Polsek Cileungsi Gerebek Tempat Pengoplosan Gas Subsidi dan Amankan 2 Orang Pelaku

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Cileungsi mendapat info bahwa adanya tindak pidana penyalahgunaan pengoplasan gas subsidi 3 Kg di sebuah kontrakan Simbolon yang berlokasi Kp. Cibeureum Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Selasa 28 Mei 2024 pukul 20.30 WIB. Kamis (30/05/24).

Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu Maduransyah Putra, ST., SIK., MH., menjelaskan dimana pihaknya mendapat informasi tersebut langsung memerintahkan Personil Polsek Cileungsi mendatangi TKP dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Ari Badau Dwi H, S.H., bersama Tim Opsnal Unit Reskrim untuk lakukan penyelidikan dikontrakan Simbolon.

Sampai di TKP Polsek Cileungsi mendapatkan bahwa adanya kegiatan penyuntikan tabung gas 3 Kg bersubsidi ke tabung gas 12 Kg, Polsek Cileungsi lakukan pengerebegan dan mendapatkan 2 (dua) orang pelaku yaitu  masih ikatan bersaudara yang berinisial PS (kelahiran 1986) Dan HS (kelahiran 2005).

Adapun Barang Bukti yang diamankan pihak Kepolisian Polsek Cileungsi di TKP berupa :

1. 30 (tiga puluh) buah tabung gas 12  Kg.

2. 169 (seratus enam puluh sembilan) buah

     tabung gas 3 Kg bersubsidi.

3. 35 (tiga puluh lima) alat suntik tabung

4. 1 (satu) buah timbangan digital.

5. 1 (satu) unit alat komunikasi HT 

    (alat pantau). 

Barang Bukti telah diamankan berikut para Pelaku yang diamankan dibawa ke Polsek Cileungsi untuk diinterogasi lebih lanjut dengan informasi dari para Pelaku bahwa dalang dari kegiatan tersebut adalah bernama Nainggolan (masih dalam pencarian pengejaran pihak kepolisian).

Dijelaskan oleh Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu yang mengatakan bahwa, “Kami sedang mencari dalang dari kejadian tersebut agar kasus ini dapat selesai dengan tuntas, sampai dengan berita ini diturunkan tindakan kepolisian sudah ditindaklanjuti dengan proses hukum lanjut dan tetap dilakukan penyelidkan, pendalaman serta pengembangan atas perkara ini”, pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Perhutani Mendorong Peningkatan Daya Tarik Wisata PAPA di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan komunikasi dan pendampingan kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LEMAH, dalam upaya mendorong  peningkatan daya tarik wisata PAPA (Panorama Pabangbon) yang dikelola LMDH Tunas Karya yang bertempat di Desa Pabangbon, Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Rabu (29/05). 

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma beserta Kepala Subseksi Ekowisata Agustin Darsono, Ketua LMDH Tunas Karya Rohman beserta pengurus LMDH Tunas Karya. 

Pada kesempatan tersebut Ade Soma mewakili Administratur/KKPH Bogor menyampaikan bahwa Wisata Papa sudah cukup lama vakum atau belum bisa berkontribusi terhadap Perhutani KPH Bogor pasca pulih dari pandemi.

 “Pihak LMDH tentunya pun, pasti ingin adanya pendapatan dari wisata ini. Dalam hal ini maka perlu adanya inovasi dalam perencanaan dan pengembangan guna menarik minat wisatawan berkunjung”, ujarnya. 

“Selain faktor finansial, dalam proses perencanaan pengembangan agar dapat menyatukan persepsi dan soliditas dalam pelaksanaan teknisnya. Selanjutnya ada beberapa catatan dalam pengembangan wisata ini yaitu maksimalkan potensi yang bisa menjadi tambahan daya tarik, sasaran/segmen pengunjung karena terkait fasilitas dan aktivitas penunjang di dalamnya, mencari rujukan wisata lain yang maju dan dikarenakan ini wisata panorama maka perlu adanya wahana seperti spot ikonik dan spot-spot intagenic yang sifatnya temporer agar pengunjung tidak bosan”, jelasnya.

Sementara Rohman mengatakan bahwa sepinya pengujung wisata Panorama Pabangbon utamanya dikarenakan pandemi dan tidak adanya wahana baru. 

