Perhutani Bogor Berpartisipasi dalam Giat Jambore Ranting Kecamatan Jasinga

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor turut berpartisipasi dalam giat Jambore Ranting Kecamatan Jasinga yang diselenggarakan dari tanggal 17-19 September 2024, bertempat di Bumi Perkemahan Proyek Mear, Desa Pamagersari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Jumat (20/9)

Hadir pada giat Jambore Ranting (Jamran) tersebut dari unsur Kecamatan, Kapolsek Jasinga, Asper/KBKPH Jasinga Leuwiliang, Ketua Kwaran Jasinga berserta pengurus, para Kepala Sekolah dan Pembina lingkup Kecamatan Jasinga.

Dalam arahannya Ade Soma selaku Asper/KBKPH Jasinga Leuwiliang mewakili Administratur KPH Bogor, memberikan motivasi agar setiap anggota penggalang harus bersemangat untuk memanfaatkan pertemuan dalam rangka Jambore dan menyampaikan motto kegiatan di alam bebas yaitu, jangan membunuh sesuatu kecuali waktu, jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak kaki serta jangan mengambil sesuatu kecuali foto.

Sementara Anda selaku Ketua Kwaran Jasinga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perhutani yang telah memberikan dukungan, partisipasinya dan mengharapkan kerjasama dalam pembinaan generasi muda khususnya anggota gerakan Pramuka.

Reporter : Maulana
Redaktur : Rizal

Perhutani Bogor Bersinergi dengan Polsek Sukamakmur dalam Gukamhut

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menjalin sinergitas dalam penanganan Gangguan Keamananan Hutan (Gukamhut), Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan koordinasi dengan mengunjungi Polisi Sektor (Polsek) Sukamakmur, pada Rabu (18/09).

Koordinasi dilakukan oleh Asisten Perhutani (Asper) BKPH Jonggol Agus Abdurachman bersama Asper BKPH Bogor Tomi Wahyudi dan Mandor Polisi Teritorial (Polter) Amyadi dan diterima oleh Kapolsek Sukamakmur AKP. Ratman.

Dalam keterangannya Administratur/KKPH Bogor melalui Agus Abdurachman menyampaikan bahwa kedatangannya dalam rangka silaturahmi agar terjalinnya sinergitas dalam menangani gangguan keamanan hutan, persepsi yang sama sehingga permasalahan akan lebih mudah diselesaikan atau dicarikan solusinya, karena terdapat wilayah BKPH Bogor dan BKPH Jonggol yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Sukamakmur.

“Kami akan senantiasa menjalin sinergitas dengan Polsek Sukamakmur karena permasalahan Gukamhut di wilayah BKPH Bogor dan Jonggol memang kompleks dan kami akan berupaya menangani dengan cara preemtif dan preventif yang sifatnya persuasif dengan komunikasi sosial, agar terciptanya kondusivitas, kelancaran dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan hutan”, tuturnya.

Sementara Ratman menyampaikan pihaknya menyambut baik silaturahmi yang dilakukan dalam rangka koordinasi dan pihaknya siap membantu serta bekerjasama dalam penanganan masalah Gukamhut di wilayah BKPH Bogor dan Jonggol yang menjadi wilayah hukumnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Rizal

Perhutani Bogor Fasilitasi BPHP dalam Pelatihan Pengolahan Kopi untuk Masyarakat Sekitar Hutan

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor memfasilitasi Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHP) Wilayah VI Bandar Lampung dalam program pelatihan pengolahan kopi untuk masyarakat sekitar hutan wilayah pada Jumat (13/09) bertempat di Wisata Alam Batu Gede Cisuren, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Jumat (13/9)

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani (Asper) BKPH Bogor Denih Sutisna dan jajaran, Pemrakarsa pelatihan dari BPHP VI Bandar Lampung Kepala Seksi P3HPHL Agustina D. Siahaan beserta jajaran, Pemateri Pengolahan Kopi dari Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Priatna dan Teguh, serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Cikoneng, KTH Cisuren dan KTH Rawagede sebagai peserta pelatihan.

Dalam keterangannya, Administratur/KKPH Bogor melalui Denih Sutisna menyampaikan apresiasi serta dukungan terhadap program pelatihan pengolahan kopi inisiasi dari BPHP VI bekerjasama dengan BPSKL yang diadakan di lokasi wisata Perhutani KPH Bogor.

“Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat dalam memberdayakan masyarakat desa hutan menjadi lebih produktif, dimana pelatihan ini mencakup penanganan pasca panen yang tepat yang menjadikan kopi mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi karena diolah lebih lanjut. Kami berharap para peserta dapat mengaplikasikannnya dan dapat menjadikan kopi sebagai produk unggulan yang sifatnya berkesinambungan tentunya dengan penanganan yang baik prapanen guna peningkatan kualitas serta produktivitas tanaman kopi maupun setelahnya yaitu pasca panen,” ungkapnya.

Sementara Agustina D. Siahaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perhutani KPH Bogor atas dukungan dan terlaksananya kegiatan pelatihan pengolahan kopi.

“Kami sampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan program yang ditujukan untuk masyarakat desa atau sekitar hutan dalam rangka pemberdayaan masayarakat agar dapat berdaya saing guna peningkatan kesejahteraan. Ini juga adalah bentuk dukungan atau sokongan dari pemerintah melalui BPHP KLHK agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan sehingga bisa lebih berkreasi dan inovatif dalam pengolahan kopi,” jelasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Gelar Apel Siaga Kebakaran Hutan & Lahan Bersama Stakeholder

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor gelar apel siaga kebakaran hutan dan lahan, berlokasi di Pos Keamanan Tambesu Petak 23b-1, RPH Maribaya BKPH Parung Panjang bersama stakeholder pada Rabu (04/09). Jumat (6/9)

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Muhadi, Wakil Administratur KPH Bogor Erlandi, Asisten Perhutani BKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan, Danru Polhut KPH Bogor Endi Kuswandi beserta anggota, Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor Agus, Kanit Satpol PP Kecamatan Jasinga, Kepala Desa Barengkok Hermawan, Babinkamtibmas Polsek Jasinga, Babinsa Koramil Jasinga dan Masyarakat sekitar hutan yang tergabung dalam LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan).

Dalam keterangannya, Muhadi menyampaikan bahwa gelar apel siaga kebakaran hutan dan lahan dilakukan dalam rangka mengecek kesiapan petugas di lapangan beserta kelengkapan peralatan penunjang guna mengantisipasi serta menanggulangi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah KPH Bogor.

Lebih lanjut pihaknya menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai pihak terkait, stakeholder dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla dan mengapresiasi atas sinergi yang sudah terjalin antara Perhutani dengan unsur terkait seperti BPBD, Kecamatan, Desa, Binmas dan Babinsa serta masyarakat desa hutan yang telah membantu serta bekerjasama dalam penanganan gangguan keamanan hutan.

Sementara Agus mengatakan bahwa pihaknya, BPBD Kabupaten Bogor akan senatiasa bersinergi dalam penanganan siaga kebakaran hutan dan lahan khususnya di kawasan hutan wilayah KPH Bogor dan menyampaikan bahwa tujuan dari giat ini adalah kesiapsiagaan personil dan peralatan, koordinasi lintas sektoral, serta kemampuan dan ketrampilan dalam penanggulangan kebakaran hutan.

Dalam giat tersebut diisi dengan pemaparan materi  dan simulasi pemadaman kebakaran hutan yang dilakukan oleh petugas gabungan yang dibantu oleh Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan tujuan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang lebih efektif dan efisien beserta upaya mitigasinya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Bersama DPRD Provinsi Banten Bahas Dekarbonisasi dengan Pemberdayaan Masyarakat

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Bogor bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten bahas dekarbonisasi dengan pemberdayaan masyarakat dalam kunjungannya di Wisata Gunung Dago, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Jumat (30/08).

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur KPH Bogor yang diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper) Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan bersama Kepala Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Jagabaya Suhendi Aryadinata beserta jajaran dan Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni bersama Anggota Dewan Lainnya.

