Polsek Cibungbulang Selidiki Ledakan Mercon Spiritus yang Sebabkan Korban Jiwa

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Cibungbulang menindaklanjuti insiden ledakan mercon spiritus yang terjadi di Kampung Keroncong, Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 5 Maret 2025, sekitar pukul 15.30 WIB. Ledakan tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius. Kamis (6/3)

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Heri Hermawan, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula pada Selasa, 4 Maret 2025, sekitar pukul 17.30 WIB. Korban, seorang anak berusia 10 tahun berinisial MA, datang ke rumah seorang saksi untuk meminta mercon spiritus yang dibuat dari kaleng susu bekas. Setelah diberikan, korban membawa mercon tersebut ke belakang rumah saksi dan menyalakannya, yang kemudian menyebabkan ledakan hebat.

Melihat kejadian tersebut, saksi segera meminta bantuan warga untuk menolong korban. Korban awalnya dibawa ke Klinik Mandiri terdekat, namun karena mengalami luka bakar serius, ia kemudian dirujuk ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Setelah menjalani perawatan intensif, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 5 Maret 2025, sekitar pukul 15.30 WIB.

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi korban, yaitu MA bin I (10), warga Kampung Keroncong, Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi, di antaranya SMS (13) dan P (46), yang merupakan warga setempat. Berdasarkan keterangan saksi, mercon spiritus yang meledak tersebut diduga milik seorang anak berinisial W (7), teman korban.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini. Selain itu, aparat kepolisian bersama TNI dan perangkat desa telah melakukan razia terhadap keberadaan mercon yang beredar di wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang. Korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga, sementara situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciampea Investigasi Ledakan Tungku Induksi Pengolahan Logam di CV. Mitra Usaha Jaya Abadi

BOGOR.radarinformasi.com – Jumat, 20 September 2024, sekitar pukul 04.00 WIB, terjadi ledakan pada tungku induksi pengolahan logam milik CV. Mitra Usaha Jaya Abadi yang berlokasi di Kampung Cibadak Kaum, RT 01/02, Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea. Tungku tersebut milik Aang Anwar Nasihin, warga setempat. Jumat (20/9)

Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto, S.H., S.I.P., M.H., mengonfirmasi bahwa benar telah terjadi ledakan tungku induksi tersebut pada dini hari. Namun, penyebab pasti ledakan masih belum diketahui. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab ledakan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkapnya.

Akibat ledakan tersebut, kerugian material yang ditimbulkan cukup signifikan. Bangunan berukuran 22 x 12 meter milik CV. Mitra Usaha Jaya Abadi mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian atap, dinding, dan plafon. Selain itu, beberapa rumah warga di sekitar lokasi kejadian turut mengalami kerusakan. Rumah milik Karyama mengalami kerusakan di bagian atap dan plafon, sementara rumah M. Anwar juga rusak pada bagian atap dan plafonnya. Selain itu, rumah Mohamad Topik mengalami kerusakan pada bagian plafon.

Pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi untuk membantu penyelidikan. Dua orang saksi yang telah diperiksa adalah Lutfi (34), seorang karyawan swasta yang tinggal di Kampung Cibadak Kaum, Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea, dan Renaldi (32), yang juga tinggal di daerah yang sama.

Sampai berita ini diturunkan, Polsek Ciampea masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan investigasi untuk menemukan penyebab ledakan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dugaan awal ledakan disebabkan oleh korsleting listrik. Hal ini dikarenakan tungku tersebut sedang tidak beroperasi, dan terakhir digunakan pada Agustus 2023. Situasi saat ini sudah kondusif, namun pihak kepolisian terus berupaya memastikan keselamatan lingkungan sekitar.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Ledakan Kilometer Listrik Pertokoan Depan PT. Indolakto Cicurug

SUKABUMI.radarinformasi.com – Perusahaan Listrik Negara (disingkat PLN) atau nama resminya adalah PT PLN (Persero) adalah sebuah BUMN yang mengurusi semua aspek kelistrikan yang ada di Indonesia. Tanggungjawab PLN adalah sebatas dari Meteran sampai kepada titik api di tiang listrik, sementara untuk intalasi yang berada di dalam gedung dan rumah penduduk itu adalah tanggungjawab pihak yang punya gedung dan rumah. Jika ada kebakaran yang terjadi akibat arus pendek listrik di dalam gedung dan rumah penduduk, itu bukan tanggung jawab PLN tapi adalah tanggungjawab si punya gedung dan rumah.

Seringkali terjadi kebakaran akibat konsleting listrik namun PLN menyatakan hal tersebut akibat kelalaian konsumen dalam memasang instalasi listrik di tempatnya. Berbeda dengan yang kali ini terjadi, seperti yang telah di jelaskan sebelumnya bahwa tanggung jawab PLN sebatas dari meteran sampai dengan titik api di tiang listrik. Dengan penjelasan tersebut jelas terbukti bahwa ledakan kilometer listrik pada gudang Bank BSI yang berlokasi di Jl. Raya Sukabumi Bogor tepatnya pertokoan depan PT. Indolakto Kec. Cicurug Kab. Sukabumi pada hari Jumat (03/03/2023) pukul 09.50 WIB adalah kelalaian pihak PLN.

Namun saat petugas PLN datang ke lokasi ledakan tersebut mengatakan bahwa itu bukanlah kelalaian PLN. ” Itu bukan kelalaian PLN, karena pihak kami hanya mengecek pemakaian konsumen yang tertera pada kilometer saja. Kalo soal adanya konsleting hingga terjadi ledakan seperti ini adalah hal yang biasa. Karena yang namanya di pakai terus menerus jadi hal wajar kemungkinan adanya kabel FASA yang tergabung akibat kendornya baut yang di pasangkan”, ujar Dedi (petugas PLN ).

” Jadi hal tersebut bukanlah kesalahan atau kelalaian pihak kami. Kami memang melakukan pengecekan kilometer setiap satu tahun sekali tapi tidak mengecek sampai baut di kilometer”, pungkasnya.

Dan ketika penanggung jawab gudang Bank BSI datang ke lokasi beliau mengatakan bahwa toko ini hanya di jadikan gudang. ” Disini hanya di jadikan gudang saja karena kantor kami sudah pindah ke pertokoan Setia Budi yang berlokasi di daerah Caringin – Cicurug. Kamu kesini hanya sesekali untuk menaruh berkas atau barang-barang yang tidak di gunakan di kantor sana”, ujar Restu (back office Bank BSI).

” Paling kami akan membuat berita acara ke pihak PLN, kalo soal penyambungan kembalinya cepat atau lambat tidak terlalu jadi masalah untuk kami karena dsni hanya gudang penyimpanan saja”, pungkasnya

Reporter : Yonk Dahlia
Redaltur  : Dewi