian tambahan, panitia juga membagikan paket perlengkapan kesehatan serta makanan ringan kepada seluruh peserta dan pendamping yang hadir.

Melalui berbagai kegiatan sosial yang terus dilaksanakan, GMPAR menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta berkontribusi terhadap pembangunan sosial di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Kunjungi PT Free View Internasional, Bupati Lucky Hakim Dorong Investasi dan Perluasan Lapangan Kerja di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat atau konsep Pentahelix dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

Hal tersebut disampaikan Lucky Hakim saat melakukan kunjungan kerja ke PT Free View Internasional, Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendorong pertumbuhan investasi sekaligus memperluas peluang kerja bagi masyarakat setempat,” Selasa (2/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Lucky Hakim menyampaikan bahwa Kabupaten Indramayu memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kawasan industri yang maju tanpa mengesampingkan sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Menurutnya, ketersediaan sumber daya alam yang melimpah serta kawasan industri yang mencapai sekitar 14 ribu hektare menjadi modal penting dalam menarik investasi. Meski demikian, pengembangan sektor industri harus tetap sejalan dengan upaya menjaga keberlanjutan lahan pertanian guna mendukung ketahanan pangan.

Lucky juga menyoroti karakter masyarakat Indramayu yang dikenal memiliki etos kerja tinggi. Selama ini banyak warga yang memilih bekerja hingga ke luar negeri sebagai pekerja migran demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Namun, kondisi tersebut sering kali membuat anggota keluarga harus terpisah dalam jangka waktu yang lama. Karena itu, kehadiran industri yang mampu menyerap tenaga kerja lokal dinilai menjadi solusi strategis untuk membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah sendiri.

“Tadi kami mendapatkan informasi bahwa kebutuhan tenaga kerja pada tahun depan diperkirakan mencapai sekitar 20 ribu orang. Ini tentu akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami berharap perusahaan terus berkembang dan tetap memperhatikan kesejahteraan para pekerjanya,” ujar Lucky Hakim.

Usai melakukan pertemuan dengan manajemen perusahaan, Bupati Lucky Hakim bersama jajaran direksi PT Free View Internasional meninjau langsung area produksi. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat proses pembuatan komponen sepatu serta berdialog dengan para pekerja mengenai aktivitas dan tugas yang mereka jalankan setiap hari.

Sementara itu, Pengawas Produksi PT Free View Internasional, Elis Fatimah, menjelaskan bahwa para pekerja baru saat ini masih menjalani masa pelatihan selama tiga bulan sebelum berstatus sebagai karyawan tetap.

Menurut Elis, jumlah tenaga kerja aktif di perusahaan tersebut saat ini mencapai 107 orang, termasuk tenaga pengawas produksi. Selama masa pelatihan, para pekerja dibekali keterampilan pada tiga tahapan utama proses penjahitan komponen sepatu.

“Mereka mempelajari berbagai jenis komponen dan tahapan produksi. Sejauh ini perkembangan para peserta pelatihan cukup baik. Apabila memenuhi standar kinerja dan kedisiplinan yang ditetapkan perusahaan, mereka berpeluang diangkat menjadi karyawan tetap,” jelasnya.

Salah seorang karyawan, Euis, warga Desa Sanca, Kecamatan Gantar, mengaku bersyukur dapat bergabung dengan PT Free View Internasional sejak Mei 2026. Selain memperoleh pekerjaan, ia juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, menambah pengalaman, serta membangun disiplin kerja.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap investasi yang masuk ke daerah terus berkembang dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Cikawung, Bupati Lucky Hakim Dorong Pelebaran Akses Jalan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat 1 yang berlokasi di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Selasa (2/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur pendukung, terutama akses menuju kawasan sekolah. Selain memastikan legalitas lahan, pemerintah daerah juga berencana melakukan penataan dan pelebaran jalan guna mempermudah mobilitas masyarakat serta menunjang aktivitas pendidikan di masa mendatang.

Menurut Lucky, lokasi Sekolah Rakyat memiliki potensi untuk berkembang menjadi kawasan pendidikan yang representatif. Karena itu, akses jalan menuju lokasi perlu ditingkatkan agar mampu mendukung berbagai aktivitas yang akan berlangsung setelah sekolah beroperasi.

“Kami ingin akses menuju Sekolah Rakyat semakin baik dan nyaman dilalui. Ini bukan hanya untuk mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan kawasan pendidikan di masa depan,” ujarnya.

Selain fokus pada pembangunan fisik, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga terus mempersiapkan berbagai kebutuhan peserta didik yang nantinya akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.

Lucky menekankan, keberhasilan program Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan sekolah yang megah, tetapi juga dari sejauh mana fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Ade Suhayati, menjelaskan proses penjaringan calon peserta didik terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai unsur, mulai dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), hingga Pelaksana Program Kesejahteraan Sosial Kecamatan (PKSK).

Ia menyebutkan, program Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi keluarga kurang mampu yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 sebagai bagian dari upaya pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas.

“Kami berharap masyarakat yang memenuhi kriteria dapat memanfaatkan program ini sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak mereka,” kata Ade.

Di sisi lain, perwakilan pelaksana proyek dari PT Abipraya Uno KSO, Fahri, mengungkapkan bahwa progres pembangunan hingga saat ini telah mencapai 61,60 persen. Sesuai target kontrak, pembangunan dijadwalkan rampung pada 25 Agustus 2026.

Beberapa fasilitas utama yang telah menunjukkan perkembangan signifikan di antaranya gedung serbaguna, masjid, serta sejumlah sarana pendukung lainnya. Sementara itu, pembangunan gedung SMP, SMA, SD, asrama siswa, asrama guru, kantin, hingga lapangan sepak bola masih terus dikebut. Khusus lapangan sepak bola, saat ini telah memasuki tahap penanaman rumput.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, perhatian Bupati Lucky Hakim tidak hanya tertuju pada penyelesaian bangunan fisik, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur pendukung yang akan menunjang keberlangsungan aktivitas pendidikan di kawasan tersebut.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pelepasan Siswa Kelas VI Angkatan 71 SDN Telukpinang 01 Berlangsung Meriah dengan Penampilan Seni Budaya

BOGOR.radarinformasi.com – SDN Telukpinang 01 menggelar acara Pelepasan Siswa Kelas VI Angkatan 71 Tahun Ajaran 2025/2026 pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi momen perpisahan sekaligus apresiasi bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah dasar.

Sebanyak 68 siswa kelas VI mengikuti prosesi pelepasan yang diselenggarakan di lingkungan sekolah. Acara dihadiri oleh para guru, orang tua siswa, komite sekolah, serta tamu undangan yang turut memberikan dukungan dan doa bagi para lulusan agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Suasana semakin semarak dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang dibawakan oleh para siswa. Kesenian khas Jawa Barat menjadi salah satu daya tarik utama dalam acara tersebut. Para siswa menampilkan tari Jaipong dengan penuh semangat dan percaya diri, yang berhasil menghibur para tamu undangan. Selain itu, penampilan paduan suara turut memukau hadirin melalui lagu-lagu yang dibawakan dengan harmonis.

Kepala SDN Telukpinang 01, Momon Heryana, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan selama enam tahun. Ia berharap seluruh lulusan dapat terus belajar, menjaga akhlak yang baik, serta meraih prestasi di jenjang pendidikan berikutnya.

“Pelepasan ini bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Kami berharap seluruh siswa dapat menjadi generasi yang membanggakan keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ujar Momon Heryana.

Acara ditutup dengan prosesi pelepasan siswa, pemberian kenang-kenangan, serta sesi foto bersama yang penuh haru dan kebahagiaan. Momentum tersebut menjadi kenangan berharga bagi seluruh siswa Angkatan 71 SDN Telukpinang 01 yang akan melanjutkan perjalanan pendidikan mereka ke tingkat yang lebih tinggi.

Red