Dalam keterangannya Ihsan Gilang Ramadhan mengatakan bahwa pembahasan dekarbonisasi dalam rangka kunjungan kerja DPRD Provinsi Banten ke Perhutani KPH Bogor dan pertemuan dilakukan di Wisata Gunung Dago.

Dalam hal ini, mereka memfasilitasi dan mendukung program kunjungan kerja terkait upaya dekarbonisasi yang bersinergi bersama pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, dekarbonisasi sendiri merupakan upaya pengurangan emisi gas rumah kaca atau karbon dioksida dan kawasan hutan mempunyai dampak yang signifikan dalam mengurangi emisi tersebut, karena pohon dapat menyerap karbon dengan biomassa dan tanahnya.

“Terkait upaya dekarbonisasi peran serta masyarakat menjadi penting, dalam hal ini, khususnya yang berada di sekitar hutan karena interaksinya dengan hutan dapat berimplikasi positif atau negatif terhadap eksistensi hutan lebih luas lagi pada jumlah emisi karbon,” ungkapnya.

Sementara Andra Soni menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Perhutani Bogor atas diskusi, masukan serta data yang diberikan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka koordinasi mengenai pilot project mitigasi penurunan emisi gas rumah kaca (dekarbonisasi) serta dalam upaya pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Komitmen Berkelanjutan, TRID Bersama Perhutani Lakukan Penanaman Bersama di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani bersama PT. TUV Rheinland Indonesia (TRID) lakukan penanaman pohon bersama di Sentul Eco Edu Tourism Forest (SEETF), RPH Babakan Madang, BKPH Bogor, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor Adminitratif Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Bogor pada Sabtu (31/08). Jumat (6/9)

Hadir pada kegiatan tersebut Direktur SDM dan Umum Perum Perhutani M. Denny Ermansyah, Administratur KPH Bogor Muhadi, Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan Agus Darmaya, Asisten Perhutani (Asper) Bogor Denih Sutisna, Kepala Subseksi SDM dan Umum Tomi Wahyudi beserta jajaran RPH Babakan Madang dan dari PT. TUV Rheinland Indonesia hadir Direktur Utama I Nyoman Susila bersama Direktur Dian S. Soeminta serta jajaran PT. TUV Rheinland Indonesia.

Dalam keterangannya Muhadi menyampaikan bahwa giat penanaman ini dalam rangka komitmen terhadap keberlanjutan khususnya dalam hal lingkungan dimana ini adalah upaya bersama dalam partisipasi penurunan efek gas rumah kaca atau dekarbonisasi. Kegiatan ini merupakan inisiasi dari PT. TUV Rheinland Indonesia (TRID) berkerjasama dengan Perhutani.

“Jumlah bibit penanaman sebanyak 200 plances yang terdiri tanaman durian, sukun, lengkeng, pete dan mangga harum manis masing-masing jumlahnya 40 plances. Lokasi penanaman berada di petak 1d RPH Babakan Madang yang berada di SEETF. Kami dukung program penanaman untuk keberlanjutan dari PT. TUV Rheinland karena sejalan dengan Perhutani yang berupaya dalam sinergitas dalam profit, people dan planet”, tuturnya.

Sementara I Nyoman Susila dalam keterangannya menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya kegiatan penanaman ini di lokasi Perhutani KPH Bogor.

“Kegiatan ini dalam rangka Employee Gathering dimana salah satu kegiatan adalah penanaman pohon yang melibatkan seluruh karyawan. Adapun ini adalah salah satu komitmen kami dalam berkelanjutan dengan berpartisipasi dalam upaya penurunan efek emisi gas rumah kaca dengan melakukan penghijauan”, jelasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Lakukan Pembaharuan Sertifikasi Sumber Benih Jenis JPP di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan pembaharuan sertifikasi sumber benih tanaman hutan jenis Jati Plus Perhutani (JPP) stek pucuk di Parung Panjang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Jumat (6/9)

Kegiatan sertifikasi dilakukan oleh Pusat Riset Botani Terapan Badan Riset Inovasi Nasional bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan, Balai Pembenihan Tanaman Hutan Wilayah I tepatnya di lokasi persemaian Cijantungeun Petak 34D luas 2,75 ha, RPH Maribaya BKPH Parung Panjang.

Hadir pada kegiatan tersebut Asisten Perhutani BKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan beserta jajaran lingkup BKPH, Kepala Subseksi Tanaman Herniwan, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Botani Terapan Arif Nirsatmanto dan Tim dari Balai Pembenihan Tanaman Hutan Wilayah I KLHK.

Dalam keterangannya Administratur melalui Ihsan Gilang Ramadhan mengatakan bahwa kegiatan sertifikasi ini adalah upaya menjaga kualitas benih tanaman, mempertahankan kemurnian keturunan atau varietasnya yang sifatnya berkala dan penerbitan sertifikat serta pembaharuannya dilakukan oleh Tenaga Ahli Bidang Pemulian Tanaman Hutan Pusat Riset Botani Terapan BRIN dan Balai Pembenihan Tanaman Hutan Wilayah I KLHK.

“Kegiatan ini merupakan permintaan Perhutani untuk pembaharuan sertifikasi sumber benih tanaman hutan jenis JPP stek pucuk, kami harap proses sertifikasi berjalan baik dan lancar guna terbitnya pembaharuan sertifikat”, tuturnya.
Sementara Arif Nirsatmanto menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari, dimulai sejak kemarin dan akan selesai pada tanggal 8 September 2024.

“Kami harap kegiatan ini akan berjalan dengan lancar dan kami ucapakan terima kasih kepada Perhutani BKPH Parung Panjang atas kerjasamanya untuk selanjutkan kami akan sharing, menilik persemaian JPP stek pucuk dan terkait hal teknis serta non teknis dalam pelaksanaannya”, ungkapnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Berikan Bantuan TJSL Non PUMK ke PAUD di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor berikan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Non Pendanaan Usaha Mikro & Usaha Kecil (TJSL Non PUMK) ke Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al Ikhlas II di Laladon Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor pada Rabu (28/08), penyerahan bertempat di Kantor Perhutani KPH Bogor. Sabtu (31/8)

Hadir pada kegiatan tersebut Administratur KPH Bogor Muhadi, Kepala Seksi Keuangan, SDM, Umum & IT Wanti Hadi Kusumawati, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Endang Rusmaya beserta Kepala Subseksi Keuangan Ali Mansyur dan dari Pengelola PAUD Al-Ikhlas II Nurina Martha Paramitha.

Pada kesempatan tersebut Muhadi menyampaikan terkait bantuan TSJL yang diberikan merupakan partisipasi Perhutani serta kontribusi dalam rangka perbaikan sarana pembelajaran PAUD Al-Ikhlas II dengan bantuan senilai Rp 13.900.000,- guna meningkatkan kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar anak-anak PAUD.

“Kami harap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk keperluan sarana pembelajaran di PAUD walaupun nilai yang disetujui jumlahnya lebih kecil, untuk bantuan TJSL ini sifatnya simultan yang dianggarkan setiap tahunnya, sehingga pihak PAUD bisa kembali mengajukan untuk peruntukan yang lainnya”, ucapnya.

Sementara Nurina Martha Paramitha menyampaikan bahwa PAUD kelolanya merupakan kategori nonprofit yang tidak mencari keuntungan kepada peserta didiknya karena dari jumlah yang ada sekitar 50% nya adalah orang yang tidak mampu sehingga kami meringankan iuran bulanan dan mencari donatur untuk keperluan biaya operasional serta guru dan sarana, prasarana untuk menunjang kegiatan PAUD.

“Saya selaku pengelola mengucapkan terima kasih kepada Perhutani, melalui KPH Bogor atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini akan segera kami realisasikan untuk perbaikan sarana belajar mengajar agar lancarnya kegiatan belajar mengajar anak-anak PAUD”, jelasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Hadiri Kegiatan Penyerahan 3.000 Bibit Tanaman Produktif Inisiasi Asuransi Astra

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor hadiri kegiatan Peresmian Solar Panel dan Simbolisme Penanaman 3.000 Pohon Buah Produktif bertempat di Asuransi Astra Kantor Cabang Bogor pada Rabu (28/08). Sabtu (31/8)

Kegiatan merupakan inisiasi dari Asuransi Astra dalam program Estafet Peduli Bumi, hadir pada kesempatan tersebut Administratur KPH Bogor Muhadi beserta Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan Agus Darmaya dan dari Asuransi Astra hadir Chief Compliance & Risk Management Office Widya Adi Tjahjono, Regional Manager Jabar – Jateng Hendra, Manager Environment & Social Responsibility Abdullah Kholifah serta Branch Manager Asuransi Astra Bogor Sebastian Djoni Syukur dan Kelompok Tani Hutan (KTH) RPH Cipamingkis.

Pada kesempatan tersebut Muhadi menyampaikan dukungannya terhadap program Estafet Peduli Bumi yang memiliki tujuan mewujudkan aksi sosial nyata dengan program kepedulian terhadap lingkungan berserta segala aspek di dalamnya dan mengucapkan terima kasih atas penyerahan 3.000 pohon produktif berupa tanaman buah-buahan yang diberikan kepada 3 KTH yang berada di RPH Cipamingkis, KPH Bogor.

“Kegiatan ini mendukung program atau kegiatan Perhutani khususnya di KPH Bogor dalam kegiatan penanaman pohon, kami berharap sinergi ini dapat berlanjut dalam kerangka pembangunan lingkungan yang berkelanjutan”, tuturnya.

Sementara Widya Adi Tjahjono mengatakan bahwa Asuransi Astra berusaha menjadi perusahaan yang berkontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan misi “menjadi warga usaha yang melaksanakan tanggung jawab sosial dan mengelola lingkungan hidup secara berkesinambungan” dengan kegiatan penyerahan 3.000 bibit tanaman produktif yang akan ditanam di kawasan konservasi Cipamingkis yang merupakan wilayah kelola Perhutani KPH Bogor.

“Kami ucapkan terima kasih atas kerjasama dan sinergi yang sudah terjalin semoga ke depan semakin lebih baik”, ucapnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Bersama BRIN Lakukan Pemanenan di Kerjasama Agroforestri Tanaman Jati-Garut

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Bogor bersama Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) meninjau lokasi kerjasama Agroforestri Tanaman Jati dan Garut/Patat di RPH Maribaya BKPH Parung Panjang pada Rabu (28/08/24). 

Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Administratur KPH Bogor Erlandi, Asisten Perhutani BKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan, Kepala Subseksi Tanaman Herniwan, Komandan Regu Polhut KPH Bogor Endi Kuswandi dan anggota, KRPH Maribaya Dudung Supriatna, Kepala Urusan Teknik Kehutanan Aceng Gunawan dan dari Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi BRIN hadir peneliti Murniati, Dona Octavia, Mindawati, Hapsah dan Ahmad Junaedi. 

Dalam keterangannya Erlandi menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan bersama BRIN adalah pemanenan sampel dari tanaman garut di lokasi kerjasama Agroforestri JPP (Jati Plus Perhutani) dan tanaman garut di Petak 28B-2 dengan luas 0,2 ha di RPH Maribaya BKPH Parung Panjang dalam rangka optimalisasi pemanfaatan lahan hutan yang lebih produktif untuk keperluan penelitian. 

Sementara Murniati mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemanenan atau pengambilan sampel dari tanaman garut atau patat tersebut terkait produktivitas tanaman di lahan kawasan hutan dengan beberapa perlakuan yang berbeda diantaranya penggunaan pupuk dan faktor cahaya karena adanya naungan atau tajuk dari tanaman JPP selain dari faktor tanahnya. 

“Kerjasama Agroforestri ini adalah peruntukkan penelitian dengan optimalisasi pemanfaatan lahan hutan dalam rangka implementasi serta mendukung dalam program ketahanan pangan dan tujuan pembangunan berkelanjutan”, tuturnya. 

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi