Pemkab Tapanuli Utara Harapkan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Terintegrasi Pemulihan Pascabencana

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni P. Lumbantoruan, M. Eng mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) pascabencana di Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, digelar di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan  (Senin, 12/1/2026).
‎
‎Rakor tersebut juga dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan Veronica Tan, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Erni Ariyanti Sitorus, serta para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara.
‎
‎Dalam paparannya, Gubernur Sumatera Utara menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat keterbatasan akses di empat desa pada dua kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara akibat dampak bencana. Proses pendataan rumah rusak juga masih terus diperbarui untuk memastikan seluruh warga terdampak dapat terakomodasi dalam program penanganan.
‎
‎Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah melakukan penyesuaian APBD Tahun 2026 dengan mengalokasikan anggaran sekitar Rp430 miliar guna mendukung penanganan bencana, yang mencakup sektor infrastruktur, komunikasi dan informatika, pendidikan, kesehatan, serta belanja tidak terduga. Selain itu, target penyelesaian dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) untuk Kabupaten Tapanuli Utara ditetapkan pada 26 Januari 2026.
‎
‎Menteri Dalam Negeri dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten/kota dalam menangani dampak bencana yang melanda wilayah pegunungan dan kawasan hilir, baik berupa longsor maupun banjir bandang. Ia menekankan pentingnya pemulihan layanan pemerintahan, fasilitas kesehatan dan pendidikan, akses jalan, serta pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat terdampak.

Sementara itu, Kepala BNPB menyampaikan bahwa sebanyak 14 kabupaten/kota di Sumatera Utara telah memasuki masa transisi dari tanggap darurat ke rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemerintah pusat akan menetapkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk mengatur pembagian tugas antar kementerian dan lembaga dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai kewenangan masing-masing. BNPB juga menegaskan bahwa masyarakat yang telah melakukan perbaikan rumah secara mandiri tetap dapat mengusulkan bantuan kepada pemerintah.
‎
‎Dalam Rakor tersebut, Wakil Bupati Tapanuli Utara menyampaikan sejumlah masukan strategis, antara lain perlunya menjadikan data kerusakan lahan pertanian dan dampak ekonomi sebagai dasar pemberian bantuan rumah, bantuan ekonomi, serta Program Keluarga Harapan (PKH). Wakil Bupati juga meminta kejelasan terkait standar operasional prosedur (SOP) relokasi warga yang berada di zona rawan bencana, meskipun rumahnya tidak mengalami kerusakan, serta mekanisme penyaluran bantuan stimulan rumah rusak apakah berupa uang tunai atau material bangunan.
‎
‎”Kami sangat setuju para korban bencana yang terdampak pada sumber perekonomiannya akan dimasukkan pada PKH tetap, semoga ini terwujud. Kami juga harapkan adanya SOP yang jelas bagi rumah yang direlokasi walaupun rumah sebelumnya tidak rusak namun beresiko terhadap bencana,” ucap Wabup Tapanuli Utara.
‎
‎Rakor tersebut menghasilkan sejumlah kesimpulan penting, di antaranya percepatan penyusunan dokumen R3P dengan batas waktu 26 Januari 2026, pelaksanaan intervensi Huntara, Dana Tunggu Hunian (DTH), dan Hunian Tetap (Huntap) untuk mengatasi kondisi pengungsian, serta penyesuaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) pada zona rawan bencana yang tidak lagi diperkenankan menjadi kawasan permukiman.
‎
‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk segera menuntaskan dokumen R3P dan mempercepat langkah rehabilitasi dan rekonstruksi secara terintegrasi, guna memastikan masyarakat terdampak bencana dapat segera kembali hidup aman, layak, dan produktif.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Pemkab Taput Gelar Syukuran 2026, Bupati Tekankan Evaluasi dan Perbaikan Kinerja

‎TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Syukuran Tahun Baru 2026 bersama Forkopimda, ASN dan Non ASN, DPRD, lurah, instansi vertikal, serta BUMN/BUMD, bertempat di Rumah Dinas Bupati Tapanuli Utara, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Siap Melayani Masyarakat Menuju Taput Maju dan Sejahtera”.
‎
‎Syukuran diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Pdt. Toho Sinaga, S.Th., M.I.Kom., dengan renungan firman Tuhan dari Yeremia 29:11, yang mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri penyertaan Tuhan serta meneguhkan harapan dan semangat pelayanan di tahun 2026.
‎
‎Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST., M.Eng., Wakil Ketua DPRD Reguel Simanjuntak, Dandim 0210/TU Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., pimpinan instansi vertikal, pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan ASN dan Non ASN se-Kabupaten Tapanuli Utara.
‎
‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dalam bimbingan dan arahannya mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk melakukan refleksi dan resolusi di awal tahun 2026. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang solid dengan TNI, Polri, Forkopimda, DPRD, serta seluruh pihak dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk penanggulangan bencana di tahun 2025.

‎“Tahun baru ini merupakan momentum untuk melakukan refleksi dan resolusi, yakni mengevaluasi apa yang telah kita lakukan pada tahun sebelumnya serta merumuskan langkah perbaikan dan peningkatan ke depan,” ujar Bupati JTP.
‎
‎Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk terus beradaptasi, berkreasi, bekerja dengan tulus dan ikhlas, serta siap menerima kritik demi perbaikan berkelanjutan.
‎
‎Menutup arahannya, Bupati menyatakan optimismenya bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun yang damai dan sejahtera bagi Kabupaten Tapanuli Utara.
‎
‎Menambah bimbingan Bupati, Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menyampaikan bahwa kinerja pelayanan pemerintah tidak semata-mata diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, keandalan layanan, serta keberlanjutan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
‎
‎Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Bahal Simanjuntak menyampaikan bahwa kegiatan syukuran Tahun Baru 2026 ini dilaksanakan selama dua hari. Pada Jumat (9/1/2026), kegiatan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah bersama Forkopimda, ASN, DPRD, dan instansi vertikal. Selanjutnya, pada Sabtu (10/1/2026), syukuran akan dilaksanakan bersama Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, kepala desa, serta seluruh elemen masyarakat Tapanuli Utara.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

‎Pemkab dan DPRD Taput Sepakati Alih Fungsi Lahan TPA untuk Hunian Tetap Pascabencana

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Utara secara resmi menyetujui pengalihan pemanfaatan fungsi tanah milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dari fungsi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana alam. Persetujuan tersebut ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD yang digelar di Gedung Paripurna Sekretariat DPRD Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (8/1/2026).
‎
‎Persetujuan tersebut dituangkan dalam Keputusan DPRD Kabupaten Tapanuli Utara Nomor 01 Tahun 2026 tentang Persetujuan Pengalihan Pemanfaatan Fungsi Tanah Milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dari Fungsi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi Hunian Tetap kepada Masyarakat Terdampak Bencana Alam.
‎
‎Dalam keputusan tersebut, DPRD menyetujui pengalihan pemanfaatan fungsi tanah milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dari fungsi TPA menjadi hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana alam. Adapun objek tanah yang dialihfungsikan merupakan lahan lapangan penimbunan pembuangan sampah (TPA) yang terletak di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, dengan luas 2 hektare dari total luas 48.900 meter persegi sebagaimana tercatat dalam buku inventaris Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
‎
‎Keputusan tersebut dinyatakan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan bahwa apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Henry Sitompul, M.M., M.Si, para pimpinan perangkat daerah teknis serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
‎
‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas dukungan dan persetujuan yang diberikan. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan pascabencana serta menyediakan hunian yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana alam.
‎
‎“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengapresiasi dukungan dan persetujuan DPRD. Kebijakan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan pascabencana serta menyediakan hunian yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana,” ujar Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat.
‎
‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung upaya pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah terdampak bencana.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara Terima Kunjungan Lapangan Tim Kemenkeu dan PT. SMI Terkait Penanganan Pascabencana

‎TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si , bersama Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, didampingi jajaran OPD terkait, menerima Kunjungan Lapangan Tim Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) ke Kabupaten Tapanuli Utara bertempat di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis, (18/12/2025).
‎
‎Tim Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang hadir berasal dari Direktorat Jenderal Keuangan dan Perimbangan (DJKP), yakni Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah Adriyanto, Direktur Dana Transfer Umum Purwanto, beserta jajaran. Sementara itu, dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) turut hadir Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek Faris Pranawa, Kepala Divisi Umum dan Pengadaan Cipto Adi Utomo, beserta jajaran.
‎
‎Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan peninjauan lapangan terkait penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara, sekaligus membahas dukungan kebijakan fiskal dan skema pembiayaan untuk percepatan pemulihan pascabencana.
‎
‎Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kehadiran Kementerian Keuangan RI dan PT SMI di tengah situasi kebencanaan yang dihadapi daerah. Menurut Bupati, kehadiran pemerintah pusat dan BUMN tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mendukung daerah dan masyarakat terdampak bencana.
‎
‎“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen penuh untuk melaksanakan penanganan darurat, pemulihan, rehabilitasi, serta rekonstruksi pascabencana secara terencana, terukur, dan terkoordinasi,” ujar Bupati.

‎Pada kesempatan tersebut, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) turut memberikan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai sebesar Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah). Bupati Tapanuli Utara menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut, yang telah ditransfer ke rekening donasi penanganan bencana Kabupaten Tapanuli Utara pada tanggal 18 Desember 2025. Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
‎
‎Selain itu, Bupati juga menjelaskan kondisi terkini dampak bencana, meliputi kerusakan infrastruktur, penanganan pengungsi, pemulihan layanan dasar, serta rencana pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak berat.
‎
‎Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menyampaikan harapan dukungan Kementerian Keuangan RI dan PT SMI terkait restrukturisasi perpanjangan jangka waktu (tenor) Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2020, guna menjaga keberlanjutan fiskal daerah di tengah upaya percepatan pemulihan pascabencana.
‎
‎Melalui kunjungan lapangan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, BUMN, dan pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana, serta memastikan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Tapanuli Utara dapat kembali berjalan secara optimal.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

TP. PKK ‎Tapanuli Utara Raih Dua Juara Pertama pada Jambore Kader Posyandu Provinsi Sumatera Utara 2025

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Penetapan Desa Terbaik Pelaksana Program Kesehatan dalam rangkaian Jambore Kader Posyandu Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 yang digelar di UPT Pelatihan Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Medan. Rabu (17/12/2025).
‎
‎Dari 3 kategori yang diperlombakan, Kabupaten Tapanuli Utara berhasil meraih Juara I pada dua kategori, yakni Kategori Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diraih oleh Desa Aek Nauli IV, Kecamatan Sipahutar, serta Kategori Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) yang diraih oleh Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung.
‎
‎Pengumuman pemenang disampaikan dalam acara yang dibuka dengan sambutan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hery Falona Ambarita. Dalam sambutannya, ia berharap para pemenang lomba dapat menjadi promotor dan teladan perilaku kesehatan di tengah masyarakat, khususnya di tingkat desa.
‎
‎“Para pemenang diharapkan menjadi role model bagi desa-desa lain yang belum terpilih, serta mampu mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dilaksanakannya seremoni penyerahan hadiah secara resmi, mengingat masih adanya daerah kabupaten/kota yang terdampak bencana.

Secara terpisah, ‎Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian yang diraih desa-desa di Kabupaten Tapanuli Utara. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari kader posyandu, pemerintah desa, hingga masyarakat.
‎
‎“Ini menjadi penyemangat bagi seluruh pengurus dan kader TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, ada kebanggaan atas prestasi yang diraih. Kiranya semangat juara ini dapat terus berkesinambungan untuk membina desa dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Tapanuli Utara. Kita berkomitmen siap mendukung seluruh progam pemerintah pusat hingga daerah,” ungkapnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Camat, Kepala Desa dan ketua tp pkk desa, Kecamatan dan Kabupaten serta mewakili dinas PMD dan Dinas Kesehatan.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

‎Pemkab Tapanuli Utara Gelar Temu Pers, Perkuat Transparansi dan Kemitraan dengan Media

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran, S.Si., M.Si., memimpin Temu Pers bersama wartawan dari berbagai media bertempat di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini menjadi wadah penyampaian informasi sekaligus ruang dialog terbuka untuk menyerap aspirasi, masukan, dan kritik konstruktif dari insan pers demi kemajuan daerah.
‎
‎Turut hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Henry M.M. Sitompul, Asisten Administrasi dan Umum Binhot Aritonang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hendrik Taruna Surbakti, serta Kepala Pelaksana BPBD Bonggas Pasaribu.
‎
‎Dalam sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terhadap keterbukaan informasi publik. Ia meminta rekan-rekan pers untuk terus berkoordinasi dengan perangkat daerah teknis dalam memperoleh data dan informasi yang akurat. Bupati juga menyampaikan bahwa masih terdapat berbagai hal yang perlu disempurnakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
‎
‎“Pada tahun pertama kepemimpinan ini, kami fokus membangun fondasi, terutama pembenahan sistem internal pemerintahan. Kinerja yang ada tentu belum sepenuhnya signifikan, namun kami terus berproses dan berbenah,” ujar Bupati.

Bupati JTP Hutabarat berharap pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat berbasis fakta, objektif, dan berimbang. Ia juga menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran sangat mempengaruhi pelaksanaan pembangunan pada tahun berjalan dan berpotensi berlanjut hingga tahun depan.
‎
‎“Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tetap berupaya maksimal menjalankan program-program prioritas meskipun di tengah keterbatasan anggaran,” tegasnya.
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan perkembangan penanganan pascabencana alam di Tapanuli Utara. Saat ini, pemerintah telah memasuki tahap II tanggap bencana, dengan fokus pada pembukaan akses jalan dan pemulihan jaringan listrik. Seluruh wilayah terdampak telah menerima bantuan pangan, dan pemerintah juga memprioritaskan pembangunan hunian sementara serta hunian tetap yang dalam waktu dekat direncanakan akan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking).
‎
‎Bupati menambahkan, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana yang merupakan warga Kabupaten Tapanuli Utara tercatat sebanyak 23 orang, dan seluruh keluarga korban telah menerima santunan dari pemerintah.
‎
‎Menutup pertemuan, Bupati Tapanuli Utara menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sangat mengharapkan kemitraan yang harmonis dan berkelanjutan dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara transparan dan bertanggung jawab.
‎
‎Para perwakilan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bonapasogit, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Tapanuli Utara, Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Tapanuli Utara, serta Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

‎Pemkab Tapanuli Utara Dukung Penguatan Profesionalisme Wartawan melalui UKW Angkatan 74 Tahun 2025

‎TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 74 Tahun 2025 yang digelar oleh PWI Bonapasogit bekerja sama dengan PT Agincourt Resources, bertempat di Convention Hall  Hotel Hineni, Tarutung (Kamis, 11 Desember 2025).
‎
‎Pembukaan UKW dihadiri oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST., M.Eng., didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hendrik Taruna, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Ketua Dewan Kehormatan Pusat Atal S Depari dan Ketua PWI Sumut Farianda P. Sinik.

Ketua Panitia sekaligus Ketua PWI Bonapasogit, Alfonso Situmorang, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 36 wartawan tingkat Muda dan Madya yang berasal dari berbagai wilayah Tapanuli Raya hingga Aceh. Tingginya minat wartawan untuk mengikuti uji kompetensi sebagai upaya peningkatan kualitas jurnalisme di kawasan ini.
‎
‎Sambutan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., yang disampaikan oleh Wakil Bupati menekankan pentingnya profesionalisme dan kompetensi wartawan, terlebih di tengah situasi daerah yang sedang menghadapi pemulihan pasca bencana.
‎
‎Wabup menyampaikan gambaran umum kondisi bencana, di mana sebanyak tujuh kecamatan terdampak, meliputi lima kecamatan yang dilanda banjir dan dua kecamatan yang mengalami longsor. Sebanyak 36 warga telah dinyatakan meninggal dunia, dua orang hilang dan telah direlakan oleh keluarga, serta empat desa masih terisolir.
‎
‎Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mengejar pembukaan akses jalan yang rusak dan terputus, termasuk upaya pembangunan hunian sementara hingga hunian tetap, yang salah satunya mencakup rencana pembangunan 200 unit dari pemerintah pusat.
‎
‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami berharap para wartawan semakin mampu menyampaikan informasi secara tepat, akurat dan berimbang, sehingga gagasan serta dalam pelaksanaan pembangunan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Wabup.
‎
‎Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir dalam sambutannya menegaskan kembali prinsip dasar jurnalisme, yaitu pentingnya verifikasi dan pengujian informasi sebelum dipublikasikan. Ia mengingatkan bahwa di tengah disrupsi media digital, wartawan harus tetap menjaga marwah profesi dan mengutamakan integritas sebagai fondasi kerja jurnalistik.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

‎Pemkab Taput Gelar Tabur Bunga dan Salurkan Bantuan bagi Keluarga Korban Bencana di Parmonangan

‎TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan kegiatan tabur bunga di lokasi Dusun Sitonggitonggi dan Dusun Simarsalaon, Desa Pertengahan, Kecamatan Parmonangan, Selasa (9/12/2025).
‎
‎Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan belasungkawa atas musibah yang menelan tujuh korban jiwa, serta satu korban lainnya—anak berusia 1,5 tahun, anak dari Bungkirno Manalu—yang hingga saat ini masih belum ditemukan.
‎
‎Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, S.T., M.Eng., hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Plt. Kadis PMD Satya Dharma Nababan, Kadis Pendidikan Bontor Hutasoit, Kadis Perkim Budiman Gultom, Kadis Ketenagakerjaan Josua Hutabarat, Forkopimca Parmonangan, rohaniwan, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Kehadiran seluruh unsur pemerintah ini menunjukkan komitmen Pemkab Taput dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana.
‎
‎Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menyampaikan pesan dan arahan Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si.
‎
‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam. Kami berdiri bersama keluarga korban dan masyarakat Parmonangan dalam masa yang berat ini. Pemerintah akan terus bekerja maksimal untuk membuka akses dan memastikan seluruh kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi,” demikian kutipan Bupati yang disampaikan oleh Wakil Bupati.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Taput juga menyerahkan bantuan penghiburan kepada keluarga korban serta bantuan sembako bagi warga yang berada di sekitar lokasi bencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dan masyarakat yang terdampak.
‎
‎Untuk mencapai lokasi bencana di Simarsalahon dan Dusun Sitonggitonggi, rombongan harus menempuh perjalanan kaki sejauh 6–7 kilometer—sekitar 14 kilometer pulang-pergi—dimulai dari kawasan Sidondamon. Akses menuju lokasi masih sangat terbatas akibat material longsor yang menutup jalur.
‎
‎Hingga saat ini, tiga unit alat berat terus bekerja di lapangan untuk membuka akses jalan dan memecah batu besar yang menghalangi jalur masuk. Pemkab Taput menegaskan bahwa upaya percepatan penanganan, termasuk pencarian korban yang belum ditemukan, akan terus dilakukan hingga situasi kembali pulih.

Reporter   : RH
Reporter  : Rizal

Lewat Ibadah Doa Bersama, Pemkab Taput Teguhkan Semangat Warga Terdampak Bencana

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Ibadah Doa Bersama bertema “Keselamatan Kabupaten Tapanuli Utara” sebagai wujud penguatan spiritual dan kepedulian bagi warga terdampak bencana, sekaligus menyalurkan bantuan yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat dari Kecamatan Tarutung dan Siatas Barita bertempat di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan, Tarutung (Jumat, 5/12/2025).

Ibadah dipimpin oleh Kabiro Ibadah dan Musik Kantor Pusat HKBP, Pdt. Daniel Napitupulu, M.Th, dengan topik khotbah “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan” yang diambil dari kitab Mazmur 46:2-3.

Dalam khotbahnya, Pdt. Daniel menekankan pentingnya ketaatan pada firman Tuhan sebagai pedoman dalam menghadapi situasi sulit. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bijak dalam menjaga lingkungan, menguatkan semangat, serta percaya bahwa Tuhan akan mencurahkan berkat dan kekuatan bagi Tapanuli Utara.

Usai ibadah, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si, didampingi Ketua TP PKK Taput, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul serta sejumlah pimpinan perangkat daerah menyerahkan 50 paket bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga Kecamatan Tarutung dan Siatas Barita yang terdampak bencana alam.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan empati dan dukacita mendalam atas musibah yang dialami masyarakat serta memohon agar warga tetap tabah dalam menghadapi ujian.

“Secara umum terdapat lima kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara yang terdampak bencana lalu. Semoga kita semua kuat menghadapi ujian ini, terlebih menjelang Natal. Setelah masa darurat, kita akan memasuki masa transisi. Kiranya duka ini segera berlalu dan berganti dengan sukacita,” ujar Bupati.

Panitia penyelenggara menegaskan bahwa penyerahan bantuan pada kegiatan ini bersifat simbolis. Penyaluran bantuan secara lengkap akan dilanjutkan oleh para camat, lurah, dan kepala desa langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan komitmennya untuk terus hadir, mendampingi, dan memberikan dukungan terbaik bagi masyarakat hingga seluruh proses pemulihan pascabencana selesai. Pemerintah juga mengajak seluruh warga untuk saling menguatkan dan menjaga solidaritas sosial demi mempercepat bangkitnya Tapanuli Utara.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Pemkab Taput Ajak Perawat Muda Siap Go International pada Wisuda Akper Angkatan ke-20

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menghadiri Wisuda Diploma III Keperawatan Akademi Keperawatan (Akper) Tapanuli Utara Angkatan ke-20 Tahun Akademik 2024/2025. Sebanyak 122 lulusan perawat resmi dikukuhkan dalam acara yang digelar di Sopo Partungkoan Tarutung, Jumat (14/11/2025).

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST, M.Eng, hadir mewakili Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. ia menyampaikan apresiasi dan pesan khusus kepada seluruh lulusan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan pesan Bupati yang menekankan filosofi 3B sebagai prinsip moral dan profesional bagi para perawat muda.

“Brave—beranilah memasuki kehidupan baru.
Brilliant—selalu berbuat yang terbaik dan terus mengasah kemampuan.
Behave—jadilah perawat yang baik dalam sikap maupun pelayanan,” ujarnya.

Wakil Bupati menegaskan bahwa prosesi wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal langkah baru di dunia kesehatan yang penuh tantangan dan tanggung jawab. Para lulusan diminta memberikan pelayanan terbaik dengan ketulusan hati, sesuai amanah profesi keperawatan.

Selain itu, Pemkab Taput juga mendorong para perawat muda untuk membuka diri terhadap peluang karier yang lebih luas, termasuk di luar daerah bahkan luar negeri. Banyak negara disebut tengah membutuhkan tenaga perawat asal Indonesia.

“Ini peluang besar untuk meningkatkan pengalaman, kemampuan, dan kesejahteraan. Beranilah melangkah lebih jauh,” pesan Bupati melalui Wakil Bupati.

Acara wisuda turut dihadiri Kepala LLDikti Wilayah I Sumatera Utara Saiful Anwar, Ph.D, Ketua DPW PPNI Sumatera Utara dan Tapanuli Utara, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para orang tua wisudawan, serta rohaniwan.

Reporter: RH
Redaktur: Rizal