Warga Parit 4 Darat Keluhkan Pembangunan Jalan yang dinilai Asal-asalan

TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Masyarakat Kelurahan Tungkal 2 Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengeluhkan atas pembangunan peningkatan jalan Manunggal 2 Parit 4 darat (lanjutan) melalui Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanjung Jabung Barat, Jum’at ( 17/03/2023).

Keluhan yang disampaikan masyarakat setempat ini bukan tanpa alasan karena jalan yang dibangun oleh pihak rekanan CV. Putra Persada Prima di APBD tahun anggaran 2022 ini,  tidak sesuai seperti yang diharapkan.

“Kita lihat hasilnya kurang bagus dan tidak memuaskani”, ujar Idris warga sekitar.

Menurutnya, jalan pengerasan ini selesai dibangun pada tahun 2022 lalu. Namun belum lama dibangun kondisi jalan sudah mulai hancur dan timbul lobang atau berlobang.

” Jalan ini baru hitungan bulan selesai dibangun, dengan anggaran ratusan juta, hampir satu milyar”, tegasnya.

Sementara, ketua RT setempat Zainal mengaku jika jalan (pengerasan) yang dibangun diwilayahnya ini sejak awal dikerjakan sudah terlihat jika hasilnya tidak bakal memuaskan. Hal itu kata dia terlihat dari proses penimbunan tanah yang banyak menggunakan tanah lokal dari pada tanah kuning.

” Proyek ini dianggarkan Rp. 987. 803.384,79. hampir satu milyar. Dengan panjang kurang lebih 1.200 meter, namun hasilnya kurang memuaskan bagi kita sebagai masyarakat sini. Hamparan batu nya juga tidak terlalu digilas dengan baik,” keluhnya.

Dengan kondisi jalan seperti saat ini, Zainal menilai jika pihak rekanan mengerjakan proyek diduga cuma asal asalan, terbukti baru hitungan bulan. Kondisinya disejumlah titik sudah mengalami kerusakan dan timbul lobang.

” Jalan ini, apa bila  turun hujan selalu tergenang air. Berakibat bakal banyak timbul lobang yang menggangu aktivitas pengguna jalan”, tuturnya sembari berharap jika jalan ini dikerjakan ulang supaya masyarakat bisa puas.

Reporter    :   Dani
Redaktur    :   Dewi

Proyek Jalan Senilai Milyaran di Kecamatan Cisarua diduga dikerjakan Asal-asalan

Proyek Jalan Senilai Milyaran di Kecamatan Cisarua diduga dikerjakan Asal-asalan

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Bogor Jawa Barat, telah menggelontorkan anggaran yang cukup fantastis nilainya untuk program pembangunan jalan guna memperlancar mobilitas, sehingga diharapkan kedepannya dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, Senin (19/09/22).

Salahsatunya adalah proyek Peningkatan Jalan Cilember – Batulayang, Kecamatan Cisarua, program penyelenggaraan jalan yang menelan anggaran sebesar Rp. 1.928.996.000 tersebut dikerjakan oleh CV.Rajanska Banguntama dengan Konsultan Pengawas oleh PT. Nasuma Putra, akan tetapi ada yang janggal dalam pekerjaannya dan menjadi perguncingan di masyarakat.

Bagaimana tidak, proyek yang belum selesai dilaksanakan tersebut sudah tampak retak-retak dibeberapa tempat dan pengelupasan dimana-mana, hal tersebut diduga karena adanya gagal kontruksi dan juga lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

Dona selaku Ritasi saat dikonfirmasi Ia mengatakan bahwa, “Kerusakan tersebut sudah diperbaiki pada hari Jum’at kemarin, langsung dari pihak betonnya, langsung yang mengerjakan disaksikan oleh Dinas UPT dan Konsultan Pengawas”.

“Maaf sebenernya kalau saya cuma orang ritasi aja, untuk masalah tekhnik lebih baik langsung dengan direkturnya, karena sebetulnya bukan kapasitas saya untuk menerangkan”, ujar Dona.

Sementara itu, Warga sekitar mengatakan meskipun sudah diperbaiki, akan tetapi masih banyak retakan-retakan kecil yang ada.

“Ini proyek belum selesai, tapi ga tau kenapa udah pada retak dan betonnya juga ngelupas tergerus air, mungkin kurang semen atau apalah, saya juga ga paham”, ujar salahsatu Warga yang enggan di sebutkan namanya.

Dewi/red