Polsek Cibungbulang Investigasi Terkait Ditemukannya Jasad Diduga Bunuh Diri

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Sabtu, 27 Juli 2024, sekitar pukul 06.00 WIB, ditemukan oleh warga seorang pria meninggal dunia yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di Kp. Cikudamulya, RT 01 RW 05, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Zulkernaidi, S.Sos, M.H, menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi, pada Sabtu, 27 Juli 2024, sekitar pukul 06.00 WIB, saksi J mendapat kabar bahwa saudara misannya, Eka Pibriana, meninggal dengan cara gantung diri. Saksi J kemudian mendatangi lokasi kejadian di Kampung Cikudamulya, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan. Korban telah meninggal dunia dengan cara gantung diri di pohon cengkeh di pinggir jalan. Sepeda motor milik korban masih berada di lokasi kejadian dan helm masih terdapat di spion.

Pada saat itu, warga sudah banyak berkumpul di lokasi, termasuk adik ipar saksi yang bernama K. Korban kemudian diturunkan oleh saksi J dan pihak keluarga lainnya, lalu dibawa ke rumahnya. Setelah menerima informasi, anggota Polsek melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Hasil sementara di TKP menunjukkan tidak ada tanda-tanda keributan atau kekerasan.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pada celana dalam korban terdapat bekas air mani dan pada lubang anus ada bekas kotoran. Pada leher korban terdapat luka jeratan tali,” ungkap Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaidi.

Ketika jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit, pihak keluarga merasa keberatan untuk dilakukan autopsi dan menganggap bahwa kejadian ini adalah musibah. Pihak keluarga kemudian menuangkan hal ini dalam surat pernyataan yang diketahui oleh pihak pemerintah desa dan mengurus pemakaman korban.

Identitas jasad tersebut diketahui adalah seorang laki-laki bernama Eka Pibriana (31) seorang karyawan swasta yang berdomisili di Kampung Muara 2, RT 03 RW 02, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan.

Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi TKP mengamankan barang bukti yakni, Tali tambang warna hijau muda yang dipakai untuk gantung diri, baju korban berupa jaket dan celana yang dipakai korban saat gantung diri dan sepeda motor dengan nomor polisi F 4226 IM.

Sampai berita ini diturunkan, jasad Korban telah dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga, yang menerima peristiwa ini sebagai musibah dan takdir. Situasi disekitar lokasi kejadian sudah kembali kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Panjang Amankan Seorang Remaja yang Diduga Gengster

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Minggu, 28 Juli 2024, sekitar pukul 03.00 WIB, di Jl. Sudamanik, Kp. Cilangkap, Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, telah diamankan seorang remaja yang diduga terlibat tawuran di wilayah hukum Polsek Parung Panjang. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Parung Panjang, Kompol Dr. Suharto, S.H., M.H, menjelaskan bahwa pada Minggu, 28 Juli 2024, sekitar pukul 03.00 WIB, di Jalan Sudamanik, Kampung Cilangkap, Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, seorang remaja yang diduga anggota gengster telah diamankan.

Sekitar pukul 02.45 WIB, petugas jaga mendapatkan informasi dari Resmob bahwa akan terjadi tawuran di wilayah Parungpanjang, tepatnya di Desa Lumpang. Piket SPKT dan Piket Binmas segera bergerak ke lokasi tersebut. Saat anggota Polsek tiba di lokasi, para gengster yang sedang tawuran membubarkan diri secara terpisah.

Dengan bantuan warga, pihak Kepolisian berhasil mengamankan salah satu motor yang terjatuh dan menyerahkannya kepada anggota Polsek Parungpanjang. Anggota Polsek kemudian membawa pelaku yang mengalami luka lecet akibat terjatuh dari sepeda motor ke Puskesmas Parungpanjang untuk mendapatkan perawatan medis.

Hasil pemeriksaan pihak Kepolisian Polsek Parung Panjang menunjukkan bahwa pelaku remaja yang diamankan berinisial A (17), adalah anggota gengster yang berdomisili di Kampung Cibungur, Desa Bangunjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor

Pihak Kepolisian meminta keterangan dari saksi di lokasi TKP, yaitu Ahyar (53) yang merupakan Linmas Desa  Lumpang. Sementara itu, barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian antara lain 1 unit sepeda motor Honda Beat warna merah muda dengan nopol F 4988 FHC dan 1 buah handphone diduga milik pelaku yang kabur.

Sampai berita ini diturunkan, pelaku telah diamankan di Polsek Parung Panjang untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Rumpin Investigasi Kasus Ditemukannya Orang Meninggal Diduga Bunuh Diri

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Jumat, 26 Juli 2024, sekitar pukul 19.30 WIB, ditemukan seorang pria meninggal dunia yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di Mes ternak ayam 168 Farm, Kampung Lame, RT 03 RW 05, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Rumpin, AKBP Sumijo, S.H, menjelaskan bahwa pada Jumat, 26 Juli 2024, sekitar pukul 19.30 WIB, di Mes ternak ayam 168 Farm, ditemukan seorang pria yang meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara gantung diri. “Korban diketahui bernama Andri Kurniawan (18), warga Kampung Kembang Kuning, RT 04 RW 05, Desa Jugala Jaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari beberapa saksi yakni, SO (16) dan R (21), keduanya warga Bogor serta I (30), warga Serang.

Menurut keterangan saksi, SO, sekitar pukul 18.00 WIB, korban menelepon dan meminta saksi SO datang ke mes korban karena ingin curhat. Namun, saat itu saksi SO sedang berada di rumah temannya. Sekitar pukul 19.30 WIB, saksi SO mendatangi mes korban. Ketika mengetuk pintu mes, pintu tidak dibuka, sehingga saksi SO mendobrak pintu mes dan melihat korban sudah tergantung menggunakan kabel listrik yang dililit pada lehernya dan tergantung pada besi baja bagian atap mes. Saksi SO berteriak meminta tolong, kemudian saksi R dan saksi I datang dan berusaha menurunkan korban dari lilitan kabel listrik pada lehernya.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Rumpin dan dinyatakan meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan di sekitar lokasi kejadian juga tidak ada tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga korban keberatan untuk dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi, menganggap kejadian ini sebagai musibah.

Sampai berita ini diturunkan, jasad korban telah dimakamkan secara layak dan situasi di lokasi kejadian tetap kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

H. Hairan Hadiri Reuni dan Silaturahmi Himpunan Keluarga Ponpes Wali Songo Ngabar Ponorogo

TANJAB BARAT.radarinformasi.com – H Hairan SH, sebagai tokoh masyarakat yang dikenal dengan dedikasinya dalam bidang pendidikan dan keagamaan, menghadiri acara reuni dan silaturahmi Himpunan Keluarga Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo (HKPPW), di Hotel Masa Kini, Kualatungkal, Jambi, Sabtu (27/7/2024).

Saat sambutan,H.Hairan menyampaikan apresiasinya kepada panitia yang telah berupaya sekuat tenaga untuk suksesnya acara ini.

“Pentingnya menjaga tali silaturahmi dan terus menjalin hubungan, baik antar alumni sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan pesantren dan masyarakat,” tutur H.Hairan, yang juga merupakan Alumni Ponpes Wali Songo.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat ikatan kekeluargaan kita. Semoga melalui reuni ini, kita bisa saling berbagi pengalaman dan inspirasi untuk terus berkontribusi positif di masyarakat,” sambung H.Hairan.

Sebagai Alumni, Hairan juga menceritakan pengalamannya sewaktu belajar di Ponpes Wali Songo, yang mana sewaktu ia berkunjung kembali ke Ponpes Wali Songo terlihat sudah banyak perubahan yang signifikan.

“Di Ponpes Wali Songo sudah modern dan mandiri, disana sudah mempunyai sawah dan pengolahan air bersih sendiri dan ada kliniknya, hampir disegala lini sudah mandiri”, sebut Hairan.

“Ponpes tersebut semakin maju, sehingga menjadi lebih nyaman untuk belajar”, ungkap H.Hairan.

Acara tersebut juga diisi dengan tausiah dan berbagai kegiatan menarik. Termasuk sesi diskusi, pemutaran video dokumentasi perjalanan Ponpes Wali Songo. Reuni ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat jaringan di antara para alumni.

Reuni dan silaturahmi ini menegaskan komitmen Himpunan Keluarga Ponpes Wali Songo Ngabar Ponorogo dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai luhur yang telah diajarkan di pesantren, serta terus berusaha memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

Acara silaturahmi dan reuni tersebut turut dihadiri oleh, Ketua HKPW Provinsi Jambi, Ketua PC HKPW Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), para alumni dan keluarga besar Ponpes Wali Songo Ngabar Ponorogo dari setiap angkatan.

Reporter : Dani
Redaktur : Dewi

Antusiasme Warga Bahal Batu I,II dan III Hadiri Acara Silaturahmi dan Temu Kangen Dengan Satika Simamora

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Antusiasme warga Desa Bahal Batu I,II dan III mencapai puncaknya saat menghadiri acara silaturahmi dan temu kangen yang diadakan oleh Para Tim Relawan Bacalon Bupati Satika Simamora yang akan ikut pada kontestan pemilihan Kepala Daerah November mendatang. Sabtu (27/7/24)

Meskipun target awal hanya Tiga ratus lima puluh warga yang diharapkan hadir, kenyataannya Seribuan jumlah yang membanjiri acara ini membeludak jauh melampaui ekspektasi.

Dengan saling bersalaman dan beramah tamah, warga dari berbagai lapisan masyarakat datang secara masif ke lokasi acara yang dilaksanakan di Desa Bahal Batu III Kecamatan Siborongborong tersebut.

Warga masyarakat Desa Bahal Batu I, II, dan III menyambut baik kehadiran bakal calon bupati Satika Simamora, yang dianggap mampu memperjuangkan kepentingan rakyat secara tulus dan transparan.

“Kami sangat terharu melihat antusiasme warga Desa Bahal Batu I, II dan III yang begitu tinggi dalam menghadiri acara ini. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bahal Batu I, II dan III sangat peduli dengan masa depan daerah mereka,” ujar Ramot Pasaribu salah seorang panitia acara.

Dalam pidatonya, bakal calon bupati Tapanuli Utara Satika Simamora yang didampingi pengurus partai PDI-Perjuangan, Arifin Rudi Nababan menyampaikan tujuannya untuk memajukan Kabupaten Tapanuli Utara ke depan, dengan fokus utama pada pengembangan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan perlindungan lingkungan. Dia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan daerah.

“Saya hadir di sini untuk mendengar suara dan aspirasi setiap warga. Kita harus bersama-sama membangun Kabupaten Tapanuli Utara agar menjadi tempat yang lebih baik untuk generasi mendatang,” ujar Arifin Rudi Nababan.

Para peserta acara, yang mayoritas merupakan tokoh masyarakat, lansia, pemuda, dan ibu-ibu rumah tangga, dengan antusias mendengarkan setiap kata yang disampaikan oleh bakal calon Bupati Tapanuli Utara Satika Simamora.

Acara yang digelar dari pukul 12.00 Wib berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Warga yang hadir terlihat begitu antusias memberikan dukungan penuh untuk memenangkan Satika Simamora jadi Bupati Tapanuli Utara.

Acara silaturahmi dan temu kangen ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan diri, tetapi juga sebagai momentum untuk membangun komunikasi yang baik antara bakal calon bupati Satika Simamora dengan masyarakat. Semoga antusiasme yang tinggi ini dapat berlanjut hingga masa kampanye dan pada akhirnya membuahkan hasil yang baik untuk kemajuan Kabupaten Tapanuli Utara.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Dukung Kegiatan Olahraga di Desa Binaan, Babinsa Cibedug : Turnamen Bulu Tangkis Eratkan Hubungan TNI dan Warga

BOGOR.radarinformasi.com – Babinsa Desa Cibedug Kopral Satu (Koptu) Lalu Wirebakti, turut menghadiri acara pembukaan pertandingan bulutangkis yang diselenggarakan di Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Acara ini merupakan bagian dari upaya masyarakat setempat untuk mempromosikan olahraga dan mempererat tali persaudaraan antar warga. Sabtu (27/7/24)

Pembukaan pertandingan bulutangkis ini diadakan di lapangan bulutangkis Desa Cibedug dengan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, pemuda dan pecinta olahraga bulutangkis dari desa tersebut. Dalam sambutannya, Koptu Lalu Wirebakti mengapresiasi semangat gotong-royong warga Desa Cibedug dalam menyelenggarakan acara ini. 

“Olahraga bukan hanya tentang kesehatan fisik, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat. Saya sangat bangga melihat antusiasme warga Desa Cibedug dalam mendukung acara ini,” ujar Koptu Lalu Wirebakti.

Pertandingan bulutangkis ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dengan tujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga serta menggali potensi bibit-bibit atlet bulutangkis dari Desa Cibedug. Acara ini direncanakan berlangsung selama satu minggu dengan berbagai kategori pertandingan yang diperlombakan.

Kehadiran Koptu Lalu Wirebakti di acara ini memberikan semangat tambahan bagi para peserta dan panitia. Dukungan dari Babinsa Desa Cibedug ini menunjukkan sinergi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat dalam memajukan kegiatan positif di desa.

Reporter : Dewi

Polres Bogor Tindaklanjuti Terkait Penangkapan Pelaku Pemerasan Berkedok Pegawai KPK

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor menindaklanjuti proses hukum terkait penangkapan pelaku pemerasan yang mengaku sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 26 Juli 2024. Pelaku ditangkap oleh tim KPK setelah menerima laporan dari seorang pegawai ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor yang menjadi korban. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 25 Juli 2024 pukul 13.30 WIB di Rumah Makan Kabayan, Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Jumat (26/7/24)

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K, M.H, menjelaskan dalam konferensi pers bahwa modus pelaku YS adalah mengaku sebagai pegawai KPK di bagian Informasi dan Pengelolaan Data (INDA). “Pelaku melancarkan aksinya kepada pejabat ASN di Pemerintahan Kabupaten Bogor, dengan mengklaim bahwa tim INDA dan penyidik KPK sedang memantau kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) yang sedang diadakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor untuk anggaran tahun 2024,” jelasnya.

Pelaku mengancam korban untuk menyetor 2% dari nilai pengadaan barang dan jasa tersebut atau akan dipanggil oleh KPK. Pelaku berjanji tidak akan menindaklanjuti laporan terkait pengadaan di Dinas Pendidikan jika korban membayar uang tersebut.

Untuk meyakinkan korban, pelaku menunjukkan bukti berupa surat panggilan KPK yang ada di ponselnya, mengenakan jaket hitam, dan menggunakan mobil Porsche serta Alphard.

Korban merasa terancam dan akhirnya menyerahkan uang kepada pelaku sebanyak Rp 700.000.000,- (tujuh ratus juta rupiah) dalam tiga kali penyerahan sejak tahun 2023 hingga Kamis, 25 Juli 2024. Rincian penyerahan uang tersebut adalah:

– Awal Januari 2023: Rp 350.000.000,- (tiga ratus lima puluh juta rupiah) di Kantor Disdik Kabupaten Bogor
– April 2023: Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) di Cibinong, Bogor
– 3 April 2024: Rp 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) di Rest Area Gunung Putri

Merasa ada yang janggal dalam tindakan pelaku, korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib dan KPK. Pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh petugas KPK dari Jakarta di Cibinong saat hendak menagih pembayaran lagi.

Dalam kasus pemerasan ini, pihak Kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 300 juta, 1 unit mobil Porsche beserta STNK dan kunci mobil, 1 unit mobil Alphard beserta STNK dan kunci mobil, 2 unit handphone, 2 buku tabungan bank BCA, 8 buku BPKB dan 1 buku sertifikat

Hasil pemeriksaan penyelidikan proses hukum lebih lanjut, pihak Sat Reskrim Polres Bogor menetapkan pelaku dengan Pasal 368 KUHP dan/atau Pasal 378 KUHP tentang pemerasan dan/atau penipuan dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menghimbau seluruh warga masyarakat khususnya di Kabupaten Bogor, jika ada penipuan atau pemerasan yang terjadi, segera melaporkan kepada pihak berwajib agar segera ditindaklanjuti.

“Pelaku telah kami tetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mako Polres Bogor. Kami masih mengusut kemungkinan adanya korban lain dan tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain,” pungkas Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Tanjungsari Investigasi Kasus Pembakaran Rumah di Desa Pasirtanjung

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Kamis, 25 Juli 2024 sekitar pukul 22.00 WIB, terjadi pembakaran rumah di Kp. Cogreg RT 09/03 Desa Pasirtanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Rumah milik K (43), dibakar oleh tetangganya sendiri, H(25), yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Jumat (26/7/24)

Kapolsek Tanjungsari IPTU Rustami menjelaskan, dari hasil pemeriksaan TKP dan keterangan saksi-saksi, bahwa pada Kamis, 25 Juli 2024 sekitar pukul 22.00 WIB, korban K bersama keluarganya sedang menginap di rumah orang tua di Kp. Cilaya, Desa Bantar Kuning, Kecamatan Cariu.

“Sekitar pukul 23.30 WIB, K mendapat informasi dari AOS bahwa rumah panggung miliknya terbakar. Ketika K pulang, rumahnya sudah terbakar,” jelas Kapolsek Tanjungsari Iptu Rustami.

Informasi dari AOS menyebutkan bahwa yang melakukan pembakaran adalah H, adik ipar K. Pelaku diduga melakukan pembakaran karena permintaannya untuk uang Rp. 2.000,- kepada orang tuanya tidak dipenuhi dan mengancam akan membakar rumah K.

Kebakaran dapat dipadamkan dengan bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dari unit Damkar Cariu. Menurut keterangan keluarga pelaku dan warga sekitar, pelaku memang mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2023.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materil terbakar seperti pakaian, lemari dan perabotan lain diperkirakan sekitar Rp. 20.000.000,-.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah kondusif. Pemilik rumah telah dibantu oleh pihak kepolisian dan warga setempat untuk membersihkan rumah yang terbakar, sementara pelaku telah diamankan dan dibawa ke RS Jiwa.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Ini Penjelasan Ketua Bappilu DPD PDI-P Sumut Terkait Rekomendasi di Pilkada Taput

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Teka-teki siapa bakal calon bupati yang akan diusung PDI Perjuangan pada perhelatan Pilkada Taput 2024 masih misteri. Namun tidak lama lagi, surat tugas atau rekomendasi dari DPP akan segera diumumkan.

“Sampai saat ini, kepada siapa rekomendasi diberikan untuk calon bupati di Pilkada Taput masih berproses di DPP. Namun dalam waktu dekat, paling lambat akhir bulan Juli akan segera diumumkan,” kata Ketua Bappilu DPD PDI-P Sumut, Mangapul Purba, ketika dikonfirmasi Jumat (26/07/2024) melalui telepon selulernya.

Sejauh ini kata Mangapul Purba, sebanyak 4 nama bakal calon bupati yang mendaftar melalui mekanisme penjaringan di DPC PDIP Taput. Selanjutnya keseluruhan bakal calon telah menjalani proses penelitian dan wawancara di DPD PDI-P Sumut untuk diajukan ke DPP. Yakni Satika Simamora (Kader PDI-Perjuangan red), Porada Nababan (Kader PDI-Perjuangan red), Erikson Sianipar dan Jonius Taripar Hutabarat.

Pada tahap wawancara, DPD PDI-P Sumut kemudian melakukan wawancara penelitian, supervisi terhadap seluruh bakal calon. “Semua temuan dari hasil wawancara dan penelitian terhadap bakal calon, kami tuangkan dalam resume dan diajukan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi,” kata Mangapul.

Ditanya soal di antara keempat bakal calon siapa yang paling potensial mengantongi rekomendasi DPP untuk diusung pada Pilkada Taput. Dan apakah ada kemungkinan untuk mengusung non kader?

Mangapul Purba mengatakan sepenuhnya merupakan keputusan DPP, namun lebih mengutamakan kader. “Semua bakal calon bupati yang mendaftar melalui DPC, kami lakukan wawancara dan proses penelitian dan diajukan ke DPP. Tetapi kalau masih ada kader partai yang layak, tentu kami akan lebih mengutamakan kader, salasatunya Satika Simamora dan Porada Nababan,” tandanya.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Polsek Tenjo Berhasil Ungkap Tindak Pidana Curanmor

BOGOR.radarinformasi.com – Unit Reskrim Polsek Tenjo berhasil mengungkap dan mengamankan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curanmor) di Kampung Tapos, Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Kasus ini dilaporkan pada Rabu, 24 Juli 2024. Jumat (26/7/24)

Kapolsek Tenjo, IPTU A.M. Zalukhu, S.H, menjelaskan bahwa pada Rabu, 24 Juli 2024, sekitar pukul 11.00 WIB, anggota piket Polsek Tenjo mendapatkan informasi dari warga masyarakat mengenai dugaan pencurian kendaraan sepeda motor di wilayah Desa Tapos. Menanggapi laporan tersebut, anggota Piket Reskrim yang dipimpin oleh Aipda Dedi Marantika langsung menuju TKP.

Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi dan pengumpulan keterangan saksi-saksi, unit Reskrim melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan terduga pelaku. “Terduga pelaku bersama barang bukti sudah diamankan dan dibawa ke Polsek Tenjo untuk pengusutan lebih lanjut,” jelas Aipda Dedi Marantika

Hasil pemeriksaan penyelidikan Polsek Tenjo mengungkap identitas terduga pelaku, Guntur (30), seorang buruh yang beralamat di Kampung Kompa, Desa Cipayung, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi satu unit kendaraan R2 merek Honda Beat warna hitam, satu buah golok dan kunci letter T.

Sampai berita ini diturunkan, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Tenjo dan proses hukum sedang berjalan serta penyelidikan pengembangan lebih lanjut. Sementara itu, situasi disekitar lokasi kejadian/penangkapan sudah kembali kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule