Nekat Kangkangi Aturan KCD, SMA 9 Kota Bogor Pungut Biaya Perpisahan Hingga Puluhan Juta

BOGOR.radarinformasi.com- Setiap kali menjelang berakhirnya tahun ajaran, pihak sekolah selalu dihimbau agar tidak memungut uang perpisahan yang memberatkan para Walimurid, karena kegiatan perpisahan bukanlah rangkaian dari kegiatan belajar-mengajar di sekolah, sehingga pihak sekolah ataupun Komite tidak boleh memfasilitasi menarik pungutan uang kepada peserta didik maupun orangtua/wali, Selasa (07/04/24).

Namun sangat disayangkan maladministrasi tersebut masih berjalan hingga saat ini, salahsatunya di SMAN 9 Kota Bogor, dimana setiap siswa diminta untuk membayar uang perpisahan sebesar Rp.850.000,00 dan uang buku tahunan sebesar Rp.350.000.00/Siswa.

Padahal seperti yang kita ketahui kegiatan maladministrasi tersebut bertentangan dengan Pasal 181 huruf d PP No. 17 Tahun 2010, dimana dalam pasal tersebut menyatakan pendidik dan tenaga kependidikan, baik perorangan maupun kolektif, dilarang melakukan pungutan kepada peserta didik baik secara langsung maupun tidak langsung yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Saat dikonfirmasi Rahmat Indratna selaku Humas SMA 9 Kota Bogor mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail, karena Ia tidak dilibatkan dalam rapat ataupun hal lain terkait adanya uang perpisahan sebesar Rp 850.000.00 dan uang buku tahunan sebesar Rp 350.000.00.

“Saya tidak tau karena saya tidak dilibatkan dalam rapat uang perpisahan ataupun uang buku tahunan tersebut, saya hanya sekedar tau tapi tidak sampai detail”.

“Untuk lebih jelasnya nanti ketua panitia perpisahan dan Kepala Sekolah yang lebih tau dan memang dari KCD juga sudah ada himbauan larangan memungut uang perpisahan”, ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Perpisahan saat dikonfirmasi via telpon mengatakan, “Mohon maaf saya sedang sibuk, untuk masalah uang perpisahan sudah kita rapatkan dengan perwakilan Korlas lalu disampaikan kepada orangtua siswa, mengenai himbauan dari KCD memang sudah kita terima tapi kan kepanitiaan juga sudah terbentuk, tolong jangan sudutkan saya dengan pertanyaan yang sulit, saya bukan tidak mengindahkan himbauan dari KCD akan tetapi kan kepanitiaan sudah terbentuk.

Sangat disayangkan hingga berita ini ditayangkan pihak Kepala Sekolah belum dapat dihubungi.

Reporter : Dewi

Kenaikan Kelas dan Perpisahan Siswa-siswi SDN Cibedug 01 diisi dengan Pentas Kreasi Seni

Kenaikan Kelas dan Perpisahan Siswa-siswi SDN Cibedug 01 diisi dengan Pentas Kreasi Seni

BOGOR.radarinformasi.com– Selama 3 tahun terakhir dimana masa pandemi melanda, semua kegiatan yang melibatkan orang banyak sempat dibatasi, termasuk kegiatan di sekolah yang sudah menjadi tradisi tiap tahunnya, yaitu pentas kreasi dan seni tari disaat momen perpisahan, tentu saja hal tersebut membuat acara perpisahan dilaksanakan secara sederhana, bahkan tak banyak yang dilakukan secara online, Selasa ( 05/07/2022 ).

Akhirnya saat ini semua Siswa-siswi SDN Cibedug 01, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada ( 02/07/2022 ), dapat tersenyum lega, pasalnya pemerintah telah melonggarkan peraturan tersebut, tentu saja dengan tetap menjaga dan memperhatikan protokol kesehatan.
Maka untuk itu, di tahun ini perpisahan diisi dengan aneka seni tari dan kreasi, dengan maksud dan tujuan untuk memberikan kesan dan pesan yang indah menjelang para Siswa-siswi, khususnya kelas 6 meninggalkan tempat mereka menimba ilmu untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Acara perpisahan yang diselenggarakan disalahsatu villa tersebut,  juga di hadiri oleh Kepala Desa setempat, Burhanudin selaku Kepala Bagian Pendidikan Bogor, Pengawas SD, orangtua dan tamu undangan lainnya,diisi dengan berbagai macam tari kreasi dan hiburan yang dipersembahkan oleh siswa siswi dari sekolah tersebut.

Adang Selaku Kepala sekolah SDN Cibedug 01 mengatakan, “Kegiatan acara perpisahan dan pelepasan serta kenaikan kelas, biasa rutin dilaksanakan setiap tahunnya, akan tetapi mengingat 3 tahun kebelakang adanya Pandemi Covid-19, maka kegiatan pelepasan dan perpisahan baru sekarang bisa terlaksana. Karena para orangtua Siswa minta sekolah kami ini bisa menyelenggarakan Kenaikan kelas serta perpisahan dan pelepasan Kelas 6”.

“Tentu saja ini dengan kesepakatan bersama antara Komite, Orangtua Siswa serta direspon oleh pihak sekolah, maka acara perpisahan dan pelepasan. Alhamdullah dapat terselenggara, dukungan dan sambutan luar biasa dari orangtua Siswa, mereka sangat antusias nenyaksikan menampilan para putra-ptrinya berlaga diatas Panggung”, ujar nya.

Reporter  : Dede Mamad
Redaktur  : Dewi Pelangi

Kenaikan Kelas dan Perpisahan Siswa-siswi SDN Jambuluwuk 02 diisi dengan Pentas Kreasi Seni

Kenaikan Kelas dan Perpisahan Siswa-siswi SDN Jambuluwuk 02 diisi dengan Pentas Kreasi Seni

BOGOR.radarinformasi.com- Selama 3 tahun terakhir dimana masa pandemi melanda, semua kegiatan yang melibatkan orang banyak sempat dibatasi, termasuk kegiatan di sekolah yang sudah menjadi tradisi tiap tahunnya, yaitu pentas kreasi dan seni tari disaat momen perpisahan, tentu saja hal tersebut membuat acara perpisahan dilaksanakan secara sederhana, bahkan tak banyak yang dilakukan secara online, Kamis (30/06/22).

Akhirnya saat ini semua Siswa-siswi dapat tersenyum lega, pasalnya pemerintah telah melonggarkan peraturan tersebut, tentu saja dengan tetap menjaga dan memperhatikan protokol kesehatan, seperti halnya SDN 02 Jambuluwuk, dimana tahun ini perpisahan diisi dengan aneka seni tari dan kreasi, dengan maksud dan tujuan untuk memberikan kesan dan pesan yang indah menjelang para Siswa-siswi, khususnya kelas 6 meninggalkan tempat mereka menimba ilmu untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Selain pentas seni dan tari, acara tersebut juga diisi dengan berbagai acara lain, seperti baca puisi, pencak silat, pidato dan lain sebagainya. Misbah Selaku Kepala Sekolah Jambuluwuk 02 memebeberkan, “Kegiatan acara perpisahan dan pelepasan serta kenaikan kelas, biasa rutin dilaksanakan setiap tahunnya, akan tetapi mengingat 3 tahun kebelakang adanya halangan Covid, maka kegiatan pepasan dan perpisahan baru sekarang bisa terlaksana. karena para Orang tua Siswa minta sekolah kami ini bisa menyelenggarakan Kenaikan kelas,serta perpisahan dan pelepasan Kelas 6”.

“Tentu saja ini dengan kesepakatan bersama antara Komite, Orangtua Siswa serta direspon oleh pihak sekolah, maka acara perpisahan dan pelepasan, Alhamdullah dapat terselenggara, dukungan dan sambutan tampak luar biasa dari Orangtua Siswa, mereka sangat antusias nenyaksikan menampilan para putra-ptrinya berlaga diatas Panggung”, ujar Misbah.

Masih menurutnya, “Sedikitnya ada 56 Siswa- siswi yang lepas pada tahun sekarang, mereka akan segera meninggalkan bangku kelas, selama 6 tahun mereka menuntut ilmu dan kini tibalah mereka untuk melanjutkan ke jengjang lebih atas dan saya harap dapat nembawa nama baik sekolah maupun dirinya sendiri”.

Reporter : Dede Mamat
Redaktur : Dewi Pelangi