TNI Razia Sejumlah Tempat Hiburan Malam di Indramayu, Sisir Prajurit Pelanggar Disiplin
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polisi Militer (PM) bersama anggota TNI Kodim 0616 Indramayu sisir tempat-tempat hiburan malam, karaoke dan cafe untuk menindak Prajurit pelanggar disiplin pada Jum’at, 08/03/2022.
Dan Sub Denpom Kapten CPM Dadang Purnama saat apel persiapan menyampaikan, Razia malam tersebut dilakukan serentak se-wilayah Kodam lll/Siliwangi.
“Saat berjalannya operasi di lapangan, rombongan PM menyisir Karaoke Beast di kawasan Jatibarang, kemudian dilanjutkan dengan mendatangi tempat hiburan malam di Kecamatan Lohbener yaitu Cafe Dewi Malam dan Cafe Chalsea, akan tetapi tidak menemukan pelanggar di tempat tersebut”, ungkap Dadang.
Dikatannya, Razia malam yang sudah dilakukan berjalan aman, lancar dan kondusif juga tentunya dengan menerapkan Protokol Kesehatan.
Kabel Listrik PLN 10 Tahun Tergeletak di Tanah, Diduga PLN Kurang Respon Aduan Warga
SUKABUMI.radarinformasi.com – Jaringan kabel listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di bawah naungan Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menghubungan ke rumah-rumah penduduk atau lainnya yang melintasi sungai hanya tergeletak di tanah dan menempel ditiang penyangga dari bambu, pohon pisang seadanya, (19/03/2022).
Kondisi jaringan kabel listrik tersebut terjadi di Kampung Cicadas/Cikeong, Kelurahan Jaya Mekar, Rt.01/Rw.01, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Pasalnya jaringan kabel listrik yang tergeletak di tanah dan menempel ditiang penyangga bambu, pohon pisang selama 10 tahun tersebut diduga dibiarkan saja sebelum terjadinya jatuh korban jiwa.
Seperti yang dikeluhkan Jajang, salah seorang warga pribumi menuturkan kepada Awak Media radarinformasi.com dengan adanya jaringan kabel listrik milik PLN yang melintasi di sekitar area lahan sawah saya dan lahan petani lainnya, dikhawatirkan sangat membahayakan untuk keselamatan warga yang selalu beraktifitas di sawah atau kebun.
“Warga sudah sering beberapa kali menyampaikan dengan kondisi seperti ini selama 10 tahun lamanya kepada petugas PLN dilapangan, tetapi hanya terkesan dibiarkan saja sebelum terjadinya jatuh korban jiwa,” ucap Jajang pada Kamis (17/03/2022).
Selanjutnya Jajang menjelaskan, “Dengan adanya jaringan kabel listrik yang hanya tergeletak di tanah dan menempel ditiang penyangga bambu seperti itu bukan karena dampak alam atau cuaca exstream”.
“Selama ini saya sendiri selaku warga merasa was-was dengan kondisi tersebut yang sudah cukup lama, jika terjadi suatu waktu ada korban jiwa dari akibat dampak adanya jaringan kabel listrik yang hanya tergeletak di tanah sampai puluhan tahun dibiarkan saja. Karena itu saya dan warga khususnya para petani berinisiatif membuat penyangga jaringan kabel tersebut dari bambu seadanya. Pasalnya selama ini pihak pelayanan PLN tersebut tidak cepat merespon dari aduan masyarakat sampai kurun waktu 10 tahun lamanya, kemana saja kerja mereka,” jelasnya.
“Semoga saja dengan adanya aduan pemberitaan informasi seperti ini pihak PLN dapat merespon lebih cepat untuk segera memperbaiki jaringan kabel listrik tersebut yang hanya tergeletak di tanah dan menempel ditiang penyangga bambu lainnya selama 10 tahun”, tuturnya.
“Jika kondisi tersebut dibiarkan saja, saya khawatir dengan terjadinya pencurian jaringan listrik oleh orang-orang yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi dan juga dampak dari bencana alam akibat jaringan kabel listrik tersebut hanya tergeletak di tanah yang melintasi lahan sawah, pohon bambu dan pohon pisang dapat mengganggu pasokan listrik, bisa mengakibatkan putusnya jaringan kabel listrik tersebut,” paparnya.
Terkait hal itu, pihak PLN Penanganan Gangguan Jaringan Kabel Listrik Kota Sukabumi, Sumarta Spv, mengatakan kepada radarinformasi.com saat dikonfirmasi berkenaan control atau maintenance jaringan kabel listrik memang tidak secara rutin.
“Tetapi jika ada keluhan dari warga masyarakat, kami sudah menyedikan call centre untuk pengaduan yang bisa menghubungi langsung ke pihak PLN setempat dan kami di perintahkan oleh manager hanya bisa menjawab seperti itu. Kalau terkait pengaduan warga 10 tahun tidak ada respon dari pihak PLN bukan ranah saya yang harus menjawab,” katanya.
Masih kata Sumarta Spv, dengan informasi yang diberikan oleh awak media, kami pihak PLN bakal segera melakukan pengecekan ke lokasi tersebut,” pungkasnya.
Apa yang telah disampaikan dari keterangan pihak PLN tersebut sangat jelas, bahwa pihaknya memang tidak memberikan pelayanan maksimal sesuai Standar Operasional Pekerjaan (SOP) dalam melakukan Kontrol secara rutin dan hanya akan melakukan tindakan bila sudah ada aduan warga melalui call centere yang sudah di sediakan atau mungkin saja menunggu dulu jatuhnya korban, kemudian sosialisasi pengaduan baru digiatkan.
Bupati Muna Barat Drs Achmad Lamani lakukan peletakan batu pertama .dokumen radarinformasi.com
Bupati Muna Barat Lakukan Peletakan Batu Pertama Kantor Bank Sultra Cabang Pembantu Kambara
Munabarat. radarinformasi. com- Abdul Latif selaku Direktur Utama Bank Sultra menggagendakan peletakan batu pertama dalam pembangunan gedung kantor Bank Sultra Cabang Pembantu Kambara, dalam ke giatan tersebut dihadiri, Drs. Achmad Lamani, M.Pd. selaku Bupati Muna Barat, Drs, L.M Husein Tali, selaku Sekda Muna Barat, Danramil Tiworo kepulauan atau yang mewakili, Kapolsek Tiworo Tenga, Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ), Kepala Dinas Pendidikan para Camat, Tokoh Adat dan tentu tak ketinggalan juga Karyawan/karyawati Bank Sultra, Jum’at (18/03/22).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Muna Barat, memberikan arahan, sekaligus melakukan Peletakan batu pertama, sementara itu, Roni Jaya Lakebo, selaku Direksi Bank Sultra Cabang Muna, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Muna Barat, Forkopimda, juga pada Pimpinan OPD Lingkup Muna Barat, atas kepercayaan sebagai mitra Pemerintah Daerah Muna Barat, mulai dari penyaluran gaji ASN, penyaluran kredit, hingga pengelolaan layanan keuangan juga pendapatan Daerah lingkup Pemerintah Muna Barat.
“Sampai tahun 2022, berkat dukungan seluruh pemegang saham khususnya Muna Barat, sampai saat ini telah memiliki 91 kantor di Sulawesi Tenggara, serta 1 Kantor Fungsional Non Operasional di Jakarta juga 139 mesin ATM termasuk, 1 ATM Drive Thru, yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota se-Sultra”, ujar Roni Jaya Lakebo.
Direksi Bank Sultra Cabang Muna Barat Roni Lakebo.dokumen radarinformasi.com
Masih lanjutnya, “Bank Sultra satu-satunya bank milik Masyarakat Sulawesi Tenggara, sejak awal didirikan sampai dengan saat ini, Alhamdulillah dapat tumbuh dan berhasil mencetak perolehan laba yang terus meningkat setiap tahun, memberikan dividen, dana Corporate Sosial Responsibility ( CSR ) kepada Pemerintah Daerah selaku pemegang saham Bank Sultra serta oleh Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) dinyatakan sebagai Bank Sehat.
“Modal inti Bank Sultra posisi akhir tahun 2021 mencapai Rp.1,3 T dan masih membutuhkan tambahan setoran modal kurang lebih Rp. 1,7 Triliun sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 12/POJK.03/2020, tanggal 16 Maret 2020 tentang konsolidasi Bank Umum, dimana Bank diwajibkan untuk memenuhi modal Inti Minimum sebesar Rp.3.000.000.000.000,- (tiga triliun rupiah)”, pungkasnya.
Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, SH.,MM. Buka Seminar P4GN dan Prekursor Narkotika
SUKABUMI.radarinformasi.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, SH.,MM., membuka secara resmi Seminar Peraturan Bupati Kabupaten Sukabumi, tentang Program P4GN dan Prekursor Narkotika, bertempat di Hotel Pangrango Salabintana, Kecamatan Sukabumi, pada Jumat,(18/03/2022).
Acara yang mengusung Tema “Sinergitas Unggul Komitmen Antusias bertanggungjawab untuk Masyarakat Indonesia” ini dijelaskan oleh Kepala BNNK Sukabumi Dr.(Cand) M.Retno Daru Dewi, A.MK., S.PSi.,M.Si. dengan diikuti oleh 43 peserta yang terdiri dari perwakilan Perangkat Daerah, Kepolisian dan Kodim yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mensosialisasikan Peraturan Bupati ini sebagai pedoman bagi Pemerintah Daerah dalam pengambilan kebijakan P4GNPN di daerah sebagai pedoman koordinasi antar instansi/lembaga di daerah.
Dalam sambutannya Bupati yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Sukabumi menyampaikan, Pemda Kabupaten Sukabumi menyambut baik dilaksanakannya acara ini serta mendorong suksesnya program Pencegahan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan Prekursor Narkotika (PN) yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sukabumi.
“Keberadaan Perbup ini sangat penting sebagai penguatan dalam tataran regulasi yang lengkap sebab dalam implementasi kebijakan yang baik tidak boleh terputus pada setiap tingkatannya. Untuk itu semua pihak harus pro-aktif untuk memberikan kontribusinya sesuai dengan kapasitas dan kapabilitasnya”, tegasnya.
Lebih lanjut diharapkan, “Seminar ini bisa menjadi awal dalam menentukan Perbup Tentang P4GN yang mampu menunjang rencana aksi daerah Kabupaten Sukabumi tentang P4GNPN”.
“Seminar ini diyakini dapat membawa pengaruh positif yang nantinya dapat membetuk karakter generasi muda dari sejak dini untuk beraktivitas positif dan menghapuskan narkoba dari pikiran anak-anak kita mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA , Perguruan Tinggi sampai ketingkat Orang tua”, jelas Sekda.
Polisi Sidak Distributor, Pasar Modern dan Tradisional, Pastikan Stok Minyak Goreng di Indramayu Aman
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu bersama Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopdagin) melakukan inspeksi mendadak (sidak) komoditas minyak goreng ke sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (16/03/2022).
Sidak tersebut dilakukan mulai dari tingkat distributor, pasar modern, sampai ke pasar tradisional dalam rangka pengawasan serta memastikan ketersediaan stok minyak di wilayah Indramayu aman.
“Stok dari salahsatu distributor yang tadi sudah kami kunjungi ada sekitar 1.400 karton. Dengan demikian, diketahui di wilayah Indramayu minyak goreng aman dan tidak ada kelangkaan,” kata Kanit II Satreskrim Polres Indramayu, Iptu Suripto, disela kegiatan sidak.
Selain melakukan pengecekan pada distributor, Iptu Suripto menyampaikan, bahwa pihaknya juga telah melakukan pengecekan ke Pasar modern dan Pasar tradisional.
“Ternyata stok minyak goreng dalam kemasan di Pasar modern banyak dan stok minyak goreng curah di Pasar tradisional pun ada. Sehingga kami bersama Diskopdagin ini bisa menyimpulkan bahwa memang di Indramayu tidak ada kelangkaan minyak,” ujarnya.
Sementara, Staf Pengawasan Bidang Perdagangan Diskopdagin Indramayu, Casmad mengungkapkan, soal kelangkaan dan harga minyak di wilayah Kabupaten Indramayu, Dinas Bidang Perdagangan sebelumnya telah melakukan pengendalian, diantaranya, melalui pengawas dan monitoring di setiap toko modern serta pasar tradisional.
“Bahwasanya, Dinas Bidang Perdagangan bersama Polres Indramayu telah melakukan pengecekkan di lapangan dan pengendalian serta mengantisipasi harga minyak melalui pengadaan pasar murah di beberapa pasar bekerja sama dengan Bulog,” ungkapnya.
Pemerintah kabupaten Muna Barat gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional ( HKN ) di Kantor Daerah Muna Barat
Munabarat.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Muna Barat, gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional ( HKN ) di lingkup lapangan upacara Kantor Daerah Muna Barat, dalam rangka hari kesadaran nasional ( HKN ), Bupati Muna barat, Drs, Achmad Lamani. M.Pd., mengambil alih sebagai Inspektur upacara, Kamis (17/03/22).
Dalam kata sambutannya Drs, Achmad Lamani. M.Pd, menyampaikan, “Hari kesadaran Nasional ( HKN ) digelar setiap tgl 17 dan bertujuan untuk menegakan, kedisiplinan sebagai aparatur sipil Negara yang taat terhadap peraturan pemerintah juga negara”.
“Dalam kesempatan ini juga saya sampaikan, kepada para Camat, para Kepala Desa, khususnya wilayah Kabupaten Muna Barat, supaya bisa mengawal, mensukseskan kegiatan pemerintah ( Vaksinasi ) sebelum memasuki awal Bulan April agar kita mendatang bisa menyambut dan melaksanakan Lebaran Idul Fitri bagi yang beragama Islam”, ujarnya.
“Lanjutnya, “Kita sebagai Aparatur Sipil Negara agar setia dan taat terhadap janji-janji yang telah ditetapkan, tunjukan kinerja sebagai Aparatur Sipil Negara yang berhati ikhlas agar generasi penerus, mampu mengikuti kita ke arah yang lebih baik lagi”.
Sekda Didampingi Kepala BPKAD Pemkab Sukabumi Ikuti Sosialisasi Program Kedaireka
Sekda Didampingi Kepala BPKAD Pemkab Sukabumi Ikuti Sosialisasi Program Kedaireka
SUKABUMI.radarinfor.asi.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, SH., MM didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sukabumi Ir. Toha Wildan Athoilah mengikuti Sosialisasi dan Indentifikasi Program untuk Implementasi Program Kedaireka di daerah melalui Zoom Meeting bertempat di Command Center Kabuparen Sukabumi, Palabuhanratu. Rabu (16/03/2022).
Tujuan dari sosialiasasi tersebut ialah dalam rangka untuk membahas beberapa program Kedaireka yang akan diimplementasikan di daerah.
Sebagai informasi, Platform Kerjasama Dunia Usaha dan Kreasi Reka Kampus Merdeka (selanjutnya disebut “Kedaireka”) adalah sebuah platform yang disediakan, dikelola dan dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset serta Teknologi Republik Indonesia.
Kedaireka merupakan sarana yang dilaksanakan dalam upaya untuk menjembatani pengembangan ilmu dan teknologi atau rekacipta yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dengan kebutuhan teknologi dan pengembangan di industri. Melalui Kedaireka, Insan Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) diajak untuk bersama-sama terlibat dalam membentuk ekosistem inovasi berbasis Merdeka Belajar – Kampus Merdeka.
Viral …!!, SPBU di Baros Kota Sukabumi diduga Curang saat Berikan Pelayanan Pengisian BBM
SUKABUMI.radarinformasi.com – Seperti diketahui di berbagai media masa/sosial dengan keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dimanapun sering terdengar banyak Oknum-oknum yang berbuat curang saat memberikan pelayanan dalam pengisian BBM kepada konsumen.
Seperti halnya yang tengah viral di Media Sosial dari salahsatu akun Facebook Supriadi mengatakan dalam statusnya dengan memperlihatkan seorang laki-laki yang jadi Operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di sekitar Jalan Raya Baros Kota Sukabumi berbuat curang dalam pengisian BBM yang menimbulkan sejumlah pertanyaan publik.
Supriadi tersebut dalam status Facebooknya menjelaskan dengan berbahasa sunda, “Kade ka Bapa-ibu anu bade ngisi bensin di SPBU Baros Operator na ieu curang abdi tos dua kali, nu sakali mah diantepkeun pas dicoba deui masih kitu ngisi 100 dina layar tos aya angka 30 rebu hente ti 0 kade tah hati-hati”. (Awas kepada Bapak-ibu yang mau ngisi bensin di SPBU Baros Operatornya ini curang, saya sudah dua kali yang sekali dibiarkan pas dicoba lagi masih begitu ngisi 100 terlihat di layar sudah ada angka 30 ribu tidak dari 0 awas tuh hati-hati).
Selanjutnya terkait fostingan viral di media sosial tersebut Awak Media melakukan konfirmasi kepada pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tersebut, pihak SPBU mengatakan, “Permasalahan status fostingan dari salahsatu akun Facebook atas nama Supriadi tersebut kami sudah tahu”.
“Tetapi atas nama akun Facebook Supriadi itu masih kami telusuri, apakah atas nama akun Media Sosial itu orang yang jelas atau akun Facebook orang yang tidak jelas. Terkait masalah tersebut sudah kami sampaikan juga kepada pihak kepolisian,” ucap Juanda Pengawas Lapangan SPBU Baros Kota Sukabumi pada Senin (14/03/22).
Juanda menambahkan, “Sedangkan foto petugas Operator yang ada di dalam postingan Facebook Supriadi tersebut sebagai petugas Operator yang tidak mungkin berbuat curang”.
“Saya sebagai pengawas lapangan, tau betul cara petugas operator itu dan lainnya selalu memberikan pelayanan sesuai prosedur”, katanya.
Oknum Operator Sekolah SMPN 01 Caringin, Meminta Uang Jasa dalam Pencairan PIP
BOGOR.radarinformasi.com– Untuk membantu meringankan beban Siswa, terutama bagi Siswa miskin, pemerintah telah menggelontorkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP), program dengan pemberian bantuan tunai tersebut diprioritaskan bagi siswa yang berasal dari keluaraga miskin dan program PIP ini merupakan penyempurnaan dari program Bantuan Siswa Miskin(BSM), Rabu (16/03/22).
Namun dengan adanya program PIP ini ada segelintir Oknum yang mencari celah untuk memanfaatkan demi kepentingan pribadi, seperti halnya yang terjadi di SMPN 01 Caringin, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, dimana Oknum Operator Sekolah memotong uang PIP Siswa dengan dalih uang jasa karena telah membantu dalam proses pencairannya.
PIP yang dipotong tersebut adalah milik Siswa yang saat ini telah lulus dari bangku SMP dan telah duduk di bamgku SMA.
“Waktu itu saya dapat info dari pihak sekolah agar datang ke sekolah dan mengambil uang PIP, akan tetapi pihak Operator meminta uang untuk pengganti jasa, ya udah akhirnya saya kasih Rp.100.000,00 karena dia minta”, ujar salahsatu orangtua yang enggan disebutkan namanya.
Masih menurutnya, “Saya juga ga ngerti dalam buku tabungan yang saya terima, di Bulan Februari ada saldo sebesar Rp.2.475.000,00 dan ada penarikan pertanggal 13/02/22 sebesar Rp.1.300.000,00 tapi anehnya saya tidak menerima uang tersebut, lalu ada lagi penarikan di pertanggal 04/03/22 sebesar Rp.1.175.000 dan hanya uang yang di Bulan Maret tersebut yang saya terima”.
Saat tim radarinformasi.com mencoba mengklarifikasi ke pihak sekolah, Eko Satriawan TI, S.Pd selaku Kepala Sekolah menjelaskan bahwa, “Saya sudah tegaskan dalam PIP ini jangan sampai ada yang melakukan pemotongan, baik oleh guru ataupun Operator Sekolah, saya tidak tau kalau ada Operator yang meminta uang jasa kepada Siswa dan untuk uang yang diambil di bulan Februari dan tidak diterima Siswa nanti Operator yang akan jelaskan”.
Sementara itu, Samsudin selaku Operator Sekolah mengatakan bahwa, “Tidak ada pemotongan dengan uang PIP tersebut, mengenai uang sebesar Rp.1.300.000,00 di Bulan Februari yang tidak diterima Siswa, saya sudah konfirmasi ke pihak Bank dan saya suruh datang kesana tapi saya belum sempat, intinya pihak sekolah juga tidak mengambil uang tersebut, kan bisa dilihat dari kode penarikannya, di bulan dua kode CCM dan di bulan tiga DCM”.
“Terkait pengambilan di tanggal 04/02/22 dikolektif oleh pihak sekolah dan baru di bagikan seminggu kemudian karena antri dan untuk menghindari kerumunan’, pungkas Samsudin.
Hingga berita ini ditayangkan belum ada kejelasan dengan uang yang keluar di Bulan Februari tersebut.
Massa Geruduk Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi yang Sedang Rapat POKIR
SUKABUMI.radarinformasi.com – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi di geruduk ratusan massa diluar gerbang gedung DPRD yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Petani Indonesia Sukabumi Raya dan BPC Diaga Muda Indonesia. Selasa, 15/03/2022.
Sedangkan menurut informasi yang himpun pada saat gelar aksi ratusan massa diluar gerbang gedung DPRD Kabupaten Sukabumi tersebut, sejumlah pejabat daerah dan wakil rakyat sedang rapat Paripurna menandatangani Berita Acara Penetapan Pokir DPRD TA 2023 di dalam gedung DPRD.
Selanjutnya aksi massa tersebut diterima oleh para wakil rakyat untuk menyuarakan tuntutannya. Ada tiga tuntutan yang disuarakan kepada para wakil rakyat dalam audiensi yang digelar di ruang Badan Musyawarah (Banmus) tersebut terkait sejumlah isu di Kabupaten Sukabumi.
Ketiga tuntutan yang disuarakan di antaranya, cabut Perda Perubahan No 7 tahun 2014 Kabupaten Sukabumi, menuntut transparansi mark up Dana Aspirasi, menuntut DPRD untuk segera membentuk Pansus Reforma Agraria.
Setelah audensi digelar dengan para wakil rakyat DPRD tersebut, ratusan massa melanjutkan gelar aksinya ke Inspektorat Kabupaten Sukabumi untuk menyuarakan tuntutannya.