Ribuan Pelajar Meriahkan “Indramayu Run 2025”, Pemkab dan UNJ Dorong Semangat Sportif Pelajar

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana Alun-Alun Indramayu, Sabtu (18/10/2025), berubah menjadi lautan semangat. Ribuan pelajar dari tingkat SD hingga SMA tumpah ruah mengikuti ajang Indramayu Run Bupati Cup 2025, sebuah event olahraga bergengsi hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Tak hanya menyajikan atmosfer kompetisi, kegiatan ini juga menawarkan hadiah menarik dengan total puluhan juta rupiah.

Tiga Kategori, Satu Semangat

Lomba lari ini dibagi menjadi tiga kategori: 3 kilometer untuk siswa SD, 5 kilometer bagi pelajar SMP, dan 10 kilometer untuk tingkat SMA/sederajat. Seluruh peserta memulai dan mengakhiri perlombaan di Alun-Alun Indramayu, melewati jalur utama kota yang dipadati sorak dukungan masyarakat.

Bupati: Olahraga Sebagai Pembentuk Karakter

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan lari, tetapi juga upaya membangun karakter dan mental juara di kalangan pelajar.

“Indramayu Run ini momentum untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, dan gaya hidup sehat. Kita ingin anak-anak Indramayu tumbuh menjadi generasi kuat, sehat, dan berprestasi,” ujar Lucky.

UNJ: Sport Science untuk Generasi Muda

Rektor Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., menilai kerja sama dengan Pemkab Indramayu menjadi langkah penting dalam mengembangkan olahraga berbasis pendidikan.

“UNJ bangga bisa bersinergi dengan Indramayu. Melalui event ini, kami ingin menanamkan semangat sport science dan menginspirasi pelajar agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari keseharian,” tutur Prof. Komarudin.

Deretan Juara: Bukti Semangat Kompetitif Pelajar

Kegiatan ini juga melahirkan deretan juara muda berbakat dari berbagai sekolah:

Kategori SD Putri: Juara 1 Aura Melati (SDN 1 Karanganyar), Juara 2 Fitrih (SDN 2 Terusan), Juara 3 Alya (SDN 5 Margadadi).

Kategori SD Putra: Juara 1 M. Dursilah (SDN 3 Panyindangan Wetan), Juara 2 Teguh (SDN 2 Telukagung), Juara 3 Aditia (SDN Ilir Kandanghaur).

Kategori SMP Putri: Juara 1 SMP NU Kaplongan, Juara 2 SMPN 1 Arahan, Juara 3 SMPN Unggulan.

Kategori SMP Putra: Juara 1 Kai April (SMPN 1 Kandanghaur), Juara 2 Hanin Wirano (SMPN 2 Sindang), Juara 3 Abdul Nasir (SMPN 1 Arahan).

Kategori SMA Putri: Juara 1 Sananra Kara (SMAN 1 Indramayu), Juara 2 Noer Affinah (SMAN 1 Sindang), Juara 3 Riri Rahma (SMAN 1 Indramayu).

Kategori SMA Putra: Juara 1 Rohmat Hidayat (SMAN 2 Indramayu), Juara 2 Wira Ade Setiawan (SMAN 2 Indramayu), Juara 3 Muhammad Rafi (SMAN 1 Sindang).

Menuju Agenda Tahunan Kebanggaan Indramayu

Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, Indramayu Run Bupati Cup 2025 diharapkan menjadi agenda olahraga tahunan yang memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan kebanggaan pelajar Indramayu.

“Bukan hanya lomba lari, tapi simbol kemajuan generasi muda Indramayu,” tutup Bupati Lucky dengan penuh optimisme.

(Andika/Diskom).

Dilirik Delegasi Australia, RPH Cipancuh Siap Naik Kelas dengan Standar Pemotongan Internasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Rumah Potong Hewan (RPH) Cipancuh di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, menjadi sorotan dunia internasional setelah mendapat kunjungan dari delegasi Australia pada Selasa (15/10/2025).

Rombongan tamu dari Negeri Kanguru itu terdiri atas Dr. Ross Ainsworth, dokter hewan sekaligus CEO Northern Territory Buffalo Industry Council, serta Mr. Rodd dari Focus Group Go, perusahaan konsultan pertanian berbasis di Australia.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sistem pemotongan kerbau yang memenuhi standar global. Hadir pula beberapa mitra lokal seperti Yasser Arafat Suaidy (importir kerbau PT NIL, WLI, 17/36), Yudi Setiawan (pemilik Meat Shop Sedulur 99), serta drh. Evia Kirana dari PT NIL, WLI, 17/36.

Dalam agenda tersebut, delegasi Australia menyampaikan ketertarikan untuk memasok kerbau impor sekaligus berkontribusi dalam pembangunan Mark IV restrain box — fasilitas pemotongan modern dengan sistem keamanan dan kebersihan berkelas dunia.

Menurut Dr. Ross, daging kerbau berpotensi menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia berkat kualitasnya yang unggul.

“Serat daging kerbau impor lebih lembut, warnanya cerah, lemaknya tipis, dan tampilannya menyerupai daging sapi. Selain itu, harganya lebih terjangkau sehingga dapat membantu menstabilkan harga daging di pasaran,” ungkapnya.

Ia juga menilai RPH Cipancuh telah menunjukkan standar kebersihan dan sanitasi yang tinggi.

“Tempat ini bersih, tidak berbau, dan sangat layak dijadikan mitra dalam kerja sama internasional,” tambah Dr. Ross.

Kepala UPTD RPH DKPP Kabupaten Indramayu, drh. Arundhina Girishanta, M.Si, menjelaskan bahwa RPH Cipancuh dipilih karena rekam jejaknya yang baik.

“Selama ini, RPH Cipancuh menjadi lokasi utama pemotongan kerbau bagi pelanggan PT 17/36, terutama saat Idulfitri. Responsnya selalu positif tanpa keluhan soal kualitas maupun pelayanan,” ujarnya.

Melalui rencana kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu menargetkan RPH Cipancuh menjadi pusat percontohan penerapan standar pemotongan kerbau ala Australia di Indonesia. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan mutu daging, tetapi juga menjaga kestabilan harga di pasar domestik.

(Andika/Diskom).

Ratusan Aktivis Gelar Aksi di Kedubes AS, Tolak Solusi Dua Negara dan Kutuk Genosida Gaza

JAKARTA.radarinformasi.com– Ratusan aktivis dan simpatisan yang tergabung dalam Komite Solidaritas Palestina dan Yaman (KOSPY) menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, siang ini 19/10. Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan solidaritas dengan perjuangan kemerdekaan Palestina sekaligus mengecam Israel dan Amerika Serikat atas genosida yang berlangsung selama lebih dari dua tahun di Gaza.

Selain menyatakan dukungan dan kecaman, aksi tersebut juga secara tegas menolak wacana “Two State Solution” atau solusi dua negara. Solusi yang diusung oleh sejumlah negara, termasuk Pemerintah Indonesia, dinilai justru membuka pintu bagi pengakuan terhadap penjajahan Israel atas bangsa Palestina.

Pernyataan sikap resmi KOSPY yang diterima redaksi memuat enam poin utama:

  1. Mengutuk Penjajahan dan Genosida: Aksi ini mengutuk keras penjajahan dan genosida oleh entitas Zionis Israel selama lebih dari 77 tahun atas bangsa Palestina, yang disebut sebagai “noda sejarah kemanusiaan dan HAM.” Mereka menyerukan agar entitas tersebut dibubarkan.
  2. Menuntut Penghentian Pelanggaran: KOSPY menuntut dihentikannya 37 jenis pelanggaran yang dinyatakan terus dilakukan Zionis pasca-berlakunya gencatan senjata di Gaza.
  3. Menolak Sikap Presiden: Aksi ini secara khusus menolak wacana pengakuan atau legitimasi keberadaan Israel yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sikap pemerintah dinilai bertentangan dengan ideologi konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  4. Menolak Normalisasi: KOSPY menegaskan bahwa normalisasi hubungan dengan Israel adalah haram dan merupakan bentuk pengkhianatan atas kemanusiaan, moralitas, agama, HAM, serta menciderai kedaulatan Indonesia. Mereka mendukung sikap konsisten rezim pemerintahan sebelumnya dalam membela Palestina.
  5. Mengutuk Agresi ke Lebanon: Aksi ini juga mengutuk agresi Zionis Israel ke Lebanon yang dinilai mengganggu stabilitas perdamaian dan berpotensi memicu eskalasi serta peperangan yang lebih luas.
  6. Mengecam Negara Pendukung dan Dorong BDS: KOSPY mengecam sikap hipokrisi negara-negara Barat dan Arab yang dianggap mendukung penjajahan Israel. Sebagai langkah nyata, mereka mendorong perluasan gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) untuk melawan kolonialisme modern.

Aksi berlangsung tertib dan diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kedubes AS terkait unjuk rasa tersebut.

red

Bunda Literasi Indramayu Dorong Penguatan Peran Keluarga dalam Literasi Sejak Dini

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Semangat literasi kembali menggema di Kabupaten Indramayu. Melalui ajang Lomba Literasi Keluarga bagi Bunda Literasi Kecamatan Tahun 2025, kegiatan yang digelar di Aula PKK Kabupaten Indramayu pada Jum’at (17/10/2025) ini sukses menarik perhatian berbagai kalangan.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPA) Kabupaten Indramayu bersama Tim Penggerak PKK setempat. Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Sudalim Gymnasthiar; Kabid P3KM DPA, Eti Herawati; serta perwakilan dari Bagian Kesra Setda Indramayu.

Dalam kesempatan itu, Bunda Literasi Kabupaten Indramayu, Hj. Idah Nuryani, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membangun budaya literasi. Ia menyebut, literasi tidak hanya berarti kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga keterampilan memahami serta memanfaatkan informasi secara bijak.

“Budaya literasi sebaiknya dimulai dari rumah. Keluarga memiliki peran vital dalam membentuk generasi yang cerdas, tangguh, dan berkarakter kuat,” ujar Hj. Idah Nuryani dalam sambutannya.

Idah juga mengingatkan bahwa para Bunda Literasi Kecamatan harus menjadi contoh nyata dalam menumbuhkan minat baca di lingkungan sekitar. Bentuk sederhana seperti membacakan dongeng sebelum tidur, mengawasi anak saat menggunakan teknologi, hingga menyiapkan sudut baca di rumah dinilai dapat memberi dampak besar.

“Dengan semangat dan dedikasi, para Bunda Literasi dapat menjadi motor penggerak bagi kemajuan literasi di Indramayu,” tambahnya penuh optimisme.

Pada kesempatan yang sama, panitia juga memberikan apresiasi kepada peserta terbaik. Berdasarkan hasil penilaian juri, Juara 1 diraih oleh Laelatul Mubarokah dari Kecamatan Terisi, Juara 2 oleh Teti Retnawati dari Kecamatan Haurgeulis, dan Juara 3 oleh Dr. Mentari dari Kecamatan Sukagumiwang.

Menutup kegiatan, Hj. Idah Nuryani menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya lomba tersebut. Ia berharap program seperti ini terus berlanjut sebagai upaya konkret memperkuat budaya literasi keluarga di Kabupaten Indramayu.

(Andika/Diskom).

Resmi Dilantik, Direksi Baru Perumdam Tirta Dharma Ayu Siap Angkat Kinerja Pelayanan Air Bersih Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Ayu Indramayu kini resmi memiliki nakhoda baru. Dua pejabat direksi yang baru dilantik, yakni Nurpan sebagai Direktur Utama dan Sunaryo sebagai Direktur Umum, menandatangani kontrak kinerja dan surat pernyataan jabatan di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jum’at (17/10/2025).

Langkah ini menjadi babak akhir dari proses seleksi terbuka yang dijalankan sesuai aturan pemerintah, mulai dari PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Direksi BUMD, hingga Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan bahwa penandatanganan kontrak kinerja bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral direksi baru untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat.

“Proses seleksi ini dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel. Kini saatnya direksi membuktikan kinerja mereka dengan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujar Bupati Lucky Hakim.

Kontrak kinerja yang berlaku selama dua tahun itu memuat empat target strategis:

Menekan kebocoran air (NRW) dari 34,76% menjadi 30%.

Meningkatkan pendapatan perusahaan dari Rp223 miliar menjadi Rp376 miliar (naik 40,67%).

Menurunkan rasio BOPO dari 95% menjadi 87%.

Meningkatkan efisiensi tagihan dari 86% menjadi 90%.

Empat indikator tersebut dijadikan tolok ukur konkret bagi kinerja direksi dalam mewujudkan Perumdam Tirta Dharma Ayu sebagai perusahaan yang profesional, efisien, dan berdaya saing tinggi.

Bupati juga menekankan pentingnya penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap kebijakan dan operasional perusahaan. Ia mendorong direksi baru untuk terus berinovasi serta membangun komunikasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Pastikan setiap langkah kebijakan berorientasi pada peningkatan layanan air minum dan kesejahteraan warga Indramayu,” pesan Bupati.

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Ayu, Nurpan, menyatakan siap menjawab tantangan yang diberikan pemerintah daerah. Menurutnya, salah satu fokus utama saat ini adalah efisiensi bisnis dan penyesuaian terhadap perkembangan wilayah industri di Indramayu.

“Kehadiran kawasan industri menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk menyediakan suplai air bersih yang andal bagi perusahaan-perusahaan baru,” ungkap Nurpan.

Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan direksi baru, Perumdam Tirta Dharma Ayu diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai penyedia layanan air bersih yang berkelanjutan dan berkualitas bagi masyarakat Indramayu.

(Andika/Diskom).

Tiga Cluster Hukum Lilit Anggota DPRD Indramayu Anggi Noviah, Pengacara Sebut salah satunya Sulit Buktikan secara hukum atas Tuduhan Perzinaan di Aceh!

​INDRAMAYU.radarinformasi.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, Anggi Noviah, tengah menghadapi badai masalah hukum yang dilaporkan oleh suaminya. Menurut Ruslandi, SH, MH, pengacara Anggi Noviah, setidaknya ada tiga klaster persoalan hukum yang membelit kliennya, yang ia yakini dapat diselesaikan dan Badai Selalu Berlalu , terutama terkait masalah rumah tangga.

​Klaster Hukum yang Dihadapi Anggi Noviah
​Ruslandi membagi permasalahan menjadi tiga kelompok utama:

​Kasus di Polda Aceh Darussalam dan Hukum Pidana Umum Lex Spesialis Derogat Legi Generali yaitu  ( Qanun Jinayat): Ini terkait dengan Tuduhan yang dilaporkan suami di Aceh. Ruslandi menyatakan akan berjuang membuktikan bahwa tuduhan tersebut tidak benar, perbuatan yg dilakukan klien sy di Aceh dalam rangka bisnis & sepengetahuan suaminya sehingga sulit dibuktikan kalau itu suatu kesalahan apa lagi Hal Kesusilaan.

​Tuduhan Perzinahan Sulit Dibuktikan: Ruslandi menyoroti bahwa dalam pengalaman selama menjadi pengacara, kasus perzinahan jarang sekali bisa terbukti di pengadilan, umumnya selesai di tahap perdamaian karena sulit untuk bisa P21. Ia juga menyebutkan syarat pembuktian dalam KUHP lama yang masih berlaku (Pasal 284), di mana persoalan baru bisa naik ke sidang jika syarat perkawinan (Pasal 27 BW) sudah gugur.

Kemudian Klaster yg ketiga adalah ;
​Persoalan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) karena antara pelaku dengan korban masih terikat Hukum Perkawinan: Klaster ini berkaitan dengan pengakuan disertai bukti – bukti kekerasan Anggi Noviah yang sering mengalami KDRT perlakuan kekerasa baik fisik maupun mental sejak awal Maret 2024 jauh sebelum kejadian di Propinsi Aceh tanggal 22 September 2025, yang akan menjadi bagian dari alasan gugatan perceraian.

​Ruslandi, SH, MH menegaskan bahwa masalah keluarga dan rumah tangga, termasuk pengakhiran perkawinan, adalah domain Pengadilan Agama (berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 74 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam). Jika ingin diakhiri, harus melalui pintu gugatan perceraian.

​Terkait Posisi Anggota DPRD: Klaster hukum ini berbeda, menggunakan Undang-Undang Pemerintahan Daerah dan Tata Tertib DPRD yang terkait dengan status Anggi Noviah sebagai anggota Dewan.

​Sementara itu, pengacara pihak penggugat (suami Anggi), Khalimi, SH menyatakan bahwa pada hari Selasa  tanggal 21 Oktober 2025 akan digelar Klarifikasi oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD. Langkah ini sesuai dengan tugas BK DPRD untuk menindaklanjuti aduan yang berkaitan dengan etika dan tata tertib anggota dewan.

​Ruslandi berharap agar persoalan yang melibatkan Anggi Noviah dapat dikembalikan kepada ranah penyelesaian masalah keluarga di Pengadilan Agama, dan ia siap memproses dugaan pidana terkait perlindungan perempuan yang domain hukumnya adalah proses hukum pidana.

(Andika/Mutadi).

Nurpan Resmi Nahkodai Perumda Tirta Darma Ayu, Siap Benahi dan Tingkatkan Kinerja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu secara resmi melantik Nurpan sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Darma Ayu. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Indramayu, Jum’at malam (17/10/2025) pukul 19.00 WIB, setelah melalui serangkaian proses seleksi yang ketat.

Usai dilantik, Nurpan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan program kerja yang telah disepakati bersama Bupati Indramayu, Lucky Hakim, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

“Kami telah menandatangani kontrak kinerja dengan Bupati. Beliau memberikan tantangan agar kami mampu menghadirkan program yang efisien, menekan tingkat kehilangan air (NRW), serta meningkatkan pendapatan perusahaan,” ungkap Nurpan.

Dirinya menekankan bahwa PDAM merupakan milik masyarakat Indramayu, bukan milik pribadi atau kelompok tertentu.

“Saya ingin seluruh pegawai memiliki semangat yang sama. Kita satu keluarga besar PDAM Indramayu. Dua tahun ke depan menjadi masa penting untuk memperkuat fondasi perusahaan,” ujarnya.

Nurpan juga mengakui besarnya tantangan yang dihadapi Perumda Tirta Darma Ayu, terlebih dengan jumlah pelanggan yang menjadi terbanyak di wilayah Ciayumajakuning.

“Ini sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar. Potensi kita besar, pasar ada, tenaga kerja siap tinggal bagaimana kita mengelolanya secara profesional,” katanya.

Terkait penyertaan modal daerah, Nurpan menjelaskan bahwa belum ada tambahan baru. Namun, ia menegaskan komitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan, termasuk proyek pasokan air dari Kuningan yang akan difokuskan untuk kebutuhan industri di wilayah timur Indramayu.

“Pasokan dari Kuningan adalah solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah timur. Meski masih ada beban pembayaran tinggi, sekitar Rp3,5 hingga Rp4 miliar per bulan, kami tetap berkomitmen menjaganya,” jelasnya.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Nurpan, Perumda Tirta Darma Ayu diharapkan mampu memperkuat kinerja, meningkatkan kualitas layanan air bersih, serta menjadi perusahaan daerah yang mandiri, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. (Andika/Mtd).

Selly Andriany Serap Aspirasi Guru Madrasah Lewat Kegiatan NGOPI di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina, kembali turun ke daerah pemilihannya dengan menggelar kegiatan Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) bertema “Peran Guru dan Tenaga Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Era Digital”.

Acara tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, dan dihadiri para kader serta masyarakat setempat, Jumat (17/10/25).

Dalam dialog interaktif tersebut, Selly menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan di lembaga-lembaga madrasah, baik di tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah, maupun Awaliyah. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara APBD provinsi dan APBN akan membantu mengurangi kesenjangan pendidikan di berbagai daerah.

“Kami terus mendorong agar kesenjangan pendidikan tidak hanya diatasi di tingkat lokal, tetapi juga menjadi perhatian nasional. Saya juga mengajak rekan-rekan di daerah untuk melakukan advokasi dan pendekatan kepada guru-guru madrasah, terutama yang berada di sekolah swasta,” ujar Selly.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga memberikan apresiasi atas dedikasi tinggi para guru madrasah, yang dinilainya memiliki peran besar dalam mencerdaskan generasi bangsa. Ia mengungkapkan, banyak aspirasi yang diterima dari para guru Madrasah Diniyah Takmiliyah, yang berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah pusat.

“Guru-guru madrasah telah memberikan kontribusi besar terhadap dunia pendidikan. Selain soal kesejahteraan, mereka juga membutuhkan dukungan dalam hal sarana dan prasarana. InsyaAllah, kami di DPR RI akan terus memperjuangkan aspirasi tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Selly menambahkan bahwa pemerintah perlu memberikan keberpihakan melalui APBN terhadap lembaga-lembaga pendidikan Islam, termasuk Madrasah Diniyah Takmiliyah.
Ia juga menyampaikan bahwa hasil reses kali ini akan menjadi dasar dalam memperjuangkan peningkatan fasilitas masjid dan mushola, serta percepatan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) yang sangat dinantikan masyarakat.

“Banyak masukan yang kami terima, mulai dari sarana ibadah hingga pencairan PIP untuk madrasah. Semua ini menjadi perhatian kami agar kebutuhan masyarakat Indramayu dapat segera terpenuhi,” tutup Selly Andriany Gantina.

(Andika/Ari).

Diskopdagin Dorong UMKM Perbatasan Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal dan Uji Nutrisi Gratis

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya memperkuat daya saing pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah perbatasan terus digencarkan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu. Salah satu langkah nyatanya yakni dengan menghadirkan layanan sertifikasi halal dan uji nutrisi produk secara gratis bagi para pelaku usaha lokal.

Program ini kembali dilaksanakan di Desa Mekarwaru dan Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, pada Kamis (16/10/2025). Tim Diskopdagin turun langsung ke lapangan melalui sistem jemput bola, memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang ingin mengurus sertifikat halal maupun melakukan uji laboratorium terhadap kandungan gizinya.

Kepala Diskopdagin Kabupaten Indramayu, Ali Fikri, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari pelayanan prima yang digagas Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin. Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan mutu dan daya saing produk masyarakat di wilayah perbatasan.

“Tujuan utama program ini adalah memudahkan pelaku IKM memperoleh label halal pada produknya. Karena halal bukan hanya soal syariat, tetapi juga mencerminkan produk yang bergizi dan higienis,” ujar Ali Fikri.

Ia menambahkan, kehalalan produk perlu dibuktikan secara resmi melalui sertifikat halal yang didukung dengan hasil uji nutrisi untuk memastikan kandungan gizi dan keamanan produk pangan.

Adapun persyaratan bagi pelaku IKM yang ingin mengikuti uji nutrisi gratis, antara lain: memiliki NIB, sertifikat halal, dan PIRT; menyerahkan fotokopi KTP; lokasi produksi berada di Kabupaten Indramayu; produk sudah beredar di pasaran dan beroperasi minimal satu tahun; serta menyerahkan 11 sampel produk untuk diuji di laboratorium.

“Hasil uji nutrisi ini sangat penting karena memberi jaminan mutu dan keamanan bagi konsumen, mendukung pengembangan produk baru, serta menjadi sarana promosi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Melalui program fasilitasi ini, pemerintah daerah berharap para pelaku UMKM, khususnya di wilayah perbatasan, lebih percaya diri menembus pasar yang lebih luas tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menuju pasar regional dan global.

(Andika/Diskom).

Dorong Kemandirian Petani, Bupati Indramayu Resmikan RMU LANUSA di Kroya

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali terlihat dengan diresmikannya Rice Milling Unit (RMU) Lumbung Agraria Nusantara (LANUSA) di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kamis (15/10/2025).

Acara peluncuran ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn.) Akhmad Wiyagus bersama jajaran pejabat pusat dan daerah, serta perwakilan organisasi petani dari berbagai wilayah Indramayu.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu mengapresiasi langkah kolaboratif Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) bersama organisasi petani dan buruh yang berinisiatif membangun RMU LANUSA sebagai badan usaha bersama berbasis desa.

“Ini bukti bahwa kebangkitan ekonomi bisa dimulai dari desa, dari tangan-tangan petani, dan dari semangat gotong royong masyarakat sendiri,” ujar Bupati.

Kabupaten Indramayu selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung padi terbesar nasional dengan kontribusi mencapai 16 persen terhadap produksi beras Indonesia. Pemerintah menargetkan wilayah ini mampu mempertahankan surplus gabah kering giling hingga 1,8 juta ton per tahun.

Musim tanam tahun ini mencatat produktivitas mengesankan, yakni rata-rata 7,2 ton per hektare. Namun, Bupati menilai peningkatan produksi harus diikuti dengan sistem pascapanen yang lebih modern agar hasil panen tidak banyak terbuang.

Melalui kehadiran RMU LANUSA, petani diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan gabah, meningkatkan kualitas beras, memperoleh nilai tambah ekonomi, serta memperkuat kemandirian dalam rantai produksi pangan.

Program ini merupakan bagian dari strategi Ekonomi Kerakyatan Berbasis Reforma Agraria (EKORA) yang digagas KPA. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan ekonomi komunitas serta mendorong kedaulatan pangan rakyat.

Bupati menambahkan, Pemkab Indramayu terus berkomitmen mendukung sektor pertanian. Saat ini terdapat sekitar 750 unit penggilingan padi di wilayahnya, baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak beroperasi. Pemerintah juga telah menyalurkan tujuh unit RMU dan drayer kepada kelompok tani di Kecamatan Kroya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

“Dengan adanya RMU LANUSA, petani kini bisa mengolah gabah secara mandiri tanpa bergantung pada tengkulak. Ini langkah nyata menuju kesejahteraan petani dan buruh tani kita,” tegasnya.

Sebagai penutup acara, dilakukan pelepasan perdana pengiriman beras hasil olahan RMU LANUSA sebanyak 9,6 ton untuk wilayah Jabodetabek menandai langkah awal Indramayu menuju kemandirian pangan desa.

(Andika/Diskom).