“Langkah konkrit yang akan kami lakukan adalah upaya swadaya LMDH dalam menata kembali dan menambah daya tarik dengan bergotong royong”, ungkapnya.

Reporter   : Maulana

Redaktue  : Dewi

Ketua Satgas Pangan Nasional Wilayah Barat Kunjungi Petani Di Wilayah Kecamatan Caringin

BOGOR.radarinformasi.com- Dengan adanya kunjungan dari Mayjen A.Rizal selaku Ketua Pangan Nasional Wilayah Barat ke Wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor Jawa Barat, dimanfaatkan oleh para petani untuk mengadukan terkait mahalnya harga pupuk yang melampaui harga Harga Eceran Tertinggi (HET), harga Urea yang petani dapatkan mencapai Rp.5000,00/Kg sedangkan harga HET hanya Rp.2.250/kg, Kamis (30/05/24).

Santai keluhan para petani tersebut sangat membuat terkejut Mayjen A.Rizal, sehingga langsung memerintahkan agar Kapolsek Caringin AKP.Hendra Kurnia dan Danramil Ciawi Mayor Arm.Mohamad Sutrisno  yang saat itu tengah mendampinginya  untuk melakukan pengecekan, selain didampingi oleh Kapolsek dan Danramil, Mayjen A.Rizal dalam kunjungannya juga didampingi oleh Kasdim Kabupaten Bogor 0621 Mayor Cke R.Khoirul, Penyuluh Pertanian PT.Pupuk Indonesia, Distanhortbun dan pemilik agen pupuk.

Dengan adanya keluhan tersebut, dengan spontanitas Jendral Bintang Lima tersebut langsung mempertanyakan terkait mahalnya harga pupuk kepada PT.Pupuk Indonesia dan Distanhorbun.

“Kedatangan kita kesini dalam rangka penyaluran pompa air, akan tetapi kami terkejut dengan adanya keluhan dari masyarakat dengan tingginya harga pupuk yang mencapai dua kali lipat, dengan adanya kejadian ini saya minta Babinsa dan Babinmas agar turut mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi dengan cara membuat grup Whaatshaap untuk saling memantau”, ujar Mayjen A.Rizal.

“Saya mengecek penyaluran pupuk, ternyata harganya ada yang Rp.. 3000 ada juga yang Rp 5000. Nah Saya sudah memerintahkan pak danramil dan Kapolsek untuk mengecek di lapangan agar diyakinkan harga pupuk Subsidi disesuaikan dengan HET,” tegasnya.

Terkait dengan antisipasi penyalahgunaan pupuk bersubsidi lanjut dia, pihak Kementan dan panglima TNI  sudah membuat MOU bahkan dengan pak kapolri. Makanya sekarang diarahkan Babinsa dan Babinmas untuk melakukan pendamping kepada para petani. “Dengan pendampingan oleh babinsa dan Babinmas, untuk membantu petani agar penetralan harga tersebut sesuai dengan HET. Nah peran babinsa dan Babinmas inilah yang akan berperan maksimal dilapangan,” ungkapnya.

Dia juga mengimbau, dana desa yang setiap tahun dikucurkan itu dimanfaatkan dengan baik, untuk sarana dan prasarana pertanian. “Saya menghimbau, agar dana desa itu kan minimal 20 persen untuk dimanfaatkan  untuk  ketahanan pangan, jangan disalurkan dalam bentuk uang tapi dalam bentuk  fisik baik itu irigasi air, tranportasi pertanian. Pipanisasi itu boleh, jangan dikasi uang nanti hilang uangnya,” pintanya.

Reporter  :  Dewi

Inovasi LPS Sehatkan Kembali BPR Indramayu Jabar

IMDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali melakukan inovasi dalam penanganan bank bermasalah. Terbaru, LPS berhasil sehatkan kembali Bank Perekonomian Rakyat Indramayu Jabar (BIMJ) menjadi bank normal yang sebelumnya masuk dalam kategori Bank Dalam Resolusi (BDR).

Sebagai informasi, kondisi kesehatan BIMJ yang sebelumnya berstatus Bank Normal kemudian memburuk sehingga statusnya menjadi Bank Dalam Penyehatan (BDP). Seiring dengan waktu, kondisi kesehatan BIMJ tidak kunjung membaik sehingga OJK menetapkan status bank tersebut menjadi Bank Dalam Resolusi (BDR) untuk kemudian diserahkan penanganannya kepada LPS pada tanggal 12 Januari 2024.

Sebagaimana tertuang pada UU nomor 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), LPS berwenang melakukan penanganan bank yang berstatus BDR dimana LPS dapat melakukan penjajakan kepada bank yang berminat untuk mengambil alih seluruh, atau sebagian aset dan kewajiban bank serta penjajakan kepada calon investor lainnya, dimana sebelumnya LPS tidak memiliki kewenangan ini.

Sebagai implementasi atas kewenangan tersebut, LPS kemudian melakukan berbagai upaya penyehatan BIMJ antara lain dengan menggandeng Bank BJB yang merupakan kreditur BIMJ untuk menjadi investor.

“Hal ini merupakan langkah terobosan untuk penanganan bank yang lebih efektif, sehingga memungkinkan LPS melakukan tindakan penyelamatan oleh calon investor atau pihak lainnya, sebelum LPS memutuskan opsi resolusi yaitu purchase and assumption, bridge bank, penyertaan modal sementara, atau likuidasi,” ujar Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank, Didik Madiyono dalam acara Seremonial Penyampaian Penetapan Status Pengawasan PT BPR Indramayu Jabar, digelar di kantor LPS, Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Adapun, penyehatan BIMJ merupakan milestone penting dalam penanganan bank dalam resolusi. Hal ini tentunya tidak lepas dari koordinasi intensif yang dilakukan oleh LPS dan OJK dengan seluruh pemegang saham BIMJ dan seluruh stakeholder. Dukungan pimpinan LPS dan pimpinan OJK yang sangat kuat menjadi salah satu kunci keberhasilan penyehatan BIMJ.

“Kami mengharapkan BIMJ dapat kembali menjalankan fungsi ekonominya sebagai Bank Perekonomian Rakyat bagi masyarakat di Kabupaten Indramayu dan sekitarnya. Kami juga mengharapkan seluruh unsur pemegang saham, pengurus, dan pegawai BIMJ dapat melakukan inovasi dan terobosan yang diperlukan agar BIMJ lebih maju lagi dan menjadi kebanggaan masyarakat Indramayu,” pungkasnya.

Metode Penyehatan BIMJ

Sebagaimana diketahui, BIMJ bersama dengan 7 BPR lainnya telah ditetapkan oleh OJK sebagai bank dalam resolusi pada tanggal 12 Januari 2024. BPR-BPR ini telah diberikan kesempatan selama lebih dari 1 tahun untuk memperbaiki solvabilitas (KPMM) dan/atau likuiditas (cash ratio). Namun, sampai batas waktu berakhir, kondisi solvabilitas dan/atau likuiditas bank masih di bawah ketentuan mengenai tingkat kesehatan bank, sehingga ditetapkan oleh OJK sebagai bank dalam resolusi. Berdasarkan perhitungan OJK, kebutuhan modal BIMJ untuk memperbaiki KPMM bank sekurang-kurangnya Rp25 miliar.

Bersamaan dengan pemberitahuan BIMJ sebagai bank dalam resolusi oleh OJK, LPS langsung menjalankan kewenangannya sebagaimana diatur Pasal 6 ayat (2) UU LPS, yaitu menonaktifkan pengurus dan menugaskan Tim Pengelola Sementara untuk menjalankan operasional bank. Selain itu, LPS juga menunjuk tim pengamanan aset dan tim persiapan rekonsiliasi dan verifikasi simpanan untuk antisipasi dalam hal bank pada akhirnya tidak dapat diselamatkan. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan likuidasi dan pembayaran klaim nasabah penyimpan dapat dilakukan segera setelah bank tersebut dicabut izin usahanya.

Penyehatan BIMJ dilakukan dengan melakukan konversi pinjaman menjadi Modal Inti Tambahan sebesar Rp25 miliar dari seluruh pinjaman Bank BJB kepada BIMJ sebesar Rp39 miliar. Dengan konversi tersebut, perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) bank menurut Tim Pengelola Sementara menc

Hujan Deras Tak Menyurutkan Ratusan Warga Antar Ustad Amin Ke Seketariat Kantor DPD PKS Tanjab Barat

TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Ratusan warga simpatisan dan pendukung Ustad Muhammad Amin, SKM, M Kes, turun ke jalan protokol di dalam kota Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat. Meski sempat diguyur hujan deras, tak sedikitpun menyurutkan niat warga simpatisan mengantarkan ustad Amin hingga ke Seketariat Kantor DPD PKS Kabuaten Tanjab Barat, Rabu (29/5/2024). 

Bahkan sesampainya di Sekretariat Kantor DPD PKS , Ustad Amin. dan rombongan disambut hangat oleh Ketua DPD PKS dan rombongan. Dalam kesempatan tersebut Ustad Amin mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil bupati  kabupaten Tanjab Barat, mendampingi bakal calon bupati, kabupaten Tanjab Barat H.Hairan, SH.

Ketua DPD PKS Tanjab Barat Muhammad Zamzami S. Pd.I, beserta Pengurus DPD PKS Tanjab Barat. Mengucapkan terima kasih atas kehadiran salah seorang tokoh terbaik Tanjab Barat, yakni Ustad Amin.

“Mudah-mudahan sambutan saya tadi ada ruang yang kami berikan kepada beliau untuk bisa bergabung dengan kami, Insya Allah”, ujar Zamzami.

Zamzami juga berharap dan mohon doanya. Mengingat ada mekanisme yang harus dijalani dalam proses ini. ” kebetulan memang yang datang hampir semua calon, jadi semuanya akan kita bahas dalam rapat-rapat kita nantinya,” pungkasnya.

Sementara, Ustad Amin mengatakan, ia berharap akan mendapatkan rekomendasi dari PKS sebagai Bacawabup Tanjab Barat di Pilkada mendatang.

“Saya yakin, setiap partai punya indikator untuk menetapkan kriteria pemimpin. Apalagi Partai Islam mereka punya kriteria untuk menentukan Calon Pemimpin”, tutur Ustad Amin.

Ustad Amin akan komitmen apabila nantinya dipinang oleh PKS sebagai Bacawabup Tanjab Barat di Pilkada mendatang.

“Jika memang nanti kita direkom oleh PKS, Insya Allah kita akan dayung bersama untuk pendapat-pendapat mereka semua”, lanjut ustad Amin.

Ustaf Amin juga menyebut, musuh sejatinya dalam kontes ini, bukanlah para kontestan lain atau bakal calon lainnya. Amin menyebut, musuh utamanya adalah kemiskinan, bagaimana cara untuk mengatasi ini semua.

“Ya itulah salah satu bagian dari visi misi kita bersama pak H.Hairan. Kita tidak akan menabur janji politik yang muluk – muluk, yang nanti menyusahkan kita. Terlebih kalau kita tidak bisa memenuhinya”, tegasnya lagi.

Lebih lanjut ustad   Amin menyebut, dirinya bersama pak H.Hairan akan membuatkan rumah untuk anak yatim piyatu Serta tidak ingin adanya warga yang masih susah mencari makan, apalagi ada masalah kelaparan.

“Kalau jadi pejabat itu jangan nanti hartanya yang makin banyak atau makin kaya. Kita makan bisa sampai tiga kali, sementara masih ada warga kita yang susah untuk makan. Jangan lagi susah sekolah, Jangan lagi susah kerja, jangan lagi susah berobat, jangan lagi susah akses jalan, jangan susah air dan listrik, itulah visi misi kita”, katanya.

Reporter   : Mardani

Redaktur   : Dewi

Perhutani Hadiri Forum Wisata dan Lingkungan Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor hadiri Forum Wisata dan Lingkungan Bogor dengan tajuk “Ayo Membangun Pariwisata Berkelanjutan Bogor” yang diprakarsai oleh Bogor Eco and Sustainable Tourism (BEST) bertempat di Kampung Wisata Cinangneng, Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Selasa (28/05/24). 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Kepala Subseksi Ekowisata dan Agroforestri Agustin Darsono, Narasumber Pemerhati Wisata Institut Pertanian Bogor (IPB) Harini Muntasib, Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor, Balai Taman Nasional Gunung (TNG) Halimun Salak, Balai TNG Gede Pangrango, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Bogor, Pelaku Usaha Wisata Kabupaten Bogor, Travel Agen, serta  Budayawan Bogor dan segenap tamu undangan lainnya yang terkait. 

Dalam keterangannnya Agustin Darsono menyampaikan bahwa pihaknya hadir sebagai tamu undangan dalam forum diskusi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Bogor karena Perhutani KPH Bogor memiliki cukup banyak destinasi wisata alam yang tersebar di Kabupaten Bogor. 

“Tema berkelanjutan memang sudah menjadi suatu yang perlu diimplementasikan karena terkait dengan keberlangsungan secara kontinuitas dimana adanya sinergi antara manusia dan lingkungannya untuk dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal secara ekonomi. Di Perhutani sendiri keberlanjutan merupakan prinsip dalam pengelolaan hutan yang lestari dimana adanya integrasi antara planet yaitu lingkungan, profit (keuntungan) dan people (manusia/masyarakat) sehingga keseimbangan terjaga secara ekologis”, jelasnya. 

Sementara Harini Muntasib mengatakan bahwa tujuan dari forum diskusi ini adalah untuk menghasilkan keuntungan bagi semua lapisan masyarakat, efektivitas biaya dari semua kegiatan ekonomi serta pemberdayaan, peningkatan kehidupan kualitas masyarakat lokal, menjaga kesetaraan dan keadilan hingga generasi yang akan datang dengan mempertahankan kualitas lingkungan, menjaga sistem ekologi serta integritas budaya dan sosial. 

“Disamping aspek lingkungan, ekonomi dan sosial tersebut, selanjutnya perlu diperhatikan adalah penciptaan nilai pariwisata (tourism value creation) dan manajemen serta kebijakan yang integral sehingga dapat terciptanya harmoni dengan tujuan memberikan fasilitas yang baik, terstandar kepada wisatawan sehingga memiliki pengalaman berharga dalam berwisata”, tuturnya. 

Reporter   :  Maulana

Redaktur   : Dewi

Anggota Koramil 0621-11/Ciawi laksanakan Aksi Donor Darah Dalam Tangka Hari Jadi Kota Bogor ke-542

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka menyambut hari jadi Kota Bogor, Koramil 0621-11/Ciawi menghadiri aksi donor darah yang di selenggarakan di RSUD ciawi, Rabu (29/05/24).

Hal tersebut dilakukan tak lain adalah sebagai bentuk kepedulian kepada sesama serta wujud rasa kemanusiaan. Acara tersebut telah berlangsung hari selasa kemarin dan dihadiri oleh hampir seluruh anggota dari Koramil 0621-11/Ciawi.

Salahsatu anggota menuturkan, bahwa aksi donor darah tersebut sudah rutin dilakukan setiap tahun dalam rangka menyambut hari jadi kota Bogor.  Hal ini bertujuan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama serta membantu menambah stock darah yang nanti nya dapat digunakan untuk pengobatan

Pihak dari RSUD Ciawi juga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Anggota Koramil.

“Semoga kegiatan amal ini akan selalu rutin dilakukan setiap tahun agar bisa membantu meringankan dan memudahkan pasien rumah sakit apabila se waktu-waktu membutuhkan”, pungkasnya.

Semoga di hari jadi yang ke-452 ini, Kota Bogor semakin jaya, aman, dan sejahtera bagi warganya.

Reporter :  Dewi

Perhutani Bogor Hadiri Gelaran Pasar Pasisian Leuweung di Bekasi

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor turut hadiri gelaran Pasar Pasisian Leuweung di Bekasi tepatnya di Hutan Kota Eduforest, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, pada Minggu (26/05).

Gelaran yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Dinas Kehutanan, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I, dibuka oleh Penjabat (PJ) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, PJ. Bupati Bekasi Dani Ramdan dan Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat. Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Ujungkrawang Edi Sunardi, Kepala Dinas terkait, Muspika setempat dan segenap para tamu undangan. 

Dalam keterangannya mewakili Administratur/KKPH Bogor Edi Sunardi menyampaikan apresiasi serta dukungannya terhadap Gelaran Pasar Pasisian Leuweung yang diadakan oleh Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I di Hutan Kota Eduforest Bekasi. 

“Kegiatan ini diisi dengan beragam acara yang menarik sehingga adanya antusiasme masyarakat dan sangat bermanfaat khususnya untuk produsen yaitu petani lokal dalam memasarkan produknya serta untuk konsumen harga menjadi lebih terjangkau karena bertemunya langsung antara produsen dan konsumen sehingga memotong rantai distribusi. Ke depan diharapkan Perhutani dapat berpartisasi dengan ikut serta dalam gelaran ini untuk memperkenalkan dan memasarkan produk Perhutani”, ujarnya.

Sementara Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Iding Supriatna mengatakan bahwa gelaran ini dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat khususnya masyarakat sekitar hutan, kegiatan ini merupakan salah satu inovasi yang mengkolaborasikan para pihak dalam aspek pemasaran produk hasil hutan dan pertanian sekaligus mempromosikan pariwisata alam.

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

5 Pelajar Terlibat Aksi Tawuran Diamankan Polsek Cariu

BOGOR.radarinformasi.com- telah terjadi tawuran antara pelajar SMPN Cariu dan SMPN Tanjungsari di Kampung Cilaya, Desa Bantarkuning, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Insiden ini mengakibatkan lima pelajar diamankan oleh Polsek Cariu, Senin sore 27 Mei 2024, pukul 16.00 WIB. Selasa (28/05/24).

Kapolsek Cariu, Kompol Denden Sukmara, SE, ME, mengkonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pelajar yang diamankan adalah Friza (14) dari SMPN Cariu, Haikal (14) dari SMK AMC, Alfa Ghozali (15) dari SMPN Cariu, Fahri (16) dari SMPN Cariu, dan Rifa (16) dari SMPN Cariu.

Polsek Cariu segera mengambil langkah cepat dengan mengamankan pelaku, melakukan interogasi, memberikan pembinaan, serta membuat pernyataan yang ditandatangani oleh para pelaku. Orang tua pelaku juga dipanggil untuk diberikan pengarahan dan menetapkan wajib lapor bagi para pelajar tersebut.

“Kami mengambil tindakan cepat untuk memastikan situasi terkendali. Kami juga menghimbau kepada pihak sekolah dan orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak mereka guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” ujar Kompol Denden Sukmara.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Sebuah Rumah Dilahap Si Jago Merah, Polsek Rumpin Bersama Instansi Terkait Cek TKP

BOGOR.radarinformasi.com- Sebuah kebakaran hebat melanda rumah milik seorang warga bernama Jurjani di Kampung Kemang RT 02 RW 04 Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Selasa dini hari 24 Mei 2024.

Kapolsek Rumpin Kompol Sumijo,SH menjelaskan terkait peristiwa kebakaran dimana hasil Cek TKP pihak kepolisian menurut laporan yang diterima dari Polsek Rumpin, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Pemilik rumah, Jurjani (40), yang sedang tidur di kamar depan, tiba-tiba terbangun karena merasa panas dan silau. Ketika memeriksa sumber panas, ia mendapati api sudah berkobar hebat dari kamar sebelah yang kebetulan dalam keadaan kosong. Jurjani segera berlari keluar rumah sambil berteriak meminta bantuan.

Ketua RW 04, Sukmajaya (38), yang juga berprofesi sebagai security dan Mahmudi (42), seorang buruh, segera merespons teriakan Jurjani. Warga setempat bergegas membantu memadamkan api, namun usaha mereka tidak berhasil menahan laju kebakaran yang semakin besar.

Pihak Polsek Rumpin setelah mendapatkan laporan warga langsung Kapolsek Rumpin memerintahkan kepada Kanit Reskrim AKP. Chandra Poerba dan anggota piket segera tiba di lokasi TKP dan langsung segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dari Parung Panjang. Sekitar satu jam kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api.

“Diduga kebakaran ini disebabkan oleh konsleting listrik yang memicu api dan membakar barang-barang yang mudah terbakar di rumah tersebut. Akibat kejadian ini, Jurjani mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah)”, jelasnya.

“Polsek Rumpin telah melakukan tindakan kepolisian berupa pengecekan dan pengamanan TKP, meminta keterangan dari saksi-saksi, berkoordinasi dengan pemadam kebakaran, dan mendokumentasikan kondisi TKP serta korban. Untuk langkah selanjutnya, pihak kepolisian akan melakukan konfirmasi lebih lanjut dengan pemilik rumah serta memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran”, pungkas Kapolsek.

Dengan adanya kejadian ini, Kapolsek Rumpin mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh konsleting listrik, dan memastikan instalasi listrik di rumah masing-masing dalam kondisi baik dan aman sampai berita ini diturunkan situasi sudah kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule