Lapas Indramayu Berikan Pelatihan Kemandirian Manufaktur Peningkatan Pengelasan Bersertifikat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bekerjasama dengan L-BENR, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu membuka kegiatan Pelatihan Kemandirian di bidang Manufaktur Peningkatan Pengelasan Bersertifikat, bagi Warga Binaannya, Senin (20/05/2024).

Kegiatan yang dilakukan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Lapas Kelas IIB Indramayu ini dihadiri oleh, Kepala Lapas, Hero Sulistiyono, Annisa selaku Kasi Binadik & Giatja , Apudin, Kasi Giatja  serta jajaran staff Giatja dan Humas Lapas Indramayu.  

Selain jajaran Lapas Indramayu  kegiatan juga dihadiri oleh pihak-pihak dari L-BENR Indramayu, yakni Wartono selaku Ketua dan Feri yang merupakan Inspektur Pengelasan.

Kepala Lapas Indramayu, Hero Sulistiyono mengatakan, bahwa pelatihan ini diikuti oleh 10 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Ia berharap, WBP yang mengikuti pelatihan ini dapat menyerap ilmu yang diberikan sehingga bisa bermanfaat setelah keluar dari Lapas Indramayu.

“Semoga pelatihan ini dapat menambah ilmu yang bermanfaat bagi Warga Binaan sehingga dapat digunakan nanti, setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali lagi ke Masyarakat,” harap Hero.

Kegiatan yang juga dilakukan untuk menindaklanjuti perjanjian kerja sama antara LPK Lapas Kelas IIB Indramayu dengan L-BENR Indramayu ini, diisi dengan penyematan tanda peserta oleh Kalapas Indramayu, dan penerimaan materi praktek yang rencananya akan dilakukan selama 6 hari kedepan.

Reporter   :  Slamet H

Redaktur   :  Dewi

Lapas Indramayu Lakukan Implementasi Penerapan K3 pada LPK oleh APIK

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melaksanakan Implementasi penerapan Kesehatan, Keamanan dan Keselamatan (K3) kerja, di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) setempat, yang disampaikan oleh Sekretaris Asosiasi Praktisi Keselamatan, Kesehatan Kerja & Lingkungan (APIK) Kabupaten Indramayu, Fandi Nasihin, pada Jumat (19/05/2023).

Kegiatan ini dilakukan, guna mewujudkan K3 di LPK Lapas Indramayu. Dalam menyampaikan paparannya, Fandi Nasihin mengatakan bahwa Lapas Indramayu perlu menyiapkan beberapa dokumen pendukung dan sarana untuk kelancaran proses sertifikasi.

“Lapas Indramayu perlu melakukan penataan serta melengkapi sarana guna mendukung sertifikasi K3 di Lapas Indramayu,” tuturnya.

Setelah pemaparan selesai kegiatan dilanjutkan dalam sesi tanya jawab sebelum meninjau sarana tempat pelatihan kerja di Lapas Indramayu.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi

Bentuk Bengkel Kerja Menjadi LPK, Lapas Indramayu Koordinasi dengan Disnaker

Bentuk Bengkel Kerja Menjadi LPK, Lapas Indramayu Koordinasi dengan Disnaker

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Indramayu Kelas IIB sambangi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dalam rangka menjalin koordinasi yang bertujuan untuk membentuk tanda daftar bengkel kerja menjadi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Lapas, Rabu (18/01/2023).

Kehadiran Lapas Indramayu yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas, Alex Eko Santosa didampingi Kasubsi Bimbingan Teknis, Ade Yosman, disambut oleh Nonon Citra Wulandari selaku Kepala Bidang Pelatihan Kerja, produktifitas tenaga kerja dan transmigasi.

Disnaker Indramayu menyambut baik dan bersedia memberi dukungan pada kegiatan-kegiatan positif yang dilaksanakan oleh Lapas Indramayu, dalam hal ini pembentukan tanda daftar bengkel kerja menjadi LPK.

Sedangkan Alex Eko Santosa berharap koordinasi ini dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Warga Binaan sehingga mempunyai kemampuan untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi mereka.

“Dengan koordinasi ini diharapkan upaya-upaya dalam peningkatan kualitas SDM Warga Binaan dapat terlaksana dengan maksimal, sehingga setelah menjalani masa pidana, mereka dapat memiliki kemampuan yang diakui (bersertifikat) untuk meningkatkan taraf hidup atau kemandirian ekonomi sehingga tidak melakukan tindak pidana lagi,” harap Alex.

Reporter  : Slamet Hidayat
Redakrur  : Dewi Pelangi