Seorang Warga Diduga Terpeleset dan Hilang di Kali Cileungsi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang pria bernama M. Anjar (Acay), warga Kampung Taringgul, RT 03/03, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, dilaporkan hilang di Kali Cileungsi, tepatnya di lokasi penyebrangan antara Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup dan Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Bogor, pada Senin (9/6) sore.

Menurut keterangan dari pihak keluarga, korban sebelumnya berpamitan untuk mencuci mobil di lokasi tersebut sekitar pukul 13.00 WIB. Namun hingga pukul 16.00 WIB, korban tidak memberikan kabar. Merasa curiga, keluarga menyusul ke lokasi dan menemukan mobil korban berada di pinggir sungai, dengan kunci mobil dan telepon genggam masih berada di dalam kendaraan. Namun, korban tidak tampak di sekitar lokasi.

Pihak keluarga menyebut bahwa korban memiliki riwayat penyakit ayan (epilepsi), yang menimbulkan dugaan bahwa korban mungkin mengalami kejang dan terpeleset ke dalam sungai.

Hingga saat ini, korban belum ditemukan. Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur relawan, aparat desa, dan pihak kepolisian. Selain pencarian manual, proses investigasi juga sedang dilakukan dengan pengecekan rekaman CCTV di sekitar area kejadian.

Potensi SAR dan Tim Penolong yang Terlibat antara lain: Destana Desa Gunung Sari, Relawan Rekan Indonesia, Babinsa dan Binmas Desa Gunung Sari, Babinsa dan Binmas Desa Tarikolot, Tim Reaksi Cepat (TRC) Safety Riding Polres Bogor, Unit Ambulans NU Desa Tarikolot serta Warga dan relawan sekitar.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau melihat kejadian untuk segera melapor ke aparat terdekat. Pencarian masih akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.

Red

Korban Tenggelam Di Curug Cigamea Bogor Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan

BOGOR.radarinformasi.com– Korban tenggelam seorang anak berinisial DRR di Curug Cigamea Sungai Cianten Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten  Bogor, akhirnya berhasil ditemukan tim SAR gabungan yang melakukan pencarian pada Minggu pagi, 03 September 2023.
Senin (04/09/2023).

Korban DDR (15)  berhasil ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, dalam kondisi telah meninggal dunia. Dimana kejadian tenggelamnya Korban terjadi saat  berenang bersama teman-temannya pada Sabtu siang, 02 Sepetember 2023. Upaya pertolongan sempat dilakukan teman-temannya, namun upaya tersebut gagal hingga korban tenggelam di sungai Curug Cigamea.

Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaedi mengatakan bahwa, “Upaya pencarian terhadap korban tenggelam remaja berinisial DRR (15) yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan dengan bantuan warga sekitar akhirnya dapat membuahkan hasil, korban ditemukan pada hari Minggu, sekitar  pukul 10.00 WIB dalam keadaan telah meninggal dunia”.

“Jenazah korban sendiri langsung dibawa ke RSUD Leuwiliang, guna proses pemeriksaan lebih lanjut secara medis dan setelah itu jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan secara layak”, ungkap Kompol Zulkernaidi Kapolsek Cibungbulang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Korban Terakhir Banjir Bandang Cicurug Berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan

Korban Terakhir Banjir Bandang Cicurug Berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan

Sukabumi.radarinformasi.com – Masa pencarian Tim SAR akhirnya membuahkan hasil, satu korban terakhir akibat banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, atas nama Haji (25thn) dan diketemukan pada radius 19 KM dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi menuju RS. Sekarwangi pada Kamis (24/09/2020) sore tadi sekitar pukul 15.08 WIB.

“Berkat sinergi dan kerjasama tim SAR gabungan akhirnya korban terakhir banjir bandang Cicurug dapat kita temukan sore ini dalam keadaan meninggal dunia.” ungkap Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi.

Ia juga mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh personil tim SAR gabungan yang telah secara maksimal meskipun dalam suasana pandemic Covid 19 melakukan pencarian hingga seluruh korban ditemukan serta ungkapan belasungkawa atas musibah yang menimpa diri korban.

Sebelumnya pada pencarian hari keempat, pagi tadi tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi area menjadi 2 (dua) dimana SRU pertama melakukan penyisiran di sepanjang sungai Cicatih menggunakan rafting boat hingga sejauh 20 KM dari lokasi kejadian dan SRU kedua melakukan pencarian melalui jalur darat hingga sejauh 10 KM.

Unsur SAR gabungan dalam operasi SAR melibatkan puluhan personil yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, TNI, Polda Jabar, Brimob Polda Jabar, Kodim Sukabumi, Polres Sukabumi, BPBD Kab. sukabumi, Polsek Cicurug, Damkar Sukabumi, PMI Sukabumi, ACT, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Pramuka Peduli, IEA Sukabumi, Baznas, SAR Khatulistiwa, Jabar Quic Respon, River Tubing Sukabumi, Camp Stick, PPM, Pot SAR Kedoya, Faji Sukabumi, Tagana Sukabumi, PI Sukabumi, SAR Pasundan, Serikat Pendaki Bogor, Mapa Atmawana, Pandu PKS, Apala, Haihata, KSSD Lebak, PP Cicurug, Mapala, Geompala, Mapalu, Mapolkes, Ummi, Mapala Jabodetabek, Perpala Spider, Wanadri, Panthera, Ruang Peduli, Wiradaka, HPPA, Tapak Giri, Rotasi, Pammi Kab. Sukabumi, Prumka Ekaprasetya, Catatan Cakrawala, Rmai, dan Masyarakat Setempat.

Diketahui bencana banjir bandang melanda Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Senin (21/09) sore hingga mengakibatkan puluhan rumah rusak, korban luka-luka, serta mengakibatkan 3 (tiga) orang korban hilang akibat terseret air bah tersebut. Pada selasa (22/9) korban pertama atas nama Jeje (58) ditemukan di daerah Tenjo Jaya dalam keadaan meninggal dunia, kemudian menyusul ditemukannya korban kedua atas nama Hasyim (70) di daerah Parung Kuda dalam keadaan meninggal dunia. Dengan ditemukannya korban terakhir maka operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur kembali kekesatuannya masing-masing.

(Dewi)