BOGOR.radarinformasi.com – Kepolisian Resor (Polres) Bogor memberikan klarifikasi terkait berita viral yang beredar di salah satu media online mengenai pesan berantai yang memperingatkan warga untuk tidak keluar rumah pada waktu tertentu karena adanya pria berjubah putih. Setelah dilakukan investigasi, Polres Bogor menegaskan bahwa informasi tersebut adalah berita bohong atau hoaks. Selasa (19/11)
Hasil pengecekan oleh Polsek di wilayah hukum Polres Bogor, termasuk di Desa Tajur Tapos, Citeureup, dan Cileungsi, tidak menemukan bukti atau laporan yang sesuai dengan isi berita viral tersebut. Klarifikasi ini diperkuat oleh pernyataan langsung dari pembuat berita di media online, yang mengakui bahwa informasi tersebut tidak benar.
Pihak Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya atau terprovokasi oleh berita yang belum jelas kebenarannya. Polres Bogor juga meminta partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Jika menemukan hal-hal mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, warga diminta segera melapor ke Polsek terdekat, Polres Bogor, atau menghubungi Call Center pengaduan 24 jam di nomor 021-110.
Kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan masyarakat dan segera menindaklanjuti laporan yang masuk.
BOGOR.radarinformasi.com– Viralnya berita di Medsos dimana seorang anak perempuan kelas VII yang berjualan kopi seduh di Kawasan Gunungputri Kabupaten Bogor, direkam oleh salah seorang aktivis tik-tokker, yang mana aktifis tik-tokker tersebut memberikan bantuan kepada seorang anak penjual kopi seduh, oleh karena itu langsung Polsek Gunung Putri melacak keberadaan dari seorang anak penjual kopi seduh tersebut Sabtu 23 Desember 2023. Minggu (24/12/2023).
Video ini viral setelah diunggah oleh akun tiktok @zaraalasaa pada 20 Desember 2023, yang membuat haru para warganet. Dengan viralnya kejadian tersebut, Kapolsek Gunung Putri, AKP Didin Komarudin, S.H. bersama jajaran langsung sigap memberikan bantuan kepada si penjual kopi tersebut.
“Alhamdulillah, kami dari Polsek Gunung Putri hari ini masih bisa memberikan bantuan sosial kepada anak penjual kopi yang sempat viral,” ucap Kapolsek Gunung Putri, AKP Didin Komarudin, S.H.
Menurutnya, pemberian bantuan tersebut sebagai bentuk kepeduliannya terhadap anak, yang mana semestinya diusia tersebut anak itu masih senang bermain dan bersekolah mencari bekal ilmu. Namun, yang membedakan anak tersebut adalah masih ikut membantu orangtuanya untuk berjualan kopi di pinggiran tol.
“Setelah viralnya video tersebut di media sosial, kami langsung menelusuri dan mencari informasi terkait anak tersebut dan ternyata benar, anak tersebut bekerja untuk membiayai sekolah serta orangtuanya yang sedang mengalami sakit kanker stadium satu, sedangkan ayahnya sudah lama meninggal,” ungkap Kapolsek.
Kamipun turut membantu meringankan beban keluarga tersebut, dengan cara memberikan bantuan alat tulis perlengkapan sekolah, serta sedikit bantuan untuk meringankan biaya sekolah, ” tuturnya.
“Harapannya, dengan bantuan tersebut, si anak tetap bersemangat sekolah untuk menggapai masa depannya,” tambahnya.
Sementara itu, Perlindungan anak tingkat Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, Suwidah mengucapkan terimakasih kepada kapolsek Gunung Putri, yang sudah ikut membantu dan peduli terhadap anak.
“Kami dari pendamping anak mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolsek Gunung Putri serta jajarannya yang telah membantu Putri untuk membiayai sekolahnya dan untuk membantu pengobatan ibunya,” katanya.
Menurut suwidah, saat ini Putri sedang mengalami kesusahan ekonomi, yang ditambah keadaan ibunya yang sedang mengalami sakit. Sehingga kemarin sempat viral dimedia sosial bahwa putri menjual asongan kopi di exit tol Gunung Putri.
“Kalo untuk bantuan kesehatan seperti BPJS PBI sebetulnya sudah ada untuk ibunya, namun si ibu tidak mengetahui, sehingga kemarin BPJS PBI si ibu non aktif. Maka dari itu, nanti akan kita bantu aktifkan kembali BPJS PBI nya serta di daftarkan untuk bantuan-bantuan di data DTKS,” pungkasnya.
Polsek Citereup Ungkap Pemeran Video Syur Yang Viral di Medsos
BOGOR.radarinformasi.com – Secara cepat pengungkapan terhadap Pelaku pemeran video syur yang viral melalui media sosial berhasil di ungkap jajaran unit Reskrim Polsek Citeureup Polres Bogor, Jumat (01/04/2022).
Pelaku pemeran video syur tersebut ialah DL (17) yang merupakan seorang wanita yang tinggal di wilayah Citeureup, berstatus sebagai seorang pelajar yang masih aktif.
Kapolsek Citeureup Kompol Eka Chandra Mulyana mengungkapkan, “Dari hasil penyelidikan yang di lakukan bahwa dari pengakuan Pelaku pemeran video syur DL (17) ini, bahwa video tersebut dibuatnya akibat adanya ancaman dari seseorang lelaki yang ia kenal melalui media sosial”.
Jadi korban ini sempat berpacaran dengan lelaki tersebut hanya melalui WhatsApp saja, direntan waktu September hingg bulan Oktober 2021, yang kemudian suatu saat pacarnya ini meminta kepada DL ini untuk membuat video bugil dan bila keinginannya tak dituruti pacarnya tersebut mengancam akan menyantet keluarganya. Akan hal tersebut DL ini pun menuruti kemauan pacarnya tersebut.
Pada sekitar bulan Oktober DL ini ingin menyudahi hubungan dengan pacarnya ini dengan cara tidak meresponnya lagi, namun lagi-lagi korban pun mendapatkan ancaman bahwa video yang pernah ia kirim kepadanya akan di viralkan.
Dikemudian hari Pelaku DL sendiri mengetahui video syurnya tersebut viral di bulan Maret 2022 dari teman-temannya. Dari pengakuan DL sebelum kejadian video viral, saat ini dirinya juga sempat berpacaran dengan laki-laki lain, yang mana pernah mengirimkan juga foto syur kepada pacarnya tersebut hingga viral.
“Atas kejadian ini kami pun masih terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku penyebar video syur tersebut yang tak lain adalah pacar dari Pelaku video syur DL”, terang Kapolsek.