Polsek Cijeruk Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di Desa Srogol

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka Operasi Jaran Lodaya 2024, Polsek Cijeruk berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan pemberatan di Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Pada hari Jumat, 17 Mei 2024, sekitar pukul 21:00 WIB, tiga tersangka yang diduga kuat terlibat dalam aksi kejahatan tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian. Minggu (19/05/24).

Kapolsek Cijeruk, Kompol Hida Tjahjono, SH, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan yang diterima pada Jumat 17 Mei 2024 oleh seorang pelapor bernama Aripin. Kejadian pencurian tersebut terjadi pada hari Kamis 16 Mei 2024 sekitar pukul 05:00 WIB di rumah kontrakan milik Mia, yang terletak di depan kantor Desa Srogol.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan, pihak kepolisian memperoleh informasi bahwa para pelaku berada di daerah Cicurug Sukabumi. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Reskrim Polsek Cijeruk segera bergerak dan berhasil mengamankan ketiga pelaku di wilayah Cicurug Sukabumi. Ketiga tersangka tersebut berinisial B (33), AM (28) dan JS (31).

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu buah kunci letter T, satu buah kunci letter Y, tiga buah mata kunci dan dua buah handphone.

Kapolsek Cijeruk menjelaskan bahwa proses penangkapan dan pemeriksaan terhadap para pelaku berjalan lancar. “Kami telah melakukan langkah-langkah penyelidikan, membawa tersangka untuk diperiksa, dan melaporkan hasilnya ke pimpinan. Proses penyidikan akan terus berjalan hingga tuntas,” ujarnya.

Selanjutnya, “Polisi akan melengkapi administrasi, memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan alat bukti, dan melakukan pengembangan kasus untuk mencari kendaraan yang berhasil dicuri. Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan”, pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Panjang bersama Unit Laka Lantas Tangani Kecelakaan Tragis yang Akibatkan Satu Korban Alami Luka Berat

BOGOR.radarinformasi.com- Sebuah kecelakaan lalu lintas yang tragis terjadi di Jalan Sudamanik, Kp. Cilangkap, Desa Lumpang, Parung Panjang, Bogor. Truck tronton dengan nomor polisi A 9454 ZA bertabrakan dengan sepeda motor Honda Scoppy bernomor polisi F 4301 FHR, pada Sabtu malam 18 mei 2024 sekitar pukul 23.40 WIB. Minggu (19/05/24).

Kapolsek Parung Panjang Kompol Dr. Suharto, SH., MH.,  menjelaskan bahwa Kecelakaan ini menyebabkan seorang pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Muhamad Aris Munandar (18) mengalami luka serius. Aris (korban) yang beralamat di Kp. Bojong Sengkol, Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, menderita patah gigi, luka dalam di jari tangan kanan dan kaki kiri serta luka dalam di pinggang kiri. Korban segera mendapatkan pertolongan pertama di Klinik Bunda Mulya.

Menurut kronologi kejadian yang disampaikan oleh pihak kepolisian, truk tronton tersebut melintas ke jalur kanan untuk menghindari jalan yang rusak, namun bersamaan dengan itu, sepeda motor yang dikendarai oleh Aris datang dari arah berlawanan, pada akhirnya tabrakan tak terhindarkan dan mengakibatkan Aris mengalami luka-luka serius.

Pihak kepolisian dari Unit Lalu Lintas Polsek Parung Panjang segera menangani kejadian tersebut. Keterangan resmi dari Polsek Parung Panjang yang menyebutkan bahwa situasi arus lalu lintas kedua arah dalam keadaan lancar saat kejadian tersebut.

Pengemudi truk tronton, yang diketahui bernama Fauji, beralamat di Kp. Cibungur, Desa Bangunjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Sedangkan pengendara sepeda motor, Aris Munandar, beralamat di Kp. Bojong Sengkol, Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Selain itu, ada satu saksi lain yang terlibat dalam kejadian tersebut, yaitu Satibi, yang beralamat di Kp. Bojong Sengkol, Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

“Kecelakaan ini kini sedang ditangani oleh pihak kepolisian dan kasusnya telah dilimpahkan ke unit Gakum Polres Bogor untuk penyelidikan lebih lanjut”.

Terkait dengan kecelakaan ini, pihak kepolisian juga memberikan tembusan kepada Wakil Kepala Polres Bogor, Kabag Ops Polres Bogor, dan Kasat Lantas Polres Bogor.

Semua pihak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

“Kami akan terus memperbarui informasi terkait kecelakaan ini seiring berjalannya penyelidikan lebih lanjut”, pungkas Kapolsek.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pamitan Kepada Istri dan Berpesan Jaga Anak-Anak, Pria 46 Tahun Ditemukan Gandir di Pohon Aprika

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Nanggung berhasil mengevakuasi seorang pria yang diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di Kampung Gunung Gantung, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Pria berinisial A (46), yang bekerja sebagai wiraswasta, ditemukan tergantung di atas pohon aprika pada Sabtu 18 Mei 2024, sekitar pukul 16.15 WIB. Minggu (19/05/24).

Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi Ar (53) dan Am (53), korban meninggalkan rumah sekitar pukul 11.30 WIB setelah berpamitan kepada istrinya dengan pesan “jaga anak-anak”. Ketika korban tidak kunjung pulang, istrinya melaporkan hal ini kepada Ketua RT (Ar) . Bersama warga lainnya (Ar) melakukan pencarian di sekitar kebun dan pinggir kali Cihiris, adapun pencarian berakhir tragis saat korban ditemukan tergantung di atas pohon aprika.

Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa bersama tim Polsek Nanggung segera mendatangi lokasi TKP dan mengevakuasi korban setelah menerima laporan. Petugas yang terlibat dalam evakuasi ini antara lain Kapolsek Nanggung, Babinkamtibmas, piket Reskrim dan piket Patroli. Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke rumahnya.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun di sekitar lokasi kejadian. Keluarga korban menyatakan keberatan untuk dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi untuk menolak otopsi”, pungkas Kapolsek.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada serta saling menjaga dalam situasi apapun dan sesegera mungkin melaporkan ke pihak kepolisian apabila menemukan hal hal yang berkaitan dengan kriminalitas dan mengganggu Harkamtibmas di Wilayah Kabupaten Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Calon Gubernur Sumut Nikson Nababan Siap Fasilitasi Pengembangan Sanggar Seni Jawa di Teluk Bakung Langkat

SUMATERAUTARA.radarinformasi.com- Usai menghadiri kegiatan seni budaya Jawa di Dusun VI Pasar Gunung, Desa Hinai Kiri, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Minggu (19/5/2024), Dr Drs Nikson Nababan MSi melanjutkan silaturahminya ke kecamatan lain.

Nikson Nababan, bakal Calon Gubernur Sumatera Utara bertemu dengan para pegiat seni Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, berlokasi di Dusun Cempaka. Sedikitnya ada 37 sanggar seni di desa itu.

Di sana, Nikson Nababan mantan Bupati Tapanuli Utara 2 periode tiba sekira pukul 20.30 WIB dan langsung disambut antusias warga, yakni mereka para pegiat seni dari berbagai sanggar budaya.

Hadir bersama rombongan di antaranya Ketua Repdem Sumut Martua Siadari dan Ketua Pospera Sumut Liston Hutajulu, Nikson Nababan berterima kasih karena bisa bersilaturahmi dengan para pegiat seni.

Sambil duduk bersila bersama para pegiat seni, Nikson yang bergelar Kanjeng Pangeran Raden Aryo (KPRA) itu menegaskan komitmennya dalam pembangunan Sumut dari aspek budaya.

“Sebab salah satu ajaran Bung Karno, pendiri bangsa ini adalah berkepribadian di bidang kebudayaan. Dari kinerja saya selama ini di Taput, saya diapresiasi gelar KRT, KRAT, KRA hingga KPRA dari Keraton Surakarta, dan nama Darmonagoro di belakang nama saya, yang artinya hidup saya, saya baktikan untuk bangsa dan negara, termasuk salah satunya bidang seni budaya ini,” ujar Nikson.

Di tengah hangatnya kebersamaan dalam silaturahmi itu, tiba-tiba listrik padam. Meski begitu, tak menyurutkan semangat Nikson menampung keluhan para pegiat seni.

Anto dari Sanggar Seni Mekar Harum mengatakan mengetahui kepemimpinan Nikson Nababan dari pemberitaan maupun media sosial. Ia menilai Nikson sukses memimpin, termasuk di bidang budaya.

“Karena itu jugalah, pak Nikson yang mau maju Gubernur Sumut, mohonlah perhatian kepada kami para pegiat seni ini, biar kami juga bisa eksis dan berkarya, kami terus terang butuh perhatian,” ujarnya.

Hal senada diisampaikan Suroto dari Sanggar Sri Tirta Kencono. “Kami akan berjuang memenangkan bapak Nikson Nababan, tapi memang kami mohon lah nantinya diperhatikan, yang lain kemarin ada janji, tapi tak ada sampai sekarang,” sebutnya.

Menanggapi itu, Nikson Nababan mengatakan dibutuhkan goodwill (itikad baik) seorang pemimpin. “Pastinya pemimpin yang berniat membangun kebudayaan. Saya seorang pemimpin yang selama ini menaruh hati dan menjunjung tinggi seni budaya,” jelasnya.

“Pemimpin yang berkebudayaan, pasti demokratis dan ia adil bagi rakyatnya. Ia juga menjadi benteng bagi rakyat, yang tidak terpolarisasi oleh kekuatan kapitalis,” sambung Nikson lagi.

Karena itu, jika dipercaya rakyat memimpin Sumut, kebudayaan akan ditempatkannya sebagai prioritas, bersama bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pertanian serta UMKM.

“Nanti itu pasti, namun untuk mewujudkan itu, ayo sama-sama kita berjuang di Pilgubsu nanti, dukunglah kita, karena dengan jalur kekuasaan, kita bisa lakukan itu,” pungkas Nikson.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Satika Simamora Santuni Keluarga Korban Kebakaran di Tapanuli Utara

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com- Sesuai dengan slogan ‘Hu Haholongi Do Ho dan Dang Acci Ceng Berbuat Baik’, yang berartikan (Ku sayanginya engkau dan jangan pernah berhenti berbuat baik) yang selama ini di gaungkan oleh Satika Simamora semasa menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara.

Satika Simamora yang terketuk hatinya, mengunjungi serta memberikan bantuan berupa santunan uang tunai kepada korban kebakaran untuk 2 kepala keluarga pemilik unit rumah semi permanen di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting Taput yang ludes terbakar pada minggu, (19/5/2024).

Pemilik ke 2 rumah tersebut Riston Ulahi Hasiholan Aritonang dan Holomoan Panggabean dan warga yang terdampak kebakaran juga di upa-upa oleh Satika Simamora dan relawan Tim S.

Satika Simamora menyampaikan turut berduka atas musibah kebakaran dan mengharapkan kepada warga yang mengalaminya diberi kesabaran dan ketabahan.

“Kita tidak tahu kapan musibah itu datang dan menimpa kita, dari musibah itulah kita bisa lebih belajar sabar dan ikhlas menerima semuanya. Walaupun tidak mudah dan tidak gampang secara langsung menerima semuanya, tapi itulah musibah ujian yang harus kita terima dan harus kita jalani,” ucap Satika yang juga Balon Bupati Taput ini.

Disampaikan juga oleh Satika Simamora, bahwa bantuan dana dari dirinya dan Relawan Tim S adalah bentuk kepedulian terhadap warga tercinta.

“Selaku ibu, saya siap ada di Tapanuli Utara untuk membantu, saya percaya Tuhan memberikan penghiburan kepada Bapak dan Ibu, dibalik musibah ini Tuhan akan memberikan yang lebih indah lagi bagi kita semua,” ungkapnya.

Kepala Desa Sibalanga Julu Arnol Panggabean mengapresiasi dan terharu akan perhatian Satika Simamora yang turun meninjau dan membantu warganya.

Sebelumnya, acara mangupa-upa yang di pandu oleh Humas Relawan Tim S, Darwin Nainggolan di dampingi Maya Situmorang, Risma Lubis, Hengky Tobing, Henry Harianja, Rahmat Siregar, Dianora, Julia Luvita dan Mei berjalan hikmat dan juga sederhana.

Darwin Nainggolan juga mengatakan relawan Tim S akan buka donasi untuk bantu ringankan beban warga korban musibah kebakaran.

Diketahui dalam musibah kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa.

Adapun santunan yang diberikan Satika Simamora kepada korban kebakaran bervariasi, untuk rumahnya yang terbakar masing masing menerima 10 juta, dan untuk Dua Kepala Rumah Tangga yang rumahnya ikut terdampak kebakaran masing-masing 2 juta.

Tidak hanya itu, Satika juga bantu warga yang sedang sakit, tak luput anak – anak dan Lansia yang ada disekitar kejadian juga mendapat perhatian Satika.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Polsek Citeureup Berhasil Ungkap Kasus Curanmor dalam Operasi Jaran Lodaya 2024

BOGOR.radarinformaai.com- Berdasar laporan warga sekitar yang mencurigai aktivitas salahsatu pelaku yang sering berganti-ganti motor, unit Reskrim Polsek Citeureup Polres Bogor yang dipimpin oleh Kanit Reskrim AKP Yayan Sofyan Suri, S.Pdi. segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dalam Operasi Jaran Lodaya 2024 pada Jumat 17 Mei 2024 sekitar 20.00 WIB. Minggu (19/05/24).

Kapolsek Citeureup Kompol Victor G hamonagnan S, SH, MH., menjelaskan dimana pihak Kepolisian Polsek Citeureup berhasil mengamankan AR alias Ompong (40) warga Kp. Kranggan Tua, Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup dan dari tangan pelaku, disita satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi palsu F-1672-FDC. Pengembangan lebih lanjut di sebuah kontrakan di Kp. Kranggan Desa Puspasari mengungkap lebih banyak barang bukti dii lokasi tersebut, petugas menemukan satu buah kunci T, beberapa lembar STNK, plat nomor kendaraan serta mengamankan AS alias Adi (20) seorang kenek truk yang berdomisili di Kp. Babakan Dayeuh, Desa Dayeuh, Kecamatan Cilengsi serta dari tangan Adi disita satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul tanpa plat nomor.

Pemeriksaan sementara mengungkap bahwa dua kendaraan yang diamankan merupakan hasil curian di Jakarta Timur. AR Alias Ompong diketahui telah menjual sepeda motor Yamaha Mio Soul kepada Adi Saputro seharga Rp 1.500.000. (Satu juta lima ratus ribu rupiah) dan diketahui Identitas kendaraan yang telah diverifikasi melalui penggesekan nomor rangka dan nomor mesin untuk pengecekan lebih lanjut.

Barang bukti tersebut yang berhasil disita oleh petugas meliputi :
1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam pink No. Pol F-6217-FDC, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Soul warna hitam tanpa No. Pol lalu 1 buah kunci T kemudian 2 buah mata kunci, 1 handphone Redmi warna biru, 2 handphone Samsung warna hitam dan kuning 6 STNK sepeda motor lalu 5 kunci kontak sepeda motor dan 1 plat nomor B-3761-EFG lalu 6 buah pisau.

Dalam pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Citeureup untuk menekan angka kejahatan curanmor di wilayahnya.

“Kami akan terus melakukan pengembangan dan berkoordinasi dengan Polsek/Polres Jakarta Timur untuk menelusuri lebih lanjut identitas kendaraan bermotor yang terlibat dalam kasus ini,” ujar Kapolsek Citeureup Kompol Victor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Apel Gabungan 3 Pilar dan Patroli Rutin Dalam Rangka Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusip

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka mengantisipasi Guantibmas, Tawuran dan kerawanan lainnya di wilayah Kecamatan Caringin, telah dilaksanakan Apel Gabungan Tiga Pilar dan Kegiatan Patroli Ruti bertempat di Mako Polsek Caringin pada Sabtu 11 Mei 2024, pukul 23.00 WIB sampai dengan selesai. Minggu (19/05/24).

Apel gabungan dipimpin langsung oleh AKP Hendra Kurnia (Kapolsek Caringin) dan dihadiri 2 anggota dari Koramil 11/Ciawi, 15 anggota dari Polsek Caringin, 4 anggota Sat Pol PP dan 6 anggota Linmas.

Adapun setelah selesai apel dilaksanakan, tim gabungan lanjut bergerak untuk melaksanakan Patroli Rutin menyisir dan mencegah agar situasi kondusip dengan memperingati masyarakat yang masih berkeliaran dan berkumpul atau duduk di pinggir jalan. Kegiatan berlangsung dalam keadaan kondusip dan aman sampai dengan selesai.

Dewi

YKP3JS Berikan Bantuan Pinjaman Perumahan Kepada 11 Karyawan Perum Perhutani KPH Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendapat pinjaman perumahan dari Yayasan Kesejahteraan Pegawai Perum Perhutani Jati Sejatera (YKP3JS) yang diberikan kepada kepada 11 karyawan sebesar Rp 110 juta, masing-masing sebesar Rp 10 juta, pada Jumat (17/05) bertempat di Kantor Perhutani KPH Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Penyerahan pinjaman perumahan dilakukan oleh Kepala Seksi Pengembangan dan Perencanaan Bisnis Endang Rusmaya bersama Kepala Subseksi Sumber Daya Manusia dan Umum Tomi Wahyudi kepada 11 orang karyawan Perhutani KPH Bogor dari Kantor KPH dan BKPH lingkup KPH Bogor.

Pada kesempatan tersebut mewakili Administratur/KKPH Bogor Endang Rusmaya menyampaikan bahwa penyaluran dana bantuan pemilikan rumah ini diberikan atau diserahkan oleh YKP3JS kepada Perum Perhutani Pusat, didistribusikan serta diberikan secara selektif untuk seluruh wilayah kerja Perum Perhutani dan KPH Bogor menjadi salah satunya. Bantuan ini diberikan secara regular setiap dua tahun, diberikan dalam bentuk pinjaman tanpa bunga yang pengembaliannya diangsur dalam waktu lima tahun.

Ketika karyawan memasuki masa pensiun atau jika ada yang meninggal dunia sebelum waktu pensiun, pengembalian iuran perumahan akan diterima, nilainya sesuai dengan akumulasi iuran pemilikan rumah yang telah disetorkan kepada YKP3JS.

“Semoga pinjaman bantuan perumahan YKP3JS dapat dimanfaatkan dan dipergunakan dengan baik” jelasnya. 

Reporter    : Maulana

Redaktur    :

Perhutani Bogor Dapat Kunjungan DPRD Provinsi Banten

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendapat kunjungan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi II Provinsi Banten tepatnya Kantor BKPH Jonggol di Jl. Letkol Murlin No.18, Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor pada Jumat (17/05). 

Kehadiran Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten diterima oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jonggol Agus Abdurachman beserta Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Gunung Karang Taufik Hidayat, KRPH Cariu Ahmad Supandi, KRPH Tinggarjaya Awis, Kepala Urusan Tata Usaha dan Kepala Urusan Teknik Kehutanan beserta staf BKPH.

Dari Anggota DRPD Provinsi Banten Komisi II hadir lengkap Ketua Komisi IIp Makmur, Wakil Ketua Komisi Yoyon Sujana, Sekretaris Oong Syahroni, dan Anggota Komisi Dahlan Hasyim, Anita Indahwati, Ade Suryana, Jamin, Syihabuddin Hasyim, Desy Yusandi, Asnin Syafiuddin, Ahmad Fuady, Agus Fahrudin, Hadi Mawardi, Ida Hamidah dan Maretta Dian Arthanti. 

Pada kesempatan tersebut mewakili Administratur/KKPH Bogor Agus Abdurachman menanggapi positif kunjungan kerja Komisi II DPRD Provinsi Banten, pihaknya berterima kasih atas terpilihnya BKPH Jonggol menjadi salah satu BKPH Perhutani Di wilayah KPH Bogor yang di kunjungi oleh komisi II DPRD tersebut.  

Selanjutnya Agus menjelaskan bahwa kegiatan usaha pemanfaatan lahan kawasan di Perhutani adalah melalui mekanisme kerjasama, utamanya dengan Badan Usaha Berbadan Hukum (entitas bisnis), LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), Kelompok Penggarap atau Perorangan dengan kriteria mengacu pada kententuan kerjasama kemitraan atau pedoman kerjasama di Perhutani.  

“Namun sejak bergulirnya Program Pemerintah berupa KHDPK atau Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus, mekanisme Hutan Kemasyarakan atau PS (Perhutanan Sosial) yang Surat Keputusan Pengelolaannya dikeluarkan langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tidak ada lagi mekanisme kerjasama dengan Perhutani, karena sebagian besar kawasan hutan BKPH Jonggol 99 % masuk Area Indikatif KHDPK”, jelasnya.

Sementara Iip Makmur menyampaikan terkait kunjungan kerja komisinya adalah dalam rangka studi banding, untuk mengetahui peran BKPH Jonggol dalam rangka mengelola kawasan hutan yang berdampak dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar hutan, bagaimana polanya, mekanisme dan implementasi atau teknis pelaksanaan di lapangan. 

“Kami sampaikan terima kasih atas penerimaan Asper BKPH Jonggol dan jajaran, sehingga sedikit banyak menambah khasanah informasi dan keilmuan, yang mana bisa menjadi bahan masukan serta pertimbangan bagi Komisi II DPRD Provinsi Banten terkait kebijakan, pengelolaan kawasan hutan negara khususnya yang berada di wilayah Provinsi Banten”, tuturnya.

Reporter    : Maulana

Redaktur    : Dewi

Terbawa Arus di Waterway PLTM, Seorang Pedagang Batu Ditemukan Meninggal Dunia

BOGOR.radarinformasi.com- Seorang pedagang batu diketahui bernama Rodi (61), warga Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, ditemukan meninggal dunia setelah terbawa arus aliran Waterway PLTM C.1b. Kejadian tragis ini terjadi pada Jumat, 17 Mei 2024, namun tidak diketahui jam pasti saat korban jatuh ke dalam arus. Sabtu (18/05/24).

Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaidi, S.Sos, MM., menjelaskan bahwa menurut laporan yang diterima korban Rodi keluar rumah pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB dengan tujuan bekerja menambang batu di sekitar sungai waterway. Namun, hingga sore hari menjelang maghrib, korban tidak juga kembali ke rumah, sehingga keluarganya merasa khawatir.

“Keluarga korban kemudian memberitahukan warga sekitar dan warga segera melakukan pencarian di sekitar aliran waterway,” kata Kapolsek. 

“Pencarian tersebut membuahkan hasil pada sekitar pukul 21.45 WIB, saat warga menemukan Rodi dalam kondisi sudah tidak bernyawa di lokasi kejadian”, pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ditemukan saksi mata yang melihat secara langsung saat Rodi terpeleset dan jatuh ke arus sungai. Pihak kepolisian yang terdiri dari Kapolsek, Pawas, Piket Reskrim, Piket Patroli dan Bhabinkamtibmas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat bekerja di dekat aliran air yang deras, terutama bagi warga yang sering beraktivitas di sekitar sungai atau waterway.

Kapolsek Cibungbulang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas di area berbahaya. 

“Kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada faktor lain yang menyebabkan kecelakaan ini,” ujar Kompol Zulkernaidi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule