Polsek Cileungsi Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan

BOGOR.radarinformasi.com- Unit Reskrim Polsek Cileungsi berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol, tepatnya didepan Taman Buah Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Dua orang tersangka berhasil ditangkap dalam operasi yang dilakukan pada Senin, 1 Juli 2024. Selasa (02/07/24)

Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 01.45 WIB saat KRA (seorang driver ojol) kembali dari mengantar penumpang di daerah Jonggol.

“Korban dipepet oleh dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Beat. Pelaku berusaha mengambil kunci motor korban, namun korban berhasil mempertahankannya. Dalam kejadian tersebut, pelaku menyabetkan celurit ke arah helm korban dan mendorongnya hingga terjatuh. Korban mengalami luka pada jari kelingking sebelah kanan dan motornya berhasil dibawa kabur oleh pelaku,” ujar Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu Maduransyah Putra.

Setelah kejadian tersebut, korban melapor ke Polsek Cileungsi dan unit Reskrim segera melakukan penyelidikan. Berdasarkan informasi dari korban, Pada hari yang sama sekitar pukul 10 pagi, unit Resmob Reskrim Polsek Cileungsi yang dipimpin oleh Kanit Reskrim melakukan penangkapan terhadap tersangka pertama DNF (21) di rumahnya. Tak jauh dari rumah tersangka pertama, pihak Kepolisian juga menangkap AD (19) yang bersembunyi di sebuah kontrakan. Kedua tersangka tersebut masih berstatus pelajar.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan 2 unit motor Honda Beat dan 2 buah handphone sebagai barang bukti. Saat ini, kedua tersangka telah dibawa ke Mako Polsek Cileungsi untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melengkapi administrasi penyidikan dan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. “Kami akan melaporkan perkembangan lebih lanjut pada kesempatan pertama kepada pimpinan,” tegasnya.

“Kasus ini menunjukkan kesigapan dan profesionalisme Polsek Cileungsi dalam menangani tindak pidana pencurian dengan kekerasan, serta upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bogor.” tutup Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu Maduransyah Putra dalam keterangannya.

Sampai berita ini diturunkan, kedua tersangka sudah dalam proses hukum lanjut dan situasi disekitar lokasi kejadian sudah kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Berhasil Mengungkap Jaringan Kasus Judi Online

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rentang waktu 6 Hari, terhitung tanggal 25 Juni s/d 1 Juli 2024, Sat Reskrim Polres Bogor berhasil mengungkap kasus perjudian online. 4 orang pelaku telah diamankan beserta akun medsos yang digunakan untuk mempromosikan kegiatan perjudian. Selasa (02/07/24)

Dalam pelaksanaannya, para pelaku mempromosikan link mereka di media sosial. Instagram menjadi salah satu sarana promosi, yaitu dengan cara menggunggah halaman link serta memberi iming-iming kemenangan mutlak di story atau postingan akun promoter.

Para pelaku mendapatkan upah sebesar Rp.600.000 (enam ratus ribu Rupiah) s/d Rp.900.000 (sembilan ratus ribu rupiah) perbulan. mereka diharuskan menggungah link yang terhubung dengan halaman website judi minimal 2 (Dua) kali perharinya di halaman utama dan di story Instagram.

Selain mengamankan para pelaku IP, LN, MS dan AP, pihak Sat Reskrim Polres Bogor juga menyita beberapa barang bukti diantaranya 4 unit handphone termasuk beberapa akun didalamnya seperti akun Instagram, Gmail, ICloud, Dana (E-Wallet), serta akun BNI Mobile Banking. Selain itu, pihak Kepolisian juga menyita uang sebesar Rp. 6.328.000 (Enam Juta Tiga Ratus Dua Puluh Delapan Ribu) yang tersimpan didalam 2 buah kartu ATM Bank BNI.

Wakapolres Bogor Kompol Adhimas Sriyono Putra, S.I.K., M.M., menjelaskan, “Polres Bogor akan terus mengusut dan memberantas kasus perjudian online maupun offline karena sangat berdampak pada masyarakat luas,”.

“Kami tidak bisa mengontrol para pemain, karena memang hal tersebut didasari oleh keinginan pribadi untuk mendapatkan kekayaan secara instan,” tambahnya.

“Saya juga berharap masyarakat memiliki kesadaran pribadi untuk tidak terjerumus dan terlibat dalam perjudian apapun.” tutup Wakapolres Bogor Kompol Adhimas Sriyono Putra dalam keterangannya.

Sampai berita ini diturunkan, seluruh pelaku beserta barang bukti sudah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut terkait jaringan perjudian online lainnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor Pimpin Langsung Upacara Korps Rapot Kenaikan Pangkat TMT

BOGOR.radarinformasi.com- Polres Bogor melaksanakan upacara Korps rapot kenaikan pangkat TMT pada Senin, 1 Juli 2024 di lapangan apel Mako Polres yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., selaku inspektur upacara. Selasa (02/07/24)

Jumlah personel yang mendapatkan kenaikan pangkat ada 61, terdiri dari 1 Personel AKP ke Kompol, 2 personel Iptu ke AKP, 1 Personel Ipda ke Iptu, 5 personel Aipda ke Aiptu, 11 personel Bripka ke Aipda, 3 personel Brigadir ke Bripka, 7 personel Briptu ke Brigadir serta 30 personel Bripda ke Briptu. Selain itu, pangkat pengabdian juga diberikan kepada 1 personel dari Aiptu ke Ipda.

“Terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan selama ini kepada Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya Kesatuan Polres Bogor, semoga hal ini dapat menjadi motivasi dan teladan bagi personel Polres Bogor lainnya,” Ujar Kapolres Bogor Rio Wahyu Anggoro.

“Keberhasilan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi ini merupakan hasil dari usaha yang telah diberikan, tak lupa dorongan serta motivasi dari keluarga adalah yang utama,” Tambahnya.

“Dengan kenaikan pangkat ini, Semoga dapat menjadi motivasi lebih dalam bekerja lebih baik untuk kedepan serta mendorong perilaku tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas yang baik lagi.” Pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, kegiatan upacara kenaikan pangkat tersebut berjalan dengan lancar dan kondusif sampai akhir acara.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Lapas Indramayu Lepas Pegawai yang Memasuki Masa Purna Tugas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melakukan pelepasan terhadap Pegawai yang telah memasuki masa purna tugas, Senin (01/07/2024), di Aula setempat.

Kegiatan diikuti oleh Petugas Lapas Indramayu, antara lain Pejabat Struktural, Staf Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), Jabatan Fungsional Umum (JFU), CPNS dan Taruna Poltekip. 

Selain petugas aktif, kegiatan ini dihadiri juga oleh Purna Tugas Lapas Indramayu yang tergabung dalam Ikatan Purna Tugas Lapas Indramayu dan Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia Kabupaten Indramayu.

Adapun Pegawai yang telah memasuki masa Purna Tugas ialah Abdurrohim, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Tata Usaha Lapas Indramayu dan telah mengabdi selama 26 Tahun di Kementerian Hukum dan HAM.

Pada kesempatan tersebut  Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Hero Sulistiyono mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan curahan pikiran yang telah diberikan oleh Abdurrohim (Pegawai yang dilepas) sehingga memberikan warna tersendiri dalam menjadikan Lapas Indramayu lebih baik dan berprestasi seperti saat ini.

“Semoga silaturahmi tetap terjaga meskipun sudah memasuki masa purna tugas dan selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan dalam masa purna tugasnya,” ucap Hero.

Hero mengatakan pelepasan ini dilaksanakan sebagai penghargaan dari Lapas Indramayu atas kinerja yang telah diberikan selama ini.

Reporter  : Slamet H

Redaktur  : Dewi

Bentuk Sinergitas Danramil 0621-11/Ciawi Kunjungi Mapolsek Ciawi Dalam HUT Bhayangkara Ke-78

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-78, Mayor Arm.Mohamad Sutrisno Danramil 0621-11/Ciawi beserta anggota mengunjungi Kantor Polsek Ciawi, kedatangan ini tidak hanya sebagai ungkapan selamat, tetapi juga sebagai langkah untuk memperkuat sinergi antara TNI dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di wilayah Ciawi, Selasa (02/07/24).

Mayor Arm.Mohamad Sutrisno menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menguatkan kerjasama dalam berbagai program dan kegiatan di wilayah binaannya.

“Kehadiran kami hari ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkapnya dengan bahagia.

Kunjungan ini juga mendapat sambutan hangat dari Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat, dengan cara mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh TNI.

“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” ujar Kompol Agus Hidayat.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-78 tahun ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI AD dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Ciawi, dengan dukungan bersama, diharapkan tantangan keamanan yang ada dapat diatasi dengan lebih efektif dan efisien.

Reporter : Dewi

Diduga Proyek Siluman, Ada Aroma Bau Korupsi, Pembangunan Jembatan & TPT Di Desa Leuwisadeng Terbengkalai

BOGOR.radarinformasi.com- Diduga proyek siluman, pembangunan Jembatan dan kelengkapannya yaitu Tembok Penahan Tanah (TPT) yang di kerjakan Pemerintah Desa Leuwisadeng mangkrak alias terbengkalai hingga saat ini belum di selesaikan. Selasa, (02/07/2024).

Patut diduga proyek pembangunan jembatan dan kelengkapannya yang di kerjakan oleh pihak desa itu adanya aroma-aroma berbau Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh oknum Kades yang meraup keuntungan dengan memperkaya diri atau kelompoknya.

Mirisnya Proyek pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh pemerintah Desa itu, hingga kini belum juga jadi diselesaikan. Pasalnya, pengerjaan proyek yang dimulai sekitar bulan Januari 2024 yang berlokasi di wilayah Pasir Salam, RT 03 RW 07, Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Belum diketahui secara jelas dari program apa pembangunan jembatan dan berapa besaran anggaran yang di gunakan.

Kepala Desa Leuwisadeng Rohim Hidayatullah saat dihubungi melalui telepon selulernya via WhatsAp enggan memberikan keterangan atau menjawab pesan ketika di konfirmasi, dan saat ditemui awak Media di kantor desanya, Kades pun terkesan menghindar dari wartawan ia secara tiba-tiba menghilang. Senin (24/06).

Ditemui di hari berikutnya untuk yang ke dua kalinya oleh wartawan, Saat awak media menanyakan keberadaan Kades, Sekdes dan Kasi Kesejahteraan (Kesra) pada salah satu pegawainya, dari ketiganya yang ditanyakan dan ingin ditemui tidak ada di tempat, Selasa (25/06).

“Kadesnya ngak ada pak, Sekdes langsung kelapangan soalnya lagi tugas di luar sama orang BPN karna ada pengukuran. Kalau Kesra belum datang pak infonya katanya lagi sakit”, terangnya salah satu Staf Desa Leuwisadeng kepada awak Media.

Ditanyai kembali oleh awak media salah satu pegawai desa untuk mendapatkan sedikit informasi soal proyek dari program apa dan tidak adanya papan kegiatan, ia pun tidak mau mengatakan dengan menjawab tidak mengetahui dengan mengarahkan langsung ke Kades.

“Saya tidak tau pak, klo mau nanya langsung aja ke Pak Kades”, ujar pegawai desa.

Mangkraknya proyek itu hingga kini menimbulkan keluhan dan tanda tanya dari berbagai kalangan masyarakat, yang mana bagi warga setempat menjadi akses yang penting dalam aktivitas kebutuhannya sehari-hari. 

Dari data sementara yang berhasil dihimpun menurut keterangan warga (red-) yang identitas tidak mau di sebutkan, ia mengatakan pembangunan jembatan itu menggunakan dana talang dari kepala desa Leuwisadeng.

“Itu dana desa bang klo ngak salah, kalau kata Sekdesnya dana desa kan belum cair, makanya itu pake dana Galang (dana talang) dia pake uang sendiri katanya. Makanya itu belum selesai-selesai kata dia, kalo misalkan udah cair baru selesai gitu kata dia”, jelas Warga (red-) menirukan ucapan sekdes yang di ceritakan kepada wartawan.

Diceritakan kepada wartawan, warga (red) yang sudah merasa kesal sempat ingin melakukan aksi demo didepan kantor Desa Leuwisadeng, menurutnya kata kades yang ucapnya ditirukan warga mengatakan kades mempersilahkan untuk demo, sehingga rencana aksi itu di urungkan warga.

Dari pantauan awak media di lapangan, kondisi demikian dibuktikan memang benar belum di selesaikan dan tidak adanya terpampang papan kegiatan pembangunan proyek tersebut, diduga tanpa dilengkapi adanya papan nama sehingga jelas menyalahi aturan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012.

Untuk diketahui, dimana UU tersebut mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek sebagai bentuk transparansi pertanggung jawaban terhadap publik mengingat sumber dana yang digunakan dalam melakukan pembangunan proyek tersebut dari negara yang dihimpun dari uang rakyat sehingga harus kembali pada rakyat sesuai peruntukannya.

Ditempat terpisah, Kasie Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Roro ketika dikonfirmasi suarapubliktvnews.com ditemui diruang kerjanya, terkait jembatan yang belum diselesaikan ia membenarkan pembangunan tersebut menggunakan dana talang.

“Itu kan kena bencana di tahun 2023,sedangkan itu sudah di usulkan untuk Bankeu yang dulu disebut Samisade, terus pak lurah konsultasi kesana. Terus di benerin dulu yang pake dana talang, kalo dana talangnya dari mana saya ngak tau”, terangnya Roro kepada awak media.

Lanjut Roro, ia juga mengatakan sudah melakukan pengecekan ke lokasi proyek pembangunan jembatan dan kelengkapannya yang sudah diketahui menggunakan anggaran dana talang.

“Kemarin saya juga udah survei, kan sudah di TPT untuk menghindari banjir itu yang diujung kan. Sekarang mungkin lagi di ajukan. kalau Bangkeu nya baru maksudnya baru di ajukan itu di tahun yang lalu”, jelasnya Kasie Ekbang Kecamatan Leuwisadeng.

Masih kata dia, Roro menjelaskan yang ia ketahui jumlah sebesar 400juta melalui Rencana anggaran biaya dalam proyek pembangunan jembatan dan Tembok Penahan Tanah.

“Kalo anggaran TPT nya saya ngak tau sih itu, kalau menurut RAB itu sekitar 400 juta an untuk jembatan sama dengan sisi kiri dan sisi kanan. Ya sekitar segitulah RABnya”, ujarnya.

Sambung Roro memaparkan ketika ditanya berapa lama waktu dalam pengerjaan proyek itu, ia mengatakan bergantung dengan anggarannya dan sistem di tahun ini menggunakan non tunai yang berbeda dengan tahun yang lalu.

“Ya kalau target pengerjaan sih tergantung uangnya, lagian juga sebetulnya sekarang uangnya belum ada. Sekarang itu menggunakan sistem Panda,jadi sistem itu ngak kaya SPJ yang di ACC, di akui, trus ke DPMD, ke bagian keuangan lalu cair. Klo sekarang ngak uang ngak Cash sekarang non tunai”, imbuhnya.

Ketika ditanyakan soal data identitas dan tanda tangan beberapa warga yang di minta oleh pihak pemdes, yang menurut keterangan warga di minta untuk persetujuan dalam percepatan pembangunan jembatan dan jalan.

“Oh itu mungkin itu persetujuan jalan, maksudnya persetujuan warga yang lahannya ke pakai pembuatan jalan”, tukasnya.

(Red/Firman)

Polres Bogor Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-78

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78, Polres Bogor menggelar upacara pada Senin pagi 1 Juli 2024 di Lapangan Apel Mako Polres Bogor. Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.0 WIB berlangsung khidmat, dengan Inspektur Upacara Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, A.P., M.Si., didampingi oleh Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. dan Dandim 0621/Kab. Bogor, LETKOL Kav Gan Gan Rusgandara, S.Hub.,Int.

Perwira Upacara Kabag Ops Polres Bogor, KOMPOL Bayu Tri Nugraha S.E., S.I.K., M.M dan Komandan Upacara Kasubbag Dal Ops Bag Ops Polres Bogor, AKP Jony Handoko S.H, turut hadir dalam acara ini. Turut hadir pula sejumlah pejabat daerah Forkompinda Kabupaten Bogor, tokoh masyarakat, termasuk Kepala Dinas Pembinaan Potensi Kedirgantaraan Lanud ATS, KOLONEL Tek Guftor Sidik, A.Md.S.T., Kajari Kabupaten Bogor, Dr. Irwanuddin Tadjuddin, S.H., M.H., Pj. Sekda Kabupaten Bogor, Ir. Suryanto Putra M.Si., Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Renaldi Yushaf Fiansyah, S.Sos., Kasat Pol PP Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasit, S.E., M.Si., Kepala BNN Kab. Bogor, AKBP Renny Puspita, Dansubdenpom III Cibinong, Kapten CPM Gugun Gumelar, Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia, Panmud Pidana H. Nurjaman, S.H., M.H., PLH Kadishub Kabupaten Bogor, Dr. Mustakim, S.Pd., M.M., serta perwakilan KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi.

Pasukan Upacara terdiri dari berbagai satuan, termasuk Pama Polres Bogor, Sat Sabhara Polres Bogor, Sat Lantas Polres Bogor, Polwan Polres Bogor, Sat Intelkam Polres Bogor, Sat Reskrim Polres Bogor, Sat Narkoba Polres Bogor, staf Polres Bogor, PNS Polres Bogor, Brimob Resimen I Kedung Halang, dan jajaran Polsek Polres Bogor.

Susunan acara upacara meliputi penghormatan kepada Inspektur Upacara, menyanyikan Mars Polri, laporan Komandan Upacara, mengheningkan cipta, pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya, penyematan penghargaan tanda jasa, pembacaan doa, dan menyanyikan Hymne Polri.

Selain untuk memperingati Hari Bhayangkara, upacara ini juga menjadi momentum untuk mengenang jasa-jasa para anggota Polri terdahulu, memperkuat semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat luas sebagai Polri Presisi menuju Indonesia Emas.

Kegiatan upacara berjalan dengan lancar dan penuh khidmat sampai acara berakhir. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Hut Bhayangkara ke-78 Dihadiahi Ribuan Massa Aliansi “PERMATA” Demo Tuntut Pj Bupati Dimposma Sihombing Mundur

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rekor sejarah pertama terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara dalam rangka memperingati Hut Bhayangkara Ke-78 yang nota bene selalu di rayakan Polres Tapanuli Utara, Ribuan massa menamakan diri Aliansi Pergerakan Masyarakat Tapanuli Utara (PERMATA) memberikan hadiah unjuk rasa di Gedung DPRD Taput, Senin (01/07/2024) siang.

Massa terlebih dahulu berkumpul di Lapangan Terminal Madya Tarutung, kemudian bergerak berjalan kaki (longmarch) menuju gedung dewan.

Tiba di gedung dewan, massa langsung menyampaikan sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada DPRD Taput untuk ditindaklanjuti. Orator aksi secara bergantian menyampaikan tuntutan, sembari mengancam akan menerobos masuk dan menduduki gedung dewan, apabila pimpinan dan anggota dewan tidak menemui mereka serta menindaklanjuti tuntutan massa.

Dengan menggunakan pengeras suara, orator aksi menyampaikan bahwa, menjelang Pilkada Taput 2024 diduga telah terjadi pelanggaran kode etik dan pelanggaran undang-undang yang diduga dilakukan oleh Dimposma Sihombing, terkait tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai Penjabat (Pj) Bupati Taput.

Massa menuding, Pj Bupati Dimposma Sihombing diduga menyalahgunakan wewenang sebagai Pj Bupati, dugaan keberpihakan kepada salah satu bakal calon Bupati, serta dugaan intervensi terhadap pengisian Sekretariat Penyelenggara Pemilu di Kabupaten Tapanuli Utara.

Melihat aksi demontrasi yang mengancam akan menerobos masuk dan menduduki gedung DPRD, Ketua DPRD Taput, Arifin Rudi Nababan, Wakili Ketua Reguel Simanjuntak, Wakil Ketua Fatimah Hutabarat dan beberapa anggota DPRD kemudian menerima massa pendemo.

Massa menuntut agar aspirasi dan tuntutan mereka agar hari ini juga ditindaklanjuti.
Menjawab hal itu, Ketua DPRD Taput, Arifin Rudi Nababan, berjanji akan membahas tuntutan massa pendemo bersama pimpinan dengan lainnya secara kolektif kolegial.

“Kami menerima aspirasi saudara-saudara sekalian, tetapi kami akan terlebih dahulu membahasnya dengan pimpinan dewan, saya tidak bisa memutuskan sendiri,” kata Arifin.

Tak puas dengan hanya menerima aspirasi secara lisan, orator aksi kemudian meminta agar ada serah terima tuntutan massa secara tertulis. Ketua Arifin Rudi kemudian menyanggupi dan ditandatangani.

Adapun tuntutan massa secara tertulis dan diterima Ketua DPRD Taput, Arifin Rudi Nababan yakni

1.Mendesak DPRD Taput untuk mengajukan permintaan evaluasi dan/atau pergantian Penjabat Bupati Tapanuli Utara kepada Mendagri

2.Menuntut agar DPRD Taput menyurati Pj Gubernur Sumatera Utara untuk melakukan evaluasi dan memproses pergantian Pj Bupati Taput, Dimposma Sihombing

3.Mengecam tindakan Pj Bupati Taput atas tindakan yang memaksakan uji kompetensi berdasarkan Instruksi Pj Bupati dengan tujuan melakukan pergantian dan pengisian JPTP yang sebelumnya telah dilaksanakan dan ditetapkan.

4.Menuntut kepada DPRD Taput, agar tidak menyetujui perencanaan anggaran yang telah dialokasikan Pj Bupati.

5.Mendesak DPRD Taput untuk melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) terkait dilaksanakannya kegiatan festival musik, jalan santai dan senam massal, yang melibatkan ASN dan Pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara.

6.Mengecam keras tindakan Pj Bupati Taput, Dimposma Sihombing, terkait intervensi pengisian Sekretariat PPK dan PPS.

7.Mengecam tindakan Pj Bupati Taput atas tindakan mengarahkan beberapa ASN untuk mendukung salah satu bakal calon Bupati

8.Mengecam tindakan tim-tim kecil yang melakukan intervensi dan upaya melakukan pungutan liar (Pungli) kepada Kepala Desa, Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah.

9.Dengan dasar hal tersebut, menuntut agar Pj Bupati Taput, Dimposma Sihombing, mundur dari jabatannya.

Setelah menerima tuntutan massa secara tertulis dan ditandatangani, massa kemudian bergerak menuju Kantor Bupati Taput.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Danramil 0621-11/Ciawi Sambangi Mapolsek Caringin Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-78

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-78, Danramil 0621-11/Ciawi, Mayor Arm.Mohamad Sutrisno beserta anggotanya dan Sekcam Caringin berkunjung ke Mapolsek Caringin untuk memberikan ucapan selamat hari jadi kepada pihak kepolisian, Senin (01/07/24).

Kedatangan Danramil disambut oleh Kapolsek yang diwakilkan oleh Kanit Yuda yang kebetulan belum lama menjabat di Polsek Caringin. Acara potong tumpeng berjalan dengan penuh keakraban dan kehangatan, hal tersebut sebagai bentuk sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayahnya.

“Dalam rangka HUT Bhayangkara ke 78 ini kita sengaja datang kesini untuk memberikan ucapan selamat kepada jajaran Polsek Caringin, mudah-mudahan sinergitas tetap terjalin dalam menjaga NKRI ini, semoga dengan bertambahnya usia semakin kuat, tangguh dan berwibawa”, ujar Danramil 0621-11/Ciawi.

Kanit Caringin juga tak lupa ucapkan rasa terimakasih atas ucapan dan kehadiran Danramil beserta anggotanya, harapan yang samapun Ia sampaikan dalam kesempatan tersebut, sinergitas TNI dan Polri tetap terjaga untuk ke depannya.

Reporter : Dewi