BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, Polres Bogor melaksanakan kegiatan bakti sosial yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Rabu (11/6)
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-79 sekaligus wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Polres Bogor menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga yang membutuhkan, seperti lanjut usia (lansia), masyarakat kurang mampu, serta pekerja informal di wilayah Kabupaten Bogor.
Dalam sambutannya, Kapolres Bogor menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur Polri atas kepercayaan masyarakat yang tetap terjaga hingga memasuki usia ke-79 tahun.
“Bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan, serta disambut antusias oleh masyarakat penerima bantuan. Selain pembagian sembako, kegiatan ini juga diisi dengan silaturahmi antara Kapolres dan masyarakat setempat.
Diharapkan, kegiatan bakti sosial ini dapat memberikan dampak positif dan menjadi inspirasi dalam membangun solidaritas antara Polri dan masyarakat.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dua bocah laki-laki di Indramayu hidup dalam kegetiran setelah ditinggalkan sang ayah tanpa kabar. R (7) dan B (3) kini tinggal bersama nenek mereka, Aliyah, di sebuah rumah kecil di atas tanah makam di Jalan Pahlawan, Gang Musolah, RT 05 RW 08, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu. Selasa (10/6)
Keduanya merupakan anak dari pasangan Rudiansyah dan Susanti. Sang ibu kini menjadi pekerja migran di Arab Saudi. Sementara sang ayah yang sempat mengasuh ketiganya, memilih membawa anak perempuan tertuanya, K (13), dan meninggalkan dua putranya begitu saja di rumah nenek mereka tanpa identitas, tanpa kejelasan nasib.
“Anak-anak itu dititipkan begitu saja, seperti barang yang dibuang,” tutur Junedi, kerabat keluarga yang menyaksikan langsung kejadian memilukan tersebut. “Alasannya, nanti akan dijemput kalau sudah besar. Tapi sekarang? Siapa yang peduli?”
Aliyah kini menanggung beban besar di usia senjanya. Selain menghadapi kesulitan ekonomi, ia juga tidak memiliki dokumen sah cucunya yang dibutuhkan untuk mendaftarkan mereka ke sekolah. Akibatnya, R dan B terancam tumbuh tanpa akses pendidikan formal.
Menanggapi hal ini, Ketua Forum Wartawan Jurnalis Independen (FWJI) Korwil Indramayu, Mutadi, A.Md.Kom, mendesak Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk segera turun tangan. Ia menekankan pentingnya kehadiran Pemerinta dalam kasus sosial seperti ini, terlebih sejalan dengan visi Indramayu REANG: Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.
“Jangan biarkan anak-anak ini kehilangan masa depan hanya karena keteledoran orang dewasa. Pemerintah harus hadir memberi solusi nyata, bukan sekadar retorika,” tegas Mutadi.
Ia juga mendorong dilakukan pemutakhiran data penerima bantuan sosial secara menyeluruh di tahun 2025, mengingat masih banyak warga miskin yang tercecer dari jangkauan program pemerintah.
“Ini bukan cuma tentang statistik. Ini tentang hidup, tentang harapan,” pungkasnya.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Surat Edaran Nomor: 51/PA.03/Disdik mengenai penerapan jam malam bagi pelajar, Polres Indramayu yang berada di bawah naungan Polda Jabar melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin malam (9/6/2025). Patroli ini bertujuan untuk mensosialisasikan penerapan jam malam di wilayah hukum Polres Indramayu. Selasa (10/6)
Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB ini dipimpin oleh Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., yang diwakili oleh Kasat Binmas Polres Indramayu, AKP Suprihati Setyaningsih, S.H., serta didampingi oleh KBO Sat Binmas IPDA Tasim, S.I.P., dan KBO Sat Lantas IPDA Masnan, S.H., bersama anggota Sat Binmas Polres Indramayu.
Menurut Kasat Binmas AKP Suprihati Setyaningsih, kegiatan patroli ini adalah wujud komitmen Polres Indramayu dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan pada nilai-nilai Panca Waluya, yang mencakup Cageur, Bageur, Bener, Pinter tur Singer. Ia juga menjelaskan bahwa kebijakan pembatasan jam malam bertujuan untuk melindungi para pelajar dari potensi kegiatan negatif di luar rumah dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih aman dan tertib.
“Penerapan jam malam berlaku dari pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB, kecuali bagi pelajar yang terlibat dalam kegiatan resmi sekolah, keagamaan, atau sedang bersama orang tua,” ujar AKP Suprihati Setyaningsih, Selasa (10/6/2025).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengawasan akan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan tenaga pendidik, perangkat desa, dan orang tua murid. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebijakan ini dapat berjalan dengan efektif dan bijak.
Kasat Binmas juga mengingatkan orang tua untuk memberikan dukungan terhadap kebijakan ini demi kebaikan anak-anak mereka.
“Kami berharap orang tua dan masyarakat dapat berpartisipasi aktif untuk mengarahkan anak-anak agar terlibat dalam kegiatan positif,” tambahnya.
Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, serta mendukung program pembinaan karakter generasi muda. Ia mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemui potensi gangguan kamtibmas melalui layanan ‘Lapor Pak Kapolres – SIAP MAS INDRAMAYU’ via WhatsApp 081999700110 atau call center 110.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Warga Blok Tempel, Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, digemparkan dengan penemuan mayat pria mengapung di aliran Sungai Klontongan, Selasa (10/6/2025) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Kepolisian Sektor Sliyeg membenarkan peristiwa tersebut. Kapolsek Sliyeg IPTU Edi Mulyana mengungkapkan, korban diketahui bernama Dian Ferdiana Adita (45), warga Desa Tanjar Lor, Kecamatan Kertasemaya, Indramayu.
“Korban ditemukan oleh warga bernama Dirjo dalam posisi telungkup. Ia segera melaporkan kejadian tersebut ke Bhabinkamtibmas setempat, lalu diteruskan ke Polsek,” kata IPTU Edi.
Petugas gabungan dari Polsek Sliyeg, Unit Inafis Polres Indramayu, serta tenaga medis dari Puskesmas Sliyeg dikerahkan untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban. Dokter Masludi turut membantu dalam proses pemeriksaan awal.
Hasil pemeriksaan tim medis RSUD Indramayu tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka di bagian mata diduga akibat benturan saat jatuh ke sungai.
“Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi dan telah hilang selama dua hari. Mereka menolak autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” jelas Kapolsek.
IPTU Edi Mulyana pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada, khususnya jika ada anggota keluarga yang menderita penyakit tertentu, untuk mencegah kejadian serupa.
Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak warga aktif menjaga keamanan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa masyarakat bisa melapor potensi gangguan kamtibmas melalui layanan ‘Lapor Pak Kapolres – SIAP MAS INDRAMAYU’ di WhatsApp 081999700110 atau call center 110.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Wakil Bupati Syaefudin melaksanakan kunjungan mendadak ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discapil) Kabupaten Indramayu pasca libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Selasa (10/6/2025).
Kedatangan wabup pada pukul 13.00 tersebut untuk melihat langsung konsistensi proses pelayanan pada siang hari setelah jam istirahat dalam memberikan layanan adminduk kepada pemohon.
Kedatangan Wabup sontak membuat kaget para pegawai yang baru kembali ke kantor setelah melaksanakan istirahat siang. Wabup langsung menuju ruang pelayanan dan berbincang dengan petugas serta masyarakat yang tengah menunggu antrian.
Syaefudin mengatakan, saat ini permohonan pencetakan administrasi kependudukan sangat tinggi. Mengingat bersamaan dengan seleksi penerimaan murid baru untuk tahun ajaran 2025/2026.
“Jelang penerimaan murid baru ini saya lihat aktivitas layanan adminduk di Discapil sangat tinggi. Pas saya datang para petugas sudah standbye di mejanya masing-masing dan langsung melayani masyarakat,” kata Syaefudin.
Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discapil) Kabupaten Indramayu, Ahmad Budiharto mengatakan, pasca libur dan cuti bersama layanan adminduk Discapil langsung tancap gas baik yang berada di dinas maupun di Mal Pelayanan Publik (MPP) serta di 31 kecamatan.
Selain dengan memberikan layanan reguler pihaknya juga terus melakukan layanan keliling dan layanan malam minggu di Alun-Alun Indramayu.
Salah seorang warga asal Kecamatan Lelea mengatakan, dirinya datang ke Discapil tengah melakukan perbaikan kartu keluarga (KK). Dirinya cukup puas dengan layanan yang telah diberikan oleh Discapil tersebut.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Perhubungan tengah mempersiapkan pelaksanaan program Car Free Day (CFD) yang akan digelar secara rutin di pusat Kota Indramayu. Selasa (10/6) Diketahui, CFD ini bertujuan untuk membatasi penggunaan kendaraan bermotor di area tertentu guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan ramah bagi masyarakat. Car Free Day atau Car Free Night (CFN) merupakan program nasional yang mengacu pada Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 199 Tahun 2004 tentang Hari Bebas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor. Program ini diharapkan dapat mengurangi polusi udara, mendorong gaya hidup sehat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan transportasi ramah lingkungan. Dalam rencana pelaksanaannya, CFD akan digelar pada hari Jum’at dan Sabtu malam, serta hari Minggu pagi. Beberapa ruas jalan di sekitar Alun-Alun Indramayu akan ditutup sementara untuk kendaraan bermotor, yaitu Jalan Letnan Jenderal S. Parman dan Jalan R.A. Kartini.
Ruas jalan tersebut akan dututup yang sepenuhnya bebas dari kendaraan bermotor selama waktu CFD. Rambu-rambu larangan masuk telah disiapkan di titik-titik strategis untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di luar zona CFD. Penutupan ini berlaku bagi seluruh jenis kendaraan bermotor, kecuali kendaraan darurat atau yang telah mendapatkan izin khusus. Plt. Kepala Dinas Perhubungan Indramayu, Mardono menyatakan, pelaksanaan CFD bertujuan tidak hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga untuk memberikan ruang publik yang aman, nyaman, dan sehat bagi masyarakat. ”Selain berolahraga dan bersosialisasi, warga juga dapat menikmati berbagai kegiatan UMKM dan hiburan lokal yang turut meramaikan kawasan CFD. Ini merupakan langkah nyata Pemkab Indramayu dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan menciptakan ruang kota yang lebih manusiawi dan inklusif,” ungkapnya. Sebagai antisipasi terhadap pembatasan kendaraan bermotor di area CFD, Pemkab telah menyiapkan beberapa kantung parkir strategis di sekitar kawasan Alun-Alun, yakni Masjid Agung Indramayu, Jalan Mayor Sastraatmaja, Barrak Cafe, Kodim Lama, Jalan Kopral Dali, Jalan Telepon, Jalan Veteran dan Jalan Yos Sudarso. Berdasarkan hasil survei, tercatat kapasitas parkir yang tersedia masih mencukupi, dengan jumlah aktual Motor sebanyak 346 unit dan Mobil sebanyak 29 unit. Hal ini menunjukkan kesiapan infrastruktur pendukung guna mendukung pelaksanaan CFD dengan nyaman bagi warga. Dengan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat, CFD dapat menjadi momentum penting menuju Indramayu yang lebih hijau dan berkelanjutan.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Momentum libur panjang Iduladha yang berlangsung selama empat hari dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur bersama keluarga. Salah satu destinasi yang ramai diserbu wisatawan adalah objek wisata Bali 2 di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu. Selasa (10/6)
Pantauan pada Senin, 9 Juni 2025, kawasan wisata yang dikenal dengan nama Balongan Indah tersebut dipadati pengunjung dari berbagai daerah, termasuk dari luar kota seperti Sumedang. Seorang wisatawan asal Sumedang yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah tiga kali mengunjungi Bali 2, termasuk saat libur sekolah dan kini di masa libur Idul Adha.
“Tempatnya sangat bagus dan indah. Saya sudah tiga kali ke sini setiap libur sekolah. Anak-anak senang, suasananya menyenangkan,” ujarnya kepada wartawan.
Menanggapi tingginya minat masyarakat, Sekretaris Pengelola Wisata Bali 2, Hasan Hadliri, mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan sistem penyesuaian tarif tiket masuk berdasarkan hari kunjungan. Hal ini diterapkan untuk menjaga kualitas layanan dan pengelolaan fasilitas.
“Untuk hari biasa, Senin sampai Jumat, tarif anak-anak Rp10.000 dan dewasa Rp12.500. Sementara Sabtu dan Minggu, anak-anak Rp12.500 dan dewasa Rp15.000,” jelas Hasan.
Adapun pada hari-hari besar nasional, seperti Lebaran, Tahun Baru, hingga Iduladha, tarif kembali mengalami penyesuaian. “Hari besar itu tarif anak-anak Rp15.000 dan dewasa Rp17.500. Jadi total ada tiga kategori tarif, yaitu hari biasa, akhir pekan, dan hari besar. Selisihnya rata-rata Rp2.500,” tambahnya.
Hasan menjelaskan bahwa penyesuaian tarif tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan fasilitas, keamanan, dan kenyamanan pengunjung, terlebih pada saat masa kunjungan padat seperti liburan panjang.
Dikenal dengan keindahan alamnya, Bali 2 menawarkan berbagai wahana air, area bersantai, dan spot foto yang menarik. Tak heran bila lokasi ini terus menjadi destinasi favorit wisata keluarga, baik dari wilayah Indramayu maupun luar daerah.
BOGOR.radarinformasi.com – Seorang pria bernama M. Anjar (Acay), warga Kampung Taringgul, RT 03/03, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, dilaporkan hilang di Kali Cileungsi, tepatnya di lokasi penyebrangan antara Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup dan Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Bogor, pada Senin (9/6) sore.
Menurut keterangan dari pihak keluarga, korban sebelumnya berpamitan untuk mencuci mobil di lokasi tersebut sekitar pukul 13.00 WIB. Namun hingga pukul 16.00 WIB, korban tidak memberikan kabar. Merasa curiga, keluarga menyusul ke lokasi dan menemukan mobil korban berada di pinggir sungai, dengan kunci mobil dan telepon genggam masih berada di dalam kendaraan. Namun, korban tidak tampak di sekitar lokasi.
Pihak keluarga menyebut bahwa korban memiliki riwayat penyakit ayan (epilepsi), yang menimbulkan dugaan bahwa korban mungkin mengalami kejang dan terpeleset ke dalam sungai.
Hingga saat ini, korban belum ditemukan. Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur relawan, aparat desa, dan pihak kepolisian. Selain pencarian manual, proses investigasi juga sedang dilakukan dengan pengecekan rekaman CCTV di sekitar area kejadian.
Potensi SAR dan Tim Penolong yang Terlibat antara lain: Destana Desa Gunung Sari, Relawan Rekan Indonesia, Babinsa dan Binmas Desa Gunung Sari, Babinsa dan Binmas Desa Tarikolot, Tim Reaksi Cepat (TRC) Safety Riding Polres Bogor, Unit Ambulans NU Desa Tarikolot serta Warga dan relawan sekitar.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau melihat kejadian untuk segera melapor ke aparat terdekat. Pencarian masih akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Dalam rangka memastikan layanan pemasyarakatan kepada Warga Binaan terlaksana dengan baik, Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirwatkeshab) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Adhayani Lubis melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung, Minggu (08/06).
Kunjungan ini disambut baik oleh Pejabat Struktural Rutan Kelas IIB Tarutung serta seluruh ASN Rutan Kelas IIB Tarutung. Kunjungan tersebut sebagai bagian dari agenda Monitoring dan Evaluasi serta Penguatan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang layanan kesehatan warga binaan.
Pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi tersebut, Adhayani Lubis memeriksa pelaksanaan pelayanan, pembinaan, klinik Rutan, dapur sehat, blok hunian, menu makanan warga binaan, harga kantin Koperasi Rutan Kelas IIB Tarutung serta berbincang dengan warga binaan.
“Ini perdana, saya melakukan tinjauan secara langsung di Rutan Kelas IIB Tarutung. Walaupun dengan bangunan yang minimalis tetapi cukup bersih dan rapi,” ujar Adhayani Lubis.
Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirwatkeshab), Adhayani Lubis juga mengapresiasi terkait perbantuan jaga dari Kodim 0210 Tapanuli Utara dan Polres Tapanuli Utara di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung.
“Saya sangat mengapresiasi atas respons tanggap jajaran Rutan Kelas IIB Tarutung yang telah melaksanakan perintah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto melalui Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi untuk menjalin sinergi dengan Jajaran TNI-POLRI untuk perbantuan pengamanan di Lapas/Rutan,” ujar Adhayani.
Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring mengucapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan perhatian dari Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirwatkeshab) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Ibu Direktur yang memantau dan memberikan wejangan penting bagi Rutan Tarutung. Ke depan, kami akan tingkatkan baik dari segi pelayanan kesehatan, makanan, maupun program pembinaan lainnya,” ujar Evan Karutan Tarutung.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno menghimbau dan selalu mengingatkan seluruh Lapas/Rutan di wilayah Sumatera Utara untuk melaksanakan tugas sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.
“Mari bersama kita laksanakan hal-hal yang telah diperintahkan pimpinan dengan harapan Lapas/Rutan selalu dalam kondisi aman dan tertib serta saya harapkan kepada seluruh Lapas/Rutan di Sumatera Utara agar menerapkan harga kantin sesuai dengan harga yang di terbitkan Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (INKOPASINDO),” ujar Yudi, Kakanwil Ditjenpas Sumut.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Dalam rangka memastikan layanan pemasyarakatan kepada Warga Binaan terlaksana dengan baik, Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirwatkeshab) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Adhayani Lubis melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung, Minggu (08/06).
Kunjungan ini disambut baik oleh Pejabat Struktural Rutan Kelas IIB Tarutung serta seluruh ASN Rutan Kelas IIB Tarutung. Kunjungan tersebut sebagai bagian dari agenda Monitoring dan Evaluasi serta Penguatan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang layanan kesehatan warga binaan.
Pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi tersebut, Adhayani Lubis memeriksa pelaksanaan pelayanan, pembinaan, klinik Rutan, dapur sehat, blok hunian, menu makanan warga binaan, harga kantin Koperasi Rutan Kelas IIB Tarutung serta berbincang dengan warga binaan.
“Ini perdana, saya melakukan tinjauan secara langsung di Rutan Kelas IIB Tarutung. Walaupun dengan bangunan yang minimalis tetapi cukup bersih dan rapi,” ujar Adhayani Lubis.
Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirwatkeshab), Adhayani Lubis juga mengapresiasi terkait perbantuan jaga dari Kodim 0210 Tapanuli Utara dan Polres Tapanuli Utara di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung.
“Saya sangat mengapresiasi atas respons tanggap jajaran Rutan Kelas IIB Tarutung yang telah melaksanakan perintah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto melalui Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi untuk menjalin sinergi dengan Jajaran TNI-POLRI untuk perbantuan pengamanan di Lapas/Rutan,” ujar Adhayani.
Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring mengucapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan perhatian dari Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirwatkeshab) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Ibu Direktur yang memantau dan memberikan wejangan penting bagi Rutan Tarutung. Ke depan, kami akan tingkatkan baik dari segi pelayanan kesehatan, makanan, maupun program pembinaan lainnya,” ujar Evan Karutan Tarutung.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno menghimbau dan selalu mengingatkan seluruh Lapas/Rutan di wilayah Sumatera Utara untuk melaksanakan tugas sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.
“Mari bersama kita laksanakan hal-hal yang telah diperintahkan pimpinan dengan harapan Lapas/Rutan selalu dalam kondisi aman dan tertib serta saya harapkan kepada seluruh Lapas/Rutan di Sumatera Utara agar menerapkan harga kantin sesuai dengan harga yang di terbitkan Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (INKOPASINDO),” ujar Yudi, Kakanwil Ditjenpas Sumut.