IIK Perhutani Drive Jabar – Banten Kunjungi Taman Seroja Di BKPH Jasingan Leuwiliang

BOGOR.radarinformasi.com– Taman Seroja IIKP (Ikatan Istri Karyawan Perhutani) Cabang KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Bogor yang berlokasi di Kantor BKPH Jasinga-Leuwiliang, Desa Pamagersari, Kecamatan Jasinga – Bogor, dikunjungi Ketua IIKP Divre Jabar Banten Devi Asep Dedi Mulyadi didampingi Tien Angkat W, Tri Ernawati Aras Agus yang disambut hangat oleh Ketua IIKP Cabang Bogor Estiningsih Ade Sugiharto beserta Jajaran dan Sri Ade Soma selaku Ketua Pelaksana Taman Seroja beserta Jajaran IIKP Ranting Jasinga Leuwiliang. Kamis (16/11/2023).

Taman Seroja adalah taman dengan koleksi tanaman obat (Apotik Hidup) dan tanaman pangan berupa sayuran (Warung Hidup) sebanyak kurang lebih 70 Jenis yang dilengkapi dengan kolam budidaya ikan Nila. Taman Seroja sendiri merupakan singkatan dari Tanaman Obat dan Pangan Sehat Rohani dan Jasmani Keluarga Sejahtera yang mendeskripsikan pribadi-pribadi yang senantiasa Sehat, Enerjik, Ramah, Optimis, Jujur dan Amanah.

Taman Seroja dibuat dalam rangka pemanfaatan lahan pekarangan kantor dan rumah dinas agar dapat optimal lagi dalam pemanfaatannya khususnya untuk IIKP.

Pada kesempatan tersebut Devi Asep Dedi Mulyadi menyampaikan arahannya bahwa kegiatan ini merupakan tambahan ilmu dan pengetahuan bagi anggota IIK Perhutani dalam budidaya tanaman yang menjadi sumber pangan dan tanaman obat keluarga melalui pemanfaatan lahan atau pekarangan rumah dinas Perhutani.

Sementara itu Estiningsih Ade Sugiharto menyampaikan juga bahwa baiknya, kegiatan ini dapat dilanjutkan, dikembangkan, guna kedepan bisa memperoleh manfaat secara ekonomi, minimal untuk lingkup keluarga dengan adanya konsistensi serta ketekunan.

Selanjutnya Sri Ade Soma dalam kesempatan yang sama menyampaikan ucapan Terimakasih atas kunjungan Ketua IIKP Divre Janten & Ketua IIKP Cabang KPH Bogor beserta seluruh jajaran pengurus serta ucapan terima kasih kepada manajemen KPH Bogor & BKPH Jasling beserta jajaran dan kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini.

Reporter  :  Maulana
Redaktur  :  Dewi

Perhutani Bogor dan BRIN Sosialisasikan Penelitian Tanaman Garut di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor dan Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sosialisasikan Penelitian Agroforestri Jati -Tanaman Garut di Desa Barengkok, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor pada Selasa (24/10) bertempat di Kantor Desa Barengkok. Rabu (25/10/2023).

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Parung Panjang Herul Nugraha beserta jajaran, Tim dari Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi BRIN yaitu Murniati, Nina Mindawati, Dona Oktavia, Yelin Adelina, Ahmad Junaedi, Kepala Desa Barengkok Hermawan dan Anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Barengkok.

Pada kesempatan tersebut Herul Nugraha mengatakan bahwa Perhutani dalam hal ini sudah bekerjasama sesuai dengan PKS (Perjanjian Kerjasama) No. 54/041.4/PKS-KK/BGR/DIVRE JANTEN/2023 sehingga kami memfasilitasi penanaman tanaman garut dengan menyediakan demplot penelitian tanaman garut dengan pola PLDT (Pengembangan Lahan di bawah Tegakkan) atau sistem agroforestri dengan tanaman jati.

“Kami mendukung sosialisasi tanaman garut ini karena salah satu sumber pangan yang potensial sebagai alternatif guna diversifikasi tanaman pangan di masyarakat”, ucapnya.

Pada kesempatan yang sama Murniati mengatakan bahwa sosialisasi ini, untuk saat ini, sifatnya masih dalam penelitian skala kecil tetapi untuk manfaat dan kegunaan cukup banyak, diantaranya, selain menjadi bahan atau sumber pangan alternatif untuk ketahanan pangan tanaman ini bisa untuk bahan baku industri farmasi dan kosmetik sehingga bisa bernilai ekonomi tinggi.

“Kami harap dengan sosialisasi ini, masyarakat tertarik untuk menanam tanaman garut ini atau biasa disebut tanaman patat dengan mengikuti teknis menanam, perawatan, pra dan pascapanen. Sebagai contoh, kami dan Perhutani akan menyiapkan demplot penelitian tanaman garut di petak 28B RPH Maribaya BKPH Parung Panjang dengan luas 0,25 ha”, jelasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Berikan Bantuan TJSL Kepada Karang Taruna di Megamendung Kabupaten Bogor


BOGOR.radarinformasi.com– Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor memberikan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan kepada Karang Taruna Kecamatan Megamendung “Aditya Karya Mahtva Yodha” senilai Rp 7.000.000,- pada Rabu (11/10) di Kantor BKPH Bogor, Jl. Banjarwaru, Ciawi, Kabupaten Bogor. Kamis (12/10/2023).

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto bersama Kepala Seksi Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan dan Umum Wanti Hadi Kusumawati, Kepala Subseksi SDM dan Umum Tomi Wahyudi beserta staf. Sementara dari Karang Taruna hadir Ketua Karang Taruna Lilis Suryani menerima bantuan TJSL.

Ade Sugiharto mengatakan bahwa pemberian bantuan TSJL ini merupakan bentuk kepedulian serta apresiasi Perhutani KPH Bogor.

“Semoga pemberian ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, untuk Karang Taruna Aditya Karya Mahtva Yodha”, singkatnya.

Sementara Lilis Suryani mengucapkan terima kasih atas bantuan TSJL yang diberikan kepada karang taruna yang diketuainya.

“Bantuan ini akan dipergunakan untuk pemenuhan alat olahraga, semoga Perhutani semakin maju dan dapat meningkatkan bantuan TJSL sehingga manfaatkan akan jauh lebih dirasakan”, pungkasnya.

Reporter   :  Maulana
Redaktur   :  Dewi

Perhutani Bogor Sosialisasikan Pedoman Pemanfaatan Hutan Kepada Mitra Kerjasama

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor sosialisasikan peraturan terbaru yang menjadi pedoman dalam pemanfaatan hutan kepada mitra kerjasama Perhutani KPH Bogor, pada Selasa (10/10) bertempat di Sentul Eco Edu Tourism Forest (SEETF) di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan (PSDH) Agus Darmaya, Kepala Subseksi Hukum, Kepatuhan, Agraria dan Komunikasi Perusahaan Syafrilis, Kepala Subseksi Pengembangan Bisnis Edi Sunardi, Kepala Subseksi Ekowisata dan Agroforestry Endang Rosadi Mulya, Direktur Citra Alam Paseban Haryanto, Ketua LMDH Wana Sejahtera Suheri serta segenap mitra kerjasama yang menjadi tamu undangan dari perusahaan, perseorangan dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Ade Sugiharto dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka mensosialisasikan tentang peraturan terbaru yang berlaku di Perhutani yang merujuk pada Peraturan Direktur nomor: 13/PER/DIR/08 tahun 2023 tentang Pedoman Kemitraan Perhutani serta Keputusan Direksi Perum Perhutani Nomor: 760/KPTS/DIR/2018 tentang Pedoman Kerjasama Pemanfaatan Hutan Perum Perhutani.

“Rencana ke depan, dalam proses, Perhutani akan bekerja sama seluruhnya dengan entitas bisnis atau B2B (Business to Business) mengacu pada Keputusan Direksi No. 760/2018 syarat kententuan yang ada di keputusan tersebut, sementara untuk Perdir No. 13 Tahun 2013 terkait Pedoman Kemitraan Perhutani, merupakan transformasi dan akomodasi dari PHBM atau Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat dimana peran LMDH lebih menonjol sebagai lembaga bukan sebagai entitas bisnis”, ujarnya.

“Istilah PHBM selanjutnya menjadi KKPP (Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif) yang akan lebih fokus pada bisnis usahanya untuk menghasilkan profit, karena bentuknya sudah berupa koperasi, badan usaha atau badan”, tambahnya.

Sementara Haryanto menyampaikan bahwa akan mengikuti pedoman kerjasama yang terbaru, berlaku di Perhutani.

“Kita akan bekerja sama dengan baik dimana kerjasama yang ada, sudah berjalan dan terjalin dengan baik bersama Perhutani KPH Bogor”, tuturnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Hadiri Pasar Pasisian Leuweung di Kabupaten Bekasi


BOGOR.radarinformasi.com– Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor, pada Minggu 8 Oktober 2023 menghadiri kegiatan Pasar Pasisian Leuweung di Hutan Kota Setu Ajarwana, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Selasa (10/10/2023).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Kelompok Tani Hutan (KTH), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Tamansari, Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah I.

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Ujungkrawang Denih Sutisna dan jajaran serta tamu undangan diantaranya Plt. Bupati Bekasi Dani Ramdan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian, Kepala CDK Wilayah I Iding Supriatna, segenap tamu undangan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Dinas terkait di Kabupaten Bekasi serta Pimpinan Perusahaan Swasta di Kabupaten Bekasi.

Mewakili Administratur/KKPH Bogor, Denih Sutisna menyampaikan bahwa melalui program Pasar Pasisian Leuweng terdapat harapan dan peluang besar untuk mempromosikan hasil produk andalan Pelaku UMKM, Petani Milenial dan Kelompok Tani Hutan di sekitar Kawasan Hutan Muaragembong melalui skema pemanfaatan kawasan hutan.

“Terdapat 3 (tiga) potensi peluang  usaha yang dapat dikembangkan, yaitu (1) Budidaya Perikanan Pola Silvofishery (2)  Jasa Lingkungan Usaha Wisata Hutan Mangrove (3) Produksi pangan dari bahan buah Mangrove. Dari ketiga potensi usaha tersebut sejalan serta turut mendukung upaya pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan atau yang disebut Green Economy”, tuturnya.

Sementara Dani Ramdan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat atas penyelenggaraan Pasar Leuweng di Kabupaten Bekasi dan momen ini mudah-mudahan akan menjadi motivasi bagi Pelaku UMKM, Petani Milenial dan Kelompok Tani Hutan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Selaku Bupati, kami dan dinas terkait akan selalu mengawal program-program produktif dari Pemprov untuk diterapkan dan disosialisasikan kepada semua pihak terkait, para pelaku usaha di bidangnya masing masing, karena Kabupaten Bekasi potensial bagi pengembangan usaha seperti UMKM pertanian, usaha wisata, perikanan dan usaha pemasaran digitalisasi”, tuturnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Target Getah Pinus Capai 105% Perhutani Bogor Adakan Syukuran

    
BOGOR.radarinformasi.com– Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mengadakan syukuran atas tercapainya target getah pinus sebesar 105% dari Rencana Angggaran Kerja Perusahaan (RKAP), bertempat di Aula Perhutani Kantor KPH Bogor di Jl. KSR Dadi Kusmayadi, Komplek Pemda Cibinong, pada Selasa (03/10).

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, Wakil Administratur Deny Rusyana, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata Edwin Hafidz, Segenap Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH, Segenap Kepala Subseksi, Segenap KRPH dan Mandor Sadap Lingkup KPH Bogor serta karyawan dan karyawati KPH Bogor.

Pada kesempatan tersebut Ade Sugiharto menyampaikan ucapan terima kasihnya atas pelampauan target getah pinus yang telah dilakukan oleh jajarannya dari Mandor Sadap, KRPH, Polhut, Asper/KBKPH, KSS Produksi, Kasi PE dan Waka Administratur serta yang berperan lainnya yang berkontribusi yang tidak tersebutkan.

“Syukuran ini diadakan sebagai wujud kesyukuran serta bertepatan dengan Bulan Rabiul Awal atau dalam Momen Maulid Nabi Muhammad SAW sehingga kami mengundang Ustad Didin dari Kebon Pedes Kota Bogor untuk mengisi Tausiyah, siraman rohani kepada karyawan dan karyawati Perhutani KPH Bogor dengan harapan produktivitas/kinerja dapat meningkat yang implikasinya kepada perusahaan dan kembali kepada karyawan/ti juga”, tuturnya.

Reporter  : Maulana
Redaktur  : Dewi

Perhutani Bogor Berikan Bantuan Air Bersih Di Desa Tapos Kabupaten Bogor


BOGOR.radarinformasi.com– Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor memberikan bantuan air bersih kepada warga Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, yang daerahnya mengalami kekeringan, tepatnya Kampung Hajer RT 04/RW 01, pada Jumat (29/09). Rabu (04/10/2023).

Hadir pada kegiatan bantuan tersebut tersebut Asper/KBKPH Parung Panjang beserta jajaran mewakili Administratur/KKPH Bogor, Komandan Regu (Danru) Polisi Hutan Mobil Endi Kuswandi beserta anggota.

Pada kesempatan tersebut Herul Nugraha menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud dari kepedulian Perhutani terhadap masyarakat desa sekitar hutan, dimana Desa Tapos merupakan salah satu daerah di Kabupaten Bogor terdampak kekeringan sehingga kebutuhan air bersih sangat dibutuhkan.

“Kami berharap dengan bantuan ini walaupun tidak seberapa, dapat bermanfaat, meringankan guna memenuhi kebutuhan air bersih yang menjadi sulit dan langka karena dampak kemarau yang lebih panjang”, ujarnya.

Sementara itu pada kesempatan terpisah Kepala Desa Tapos Ratma mengatakan bahwa desanya merupakan salah satu daerah terdampak, akibat dari kekeringan ini sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kepedulian Perhutani terhadap warga Desa Tapos, tepatnya Kampung Hajer yang mendapatkan pasokan air bersih, semoga kemarau ini segera berakhir, sehingga masyarakat tidak lagi terdampak kekeringan”, tuturnya.

Reporter  : Maulana
Redaktur  : Dewi

Siaga Karhutla Perhutani Bogor dan LMDH Karang Kapur Sejahtera

BOGOR.radarinformasi.com- Dalam rangka kesiapsiagaan mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor melalui BKPH Jasinga-Leuwiliang bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Karang Kapur Sejahtera melakukan komunikasi sosial dan patroli bersama, pada Sabtu (30/09). Rabu (04/10/2023).

Kegiatan tersebut dilakukan di petak 18B-1 RPH Gobang administratif Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Hadir pada giat tersebut Asper/KBKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma mewakili Administratur/KKPH Bogor, KRPH Gobang Robil Amsyur beserta jajaran dan Ketua LMDH Karang Kapur Sejahtera Endar Anton Mulyana dan anggota LMDH.

Pada kesempatan tersebut
Ade Soma mengatakan bahwa saat ini kondisi sedang kemarau cukup panjang sehingga dapat meningkatkan potensi karhutla.

“Kepada para petugas Perhutani dan LMDH agar siaga dalam menghadapi kekeringan lahan, cuaca panas karena dampak badai elnino yang dapat mengakibatkan adanya titik api yg membakar serasah hutan”, tuturnya.

Sementara Endar Anton Mulyana mengatakan bahwa pihaknya merupakan mitra Perhutani KPH Bogor yang selalu siap untuk membantu Perhutani dan akan berperan serta aktif dalam menjaga keamanan hutan termasuk menjaga dari adanya kebakaran hutan.

“Kami solid, berkoordinasi serta bersinergi dengan Perhutani dalam pengamanan dan kesiapsiagaan Karhuta”, pungkasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Hadiri Penanaman Sejuta Pohon dalam HUT ke-57 KAHMI

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor menghadiri kegiatan penanaman sejuta pohon yang diselenggarakan oleh Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), pada Sabtu (30/09) bertempat di Jalan Raya Gunung Salak Endah, Gunung Sari Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Rabu (04/10/2023).

Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) KAHMI ke-57 dengan tema “Sejuta Pohon untuk Lingkungan yang Harmoni dan Berkelanjutan”.

Hadir pada kegiatan tersebut Dewan Pakar Akbar Tandjung, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Abdullah Puteh, Rektor Sahid Jaya, Sekjen KAHMI Syamsul Qomar, Koordinator Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Nasional Cut Emma Ratna Dewi.

Sementara dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) serta BUMN, hadir Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi, Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, General Manager ANTAM Pongkor, Indonesia Power, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kepala Balai Pengelolaan DAS Citarum Ciliwung.

Ade Sugiharto menyampaikan bahwa pihaknya menjadi salah satu tamu undangan dalam giat penanaman sejuta pohon yang diprakarsai Majelis Nasional KAHMI dalam rangka HUT ke-57.

“Perhutani sangat mendukung kegiatan penanaman pohon, baik itu penghijauan ataupun reboisasi, karena itu merupakan salah satu kampanye yang berkelanjutan terkait kepedulian terhadap lingkungan hidup yang harmoni serta memiliki dampak ekologis yang signifikan terhadap keseimbangan dan kelestarian alam saat ini dan yang akan datang”, ujarnya.

Sementara Akbar Tandjung mengatakan bahwa penanaman sejuta pohon merupakan aksi nyata dari kepedulian KAHMI terhadap lingkungan.

“Dalam peringatan serta memeriahkan HUT KAHMI ini, kami ingin memberikan kebermanfaatan yang berkelanjutan terhadap lingkungan, merujuk pada tema kegiatan “Sejuta Pohon untuk Lingkungan yang Harmoni dan Berkelanjutan”, pungkasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Hadiri Sosialisasi Peraturan dan Kebijakan PKS di KLHK


BOGOR.radarinformasi.com– Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor menghadiri Sosialisasi Peraturan dan Kebijakan Penyuluh Kehutanan Swasta (PKS) se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), bertempat di Gedung Manggala Wana Bakti, Jakarta Pusat dan dilaksanakan secara zoom, pada Rabu 13 September 2023. Jum’at ( 15/09/2023).

Hadir pada acara tersebut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Suarso, Direktur Jendral Pengelolaan Hutan Lestari, Direktur Operasi Perum Perhutani diwakili oleh Kepala Departemen Perencanaan dan Kemitraan Produktif Endrian Sunardi, Kepala Badan BP2SDM Ade Palgunaruteka Pimpinan Kehutanan, Penyuluh Kehutanan Swasta seluruh Indonesia, Kepala Dinas Kehutanan di seluruh Indonesia, Pejabat Stuktural dan Fungsional lingkup BP2SDM dan peserta sosialisasi.

Pada sambutannya Ade Palgunaruteka menyampaikan bahwa Penyuluh Kehutanan Swasta (PKS) punya peran penting dan strategis sebagai agen perubahan (agent of change), agen transfomasi (agent of transformation) dalam pemanfaatan hutan secara lestari di tingkat tapak pada lingkup dunia usaha.

PKS diharapkan dapat menjalankan fungsi sebagai mediator, inovator serta motivator didalam mengedukasi dan menumbuh kembangkan kemandirian masyarakat.

“Kami BP2SDM berupaya meningkatkan kapasitas seluruh penyuluh kehutanan, sinergitas dan kolaborasi. Setiap komponen penyuluh diharapkan dapat mampu memperkuat pelaksanaan program pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan ditingkat tapak serta mampu diaplikasikan di setiap provinsi, mensinergikan peran PKS serta mendukung keberhasilan pembangunan kehutanan yang berkelanjutan serta melakukan kegiatan sosilaiasi yang dihadiri oleh multi pihak”.

Lebih lanjut, “Sosialisasi dapat ditindaklanjut, dikolaborasi dan disinergikan dalam konteks program, implementasi kebijakan dan pelaksanaan penyuluh kehutanan, serta pendampingan di tingkat tapak guna pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan yang berkelanjutan”, tuturnya.

Sementara Administratur/KKPH Bogor dalam keterangannya ketika dihubungi, mengatakan bahwa  sosialisasi tersebut guna adanya keberterimaan secara sosial dari berbagai pihak yang terkait pada implementasinya.

“Perhutani KPH Bogor menugaskan Kepala Subseksi Kemitraan Produktif dan seorang Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) yang mewakili seluruh Perhutani untuk mengikuti sosialisasi tersebut, sesuai dengan arahan Perhutani Pusat”, pungkasnya.

Reporter  :  Maulana
Redaktur  :  Dewi