Lapas Indramayu Lakukan Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Pemasyarakatan, Jaga Kepuasan Masyarakat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu, Beni Hidayat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan layanan kunjungan kepada warga binaan agar senantiasa maksimal, Selasa (5/9/2023)

Hal ini dilaksanakan untuk memastikan penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara prima dan berkualitas dengan mengedepankan semangat bangga melayani bangsa.

Beni menuturkan, evaluasi yang dilaksanakannya bersama pejabat struktural terkait sebagai upaya peningkatan dan perbaikan atas penyelenggaraan layanan pemasyarakatan yang dilaksanakan jajarannya kepada masyarakat.

“Orientasi pelayanan yang kami berikan ini adalah kenyamanan kepada pengunjung, baik itu keluarga warga binaan maupun tamu dinas. Rutin kami laksanakan evaluasi ini untuk mengukur tingkat keberhasilan dan kepuasan atas pelayanan yang diberikan,” terangnya.

Lebih lanjut Beni mengatakan ada beberapa hal yang menjadi tantangan dalam pelaksanaan layanan pemasyarakatan saat ini, utamanya pada pelayanan kunjungan.

“Saat ini kondisi pandemi sudah berakhir, maka kita menyesuaikan dengan ketentuan yang ada. Ada potensi lonjakan angka kunjungan dibanding sebelumnya, dan kami harus bisa antisipasi hal tersebut agar pengunjung tetap mendapat pelayanan terbaik,” lanjutnya.

Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, selain dengan meningkatkan kapasitas SDM pelayanan, Lapas Indramayu telah menghadirkan ruang pendaftaran kunjungan yang representatif dan ramah anak dengan tersedianya sarana ibadah (mushola), ruang pendaftaran ber ac, tempat bermain anak, dan area ramah serta alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Reporter  :  Slamet H
Redaktur  :  Dewi

Membanggakan Lapas Indramayu Raih 3 Sertifikat ISO Sekaligus

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu resmi dinyatakan lulus uji sertifikasi ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja, ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan, dan ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu.

Beni mengatakan raihan ini merupakan wujud komitmen Lapas Kelas IIB Indramayu untuk menjamin terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman, efisien, dan produktif.

“Kami berkomitmen untuk mencegah terjadinya potensi resiko dan bahaya terkait dengan keselamatan kerja. Berkomitmen untuk zero accident, dan sebagaimana amanat UU Pemasyarakatan Nomor 22 Tahun 2022. Oleh sebab itu diwujudkan dengan penerapan ISO 45001, ISO 14001, dan 9001,” terang Beni pada Senin (28/08).

Ia menjelaskan, ISO 45001:2018, 14001:2015, dan ISO 9001:2015 merupakan suatu standar yang bertaraf internasional dengan masing-masing bidang pada Manajemen Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sistem Manajemen Lingkungan, dan Sistem Manajemen Mutu.

Lapas Indramayu telah mengimplementasikan SMK3 selama dua bulan terakhir sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta PP Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3.

Dalam proses sertifikasinya, diawali dengan audit internal kemudian dilanjutkan audit ekternal yang dilaksanakan oleh tim auditor Kemenaker RI.

“Alhamdulillah perolehan sertifikasi ISO ini membuktikan kinerja jajaran Lapas Indramayu dengan semangat untuk semakin berkualitas sebagai insan pengayoman menuju Indonesia Maju,” tutup Beni.

Reporter  :  Slamet H
Redaktur  :  Dewi

Berdayakan Warga Binaan, Lapas Indramayu Teken MoU dengan PT. KPI Unit RU VI Balongan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pengelola (Lapas) Kelas IIB Indramayu melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit (KPI RU) VI Balongan, Rabu (09/08/2023).

MoU ini dilakukan dalam rangka program pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Indramayu, dan merupakan Coorporate Social Responsibility (CSR) dari Pertamina. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat.

“Sebelum penandatanganan MoU, kami melakukan pembahasan tentang program lanjutan CRLSR PT. KPI RU VI Balongan, dengan Lapas Indramayu,” kata Beni.

Setelah penandatanganan MoU, kegiatan yang dihadiri oleh oleh jajaran Pejabat Lapas dan Tim dari Pertamina tersebut, dilanjutkan dengan monitoring areal pertanian kebun branggang, serta ruangan Kegiatan Kerja (Giatja) di Lapas Indramayu.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi

Peringati Hari Kemenkumham ke-78, Lapas Indramayu Lakukan Baksos Bersih-bersih Taman Makam Pahlawan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati hari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang ke- 78, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu lakukan bakti sosial bersih-bersih Taman Makam Pahlawan (TMP), Kamis (03/08/2023).

Kegiatan yang dilakukan di TMP Kesenden, Kota Cirebon ini, diikuti oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenkumham se-wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning).

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Beni Hidayat yang turut serta dalam kegiatan bakti sosial tersebut mengatakan bahwa, kegiatan tersebut dilakukan untuk menanamkan jiwa nasionalisme serta mengenang jasa para Pahlawan yang telah gugur.

“Mudah-mudahan dengan bersih-bersih di TMP ini, kita dapat mengingat, menghargai, dan meneladani bagaimana perjuangan para Pahlawan terdahulu dalam memerdekakan Indonesia dari penjajahan,” tutur Beni.

Diketahui, kegiatan bakti sosial bersih-bersih Taman Makam Pahlawan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Kemenkumham ke-78.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi

Bina Kerohanian Warga Binaan, Lapas Indramayu Rutin Adakan Pengajian

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar kegiatan keagamaan atau kerohanian pengajian, bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang beragama Islam, Rabu (26/6/2023).

Selain untuk membina kerohanian, pengajian yang dilaksanakan di Mesjid At-Taqwa Lapas Indramayu ini juga bertujuan untuk meningkatkan iman, serta membina perilaku para warga binaan agar menjadi lebih baik. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat.

“Kegiatan kerohanian ini rutin kami lakukan setiap hari rabu, bagi seluruh tahanan atau warga binaan yang beragama Islam di Lapas Kelas IIB. Ini sebagai wadah mendekatkan diri para warga binaan kepada Tuhan untuk mempertebal keimanan dan memperbaiki perilaku agar menjari lebih baik,” kata Beni.

Selain itu, dilakukannya pengajian ini juga sesuai dentan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, dan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI nomor. M. 02-PK.04.10 tahun 1990 tentang pola pembinaan Narapidana/Tahanan.

Beni berharap, kegiatan ini dapat menjadi pedoman dalam melaksankan perikehidupan di dalam Lapas, agar tetap patuh dan taat sebagai WBP yang baik.

Pengajian rutin rabu yang diikuti oleh 421 Tahanan atau WBP ini, diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Taufik Hidayat, dan didampingi oleh Staff Regbimas Lapas Indramayu.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi

Peringati Hari Kementerian Hukum & HAM RI ke-78, Lapas Indramayu Gelar Donor Darah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati hari Kementerian Hukum & Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI ke-78, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Indramayu melakukan aksi sosial donor darah, Senin (24/07/2023) di Palang Merah Indonesia (PMI) Indramayu.

Kegiatan yang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Indramayu ini diikuti oleh Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat, beserta jajarannya dan berhasil terhimpun sebanyak 22 kantong darah.

“Semoga aksi donor darah yang kami lakukan pada peringatan hari Kemenkumham RI ke-78 ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Beni.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Indramayu, Mulya Sedjati mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilaksanakan jajaran petugas Lapas Indramayu. Ia berharap kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Terima kasih kepada Kalapas Indramayu, Pak Beni beserta jajaran atas donor darah ini. Semoga dapat membantu pasien-pasien yang membutuhkan darah di Indramayu,” ucapnya.

Diakhir kegiatan, Lapas Indramayu mendapat piagam penghargaan dari PMI Kabupaten Indramayu atas penyelenggaraan donor darah secara sukarela yang diberikan secara langsung oleh Ketua PMI Indramayu.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi

Kasus Narkoba Masih Marak di Indramayu, Begini Pesan Kalapas

INDRAMAYU.radarinformasi.com  – Tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang masih marak di Indramayu. Hal ini terbukti dari 1/3 penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Indramayu adalah para pelaku penyalahgunaan narkotika.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu, Beni Hidayat yang turut hadir dalam pemusnahan BB di lapangan Kejari Indramayu, pada Kamis, 20 Juli 2023.

“Sepertiga dari seluruh penghuni lapas, berarti sekitar 230 orang, berasal dari tindak pidana penyalahgunaan narkotika,” ungkap Beni.

Menurut Beni, pencegahan tindak pidana narkotika bisa dilakukan secara komprehensif. Tidak hanya Lapas dan Kejaksaan saja, namun seluruh komponen yang ada di Indramayu harus bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut juga diperkuat oleh pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu, Ajie Prasetya yang mengungkapkan bahwa perkara penyalahgunaan narkotika menjadi yang paling marak terjadi di Kabupaten Indramayu.

“Ini menjadi perhatian utama, terutama di sektor pendidikan supaya dinas pendidikan lebih memperhatikan tunas bangsa tidak terjerat penyalahgunaan narkotika,” kata Ajie.

Diketahui, sebanyak 78,26 gram sabu, 2.331,82 gram ganja, psikotropika berupa alprazolam sebanyak 76 butir, merlopam 10 butir. Kemudian ada pula obat-obatan terlarang seperti dextrometorphan 1.241 butir, hexymer 3.647 butir, tramadol 3.925 butir, dan trihexyphenidyl sebanyak 24 butir telah dimusnahkan.

Reporter  :  Slamet H
Redaktur  : Dewi

Mantapkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat, Lapas Indramayu Gelar Pelatihan P3K

INDRAMAYU.radarinformasi.com  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu, melaksanakan pelatihan pemberian Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Senin (17/07/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lapas Indramayu ini diawali dengan menyaksikan video tentang langkah-langkah dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan, kemudian dilanjutkan penyampaian materi tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh Pembina Asosiasi Praktisi K3L (APIK), yakni Dwi Arifiyanto.

Dwi menjelaskan bahwa bantuan dasar hidup diberikan sebagai upaya memberikan bantuan hidup tanpa memakai cairan intra vena, obat maupun kejutan listrik. Hal ini untuk mempertahankan kehidupan pada saat penderita mengalami keadaan yang mengancam nyawa.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Beni Hidayat mengatakan bahwa simulasi P3K ini sangat penting diberikan kepada Petugas maupun Warga Binaan.

“Hal ini penting dilakukan, guna mengantisipasi situasi gawat, serta meminimalisir dampak negatif yang mungkin saja terjadi jika ada kecelakaan. Agar tidak terjadi kebingungan saat menghadapi situasi demikian yang menyebabkan salah tindakan sehingga berakibat fatal bagi penderita atau korban” kata Beni.

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh tim P3K Lapas Indramayu dengan jumlah 14 personel yang terdiri dari, 9 orang Petugas dan 5 Narapidana.

Reporter  : Slamet H
Redaktur  : Dewi

Pelatihan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Bagi Warga Binaan dan Pegawai Lapas Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu gelar pelatihan kesiapsiagaan tanggap darurat bencana (Emergency Response Plan), Selasa (11/07), di Aula setempat.

Pelatihan yang diberikan kepada jajaran Pegawai dan juga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Indramayu ini, dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Beni Hidayat, selaku project leader.

Usai pelatihan, Beni mengungkapkan bahwa penyampaian materi dilakukan oleh tim Asosiasi Praktisi K3L (APIK) Indramayu, Ibnu Mas’ud.

“Dalam pelatihan tersebut, disampaikan tentang konsep tanggap darurat agar berjalan secara efektif, serta pemahaman terkait tindakan pengamanan saat terjadi kondisi kedaruratan bencana,” ungkap Beni.

“Kami juga memberi penjelasan akan pentingnya tin tanggap darurat dalam suatu instansi, serta upaya perencanaan dalam tanggap darurat seperti, identifikasi penafsiran bahaya & penaksiran resiko, penakaran sumber daya, tinjauan ulang rencana yang sudah ada, dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Selain itu, masih dikatakan Beni, dalam pelatihan tersebut juga dijelaskan apa yang menjadi dasar hukum terkait implementasi keselamatan kerja di lingkungan Lapas Indramayu.

“Terkait dengan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), diperlukan juga kesiapsiagaan manakala terjadi kondisi gawat darurat seperti terjadi bencana. Untuk itu, diawali dengan penyamaan persepsi tentang SMK3,” kata Beni.

Pelatihan yang bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan tim tanggap darurat di Lapas Indramayu ini terkait dengan kegawat daruratan yang diperlukan mitigasi, sebagai upaya menjamin keselamatan kerja di lingkungan Lapas Indramayu.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi

Lapas Indramayu Tandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Implementasi SMK3

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Indramayu, melakukan penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama dalam Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Lembaga Pelatihan Kerja Lapas Indramayu, Selasa (04/07/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lapas Indramayu ini dihadiri oleh seluruh tim efektif Panitia Pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (P2K3), ahli Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3), Dwi Ade Arinda dan Narapidana yang menjadi tenaga kerja di LPK Lapas Indramayu.

Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat menjelaskan bahwa implementasi ini merupakan langkah yang ia ambil untuk menuju Lapas yang profesional dan maju sesuai amanat perundang-undangan. Ia menambahkan dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi kepada Narapidana pekerja terkait dengan penerapan budaya kerja 5R.

“Dalam kegiatan juga dilakukan sosialisasi kepada Narapidana pekerja di LPK Lapas Indramayu, terkait dengan penerapan budaya kerja 5 R, yaitu Ringkas, Rapi, Resi, Rawat dan Rajin,” jelasnya.

Disela kegiatan, dibacakan maklumat Keselamatan, Kesehatan Kerja di Lingkungan (K3L) Lapas Indramayu yaitu, menjamin Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tenaga Kerja dan orang lain (Pegawai, Penghuni, Pengunjung dan Tamu) di Lapas Indramayu.

Kemudian, memenuhi semua peraturan perundang-undangan pemerintah yang berlaku dan persyaratan lainnya yang berkaitan dengan penerapan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) di Lapas Indramayu.

Dan yang terkahir, melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap Sistem Manajemen dan Kinerja K3L guna meningkatkan Budaya K3L yang baik di Lapas Indramayu.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi