Pemkab Indramayu dan Universitas Pancasakti Tegal Matangkan Kerja Sama Program KKN

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar rapat pembahasan draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan kesepakatan bersama dengan Universitas Pancasakti Tegal terkait pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Indramayu, Rabu (01/04/2026).

Rapat dibuka oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu, Ade Suharyati, dan dihadiri sejumlah perangkat daerah terkait. Sementara itu, pihak Universitas Pancasakti Tegal mengikuti jalannya pembahasan secara daring melalui Zoom Meeting sebagai bentuk dukungan terhadap rencana kolaborasi tersebut.

Dalam forum tersebut, disepakati bahwa pelaksanaan kerja sama akan melibatkan tiga pihak utama, yakni LPPM Universitas Pancasakti Tegal, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) guna menunjang pelaksanaan program di lapangan.

Perwakilan Universitas Pancasakti Tegal, Sanday Jamaludin bersama Rizky Amaliyah Sholikhah selaku Sekretaris KKN, mengungkapkan bahwa pihak kampus sebelumnya telah melakukan survei awal di 10 desa di Kecamatan Gabuswetan.

Sanday menyampaikan, berdasarkan keterangan Plt. Camat Gabuswetan, Nono Sugiono, Desa Rancahan dan Desa Rancamulya merupakan bagian dari wilayah kecamatan tersebut dan menjadi perhatian dalam rencana pelaksanaan KKN.

Dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kesesuaian program mahasiswa, lokasi KKN akhirnya ditetapkan di sembilan desa.

Dalam pelaksanaannya, setiap desa akan ditempatkan sekitar 15 mahasiswa yang akan menjalankan program pengabdian selama kurang lebih 90 hari. 

Kegiatan KKN akan difokuskan pada lima sektor utama, yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya.

Kesepakatan bersama dan PKS ini menjadi wujud komitmen antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Universitas Pancasakti Tegal dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Terbongkar! Gudang Pengoplosan Gas di Antajaya Bikin Warga Resah, Pelaku Melarikan Diri

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah gudang yang diduga digunakan sebagai tempat praktik ilegal pengoplosan gas elpigi kembali terbongkar, gudang yang berlokasi di Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor tersebut diketahui milik seorang yang bernama Sugeng warga Cileungsi, namun menurut keterangan warga sekitar disewakan kepada seseorang dimana warga juga tidak mengetahui siapa penyewanya,karena kondisi gudang tersebut selalu tertutup dan hanya dibuka saat mobil pengangkut gas keluar ataupun masuk, Jum’at (03/04/26).

Dari hasil penelusuran tim radarinformasi.com di dalam gudang tersebut ditemukan beberapa alat yang digunakan untuk praktik penyuntikan dan beberapa tabung gas serta ruangan tersebut terlihat basah oleh genangan air, terlihat dua orang kabur saat mengetahui kedatangan awak media hingga meninggalkan dua kendaraan bermotor mereka.

Menurut keterangan warga sekitar yang tengah melakukan ronda mengatakan bahwa, “Baru aja ada kegiatan, sekitar 10 menit yang lalu usai. Memang dari pagi jam 09.00 sudah banyak mobil masuk bawa tabung gas, ada yang pakai truk dan ada juga yang pakai mobil pick up”.

Saat ditelusuri lebih dalam, gudang ini diduga tidak bekerja sendiri. Pasokan gas disebut berasal dari sejumlah agen dan pangkalan di berbagai daerah, mulai dari Bogor, Cianjur, Bekasi hingga Karawang. Fakta ini mengarah pada adanya jaringan distribusi lintas daerah yang terstruktur dalam praktik penyalahgunaan gas subsidi.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak kepolisian setempat langsung bergerak cepat. Setelah menerima laporan, aparat mendatangi lokasi dan melakukan pemasangan garis polisi (police line) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Praktik pengoplosan LPG merupakan tindak pidana serius karena selain merugikan negara, juga membahayakan keselamatan masyarakat akibat risiko kebocoran hingga ledakan.

Perbuatan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Dalam Pasal 55 UU Migas, pelaku penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak maupun gas bersubsidi dapat dipidana penjara paling lama 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian guna mengungkap para pelaku yang melarikan diri serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan di balik praktik ilegal tersebut.

Red

Aksi Kompi Tolak Revitalisasi Tambak Pantura Berujung Ricuh di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Indramayu, Demonstrasi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap rencana proyek revitalisasi tambak Pantura yang dinilai berpotensi merugikan pembudidaya lokal, Kamis (02/04/2026).

Dalam orasinya, massa menolak rencana pengembangan budidaya ikan nila salin dengan skema insentif di kawasan tambak Perhutani dan lahan tanah timbul. Kebijakan tersebut dianggap mengancam keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini bergantung pada tambak tradisional.

Selain menyampaikan penolakan, para demonstran juga mendesak pemerintah daerah untuk membuka ruang dialog secara transparan serta melibatkan seluruh pihak terdampak guna mencari solusi yang adil dan berkelanjutan.

Situasi yang awalnya berlangsung kondusif berubah memanas ketika massa tidak mendapat respons langsung dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang tidak hadir menemui peserta aksi. Kekecewaan tersebut memicu kericuhan di kawasan Alun-Alun Indramayu.

Akibat insiden tersebut, sejumlah fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan, di antaranya kursi taman, pagar pembatas, tempat sampah, lampu hias, hingga pot bunga. Papan informasi dan ornamen bola yang menjadi ikon alun-alun juga turut terdampak.

Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan warga, mengingat fasilitas yang rusak merupakan aset publik yang seharusnya dijaga bersama.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait insiden tersebut maupun penjelasan mengenai ketidakhadiran bupati saat aksi berlangsung.

Masyarakat berharap ke depan terjalin komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan warga, sehingga aspirasi dapat disampaikan secara damai tanpa menimbulkan kerugian bagi kepentingan umum.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

DPRD Indramayu Dorong Pansus Evaluasi Perumdam TDA, Soroti Layanan Air Bersih

INDRAMAYU.radarinformasi.com–
Dinamika politik mencuat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu saat pembahasan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025. Sejumlah fraksi mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna mengevaluasi kinerja Perumdam Tirta Darma Ayu (TDA), menyusul berbagai keluhan masyarakat terkait layanan air bersih,” Rabu (1/4/2026).

Dorongan pembentukan Pansus tersebut bukan tanpa alasan. Belakangan ini, persoalan pelayanan Perumdam TDA kembali menjadi sorotan, mulai dari distribusi air yang belum merata hingga kualitas layanan yang dinilai masih jauh dari harapan.

Apabila Pansus terealisasi, DPRD berpeluang mengupas persoalan secara lebih komprehensif. Tidak hanya menyentuh aspek teknis, tetapi juga mencakup tata kelola perusahaan, efisiensi anggaran, hingga tingkat akuntabilitas badan usaha milik daerah tersebut.

Menanggapi wacana tersebut, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyatakan sikap terbuka. Ia menegaskan bahwa pembentukan Pansus merupakan bagian dari hak DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan.
“Silakan, itu hak dewan. Mekanismenya dipersilakan berjalan,” ujarnya.

Lucky juga menilai keberadaan Pansus dapat menjadi sarana klarifikasi yang lebih objektif dan berbasis data, sehingga pembahasan tidak lagi bertumpu pada asumsi semata.

“Daripada hanya mengandalkan isu yang belum jelas, lebih baik langsung pada pihak yang bersangkutan,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan tidak berada pada posisi untuk mendorong ataupun menghalangi pembentukan Pansus, dan menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme yang berlaku di DPRD.

Di sisi lain, usulan ini mencerminkan meningkatnya tekanan politik terhadap sektor pelayanan publik. DPRD dinilai ingin memastikan fungsi pengawasan berjalan lebih konkret, terutama pada sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Sejumlah pengamat menilai, pembentukan Pansus dapat menjadi momentum penting untuk mengurai berbagai persoalan yang selama ini belum terselesaikan. Beberapa isu yang berpotensi menjadi fokus antara lain ketimpangan distribusi air, kualitas dan kontinuitas layanan, efektivitas penggunaan anggaran, serta tata kelola dan transparansi internal Perumdam.

Namun demikian, Pansus juga berisiko menjadi sekadar formalitas politik apabila tidak dijalankan secara serius. Sebaliknya, jika bekerja secara terbuka dan berbasis data, langkah ini berpotensi menjadi titik balik dalam perbaikan layanan air bersih di Indramayu.

Pada akhirnya, masyarakat tidak hanya menunggu pembentukan Pansus, tetapi juga hasil nyata di lapangan. Bagi publik, yang paling utama adalah kepastian akses air bersih yang layak dan tersedia setiap hari.

Reporter : Andika

Bupati Lucky Hakim Buka Musrenbang RKPD 2027, Sinkronkan Prioritas Pembangunan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Bapperida Kabupaten Indramayu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Lucky Hakim didampingi Sekretaris Daerah Aep Surahman di Indramayu Command Center, serta diikuti perangkat daerah secara daring,” Rabu (1/4/2026).

Dalam sambutannya, Lucky Hakim menegaskan Musrenbang RKPD 2027 menjadi momentum penting untuk merancang arah pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan pelayanan masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi program daerah dengan program provinsi dan pemerintah pusat.

Menurutnya, sejumlah prioritas pembangunan yang akan didorong meliputi percepatan pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan dasar, pemerataan pembangunan wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan, pengurangan risiko bencana, serta penguatan ketahanan pangan dan pertanian. Reformasi birokrasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik juga menjadi fokus utama.

“Dengan keterbatasan anggaran, kita harus cermat menentukan prioritas pembangunan yang paling berdampak bagi masyarakat.
Kami berharap Musrenbang ini dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Nurhayati, menyampaikan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses. Ia berharap perencanaan pembangunan dapat disusun lebih realistis, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan dokumen Pokir DPRD kepada Bupati sebagai bagian dari integrasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Plt Kepala Bapperida Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, menambahkan Musrenbang merupakan forum strategis antar pemangku kepentingan dalam menyusun perencanaan pembangunan yang komprehensif dan terarah.

Ia menjelaskan tujuan utama Musrenbang RKPD adalah merumuskan prioritas pembangunan, menyelaraskan program dari tingkat desa hingga nasional, menyusun rencana kerja tahunan, serta menyerap aspirasi masyarakat secara partisipatif.

Musrenbang ini diikuti Forkopimda, perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa/lurah, serta berbagai perwakilan pemangku kepentingan lainnya.

Sumber: Diskominfo Indranayu
Andika

Bupati Lucky Hakim Sidak Perumdam Tirta Darma Ayu, Pastikan Layanan Air Bersih Optimal

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Suwenda, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor pusat Perumdam Tirta Darma Ayu, Senin (30/03/26).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses produksi hingga distribusi air bersih kepada pelanggan berjalan normal, menyusul adanya keluhan masyarakat beberapa hari sebelumnya.

Rombongan Bupati yang juga bertindak sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) disambut Direktur Utama Nurpan, didampingi Direktur Umum Sunaryo dan Direktur Teknik Jojo Sutarjo.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati melihat langsung seluruh tahapan pengolahan air, mulai dari penampungan air baku, proses penyaringan, hingga distribusi air bersih kepada pelanggan.

Sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, Bupati kemudian menggelar konferensi pers bersama awak media guna menjawab berbagai isu yang berkembang terkait kualitas dan pasokan air bersih.

Menurut Lucky Hakim, kunjungan ini merupakan respons atas keresahan masyarakat sekaligus wujud komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan dasar berjalan optimal.

“Pelayanan publik adalah prioritas. Setiap keluhan masyarakat harus direspons dengan langkah konkret, cepat, dan transparan,” tegasnya.

Ia juga meminta jajaran direksi dan manajemen Perumdam untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari sistem distribusi, kualitas layanan, hingga mekanisme pengaduan pelanggan berbasis daring.

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, menjelaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti berbagai keluhan yang muncul, termasuk isu penggunaan bahan kimia dalam proses pengolahan air.

Ia memastikan, penggunaan bahan kimia telah sesuai standar dan melalui uji laboratorium sehingga aman bagi kesehatan masyarakat.

“Penggunaan bahan kimia dalam pengolahan air sudah sesuai ketentuan dan tidak membahayakan. Kami menjamin air bersih yang diproduksi layak dikonsumsi,” ujarnya.

Melalui sidak ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

PUPR Indramayu Siapkan Betonisasi Jalan Sudikampiran–Gadingan, Target Mulai Mei 2026

Indramayu — radarinformasi.com-
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, melakukan peninjauan langsung ke ruas jalan penghubung Desa Sudikampiran dan Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Senin (30/03/26).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Camat Sliyeg, Opik Hidayat, beserta jajaran untuk memastikan kondisi eksisting jalan sekaligus melakukan pengukuran sebagai persiapan rencana betonisasi.

Kegiatan ini merupakan respons cepat Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang layak guna menunjang mobilitas dan peningkatan ekonomi warga.

Maulana Malik mengungkapkan, pihaknya telah menyelesaikan perhitungan anggaran untuk proyek tersebut. Betonisasi direncanakan sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar jalan 5 meter, dengan total kebutuhan anggaran sekitar Rp3,5 miliar.

“Perhitungan anggaran sudah kami rampungkan. Untuk pelaksanaan ditargetkan mulai awal Mei 2026 setelah melalui proses lelang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan jalan ini menjadi prioritas di wilayah Kecamatan Sliyeg karena memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antar desa, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas harian masyarakat.

Sementara itu, Camat Sliyeg Opik Hidayat mengapresiasi langkah cepat Dinas PUPR dalam merespons aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan yang dinilai sudah mendesak untuk diperbaiki.

Ia berharap proses lelang dapat berjalan lancar sehingga pengerjaan betonisasi bisa segera direalisasikan sesuai jadwal.

Di sisi lain, warga yang turut hadir dalam peninjauan menyambut baik rencana tersebut. Mereka berharap pembangunan jalan dapat dilaksanakan tepat waktu agar akses transportasi menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Bupati Lucky Hakim Pimpin Rakor, Tekankan Sinergi Perangkat Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Usai memimpin apel pagi dan kegiatan halalbihalal Aparatur Sipil Negara (ASN), Bupati Indramayu Lucky Hakim langsung menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur RSUD, serta camat se-Kabupaten Indramayu, Senin (30/03/26).

Dalam forum tersebut, Bupati membuka ruang dialog bagi seluruh peserta untuk menyampaikan berbagai persoalan dan masukan terkait pelaksanaan program di lapangan. Setiap aspirasi yang disampaikan langsung ditanggapi guna mencari solusi yang tepat dan terukur.

Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya perencanaan pembangunan daerah, penanganan sampah, serta peningkatan infrastruktur jalan. Ketiga sektor tersebut dinilai menjadi prioritas dalam mendorong kemajuan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang solid antarperangkat daerah hingga tingkat kecamatan. Menurutnya, koordinasi yang efektif menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan program pembangunan.

Ia berharap, melalui rakor ini tercipta keselarasan langkah serta penguatan koordinasi lintas sektor, sehingga percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dapat terwujud secara optimal.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Penanganan Sampah, Targetkan Pengangkutan Lebih Optimal

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melakukan peninjauan langsung terhadap penanganan sampah di sejumlah kecamatan, sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kondisi sampah di sejumlah titik,” Senin (30/03/26).

Peninjauan dilakukan dengan menyusuri beberapa wilayah, mulai dari Kecamatan Juntinyuat, Kecamatan Karangampel, hingga Kecamatan Krangkeng. Di sejumlah lokasi, Bupati menemukan tumpukan sampah yang berserakan di pinggir jalan dan menjadi keluhan warga.

Saat berada di Juntinyuat, Bupati menyampaikan bahwa peningkatan volume sampah terjadi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pemerintah daerah pun bergerak cepat untuk melakukan penanganan agar kondisi lingkungan kembali tertata.

Ia menjelaskan, idealnya pengangkutan sampah dilakukan setiap hari. Namun, saat ini pengangkutan masih dilakukan dua hari sekali karena keterbatasan armada. 
Pemerintah daerah berencana menambah kendaraan operasional agar ke depan pengangkutan dapat dilakukan setiap hari.

“Jika masih kurang, pemerintah daerah akan mengupayakan penambahan dengan menyewa kendaraan,” ujarnya.

Selain mempercepat pengangkutan, Pemkab juga melakukan penataan lokasi pembuangan sampah dengan membangun pagar di sekitar bak penampungan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat serta mencegah sampah meluber ke badan jalan.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah mulai mendorong gerakan pengelolaan sampah terpilah, terutama di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama. Menurutnya, pemilahan sampah seperti plastik, kaca, dan logam sangat penting untuk mempermudah proses pengolahan.

“Ke depan, kita dorong sistem pemilahan sampah dari tingkat desa hingga kecamatan, sehingga tidak seluruhnya dibuang ke tempat pembuangan akhir,” katanya.

Di Krangkeng, Bupati juga meninjau salah satu titik pembuangan sampah yang tengah ditangani menggunakan alat berat sebagai bagian dari percepatan penanganan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Suwenda, serta para camat dan kuwu setempat.

Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan sampah sekaligus mendorong sistem pengelolaan yang lebih tertata, efektif, dan berkelanjutan di seluruh wilayah.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Diskominfo Indramayu Perkuat Sinergi dengan Pers Lewat Silaturahmi Syawalan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menggelar silaturahmi Syawalan bersama insan pers sebagai langkah mempererat hubungan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan media. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Diskominfo Indramayu, Selasa (31/03/26).

Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan yang dihadiri jajaran Diskominfo serta wartawan dari berbagai organisasi media di Indramayu. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan sinergi pasca-Idulfitri.

Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pers dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mendorong penyampaian informasi yang akurat sekaligus mempercepat kemajuan daerah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme dalam setiap peran yang dijalankan.

“Sinergi antara pemerintah dan pers menjadi kunci dalam pembangunan. Dengan komunikasi yang efektif dan kerja sama yang solid, informasi yang disampaikan kepada masyarakat akan lebih berkualitas,” ujarnya.

Senada dengan itu, perwakilan wartawan yang juga Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia, Makali Kumar, menilai kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem pers yang sehat di Indramayu.

Ia mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap insan pers, yang dinilainya dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Makali juga menegaskan peran vital media dalam proses pembangunan.

“Pers memiliki peran penting dalam kemajuan daerah. Karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk menjaga kualitas informasi dan memperkuat sinergi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua panitia kegiatan, Andri dari Asosiasi Media Konvergensi Indonesia Kabupaten Indramayu, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap, silaturahmi ini dapat menjadi pemicu bagi Diskominfo dan seluruh insan media untuk terus membangun kerja sama yang konstruktif dan berkelanjutan.

Reporter : Andika