Perhutani Mendorong Peningkatan Daya Tarik Wisata PAPA di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan komunikasi dan pendampingan kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LEMAH, dalam upaya mendorong  peningkatan daya tarik wisata PAPA (Panorama Pabangbon) yang dikelola LMDH Tunas Karya yang bertempat di Desa Pabangbon, Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Rabu (29/05). 

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma beserta Kepala Subseksi Ekowisata Agustin Darsono, Ketua LMDH Tunas Karya Rohman beserta pengurus LMDH Tunas Karya. 

Pada kesempatan tersebut Ade Soma mewakili Administratur/KKPH Bogor menyampaikan bahwa Wisata Papa sudah cukup lama vakum atau belum bisa berkontribusi terhadap Perhutani KPH Bogor pasca pulih dari pandemi.

 “Pihak LMDH tentunya pun, pasti ingin adanya pendapatan dari wisata ini. Dalam hal ini maka perlu adanya inovasi dalam perencanaan dan pengembangan guna menarik minat wisatawan berkunjung”, ujarnya. 

“Selain faktor finansial, dalam proses perencanaan pengembangan agar dapat menyatukan persepsi dan soliditas dalam pelaksanaan teknisnya. Selanjutnya ada beberapa catatan dalam pengembangan wisata ini yaitu maksimalkan potensi yang bisa menjadi tambahan daya tarik, sasaran/segmen pengunjung karena terkait fasilitas dan aktivitas penunjang di dalamnya, mencari rujukan wisata lain yang maju dan dikarenakan ini wisata panorama maka perlu adanya wahana seperti spot ikonik dan spot-spot intagenic yang sifatnya temporer agar pengunjung tidak bosan”, jelasnya.

Sementara Rohman mengatakan bahwa sepinya pengujung wisata Panorama Pabangbon utamanya dikarenakan pandemi dan tidak adanya wahana baru. 

“Langkah konkrit yang akan kami lakukan adalah upaya swadaya LMDH dalam menata kembali dan menambah daya tarik dengan bergotong royong”, ungkapnya.

Reporter   : Maulana

Redaktue  : Dewi

Siaga Karhutla Perhutani Bogor dan LMDH Karang Kapur Sejahtera

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka kesiapsiagaan mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor melalui BKPH Jasinga-Leuwiliang bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Karang Kapur Sejahtera melakukan komunikasi sosial dan patroli bersama, pada Sabtu (30/09). Rabu (04/10/2023).

Kegiatan tersebut dilakukan di petak 18B-1 RPH Gobang administratif Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Hadir pada giat tersebut Asper/KBKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma mewakili Administratur/KKPH Bogor, KRPH Gobang Robil Amsyur beserta jajaran dan Ketua LMDH Karang Kapur Sejahtera Endar Anton Mulyana dan anggota LMDH.

Pada kesempatan tersebut
Ade Soma mengatakan bahwa saat ini kondisi sedang kemarau cukup panjang sehingga dapat meningkatkan potensi karhutla.

“Kepada para petugas Perhutani dan LMDH agar siaga dalam menghadapi kekeringan lahan, cuaca panas karena dampak badai elnino yang dapat mengakibatkan adanya titik api yg membakar serasah hutan”, tuturnya.

Sementara Endar Anton Mulyana mengatakan bahwa pihaknya merupakan mitra Perhutani KPH Bogor yang selalu siap untuk membantu Perhutani dan akan berperan serta aktif dalam menjaga keamanan hutan termasuk menjaga dari adanya kebakaran hutan.

“Kami solid, berkoordinasi serta bersinergi dengan Perhutani dalam pengamanan dan kesiapsiagaan Karhuta”, pungkasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Dampingi dan BPDAS Citarum Ciliwung Lakukan Monev Sumber Benih Rasamala dan Afrika

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendampingi Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum Ciliwung dan Perhutani Forest Institute (PeFi) lakukan Monitoring dan Evaluasi Sumber Benih Rasamala (Atlingia Excelsa) dan Kayu Afrika (Maesopsis eminii), pada Kamis (14 September 2023 di petak 30c RPH Cirangsad, BKPH Jasinga-Leuwiliang. Selasa (19/09/2023).

Hadir pada kegiatan tersebut Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma beserta jajaran, Kepala Subseksi Perencanaan dan Evaluasi Riset Taat Firmansyah, Tim dari BPDAS Citarum Ciliwung Kusmilah, Dwi Wulandari dan Marlina serta Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Banyuwangi Atok.

Pada kesempatan tersebut Ade Soma mengatakan bahwa Perhutani KPH Bogor melakukan pendampingan kegiatan ke lokasi sumber benih rasamala dan afrika kerjasama dengan BPDAS yang luasnya 6,40 ha.

“Sumber benih tersebut kami yang memelihara dan menjaganya dari Gukamhut dan lainnya agar dapat menghasilkan bibit unggul”, ujarnya.

Sementara Kusmilah mengatakan bahwa dari monev ini, kita bisa melihat kondisi tegakan yang terkena penyakit dan potensi benih yang dihasilkan baik dari jenis Rasamala maupun jenis Afrika. Potensi tanaman tersebut akan disertifikasi untuk menjadi tanaman penghasil bibit unggul.

“Kami mohon untuk dibantu dalam memantau keamanan sumber benih, agar terhindar dari kerusakan ataupun kebakaran, karena setelah pemeliharaan rentan terhadap kebakaran”, tuturnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Seureuh Hejo Wisata Perhutani Bagor Bikin Nyaman Pengunjung

BOGOR.radarinformasi.com – Wisata Alam Seureuh Hejo merupakan salahsatu wisata yang dikelola oleh Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor bersama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Seureuh Hejo yang berlokasi di Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Gobang Petak 16A-2 BKPH Jasinga-Leuwiliang, dengan luas 11,71 ha, Desa Sadeng Kampung Gunung Seureuh Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Selasa (18/07/2023).

Wisata Alam Seureuh Hejo merupakan wisata hasil pengembangan potensi yang dilakukan Perhutani KPH Bogor yang kerjasamanya dengan LMDH sudah dilakukan sejak tahun 2021 sampai dengan saat ini. Wisata ini berada di wilayah barat Kabupaten Bogor, yang memililki potensi wisata untuk dikembangkan lebih lanjut.

Panorama alam perbukitan menghijau masih alami yang memanjakan mata dengan suasana sejuk dan semilir angin sepoi-sepoi, hal ini yang menjadi salahsatu daya tarik wisatawan dan cocok berwisata bersama keluarga atau teman-teman. Pengelola wisata ini pun menyediakan kolam renang untuk anak-anak yang diberi nama “Tirta Seureuh Hejo”.
Selain itu, terdapat spot-spot foto menarik yang instagramable. Bagi yang tertarik untuk berkemah disini tersedia lokasi Camping Ground dan dapat pula menyewa perlengkapan berkemah ke pihak pengelola.

Berada di Wisata Alam Seureuh Hejo, “Kita dapat melihat keindahan wilayah Bogor Barat dari ketinggian sekitar 800 mdpl dan bisa melihat keindahan Gunung Gede Pangrango dan Gunung Halimun Salak. Fasilitas yang disediakan disini cukup lengkap Wisata alam Seureh Hejo menyediakan toilet, mushalla, warung, kafe, tempat duduk santai, fasilitas saung tempat istirahat, ayunan, tunggang kuda dan spot foto yang instagenic”, jelas Mul salahsatu pengunjung.

Wisata Seureh Hejo buka setiap hari dengan tarif masuk kawasan Seureuh Hejo yang terjangkau, yaitu Rp 5.000,-/orang, Rp 5.000,- untuk parkir motor, Rp 10.000,- untuk parkir mobil sedangkan untuk bermalam dengan mendirikan tenda Rp 15.000,-/orang.

Untuk rute perjalanan jika melalui Kota Bogor dapat melalui jalan menuju arah Jasinga, lalu ke arah Jalan Sadeng Joglo Kampung Gunung Seureuh, berpatokan pada MIN Sadeng, belok kanan dari sana sejauh empat kilometer menuju lokasi wisata dengan jalan yang menanjak. Akses ke lokasi wisata ini sudah cukup baik dengan jalan agak kecil dan sedikit curam tetapi jalan sudah diaspal sampai dengan lokasi wisata.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi