Dinilai Tidak Profesional Tangani Perkara, Bid Propam Polda Sumut Turun ke Polres Taput

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Bid Propam Polda Sumatera Utara dikabarkan turun ke Polres Taput terkait penanganan sejumlah perkara yang saat ini sedang ditangani pihak Polres Taput. Senin (25/11)

Kedatangan tim Propam Polda Sumut ke Polres Taput untuk memeriksa proses penanganan sejumlah perkara, termasuk kasus perkara saling lapor (split) bentrok antar pendukung Paslon di Pahae Jae 30 Oktober 2024.

Dwi Ngai Sinaga, S.H., M.H, selaku kuasa hukum pribadi Rivai Simanjuntak dkk pada kasus bentrok di Pahae Jae menyampaikan Bid Propam Polda Sumut turun ke Polres sehubungan dengan laporan sebelumnya ke Polda Sumut.

Dimana pada laporan sebelumnya, Dwi Ngai sebagai kuasa hukum pribadi Rivai Simanjuntak dkk meminta Bid Propam Polda Sumut agar memeriksa proses penanganan sejumlah perkara yang menurutnya tidak ditangani secara profesional oleh pihak Polres Taput.

“Puji Tuhan. Kami sangat mengapresiasi pak Kapolda Sumut, dalam hal ini Bid Propam Polda Sumut karena telah menanggapi laporan kami dan menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap penanganan sejumlah perkara di Polres Taput,” kata Dwi Sinaga didampingi tim kuasa hukum lainnya, Senin (25/11/2024) dini hari di Tarutung.

Dwi menjelaskan, selain proses penanganan perkara saling lapor (split) atas peristiwa bentrok antar pendukung Paslon di Pahae Jae, kasus yang dilaporkan ke Polda Sumut adalah kasus salah tangkap terhadap Rivai Simanjuntak yang hingga saat ini tidak jelas statusnya sebagai saksi.

Menurutnya, kasus salah tangkap terhadap Rivai Simanjuntak nyata, bukan hoax. Hal itu dibuktikan dengan surat penetapan tersangka dan surat perintah penangkapan terhadap Rivai yang dalam proses pemeriksaan tidak bisa dibuktikan oleh penyidik, sehingga status tersangka dicabut dan diturunkan menjadi saksi.

“Ini sangat aneh, dalam KUHAP tidak ada diatur mencabut status tersangka menjadi saksi. Pencabutan status tersangka terhadap seseorang harus melalui pra peradilan (Prapid), Restoratif Justice (RJ), atau SP3,” kata Dwi.

“Hal itu juga termasuk yang kami laporkan ke Polda Sumut sehingga Bid Propam turun ke Taput. Sedikit mengobati kekecewaan kami terhadap kinerja Polres Taput, tetapi kami sangat mengapresiasi,” sambungnya.

Lanjut Dwi Sinaga, yang perlu dicermati dalam kasus ini bukan cuma soal kasus salah tangkap terhadap Rivai, tetapi juga bagi tiga orang lagi yang saat ini masih ditahan. “Terkait Rudi Zainal, Desi pane dan Janto Sinaga, kami mempertanyakan kenapa mereka masih ditahan, seharusnya juga bebas seperti Rivai,” katanya.

Dijelaskannya, penetapan tersangka terhadap 3 orang yang saat ini masih ditahan hanya berdasarkan video yang katanya mereka pada saat kejadian berada di lokasi dan keterangan saksi-saksi. Sedangkan kualitas saksi juga diragukan, terbukti dengan keterangan saksi yang menyebutkan Rivai Simanjuntak berada di lokasi dan turut melakukan pemukulan ternyata tidak bisa dibuktikan penyidik.

“Video mana yang bisa membuktikan bahwa ketiga orang klien kami melakukan pemukulan? Jadi kami tegaskan, karena terhadap Rivai Simanjuntak dalam proses pemeriksaan tidak bisa dibuktikan, maka terhadap 3 orang lagi yang masih ditahan harus dibebaskan. Kasus salah tangkap terhadap Rivai adalah sebagai bukti ketidakprofesionalan Polres Taput dalam menangani perkara ini,” tegas Dwi.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Barimbing, belum memberikan penjelasan lebih rinci soal kedatangan tim Propam Polda Sumut ke Polres Taput.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Gemuruh Dukungan: Ribuan Massa Padati Kampanye Akbar Nina-Tobroni di Gabuswetan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kampanye akbar pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Nina Agustina dan Tobroni, menjadi puncak pesta demokrasi yang meriah. Puluhan ribu pendukung memadati lapangan sepak bola Desa Gabuswetan, Sabtu (23/11/2024), dalam rangkaian penutup Pilkada 2024 yang berlangsung selama dua bulan terakhir.

Sejak pagi, massa dari berbagai penjuru desa di Indramayu berdatangan dengan kendaraan pribadi, bus, hingga konvoi sepeda motor. Wajah penuh semangat terlihat jelas dari mereka yang membawa atribut dan bendera pasangan nomor urut 3, Nina-Tobroni. Sorak-sorai kemenangan menggema di seluruh lokasi kampanye.

Acara tersebut turut dihadiri tokoh-tokoh penting, seperti mantan Kapolri Jenderal (Purn) Dai Bachtiar, yang juga ayah Nina Agustina, serta anggota DPR RI Dedi Wahidi, kakak Tobroni. Hadir pula anggota DPR RI Herman Khaeron, para pemimpin partai koalisi, ulama, dan tokoh masyarakat setempat.

Selain mendengarkan pemaparan visi dan misi, pendukung disuguhi hiburan spektakuler dari artis-artis kenamaan Pantura seperti Siti Aliyah, Sri Avista, dan Tiny Joseph. Penampilan Kano Hip Hop serta komedi segar dari Ayu Dermayu dan Bi Sarkem menambah semarak pesta rakyat tersebut.

Dalam pidatonya, Nina Agustina menyoroti pencapaian penting selama masa kepemimpinannya. Program Universal Health Coverage (UHC) senilai Rp89 miliar memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan gratis hanya dengan KTP dan KK. Nina juga menyoroti penciptaan lapangan kerja melalui investasi besar seperti pembangunan pabrik sepatu di Krangkeng yang menyerap 15 ribu tenaga kerja dan kawasan industri di Losarang yang dirancang untuk membuka peluang bagi 100 ribu karyawan.

“Ke depan, kami berkomitmen bekerja lebih keras demi kesejahteraan petani, nelayan, buruh, guru, dan semua masyarakat Indramayu. Pendidikan juga menjadi prioritas,” tegas Nina, yang juga mengucapkan terima kasih kepada para pendukung yang hadir maupun yang mendukung dari rumah. Ia mengajak seluruh warga untuk memanjatkan doa demi kemenangan Nina-Tobroni pada Pilkada 27 November mendatang.

Sementara itu, Tobroni mengingatkan masyarakat untuk memilih pemimpin yang sudah terbukti bekerja nyata, bukan sekadar memberi janji. “Pencapaian Nina selama 3,5 tahun sudah dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat dan diakui pemerintah pusat melalui berbagai penghargaan. Kami Nina-Tobroni akan terus menghadirkan bukti nyata demi kesejahteraan warga Indramayu,” katanya.

Kampanye akbar ini tak hanya menjadi ajang unjuk kekuatan, tetapi juga bukti nyata antusiasme masyarakat terhadap pasangan Nina-Tobroni. Pesta rakyat ini menjadi momentum penting menuju hari pemungutan suara yang akan menentukan masa depan Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Tim Hukum Paslon Satika-Sarlandy Laporkan Dugaan Tindak Pidana Pemilu ke Bawaslu Taput

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Koordinator Tim Hukum Paslon Nomor Urut 1 Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat, Dwi Ngai Sinaga m, S.H., M.H. melaporkan sejumlah dugaan tindak pidana Pemilu ke Bawaslu Tapanuli Utara, Senin (18/11/2024).

Dwi Ngai Sinaga, usai melapor ke Bawaslu Taput mengatakan ada 8 dugaan pelanggaran/tindak pidana baik yang dilakukan oleh tim kampanye paslon nomor urut 2 JTP-DENS, anggota BPD, maupun Komisioner KPU Taput.

Dugaan tindak pidana yang dilaporkan ke Bawaslu masing-masing dengan Tanda Bukti Penyampaian Laporan sebagai berikut:

1. Nomor 022/PL/PB/KAB.TAPUT/02.26/XI/2024

2. Nomor 023/PL/PB/KAB.TAPUT/02.26/XI/2024

3. Nomor 024/PL/PB/KAB.TAPUT/02.26/XI/2024

4. Nomor 025/PL/PB/KAB.TAPUT/XI/2024

5. Nomor 026/PL/PB/KAB.TAPUT/02.26/2024

6. Nomor 027/PL/PB/KAB.TAPUT/XI/2024

7. Nomor 028/PL/PB/KAB.TAPUT/02.26/2024

8. Nomor 029/PL/PB/KAB.TAPUT/02.26/XI/2024

“Masing-masing dugaan pelanggaran/tindak pidana tersebut kami laporkan dalam berkas terpisah,” kata Dwi Ngai Sinaga, di depan Gedung Bawaslu Taput usai membuat laporan.

Dwi menjelaskan, termasuk yang dilaporkan adalah Komisioner KPU Taput, terkait dokumen pendaftaran calon wakil bupati Taput Denni Lumbantoruan yang diloloskan pada saat pendaftaran ke KPU Taput.

Padahal kata Dwi, terdapat perbedaan nama dan tanggal lahir atas nama Denni Lumbantoruan.

“Terdapat perbedaan nama dan tanggal lahir pada dokumen pendaftaran atas nama Denni Lumbantoruan. Ada yang pakai marga dan tidak pakai marga. Kemudian perbedaan tanggal lahir (usia), ada dokumen yang lahir tahun 1978 dan ada yang tahun 1979,” jelas Dwi.

Menurut Dwi, apabila ada perbedaan nama maupun tanggal lahir pada dokumen seseorang harus melalui penetapan pengadilan. Termasuk dalam hal ini dokumen pencalonan calon wakil bupati Taput nomor urut 2 atas nama Denni Lumbantoruan.

“Jangankan soal perbedaan nama maupun tanggal lahir, perbedaan satu huruf saja pada dokumen, misalnya perbedaan antara i dan y itu harus melalui penetapan pengadilan,” kata Dwi lagi.

Lanjut Dwi, pihak yang dilaporkan pada hari ini adalah dugaan tindak pidana yang dilakukan oknum anggota BPD, masing-masing oknum anggota BPD Desa Partali Toruan, Desa Huta Ginjang, Desa Sibandang dan Desa Huta Nagodang.

“Para oknum BPD tersebut secara terang-terangan terlibat dalam kegiatan kampanye mendukung salah satu paslon. Bukti keterlibatan mereka dalam mendukung salah satu paslon telah kami lampirkan dalam laporan,” kata Dwi.

Selain dugaan tindak pidana di atas, Dwi Ngai Sinaga menyampaikan juga melaporkan dugaan pelanggaran dengan melibatkan anak dalam kegiatan kampanye serta dugaan tindak pidana politik uang (money politik) yang dilakukan oleh tim kampanye paslon nomor urut 2 JTP-DENS.

“Kami minta kepada Bawaslu Taput agar tegak lurus dalam menangani laporan yang kami sampaikan supaya tidak ada asumsi masyarakat Bawaslu berpihak dan tidak netral,” tandasnya.

Terkait laporan Tim Hukum Paslon Satika-Sarlandy dugaan tindak pidana yang dilaporkan, pihak Bawaslu Taput belum bisa dimintai keterangan karena tidak satu orang pun komisioner berada di tempat.

“Komisioner sedang tugas di luar,” kata salah seorang staf Bawaslu.

Reporter   : Reno H
Redaktur  :  Rizal

Para Pedagang Sangat Bersyukur Kehadiran Cabub Satika Simamora Saat Blusukan Di Pasar Sipahutar

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Calon Bupati Tapanuli Utara nomor urur 1 Satika Simamora memborong sembako milik pedangan di pekan Senin di desa Sabungan Nihuta 1 kecamatan Sipahutar, Senin (18/11/2024).

Sembako yang dibeli oleh Satika Simamora ini langsung dibagikan kepada masyarakat yang ada di lokasi pekan Senin tersebut.

Masyarakat yang didominasi ibu-ibu berebut menerima pemberian dari Satika Simamora. Mereka terlihat senang, karena kehadiran calon bupati perempuan pertama di Kabupaten Tapanuli Utara itu sangat dinanti-nantikan, mengingat, istri dari Nikson Nababan mantan Bupati Kabupaten Tapanuli Utara dua periode ini sejak lama sudah dikenal baik dan suka menolong masyarakat.

“Bunda (sebutan Satika Simamora-red), orangnya sangat baik dan suka membantu. Apalagi sekarang dia datang ke pekan Senin, lumayan saya dapat bawang dan tomat gratis pemberian dari bunda, ” kata boru Pardede warga desa Sipahutar.

Selain bawang merah dan tomat, Satika Simamora juga memborong ikan rebus, dan bahan sembako lainnya, selanjutnya dia juga menghampiri toko pupuk pertanian yang ada di pekan Senin dan membeli Romokson (racun rumput) dan obat-obat untuk pertanian lainnya untuk dibagibagikan kepada warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

Ladies Squart, relawan Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat di lokasi pekan Senin Sipahutar kepada wartawan mengaku sangat menyukai sosok Satika Simamora. “Bunda Satika Simamora orangnya cantik, baik dan suka menolong. Siapapun ketika bertemu dengan bunda selalu ‘Happy’. Tidak peduli siapapun yang ditemui, Anak-anak yang ingusan pun dia bersihkan pakai tangannya. Apalagi kami, pastilah dia perhatikan. Kalau ibu – ibu kan berbeda dengan pria. Kami yakin kalau bunda jadi bupati di Kabupaten Taput, kami masyarakat Sipahutar akan bahagia. Kami pasti menangkan ibu Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat nomor 1 tanggal 27 November 2024 nanti,” terang Boru Sinaga.

Pedagang bawang merah, Piter Sianturi mengaku sangat senang dan beruntung bawang merah dagangan miliknya langsung diborong sama Satika Simamora.

“Meski tidak diborong habis, tapi penjualan saya hari ini lumayan. Terimakasih ibu Satika, semoga Tuhan memberkati ibu Satika Simamora dan saya pastikan memilih ibu pada tanggal 27 November 2024,” ujar warga Kota Tarutung ini.

Amatan awak media dilokasi, terlihat hadir anggota DPRD Provinsi Sumut dari partai PDI Perjuangan, Paltak Siburian bersama tim relawan dan tim pemenangan Satika-Sarlandy.

Kehadiran Satika Simamora selama di pekan Senin menjadi kerumunan warga masyarakat dan berebut berfoto kepada calon bupati perempuan di kabupaten Tapanuli Utara periode 2024-2029.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Gita KDI Pompa Semangat Kader PKB Indramayu Untuk Memperkuat Dukungan Demi Meraih Suara Terbanyak

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat Nomor Urut 1, Gitalis Dwina Tarina, yang lebih dikenal dengan nama Gita KDI, melakukan kunjungan ke Kabupaten Indramayu dalam rangkaian kegiatan konsolidasi pemenangan untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat dan Pemilihan Bupati (Pilbup) Indramayu.

Kunjungan ini berlangsung pada Minggu 17 November 2024 dan bertempat di salah satu aula sebuah rumah makan di Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.

Dalam kesempatan tersebut, Gita KDI didampingi oleh Calon Wakil Bupati Indramayu, Tobroni, serta Ketua DPC PKB Indramayu, Amroni.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat dukungan di level akar rumput, terutama dengan para kader penggerak TPS yang berperan penting dalam menggerakkan pemilih di setiap wilayah.

Dalam pidatonya, Gita KDI menyampaikan tekadnya untuk meraih suara terbanyak di Kabupaten Indramayu.

“Intinya, kita siap raih suara terbanyak di Indramayu, dengan bekal jumlah kursi PKB yang juga banyak di sini,” ujarnya, disambut dengan sorakan semangat dari para peserta yang hadir.

Ia juga menekankan pentingnya soliditas antara warga NU dan PKB di Indramayu untuk memastikan kemenangan pasangan Tobroni di Pilbup Indramayu serta pasangan Jabar Bahagia di Pilgub Jabar.

“Semoga kita semua bisa bersatu untuk mendukung dan memenangkan Tobroni sebagai Bupati Indramayu, serta pasangan Jabar Bahagia untuk Jawa Barat yang lebih baik,” tambah Gita.

Kehadiran Gita KDI di Indramayu semakin memperkuat posisi PKB sebagai partai yang memiliki basis kuat di wilayah ini.

Diketahui PKB berbekal 10 kursi DPRD kabupaten Indramayu, kemudian 2 kursi DPRD Provinsi Jawa Barat dan 1 kursi DPR RI, diharapkan dapat mengoptimalkan potensi suara di setiap TPS untuk memenangkan pasangan yang diusung.

Sehingga pasangan Jabar Bahagia PD raih suara terbanyak dibanding paslon lain untuk pilgub 2024 mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, Gita juga berpesan agar seluruh kader dan simpatisan PKB terus bekerja keras dan menjaga kekompakan dalam memenangkan pemilu yang akan datang.

“Berharap semua warga NU dan PKB di Indramayu solid menangkan tabroni dan pasangan jabar bahagia,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC PKB Indramayu, Amroni mengatakan, konsolidasi pemenangan ini menjadi bagian dari serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pasangan Jabar Bahagia untuk terus memperluas dukungan di seluruh daerah Jawa Barat.

“Konsolidasi ini diharapkan bisa meraih hasil maksimal pada Pilgub Jabar dan Pilbup Indramayu yang dijadwalkan pada 27 November 2024 mendatang, Aamiin,” tutup Amroni.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Rizal

KPU Kabupaten Indramayu Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Jelang Pilkada 2024

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu. Kegiatan simulasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara yang akan dilaksanakan serentak pada 27 November 2024 mendatang. Minggu (17/11)

Simulasi ini dilaksanakan di depan area parkir Hotel Wiwi Perkasa 1, yang dihadiri oleh sejumlah mitra stakeholder dari tingkat dekompinda, penyelenggara pemilu di tingkat desa (PK) dan panitia pemungutan suara (PPS), serta masyarakat sekitar lokasi simulasi.

Dalam wawancara dengan Zaenal Masduki, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Indramayu, dijelaskan bahwa simulasi ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa semua prosedur yang diatur dalam PKPU 17 Tahun 2002 tentang pemungutan dan penghitungan suara dapat diterapkan dengan baik di lapangan.

“Tujuan utama simulasi ini adalah untuk memastikan bahwa ketentuan regulasi yang ada bisa diaplikasikan dengan baik oleh penyelenggara pemilu. Selain itu, kami juga ingin mendapatkan gambaran yang jelas tentang seluruh proses mulai dari pemungutan suara, penghitungan suara, hingga pelaporan hasil penghitungan suara melalui sistem Sirekap,” ujar Zaenal.

Zaenal juga menjelaskan bahwa meskipun simulasi kali ini hanya melibatkan satu TPS yang dipilih secara acak, pihak KPU menyiapkan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi, termasuk daftar pemilih pindahan yang berasal dari luar Kabupaten Indramayu. Dengan begitu, KPU berharap para KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dapat menghadapi berbagai skenario yang mungkin muncul pada hari H pemilu.

“Kami menyiapkan semua kemungkinan, termasuk bagi pemilih yang mungkin terdaftar sebagai pemilih pindahan. Kami berharap skema yang kami buat dapat diimplementasikan dengan baik dan berjalan lancar,” tambah Zaenal.

Simulasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas dan menyeluruh kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu, sehingga pada hari pelaksanaan pemungutan suara nanti, seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan.

Kegiatan simulasi ini juga menjadi sarana evaluasi bagi KPU untuk mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin terjadi, sehingga langkah antisipasi dapat segera diambil sebelum pemungutan suara sesungguhnya. Dengan persiapan yang matang, KPU berharap proses pemilihan pada 27 November mendatang dapat berlangsung dengan sukses dan aman.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pelatihan Koordinator dan Saksi TPS PDI Perjuangan di Indramayu Siap Menangkan Pilkada 2024

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka persiapan Pilkada Serentak 2024, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu menggelar pelatihan koordinator dan saksi TPS di Gedung MM Entertainment, Karangmalang, Indramayu. Minggu (17/11)

Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan para saksi yang akan bertugas di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Indramayu, dengan total 2.780 TPS yang akan dijaga oleh saksi dari PDI Perjuangan.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah narasumber penting, di antaranya Ono Surono, Ketua PDIP Provinsi Jawa Barat, Surojudin, Ketua DPC PDIP Indramayu, serta Nina Agustina, calon paslon 03 untuk Pilkada Indramayu. Dalam sambutannya, Ono Surono menyatakan optimisme tentang kemenangan PDI Perjuangan di Indramayu. Ia percaya bahwa masyarakat Indramayu sudah cerdas dalam memilih pemimpin yang berjuang untuk kesejahteraan rakyat, bukan hanya berdasarkan gimik atau pencitraan belaka.

Ono Surono, Ketua PDIP Provinsi Jawa Barat, juga menyampaikan pentingnya pemberian kesempatan satu periode lagi untuk melanjutkan pembangunan dan pengentasan kemiskinan di Indramayu. “Meskipun angka kemiskinan di Indramayu sudah menurun dari 12% menjadi 11%, kita masih harus terus bekerja keras untuk mencapainya lebih jauh,” ujar Ono Surono.

Dalam kesempatan tersebut, Ono Surono selaku Ketua PDIP Provinsi Jawa Barat  juga menyoroti pengunduran diri wakil bupati yang selama ini bertanggung jawab atas penanganan kemiskinan di Indramayu. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak salah memilih pemimpin yang tidak konsisten dalam menjalankan tugasnya.

Acara pelatihan ini juga memberikan kesempatan kepada para saksi TPS untuk mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai tugas dan tanggung jawab mereka pada hari pemungutan suara. Para peserta dilatih untuk memastikan proses pemilu berjalan lancar dan memastikan suara rakyat dihitung dengan jujur dan adil.

Selain itu, persiapan kampanye akbar juga dibahas dalam pertemuan ini. Kampanye besar PDI Perjuangan untuk pasangan Paslon Nina Agustina-Tobroni akan dilaksanakan pada 23 November 2024 di Lapangan Bola Desa Gabuswetan. Kampanye tersebut dipastikan akan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, serta sejumlah jurkamnas dari partai pendukung.

Nina menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan di Indramayu hanya bisa terwujud jika masyarakat memilih pemimpin yang mampu bekerja nyata, bukan hanya janji-janji kosong. “Kita harus terus berupaya menurunkan kemiskinan dan memastikan kesejahteraan masyarakat Indramayu, dan itu hanya bisa terwujud jika kita memiliki pemimpin yang benar-benar peduli,” kata Nina.

Dengan semangat yang tinggi, para saksi yang dilatih diharapkan dapat menjaga proses pemilu dengan baik, memastikan kemenangan PDI Perjuangan, dan melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan selama satu periode kepemimpinan Nina Agustina.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Warga Antusias Menghadiri Lomba Mancing yang Digelar Paslon Nomor 03 Hairan-Amin

TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Meriahnya suasana di lokasi kolam pemancingan Desa Purwodadi, Kecamatan Tebing Tinggi, pada Sabtu (16/11/). Ratusan warga mengikuti lomba mancing yang digelar oleh pasangan calon (Paslon) nomor 03 (tiga), Hairan-Amin. Perlombaan bertajuk “Mancing Mania Perubahan” ini tidak hanya menjadi ajang hiburan tetapi juga sarana mempererat hubungan antara masyarakat dan Paslon. Minggu (17/11)

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Para peserta, mulai dari anak-anak, emak-emak, hingga orang tua, hadir dengan penuh semangat. Tidak hanya memancing, mereka juga meneriakkan yel-yel “Perubahan” dan mengacungkan tiga jari sebagai bentuk dukungan kepada Paslon Hairan-Amin di Pilkada Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Acara ini luar biasa. Selain sebagai hiburan, kami merasa lebih dekat dengan pasangan Hairan-Amin. Mereka tidak hanya mendengarkan aspirasi kami, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat,” ujar Rahmat, salah satu peserta lomba.

Cabup H. Hairan, SH, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme warga. “Hari ini, kami ingin menciptakan momen kebersamaan ini untuk mendengar langsung harapan masyarakat. Dukungan luar biasa yang kami rasakan hari ini menjadi penyemangat kami untuk terus memperjuangkan perubahan di Tanjab Barat,” tutur Hairan dalam sambutannya.

Selain lomba, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai hadiah menarik, semakin menambah semangat para peserta untuk berpartisipasi. Dengan membludaknya peserta lomba, panitia acara menyiapkan 2 kolam sebagai tempat lomba dan 1 Ton dari berbagai jenis untuk ditangkap peserta.

Kegiatan seperti ini diharapkan menjadi cerminan dari Visi dan Misi Hairan-Amin yang ingin membawa perubahan positif dengan tetap menjaga kedekatan dan kepedulian terhadap masyarakat. Dengan momentum ini, dukungan terhadap Paslon nomor tiga semakin menguat menjelang hari pemilihan.

Reporter : Dani
Redaktur : Rizal

Semangat dan Kompak, Hairan-Amin Jawab Pertanyaan Kandidat Secara Bergantian

TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Debat calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) yang digelar oleh KPU Tanjab Barat di Gedung Pola Kantor Bupati pada Jumat malam (15/11), berlangsung penuh dinamika. Pasangan calon nomor urut 03, Hairan-Amin, tampil memukau dengan jawaban yang semangat, dan menunjukkan kekompakan tinggi. Sabtu (16/11)

Saat mendapatkan pertanyaan dari pasangan calon yang lain terkait strategi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat, Hairan menjawab dengan antusias. Ia memaparkan rencana pengoptimalan potensi sumber daya alam dan promosi investasi berbasis teknologi. “Kami akan mendorong hilirisasi produk lokal dan memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya serta ekowisata. Ini bukan hanya soal meningkatkan PAD, tapi juga memberdayakan masyarakat lokal,” tegas Hairan.

Setelah Hairan menyampaikan pandangannya, Amin melanjutkan dengan memberikan penjelasan tambahan. Ia menyoroti pentingnya reformasi tata kelola pajak dan retribusi yang transparan. “Dengan digitalisasi, kami akan memastikan sistem pajak dan retribusi berjalan efisien, adil, dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Amin, menambah bobot jawaban pasangan ini.

Sinergi yang Memikat Perhatian
Kekompakan Hairan-Amin juga terlihat saat mereka mendapat pertanyaan dari paslon lain tentang cara mengatasi kesenjangan pembangunan di wilayah pesisir dan pedalaman. Hairan menjelaskan pentingnya program one map one policy berbasis teknologi informasi untuk perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Amin kemudian melengkapi dengan solusi konkret berupa pengembangan infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas umum di daerah terpencil.

“Kami percaya, pembangunan yang merata adalah kunci keadilan sosial. Dengan pendekatan berbasis data, semua wilayah akan mendapat perhatian sesuai kebutuhan masing-masing,” kata Amin, yang disambut tepuk tangan audiens.

Penampilan Solid dan Profesional
Pasangan ini sukses mencuri perhatian dengan cara mereka menjawab pertanyaan. Kekompakan Hairan-Amin mencerminkan sinergi dan persiapan matang, menjadikan mereka pasangan yang dinilai memiliki pemahaman mendalam terhadap permasalahan daerah.

Dukungan Publik Meningkat
Penampilan Hairan-Amin dalam debat ini semakin memperkuat citra mereka sebagai pasangan calon yang tangguh dan siap membawa perubahan positif untuk Tanjab Barat .Dukungan publik pun tampaknya terus menguat, dengan banyak yang mengapresiasi gaya komunikasi mereka.

Kini, masyarakat Tanjab Barat menantikan langkah nyata dari Hairan-Amin untuk membuktikan bahwa kekompakan mereka di panggung debat juga dapat diwujudkan dalam kerja nyata jika terpilih sebagai pemimpin.

Reporter : Dani
Redaktur : Rizal

Hairan-Amin Sampaikan Visi dan Misi dengan Semangat pada Acara Debat Pilkada  2024

TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Pada debat Pilkada 2024 di Kabupaten Tanjab Barat Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 03, Hairan-Amin sampaikan program visi dan misinya dengan penuh semangat, Jum’at (15/11/2024) malam.

Dalam pemaparan visi-misi, Hairan-Amin mengusung sebuah visi AMANAH BERBAKTI (Adil, Maju, Nasionalis, Harmonis, Bersih, Berilmu, Akuntabel, Kreatif, dan Berbasis Teknologi Informasi).

Sementara itu, misi dari Hairan-Amin antara lain :

1. Peningkatan Sumber Daya Manusia yang seimbang antara kompetensi dan karakter beriman, berilmu dan berahlak.

2. Mendorong hilirisasi dan wisata berbasis Sumber daya Alam.

3. Peningkatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan berkelanjutan.

4. Peningkatan tata kelola Pemerintah yang baik transparan, Akuntabel dan partisipatif (Good Governance).

5. Pemerataan pembangunan Daerah yang adil, harmonis, dan memanfaatkan teknologi informasi.

Tak hanya itu, Paslon nomor urut 03, Hairan-Amin memiliki sebuah program unggulan.

“Demi kesejahteraan masyarakat, kita akan siapkan sebuah program yakni DuTa RT (Rp 20 Juta per RT). Program ini akan kita salurkan disetiap tahunnya,” ungkap Hairan.

Reporter : Dani
Redaktur : Rizal