Jembatan Desa 3 Jatimulya Direhabilitasi, Bupati Lucky Ingatkan Truk Jangan Melintas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Rehabilitasi Jembatan Desa 3 di Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, mendapat perhatian langsung dari Bupati Indramayu Lucky Hakim.

Bupati meninjau progres pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai keberadaan jembatan sangat penting bagi aktivitas masyarakat, khususnya petani yang menggunakannya untuk mengangkut hasil panen, Minggu (13/9/2026).

Lucky mengingatkan masyarakat agar sementara waktu menggunakan kendaraan roda empat dan tidak melintaskan truk di atas jembatan. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi sekaligus memperpanjang usia jembatan setelah selesai direhabilitasi.

“Ini jembatan penting sekali untuk wara-wiri membawa hasil panen warga sekitar. Bisa dilewati mobil, tetapi truk jangan dulu, nanti gampang rusak lagi,” ujar Lucky.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga melihat kondisi sumber air dan saluran irigasi di sekitar jembatan. Menurutnya, ketersediaan air perlu menjadi perhatian, terutama saat musim kemarau ketika petani menghadapi keterbatasan pasokan air karena curah hujan belum mencukupi.

Lucky mengatakan berbagai aspirasi masyarakat akan tetap ditampung. Namun, keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi membuat sejumlah rencana pembangunan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Karena itu, Pemkab Indramayu terus berupaya mencari dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.

Rehabilitasi Jembatan Desa 3 Jatimulya dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu dengan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026.

Sementara itu, Kuwu Jatimulya Rastim menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan akses baru ini sangat membantu petani dalam mengangkut hasil panen sekaligus menekan biaya transportasi.

Sebelum jembatan dapat digunakan, petani harus melalui akses alternatif yang membuat mereka mengeluarkan biaya tambahan.

“Alhamdulillah, kedatangan Bapak Bupati disambut baik oleh warga. Kami mengucapkan terima kasih. Dengan adanya jembatan ini, kami sebagai petani merasa tertolong, terutama dalam membawa hasil panen,” katanya.

Rastim menambahkan, jembatan tersebut merupakan jalur poros yang menghubungkan Desa Jatimulya dengan Desa Plosokerep hingga menuju wilayah Kroya.

Selain mendukung sektor pertanian, keberadaan jembatan juga dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat antardesa dan antarwilayah.

Sebelumnya, kondisi jembatan yang roboh membuat masyarakat kehilangan akses untuk menuju wilayah di seberangnya. Ketua RT 03/RW 06, Sodikin, mengatakan kerusakan tersebut sempat membuat jalur tidak dapat dilintasi warga.

“Jembatannya dulu tidak bisa diseberangi karena roboh, jadi tidak ada akses jalan ke sana,” ungkapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Lucky juga melihat langsung sumur yang dimanfaatkan sebagai sumber air untuk saluran irigasi dan penampungan bagi petani di sekitar lokasi.

Peninjauan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus melihat persoalan lain yang berkaitan dengan sektor pertanian, terutama ketersediaan air saat musim kemarau.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Tingkatkan Produksi Pertanian Desa Aek Raja, PT TPL Sektor Aek Raja Salurkan Pupuk kepada Masyarakat

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Padi adalah simbol ketahanan pangan dan kehidupan masyarakat. Sebagai tulang punggung ekonomi pedesaan, para petani memiliki peran vital dalam memastikan ketersediaan pangan, sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat. Jumat (20/12)

Menyadari pentingnya peran petani, PT Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) mengambil langkah konkret untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Aek Raja, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara.

Sebagai wujud tanggung jawab sosialnya, TPL memberikan dukungan berupa pupuk kepada Kelompok Tani Dosroha. Dukungan yang disalurkan mencakup 3.750 kilogram pupuk Mabar, 750 kilogram Phonska Plus, dan 600 kilogram Urea. Dukungan ini diharapkan dapat membantu kelompok tani dalam mengoptimalkan hasil panen mereka.

Maria Pasaribu, Community Development (CD) Officer TPL Sektor Aek Raja, (Jumat, 20/12/2024) menjelaskan bahwa dukungan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk memberdayakan petani lokal.

“TPL percaya bahwa keberhasilan petani adalah keberhasilan bersama. Dengan memberikan dukungan ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan hasil pertanian dan mendorong kesejahteraan masyarakat di Desa Aek Raja,” ujarnya.

Maria juga menyampaikan harapannya agar dukungan ini menjadi langkah awal dari kolaborasi jangka panjang antara TPL dan Kelompok Tani Dosroha.

“Kami berharap, melalui dukungan ini, petani bisa semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha mereka, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat desa,” tambahnya.

Ketua Kelompok Tani Dosroha, Artina Manalu, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh TPL. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Dukungan pupuk ini sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Kami berharap kerjasama ini terus berlanjut, dan semakin banyak pihak yang peduli pada keberlangsungan petani seperti kami,” ujar Artina.

Dukungan yang diberikan perusahaan tidak hanya memberikan dampak langsung berupa peningkatan produktivitas, tetapi juga memperkuat semangat kelompok tani untuk terus berinovasi dalam mengelola lahan mereka.

Sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, TPL terus berupaya menjalankan perannya dalam mendukung masyarakat lokal. Langkah ini mencerminkan visi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat melalui program-program yang relevan dan berdampak nyata bagi keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Pemdes Pandansari Genjot Pembangunan Drainase guna Percepatan Peningkatan Perekonomian Petani

Pemdes Pandansari Genjot Pembangunan Drainase guna Percepatan Peningkatan Perekonomian Petani

BOGOR.radarinformasi.com- Tim TPK dan Ketua KPMD desa Pandansari meninjau langsung kegiatan pembuatan drainase yang dianggarakan dari Samisade, meskipun dikerjakan dalam waktu yang singkat akan tetapi kualitas tetap dikedepankan, mengingat drainase tersebut nantinya akan dimanfaatkan masyarakat untuk mengairi sawah yang mencapai hektaran luasnya, Minggu (19/12/21).

Selain TPK dan Ketua KPMD, tampak hadir juga Sekretaris Desa yang ikut turun langsung mengawasi jalannya pembangunan, hal ini guna memastikan bahwa pengerjaan kegiatan dilaksanakan sesuai dengan speak dan bisa selesai tepat waktu, proyek yang menelan anggaran sebesar Rp.939.453.000,00 dengan Volume 900 m x 1m x 1m tersebut, saat ini sudah mencapai 70% pengerjaan.

“Meskipun kita kerjakan dalam waktu yang minim, akan tetapi kita tetap mengutamakan kualitas dan speak, karena kita berharap pembangunan ini dapat bermanfaat dalam jangka waktu yang lama, sehingga masyarakat, khususnya petani tidak lagi mengalami kesulitan dalam pengairan”, ujar TPK.

Masih menurutnya, “Saat ini pengerjaan sudah mencapai 70, mudah-mudahan pencairan tahap kedua akan segera bisa direalisasikan, sehingga di akhir bulan ini pekerjaan selesai sesuai dengan keinginan kita bersama, saya rasa dengan lancarnya pengairan untuk persawaahan akan berdampak positif, petani bisa lebih meningkatkan hasil panennya dan perekonomian juga bisa berangsur membaik, terutama di masa pandemi seperti saat ini”.

Dewi/AH