Pemdes Cipayung Gelar Musrenbangdes 2026, Bahas RKPDes 2027 dan Prioritas Pembangunan 2028

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 serta penetapan usulan prioritas rencana pembangunan Tahun 2028.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Megamendung Ridwan, S.Sos. beserta tim monitoring, Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Megamendung, Sekretaris Desa Cipayung Suherman yang mewakili Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD, para kepala dusun, RT/RW, kepala sekolah di wilayah Desa Cipayung, serta tokoh masyarakat.

Musrenbangdes menjadi salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan desa. Forum ini menjadi wadah untuk menghimpun, membahas, dan menyusun berbagai aspirasi serta kebutuhan masyarakat berdasarkan skala prioritas.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Cipayung bersama unsur kecamatan, pendamping desa, BPD, unsur kewilayahan, lembaga pendidikan, serta masyarakat membahas berbagai usulan pembangunan yang akan menjadi bahan penyusunan RKPDes Tahun 2027.

Selain itu, forum juga membahas penetapan usulan prioritas rencana pembangunan Tahun 2028. Berbagai masukan dari tingkat dusun, RT/RW hingga unsur masyarakat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah pembangunan desa.

Kehadiran Ketua BPD, para kepala dusun, RT/RW, serta tokoh masyarakat menjadi bagian penting dalam menyampaikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat dari masing-masing wilayah.

Sementara itu, keterlibatan kepala sekolah setempat turut memberikan perspektif terkait kebutuhan pembangunan dan pelayanan di bidang pendidikan yang berada di wilayah Desa Cipayung.

Camat Megamendung bersama tim monitoring turut memantau pelaksanaan Musrenbangdes, sedangkan Pendamping Lokal Desa memberikan pendampingan dalam proses perencanaan pembangunan desa. Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga hadir sebagai unsur kewilayahan yang mengikuti jalannya kegiatan.

Sekretaris Desa Cipayung Suherman, yang mewakili Kepala Desa, mengikuti rangkaian pembahasan bersama seluruh peserta Musrenbangdes.

Melalui Musrenbangdes Tahun 2026, Pemerintah Desa Cipayung bersama masyarakat dan seluruh unsur terkait menyusun prioritas pembangunan yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta menjadi dasar pelaksanaan program pembangunan pada 2027 dan usulan prioritas pembangunan 2028.

Red

Pemdes Tugu Jaya Gelar Musrenbangdes, Bahas RKPDes 2027 dan Usulan Pembangunan 2028

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 serta Daftar Usulan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2028.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Tugu Jaya Mochamad Rifqi Abdillah, S.Pd, Sekretaris Desa beserta jajaran Pemerintah Desa Tugu Jaya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tugu Jaya, Pendamping Desa Kecamatan Cigombong, perwakilan kepala sekolah setempat, serta tokoh masyarakat.

Dalam Musrenbangdes tersebut, berbagai aspirasi masyarakat dibahas sebagai bahan penyusunan program pembangunan desa, mulai dari pembangunan fisik hingga program pemberdayaan masyarakat dan bidang kesehatan.

Kepala Desa Tugu Jaya, Mochamad Rifqi Abdillah, S.Pd, mengatakan seluruh usulan yang dibahas dalam Musrenbangdes sebelumnya telah melalui proses musyawarah di tingkat wilayah.

“Ajuan dari masyarakat alhamdulillah sudah disampaikan melalui RT/RW dan BPD masing-masing. Sebelumnya, sebelum Musrenbangdes ini dilaksanakan, di setiap wilayah juga sudah dilakukan musyawarah yang melibatkan anggota BPD dan RT/RW,” ujar Mochamad Rifqi Abdillah.

Menurutnya, hasil musyawarah di tingkat wilayah tersebut kemudian dibawa ke Musrenbangdes untuk dibahas bersama dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan anggaran desa.

“Dari masyarakat ada beberapa usulan pembangunan fisik, seperti jalan, air, turap dan pembangunan lainnya. Ada juga beberapa usulan pemberdayaan. Terkait kesehatan, alhamdulillah tadi juga ada dari bidang kesehatan, termasuk dr. Sudarni selaku kepala puskesmas, yang menyampaikan program terkait kesehatan. Insyaallah semuanya akan kami akomodir,” katanya.

Dalam menentukan skala prioritas pembangunan, pihak desa mempertimbangkan sejumlah aspek, salah satunya kondisi pembangunan serta tingkat kemanfaatannya bagi masyarakat.

“Kalau terkait prioritas, kita lihat juga apakah pembangunan tersebut memang sudah layak diperbaiki atau belum. Kemudian dari segi kemanfaatannya, apakah manfaatnya untuk banyak orang atau hanya bisa dilalui oleh warga sekitar. Itu menjadi salah satu pertimbangan kami dalam menentukan program yang harus diutamakan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mochamad Rifqi mengatakan hampir seluruh wilayah Desa Tugu Jaya sebelumnya telah mendapatkan pembangunan. Namun, sejumlah infrastruktur yang telah dibangun sejak beberapa tahun lalu tentunya membutuhkan pemeliharaan maupun perbaikan kembali.

“Kalau bicara yang belum tersentuh pembangunan, sepertinya hampir tidak ada. Hampir semuanya sudah tersentuh. Mungkin sekarang kondisinya sudah rusak atau perlu diperbaiki. Karena anggaran desa ini bukan hanya ada di zaman saya, dari sekitar tahun 2014 juga sudah ada anggaran desa, sehingga pembangunan sebelumnya sudah menyentuh hampir seluruh wilayah,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa usulan masyarakat akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran serta perencanaan pembangunan desa dalam jangka panjang.

“Kita sebelumnya juga sering turun ke lingkungan. Usulan-usulan warga akan kami sesuaikan dengan kemampuan anggaran dan perencanaan jangka panjang desa. InsyaAllah itu sudah kami rencanakan,” pungkasnya.

Dengan adanya Musrenbangdes tersebut, Pemdes Tugu Jaya berharap perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan masyarakat, skala prioritas, pemerataan wilayah, serta kemampuan anggaran desa.

Red

Musrenbang : RKPDesa Tahun 2025 Desa Bojongmurni Berjalan Lancar

BOGOR.radarinformasi.com – Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) tahun 2025 pada Rabu, 16 Oktober 2024. Acara ini dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kabupaten Bogor “Tegar Beriman”, diikuti dengan pembacaan tata tertib Musrenbang. Rabu (16/10)

Kepala Desa Bojongmurni, Muhamad Kusnadi, memberikan sambutan yang membuka jalannya musyawarah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musrenbang RKPDesa 2025 dengan baik dan mengapresiasi seluruh peserta yang hadir.

“Kami berharap hasil musyawarah ini dapat menghasilkan program-program yang tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan warga, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bojongmurni,” ujar Kusnadi.

Acara tersebut turut dihadiri oleh pendamping desa, perwakilan dari Kecamatan Ciawi dan jajarannya, Bhabinkamtibmas Prasetya, perangkat desa, serta tamu undangan lainnya.

Ketua BPD Desa Bojongmurni dalam sambutannya menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga dan memelihara infrastruktur serta fasilitas yang telah dibangun.

Perwakilan Camat Ciawi, Kasi Ekbang, Rosma, menekankan pentingnya agar setiap usulan yang diajukan oleh masyarakat benar-benar berdasarkan kebutuhan, bukan hanya sekedar keinginan. Ia juga menekankan bahwa prioritas pembangunan harus disusun dengan matang.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi. Hasil dari diskusi yang terbagi dalam empat kelompok disampaikan kepada forum. Deby selaku salah satu perwakilan kecamatan mengingatkan semua pihak untuk mengawal dan memastikan rencana yang telah disepakati dapat dijalankan dengan baik.

Acara ditutup dengan pembacaan berita acara serta penandatanganan oleh Kepala Desa Muhamad Kusnadi dan salah satu tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk persetujuan atas hasil musyawarah. Musrenbang ini berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat menghasilkan program-program yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Desa Bojongmurni.

Reporter : Lina
Redaktur : Rizal

Musrenbangdes Telukpinang: Langkah Awal Wujudkan Pembangunan

BOGOR.radarinformasi.com – Desa Telukpinang sukses menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada Selasa, 15 Oktober 2024. Forum ini menjadi ajang krusial untuk membahas Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) tahun 2025 serta Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKP Desa) tahun 2026. Selasa (15/10)

Acara yang berlangsung di Balai Desa Telukpinang dihadiri oleh Kepala Desa Ahmad Rifai, Ketua BPD, pendamping desa Kecamatan Ciawi, perwakilan Camat Ciawi, Babhinmas, Babinsa, perangkat desa, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Kepala Desa Ahmad Rifai dalam sambutannya menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan ini. “Musrenbangdes adalah wadah bagi warga untuk turut serta membangun desa. Usulan, kritik, dan ide-ide masyarakat sangat diharapkan agar pembangunan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Sejumlah usulan prioritas yang muncul dalam forum tersebut mencakup perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, program untuk pengembangan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama untuk mendukung kemajuan Desa Telukpinang.

Musrenbangdes ini juga diakhiri dengan pembahasan mengenai DU-RKP Desa untuk tahun 2026, yang diharapkan mampu memberikan landasan kuat bagi pemerintah desa dalam merancang kebijakan jangka panjang demi kesejahteraan seluruh warga.

Reporter : Lina
Redaktur : Rizal

Babinsa Desa Lemah Duhur Hadiri Musrenbangdes 2025

BOGOR.radarinformasi.com – Sertu A Abdul Qodir, Babinsa Desa Lemah Duhur, hadir dan berperan aktif dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 10.00 WIB hingga selesai, Senin (23/9/2024).

Dalam perannya sebagai Babinsa, Sertu A Abdul Qodir menegaskan komitmen TNI untuk mendukung rencana pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Kami dari TNI akan terus mendampingi masyarakat dan pemerintah desa dalam menyukseskan program-program pembangunan, agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh seluruh warga,” ujar Sertu A Abdul Qodir.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya Kasi Pemerintahan Kecamatan Caringin, Kasi Ekbang Kecamatan Caringin, Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Caringin, Kepala Desa Lemah Duhur, Sekretaris Desa Lemah Duhur, Ketua BPD, Bhabinkamtibmas, Kanit Pol PP, Ketua LPM, serta para kepala sekolah, Ketua RW dan RT, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan anggota Linmas Desa Lemah Duhur.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari Kepala Desa Lemah Duhur dan Kasi Pemerintahan Kecamatan Caringin, serta pembacaan tata tertib Musrenbangdes. Acara ditutup dengan doa, dan seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan aman.

Musrenbangdes ini merupakan forum penting bagi masyarakat Desa Lemah Duhur dalam merumuskan prioritas pembangunan desa untuk tahun 2025, di mana sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan Babinsa sangat diperlukan untuk memastikan program-program yang direncanakan dapat berjalan lancar.

Reporter : Dewi

Stunting Jadi Program Prioritas RKPDes 2024 Desa Tajurhalang

BOGOR.radarinformasi.com – Musrenbang Desa adalah forum musyawarah tahunan untuk menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) tahun anggaran yang direncanakan, seperti yang dilaksakan Pemdes Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor – Jawa Barat disalah satu vila dekat kantor desa setempat. Sabtu, (07/10/2023)

MusrenbangDes tersebut digelar pada Jumat, (06/10/2023) selain Pemdes tajurhalang dalam MusrenbangDes tersebut juga di hadiri oleh pihak Kecamatan, RT, RW, Babinsa, Babinkamtibnas, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta Kader desa.

Dalam menetapkan apa saja program yang akan diajukan menjadi skala prioritas Pemdes Tajurhalang menyerahkan sepenuhnya kepada warga masyarakatnya karena memang seharusnya Pemdes hanyalah sekedar menampung aspirasi dan mengajukan ke tingkat lebih tinggi.

Kepala Desa Tajurhalang mengatakan bahwa dalam MusrenbangDes kali ini yang menjadi prioritas adalah bidang kesehatan dan pendidikan terutama dalam hal stunting, BLT dan tentunya pembangunan infrastruktur.

“Kita fokuskan ke kesehatan terutama untuk stunting dan pendidikan sementara untuk BLT sekitar 25% serta 40% untuk pembangunan infrastruktur warga”, ucapnya.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Dewi