Geledah Kamar Hunian Warga Binaan, Petugas Lapas  temukan Benda Terlarang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu kembali melakukan razia penggeledahan terhadap kamar hunian warga binaan, Kamis (08/05/2025). Hasilnya, petugas berhasil mengamankan sejumlah benda terlarang dari dalam kamar hunian warga binaan.

Penggeledahan ini dilaksanakan sebagai implementasi terhadap visi misi Asta Cita Presiden melalui 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pemberantasan penyalahgunaan narkoba dan penipuan dari dalam Lapas/Rutan.

“Penggeledahan ini dilakukan dalam rangka Pencegahan Penanggulangan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN), serta mencegah adanya penggunaan Handphone untuk Penipuan berbagai macam modus disetiap Lapas dan Rutan di Jawa Barat,” kata Kalapas Indramayu, Fery Berthoni.

Berthoni mengungkapkan dalam penggeledahan yang dipimpin oleh Kasi Adm Kamtib Lapas Indramayu tersebut, ditemukan beberapa benda terlarang, salah satunya senjata tajam.

“Dalam kesempatan ini, jajaran kami berhasil mengamankan benda berupa senjata tajam, alat pemanas rakitan, terminal listrik rakitan, dan benda terlarang lainnya dari dalam blok hunian. Seluruhnya merupakan benda yang dilarang berada dalam hunian warga binaan karena berpotensi menjadi penyebab gangguan keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.

Berthoni berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat memberantas dan meminimalisir adanya barang-barang terlarang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban  didalam Lapas.

Usai melaksanakan penggeledahan blok hunian, Lapas Kelas IIB Indramayu juga melakukan test urine terhadap empat Warga Binaan yang dipilih secara acak.

“Kami juga lakukan test urine kepada warga binaan. Kami ambil secara acak untuk memastikan warga binaan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Alhamdulillah hasilnya negatif, ini menunjukan kepatuhan warga binaan dan kondusifitas di Lapas Indramayu,” tutup Berthoni.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Perkuat Sinergi, Kalapas Indramayu Kunjungi Kemenag Kabupaten Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni dengan didampingi pejabat Pengawas dan Pejabat Pelaksana yang terdiri dari Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja dan Kepala Sub Seksi Registrasi melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu, Selasa (6/5).

Kunjungan kerja jajaran Lapas Indramayu diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aghuts Muhaimin. Dalam kesempatan ini, Berthoni memperkenalkan diri sebagai Pejabat Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu yang baru.

Berthoni mengatakan kunjungan kerja ini dilaksanakan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Lapas Indramayu dengan Kemenag Kabupaten Indramayu dalam program pembinaan kepada warga binaan.

“Sinergi dan kolaborasi antara Lapas Indramayu dengan Kemenag Indramayu telah terjalin dengan baik. Beberapa kegiatan pembinaan yang kami laksanakan berkolaborasi dengan Kemenag antara lain pemberantasan buta huruf Al Quran, panduan sholat, tausiyah rutin mingguan, pengajian Marhabaan, Yasin, Tahlil, Al Barjanji mingguan. Harapannya pribadi-pribadi warga binaan menjadi jauh lebih baik dan positif usai menjalani pidana di Lapas Indramayu,” ucap Kalapas.

Berthoni, juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Kemenag Kabupaten Indramayu dalam memberikan pembinaan bagi warga binaan.

“Kami harapkan ada perubahan positif yang mereka (warga binaan) terima. Sehingga saat kembali ke masyarakat, sebagai contoh mereka yang tadinya tidak bisa mengaji menjadi bisa mengaji melalui program pemberantasan buta huruf Al Quran,” jelas Berthoni.

Ia melanjutkan kunjungan kerja ini sebagai implementasi atas perintah harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI serta upaya untuk mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Memberdayakan Warga Binaan, Lapas Indramayu Panen Selada Dengan Teknik Hidroponik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu berhasil memanen sayuran jenis selada yang dikembangkan dengan teknik hidroponik. Selasa (22/4)

Dalam panen yang berlangsung di area Green House Lapas Indramayu ini, petugas berhasil memanen sebanyak 25 kg selada segar dalam 1 (satu) tahap.

Kegiatan ini dilakukan dengan memberdayakan Warga Binaan Lapas Indramayu, sesuai dengan bidangnya yaitu pertanian hidroponik.

Panen ini dipimpin oleh Kepala Lapas Indramayu, Fery Berthoni, dan didampingi oleh Kasubsi Giatja, Apudin, dan regu pengamanan.

“Kegiatan panen sayuran jenis Selada hidroponik ini dilakukan secara bertahap. Saat ini kami memanen sebanyak 25 kg. Hasil panen tersebut dikirim ke CV. Mandiri Titin Srimulya untuk didistribusikan kerumah makan dan dapur Pertamina RU IV balongan Indramayu,” ungkap Berthoni, Selasa (22/4/2025)

Ia menerangkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Indramayu dalam mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya dalam memberdayakan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan.

“Dengan adanya kegiatan pertanian hidroponik ini diharapkan dapat mendorong keterampilan warga binaan, dapat menjadikan mereka aktif dan produktif dalam upaya reintegrasi sosial kembali ke lingkungan masyarakat sebagai individu yang lebih baik,” tutup Berthoni.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Kontrol Keliling, Kalapas Indramayu Pastikan Warga Binaan Taat Aturan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melakukan kontrol keliling di blok hunian warga binaan, Senin (21/04/2025).

Kontrol keliling dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni  didampingi pejabat pengawas dan pejabat pelaksana, serta jajaran pengamanan Lapas Indramayu.

Pada kegiatan tersebut, Berthoni berkesempatan menyapa warga binaan di tiap-tiap kamar hunian untuk memastikan mereka dalam keadaan sehat.

Disamping itu, secara persuasif Berthoni juga mengajak warga binaan untuk mentaati tata tertib dan menjaga kondusifitas di dalam Lapas.

“Kami ingin memastikan bahwa Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Indramayu dalam kondisi yang sehat. Saya juga mengajak mereka untuk taat akan tata tertib untuk menjaga kondusifitas di dalam Lapas,” katanya.

Selain meninjau kondisi warga binaan, kontrol keliling ini dilaksanakan untuk menjalin kedekatan dengan warga binaan dalam upaya deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Lonjakan Pengunjung di Lapas Indramayu Saat Idul Fitri, Ini Langkah Antisipasinya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk berkumpul dan mempererat silaturahmi. Tidak terkecuali bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu yang mendapatkan kesempatan bertemu keluarga mereka di hari penuh berkah ini. Jumat (4/4)

Selama tiga hari layanan kunjungan, Lapas Indramayu mencatat lonjakan signifikan jumlah pengunjung. Sejak hari pertama Idul Fitri, animo masyarakat terus meningkat. Tercatat 482 orang mengunjungi Lapas pada hari pertama, melonjak menjadi 726 orang di hari kedua, dan sebanyak 414 orang datang pada hari ketiga, tepatnya 2 April 2025.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah strategis guna memastikan kelancaran dan keamanan kunjungan selama perayaan Idul Fitri.

“Tingginya angka kunjungan ini menunjukkan besarnya antusiasme keluarga warga binaan untuk merayakan Idul Fitri bersama. Kami telah menerapkan berbagai langkah antisipatif agar pelayanan tetap optimal serta menjamin keamanan dan kenyamanan bagi semua pihak,” ujar Berthoni, Kamis (3/4/2025).

Momen pertemuan antara warga binaan dan keluarga mereka diwarnai suasana haru dan kebahagiaan. Mereka saling berbincang, tertawa, dan melepas rindu dalam suasana penuh kehangatan.

Untuk memastikan kunjungan berlangsung tertib dan aman, Lapas Indramayu menyiagakan sejumlah petugas yang bekerja sama dengan Polres Indramayu serta Kodim 0616 Indramayu.

“Hari Raya Idul Fitri adalah momentum kemenangan bagi seluruh umat Muslim, termasuk bagi warga binaan kami. Kami memastikan bahwa mereka dapat merayakannya bersama keluarga dengan pelayanan terbaik yang kami siapkan,” tutup Berthoni.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Rutan Kelas IIB Tarutung Gandeng Kodim 0210/TU dan Polres Tapanuli Utara Gelar Razia Kamar Hunian Warga Binaan

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut melaksanakan razia kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama personil Kodim 0210/TU dan personil Polres Tapanuli Utara dalam rangka sambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61 dan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban di Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Rabu (2/4)

Razia dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring serta didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, James Bond Naibaho, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan, Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R Simarmata dan diikuti petugas pengamanan Rutan Tarutung, staf, dua personil Kodim 0210/TU dan lima personil Polres Tapanuli Utara.

Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring mengatakan, razia ini merupakan komitmen Rutan Tarutung terhadap program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Salah satunya pada point 1, yakni memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan online dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.

Selain itu, bentuk komitmen Rutan Kelas IIB Tarutung terhadap arahan/perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi tentang Lapas dan Rutan tidak ada lagi handphone, peredaran narkoba, pungli dan penipuan.

“Razia bersama ini juga di gelar bertepatan dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61 dan mengantisipasi gangguan kamtib pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H,” ujarnya kepada awak media pada, Rabu (2/4/2025).

Lebih lanjut, Evan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Komandan Kodim 0210 / TU, Letkol Inf. Saiful Rizal, S.Hub., Int., dan Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak,  S.H., S.I.K atas sinergi dengan menghadirkan personil TNI/POLRI dalam razia bersama ini.

Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Sumut), Yudi Suseno mengapresiasi langkah Rutan Tarutung dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.

“Diharapkan, kegiatan ini terus dilaksanakan secara rutin dan profesional tidak hanya seremonial semata, untuk tetap menjaga kondisi rutan tetap aman dan kondusif,” sebutnya.

Hasil razia tidak ditemukan handphone dan narkoba, yang ditemukan barang-barang seperti alat cukur, kartu remi dan mancis yang selanjutnya diinventarisir dan dimusnahkan.

Rutan Kelas IIB Tarutung terus berkomitmen terhadap pelaksanaan program pemasyarakatan yang lebih baik, transparan, serta berkomitmen membangun Rutan Kelas IIB Tarutung Zero Halinar.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Rutan Kelas IIB Tarutung Gelar Simulasi Kunjungan Tatap Muka Menjelang Hari Raya Idul Fitri

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung gelar simulasi pelayanan kunjungan tatap muka bagi warga binaan pada periode hari Raya Idul Fitri 1446 H / 2025 M mendatang pada Kamis, 27 Maret. Jumat (28/3)

Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring mengatakan simulasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama berlangsungnya jadwal kunjungan khusus Hari Raya Idul Fitri bagi warga binaan, yang diperkirakan jumlah pengunjung akan membludak.

“Kami laksanakan simulasi ini, untuk memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat, buat pengunjung. Untuk mengantisipasi gangguan keamanan saat Idul Fitri,” ujar Evan.  

Lebih lanjut Evan menyampaikan simulasi ini di gelar selain untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, juga meningkatkan kesiapan petugas Rutan Tarutung dalam memberikan pelayanan prima yang bersinergi dengan personil Kodim 0210/TU dan personil Polres Tapanuli Utara.

“Terima kasih kepada Komandan Kodim 0210 / TU, Letkol Inf. Saiful Rizal, S.Hub.Int. dan Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak,  S.H., S.I.K., atas sinergi dengan menghadirkan personil TNI/POLRI dalam bantuan pengamanan di Hari Raya Idul Fitri mendatang,” ujar Evan.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud nyata kinerja Rutan Kelas IIB Tarutung dalam mendukung program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan dukungan atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi dalam peningkatan kewaspadaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyaratakan Sumatera Utara, Yudi Suseno mengapresiasi atas persiapan Rutan Kelas IB Tarutung dalam mensosialisasikan layanan kunjungan tatap muka bagi warga binaan di Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

“Persiapkan semua fasilitas yang diperlukan untuk mendukung kelancaran pelayanan kunjungan. Selain itu, agar seluruh petugas senantiasa menjaga kedisiplinan, bekerja sama dalam menjaga keamanan, dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Yudi Suseno.

Dengan persiapan yang matang, Rutan Kelas IIB Tarutung berharap agar perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung dengan lancar, penuh kedamaian, serta memberi kesempatan bagi warga binaan untuk merayakan hari raya dengan penuh kebahagiaan.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Jelang Lebaran, Sekjen Kemenimipas dan Dirjenpas Panen Raya di Lapas Karawang

BOGOR.radarinformasi.com – Menjelang Idulfitri dan menunggu saatnya berbuka puasa, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Asep Kurnia, dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, laksanakan panen raya hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan di Sarana Edukasi dan Asimilasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Karawang. Selasa (25/3)

“Saya sangat bangga, untuk kesekian kalinya Lapas berhasil mengembangkan ketahanan pangan di wilayahnya masing-masing dan hari ini Lapas Karawang,” kata Asep, Senin (24/3)

“Warga Binaan diberikan kesempatan belajar melalu SAE Lapas Karawang, dilatih untuk menghasilkan karya bernilai ekonomis yang diharapkan menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” lanjut Asep dalam sambutannya.

Lahan seluas dua hektare yang ditanami padi tersebut telah berhasil dipanen sebanyak delapan ton dengan varian Beras Inpari 32 dan Nutrei Zinc. Selain padi, perkebunan beraneka sayur juga dikembangkan di luas tanah 1.500 m² dan budidaya Ikan di atas lahan hampir 1.000 m².

Sementara itu, Dirjenpas mengungkapkan 2,3 hektar lahan hidup telah menjadikan Lapas Karawang menjadi bagian lumbung ketahanan pangan Pemasyarakatan untuk kebutuhan nasional.

Selain dapat dijual ke pasar masyarakat, semua hasil pertanian dan perikanan ini ditargetkan dan menyumbang kebutuhan bahan makanan Warga Binaan Lapas Karawang sendiri.

“Kami mewajibkan vendor penyadia bahan makanan Warga Binaan minimal 5% harus menggunakan hasil budidaya Warga Binaan,” pinta Mashudi seraya menekankan keberhasilan ini sebagai bentuk perwujudan 13 Program Akselerasi Menteri Imipas sekaligus melaksanakan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.

Panen raya ditandai dengan pemotongan padi oleh Sekjen Kemenimipas, Dirjenpas, serta Maslani selaku Wakil Bupati Karawang. Selain panen padi, mereka juga melakukan penanaman bibit sawi caisim dan penyebaran benih ikan nila salin.

“Koordinasi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan Lapas Karawang selama ini sudah sangat baik. Kami sangat mendukung ketahanan pangan di Lapas Karawang. Selamat melaksanakan panen raya,” kata Maslani.

Kegiatan dirangkaikan dengan bakti sosial kepada keluarga Warga Binaan dan masyarakat sekitar. Panen raya juga dirampungkan dengan buka puasa bersama dengan Warga Binaan Lapas Karawang. Turut hadir Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, Staf Khusus dan Staf Ahli, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dan Imigrasi wilayah Jawa Barat.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Lapas Indramayu Penuhi Hak Kesehatan Warga Binaan, Kontrol Ke Rumah Sakit dan Hadirkan Perawat Gigi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu terus berupaya meningkatkan layanan secara optimal kepada warga binaan. Terkini, Lapas Indramayu berikan layanan kesehatan pemeriksaan gigi bagi warga binaannya. Minggu (16/3)

Layanan kesehatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 15 Maret 2025 oleh tenaga medis Lapas berkolaborasi dengan tenaga kesehatan gigi dari Puskesmas Plumbon. Pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa kondisi dan kesehatan gigi dengan tujuan mencegah masalah kesehatan mulut warga binaan.

Kalapas Indramayu, Fery Berthoni mengatakan pelayanan kesehatan yang diberikan merupakan upaya Lapas Indramayu dalam memenuhi hak kesehatan warga binaan sesuai amanat Undang-Undang.

“Warga binaan berhak mendapatkan akses layanan kesehatan. Kemarin (Jumat) juga kami lakukan kontrol kesehatan warga binaan ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut karena yang tidak bisa dilakukan di Lapas. Tentu dengan SOP dan pengawalan yang ketat dari jajaran pengamanan,” jelas Berthoni.

Diketahui sebelumnya, seorang warga binaan Lapas Indramayu berinisial AH dirujuk ke RSUD Indramayu untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lanjutan karena didiagnosis menderita diabetes melitus (DM). Narapidana tersebut dibawa dengan didampingi tenaga kesehatan dan dikawal jajaran pengamanan Lapas.

Berthoni berkomitmen untuk memberikan hak-hak warga binaan termasuk pelayanan kesehatan secara maksimal tanpa diskriminatif, khususnya pada kelompok rentan.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Terkait Narapidana yang Melarikan Diri, Dirjenpas Sentuh Hati Warga Binaan Ajak Benahi Lapas Kutacane

KUTACANE.radarinformasi.com – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, meninjau langsung kondisi warga binaan Lapas Kutacane, “Mari kita benahi bersama Lapas Kutacane. Warga binaan adalah keluarga kita juga, saudara kita,” serunya saat berbicara di hadapan ratusan warga binaan di Lapas Kutacane, Selasa (11/3). Rabu (12/3)

Mashudi berdialog dan berinteraksi langsung dengan warga binaan yang berkumpul di lapangan. Ia juga menyatakan bahwa sudah mendengar semua permasalah  yang terjadi serta keluhan. Dan ia berjanji akan menindaklanjuti. “Kami mohon dukungannya untuk bapak Bupati, anggota dewan dan semua pihak yang terkait,” ucapnya.

Ajakan Mashudi bergayung sambut dengan semangat Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry. Selain mengajak warganya di Lapas Kutacane untuk terus menjalani pidana dengan baik, ia pun menghibahkan 4,1 hektar tanah untuk relokasi Lapas Kutacane agar lebih layak.

“Saya sangat prihatin ada warga binaan yang harus tidur di luar kamar hunian, karena kamar hunian yang ada tidak mencukupi. Kapasitas yang hanya untuk 100 orang, harus terisi 386 orang, over 300%. Sedangkan kekuatan petugas lenjagaannya 24 orang, 7 orang per shift,” kata Mashudi

Untuk itu Mashudi menyambut antusias hibah tanah yang suratnya telah diberikan secara resmi pada saat itu oleh Bupati Aceh Tenggara kepada  dirjenpas
“Bismillahirrohmannirohim kami sampaikan surat hibah untuk relokasi Lapas Kutacane.”

Untuk pengganggaran pembangunan baru  lapas Kutacane, Bupati  dan Dirjenpas mendorong dukungan Komisi 13 yang saat itu juga hadir langsung Jamalaudin Idham dan  Teuku Ibrahim, yang juga putra daerah Aceh.

Pada kesempatan itu juga dirjenpas Mashudi menawarkan kepada warga binaan untuk mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) di Nusakambangan  yang digadang menjadi lumbung ketahanan nasional.
“Kalian akan mendapat pelatihan, dan apabila telah berproduksi  akan diberikan imbalan berupa premi, yang sebagian  akan ditabung sampai pulang bebas,” seru Mashudi.

Peternakan, budidaya ikan dan udang, pertanian serta UMKM lainnya menjadi tawaran yang disampaikan. Pun Lapas Kutacane  diharapkan ke depannya menjadi bagian dari lumbung ketahanan pangan nasional
“Tanahnya dari pak bupati,  diolah oleh warga binaan. Seperti yang saya liat sepanjang jalan banyak ladang jagung,” seloroh Mashudi yang disambut  tepuk tangan riuh warga binaan Lapas Kutacane.

Berbagai upaya terus dioptimalkan untuk menurunkan over kapasiras di lapas dan rutan. Selain mengupayakan bangunan lapas rutan yang baru, juga optimalisasi pemberian hak bersyarat  dan redistribusi warga binaan ke lapas rutan yang lebih rendah huniannya. Dirjenpas juga berharap kasus pengguna narkotika tidak harus menghuni lapas dan rutan.

Selain Lapas Kutacane. Terdapat beberapa lapas rutan lagi di Aceh yang over kapasitas lebih dari 300% dan harus segera direlokasi atau penataan ulang, antara lain Lapas Bireun (480%) Lapas Idi (600 %), Lapas Lhoksemawe (300 %)

Pelayanan makan dan layanan warga binaan lainnya tetap diberikan sesuai ketentuan. Terkait tuntutan warga binaan untuk standar makanan yang lebih baik, kepada awak media Mashudi mengatakan akan terus  mengupayakan standar  pelayanan makanan yang lebih baik.

Turut hadir juga dalam dialog dan interaksi tersebut, selain jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan wilayah, juga forkopimda Kabupaten Aceh Tenggara.

Update terakhir dari 52 orang warga binaan yang melarikan diri, sudah 21 orang yang tertangkap dan menyerahkan diri, bahkan ada keluarganya langsung yang mengantarkan mereka kembali ke lapas, tersisa 31 orang yang diharapkan segera kembali. 

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal