Sinergi TNI-Polri Beri Penyuluhan Kenakalan Remaja di MTs Daarul Falah Citeureup

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 dan sebagai upaya preventif menjaga keamanan generasi muda, Bhabinkamtibmas Desa Puspasari Polsek Citeureup Polres Bogor Polda Jabar, Aiptu Beben Beni, bersama Babinsa Serda Hartono, melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan terkait kenakalan remaja serta dampak hukumnya. Kegiatan tersebut berlangsung di MTs Daarul Falah Yayasan Budiniyah, Kampung Kranggan RT 01 RW 04, Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Jumat (8/8/2025) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Sosialisasi ini diikuti oleh para pelajar serta didukung oleh sejumlah pemangku kepentingan wilayah. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Desa Puspasari Abdul Muklis, Kasi PM Kecamatan Citeureup Yatna Permana, serta perwakilan dari Puskesmas Citeureup, dr. Faris dan Bidan Erna.

Dalam penyampaian materinya, Aiptu Beben Beni menjelaskan berbagai bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta penyimpangan perilaku di media sosial yang dapat berdampak pada proses hukum. Ia menekankan pentingnya peran lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentengi remaja dari pengaruh negatif tersebut.

Babinsa Serda Hartono juga memberikan imbauan kepada siswa-siswi untuk tetap menjaga kedisiplinan dan menjauhi perilaku menyimpang. Ia menambahkan bahwa sinergitas TNI-Polri dalam melakukan pembinaan terhadap generasi muda merupakan langkah penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa dalam menghadapi era keterbukaan informasi, personel Polri dituntut untuk sigap dan tanggap terhadap berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat. “Seluruh jajaran wajib melaksanakan Buddy System dan cepat merespons setiap informasi yang diterima agar tidak terkesan lambat, serta harus mampu membangun sinergi yang kuat dengan tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Citeureup Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan sembilan personel ke lokasi untuk memonitor dan mengamankan jalannya kegiatan. “Kehadiran Polri di tengah aktivitas masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam menjamin kondusivitas wilayah. Kami pastikan kegiatan berjalan aman serta meminimalkan potensi gangguan seperti kericuhan, kemacetan, ataupun tindakan merugikan lainnya,” tuturnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta. Sinergi antara aparat, pihak sekolah, dan unsur pemerintah desa menjadi kekuatan utama dalam menciptakan ketahanan sosial di lingkungan pelajar.

Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H. menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar segera melapor jika menemukan hal-hal yang mengganggu kamtibmas atau indikasi tindak kriminal lainnya.

“Khususnya bagi warga yang mengetahui adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar namun tanpa kejelasan payung hukum, hal tersebut masuk dalam kategori Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Segera adukan ke Call Center (021) 110 yang aktif 24 jam, atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587. Operator kami siap melayani aduan dan laporan dari masyarakat,” ungkapnya.

Polsek Citeureup Polres Bogor berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus berlanjut, khususnya dalam momen-momen penting nasional, untuk mencetak generasi muda yang sadar hukum dan berakhlak mulia.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Citereup Ungkap Pemeran Video Syur Yang Viral di Medsos

Polsek Citereup Ungkap Pemeran Video Syur Yang Viral di Medsos

BOGOR.radarinformasi.com – Secara cepat pengungkapan terhadap Pelaku pemeran video syur yang viral melalui media sosial berhasil di ungkap jajaran unit Reskrim Polsek Citeureup Polres Bogor, Jumat (01/04/2022).

Pelaku pemeran video syur tersebut ialah DL (17) yang merupakan seorang wanita yang tinggal di wilayah Citeureup, berstatus sebagai seorang pelajar yang masih aktif.

Kapolsek Citeureup Kompol Eka Chandra Mulyana mengungkapkan, “Dari hasil penyelidikan yang di lakukan bahwa dari pengakuan Pelaku pemeran video syur DL (17) ini, bahwa video tersebut dibuatnya akibat adanya ancaman dari seseorang lelaki yang ia kenal melalui media sosial”.

Jadi korban ini sempat berpacaran dengan lelaki tersebut hanya melalui WhatsApp saja, direntan waktu September hingg bulan Oktober 2021, yang kemudian suatu saat pacarnya  ini meminta kepada DL ini untuk membuat video bugil dan bila keinginannya tak dituruti pacarnya tersebut mengancam akan menyantet keluarganya. Akan hal tersebut DL ini pun menuruti kemauan pacarnya tersebut.

Pada sekitar bulan Oktober DL ini ingin menyudahi hubungan dengan pacarnya ini dengan cara tidak meresponnya lagi, namun lagi-lagi korban pun mendapatkan ancaman bahwa video yang pernah ia kirim kepadanya akan di viralkan.

Dikemudian hari Pelaku DL sendiri mengetahui video syurnya tersebut viral di bulan Maret 2022 dari teman-temannya. Dari pengakuan DL sebelum kejadian video viral, saat ini dirinya juga  sempat berpacaran dengan laki-laki lain, yang mana pernah mengirimkan juga foto syur kepada pacarnya tersebut hingga viral.

“Atas kejadian ini kami pun masih terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku penyebar video syur tersebut yang tak lain adalah pacar dari Pelaku video syur DL”,  terang Kapolsek.

Sumber Humas Polres Bogor

Red