Kegiatan Pembekalan Kader Intelijen Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kesbangpol Kabupaten Bogor

Kegiatan Pembekalan Kader Intelijen Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kesbangpol Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Drs. Bambang Widodo Tawekal, M.Si membuka secara resmi kegiatan Pembekalan Kader Intelijen Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kesbangpol Kabupaten Bogor, dengan dihadiri oleh Pasi Intel Dim 0621/Kab.Bogor Kapten Inf. Andika Fitria, KBO Intel Polres Bogor, Iptu Ano Junaedi, SH, Ka Bakesbangpol Kab.Bogor Drs. Bambang Widodo Tawekal, M.Si, BINDA Bogor Bpk. Y. A. Deni, Ketua FKDM Kab.Bogor, H. Dayat Teo, S.IP.,MM.,M.Si, Panitia Pelaksana FKDM Dr. Iyud Badrudin, MM dan Peserta kader FKDM tiap Kecamatan Kab.Bogor, Jum’at (29/07/22).

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (28/07/22) tersebut bertujuan untuk memahami dan mendudukan arti penting kewaspadaan di dalam menghadapi kelancaran pemilu serentak 2024 dikabupaten bogor, seperti halnya yang di ungkapkan oleh Ka. Bakesbangpol Kab.Bogor saat sambutannya. Selain itu Ia juga mengatakan bahwa, “Mengingat Perkembangan Globalisasi banyak terjadi ancaman, tantangan, serta hambatan dan gangguan baik bersifat Internal maupun Ekternal telah telah makin kompleks oleh karena itu sangat diperlukan adanya koordinasi, kerjasama, dan kolaborasi antara unsur Pemerintah daerah dan masyarakat”.

“Sehingga sinergitas dalam peningkatan kewaspadaan dini dan kerjasama intelijen terutama dalam dimensi Pencegahan Menjelang Pemilu 2024 antara lain Deteksi Dini, Cegah Dini, Cepat Lapor dan Lapor Cepat secara akurat terkait terlaksananya tahapan pemilu yang sedang berlangsung agar tahapan awal dalam pendaftaran Parpol diwilayah masing-masing terutama di wilayah kabupaten bogor bisa terlaksana dengan aman dan nyaman”, pungkasnya.

Selain itu dalam kegiatan tersebut juga melibatkan Narasumber yang lainya, diantaranya, Kodim 0621/Kab.Bogor dengan
narasumber Pasi Intel Dim 0621/Kab.Bogor, Kapten Inf. Andika Fitria serta mengangunggah tema Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Kewaspadaan Dini Untuk Masyarakat Dalam Pentahapan Pemilu Serentak 2024, Polres Bogor dengan narasumber KBO Intel Polres Bogor, Iptu Ano Junaedi, SH, dengan tema peran Polres Dalam Peningkatan Kewaspadaan Dini Terhadap Situasi Kondisi Pentahapan Pemilu 2024 Serentak Diwilayah Kabupaten Bogor.

Bakesbangpol Kab.Bogor dengan narasumber Ka. Bakesbangpol Kab.Bogor, Drs. Bambang Widodo Tawekal, M.Si dengan tema Peran Pemerintah Strategis Dalam Mendukung Mitra Strategis Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kabupaten Bogor Dalam Pelaksanaan Pentahapan Pemilu Serentak 2024, BINDA Bogor narasumber Y. A. Deni dengan tema Peningkatan Kewaspadaan Dini  dan Fungsi Kerjasama Dengan Intelijen, FKDM Kab.Bogor dengan narasumber
H. Dayat Teo, S.IP.,MM.,M.Si dan tema
Meningkatkan Peran FKDM sebagai Mitra Pemerintah.

Sumber : FKDM Kab.Bogor
Redaktur : Dewi Pelangi

Sikap Arogan Kadis Budpar Kabupaten Bogor dibalik Pemberitaan PT. SSBP selaku Pengelola Agrowisata Ciliwung Puncak

Sikap Arogan Kadis Budpar Kabupaten Bogor dibalik Pemberitaan PT. SSBP selaku Pengelola Agrowisata Ciliwung Puncak

Bogor.radarinfirmasi.com Setelah ditayangkannya pemberitaan tentang PT Sumber Sari Bumi Pakuan oleh radarinformasi.com pada Selasa (25/07/22), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Deni Humaedi.AS menunjukan sikap dan jawaban yang cukup mencengangkan saat dikonfirmasi via telpon selular, Rabu (27/07/22).

Hal tersebut tak berbeda jauh saat tim radarinformasi.com turun melakukan konfirmasi ke lapangan dan mendapat intervensi secara halus, karena pihak pengelola yang ditemui tim radar informasi yang mewakili PT. SSBP yaitu Heri dan Iding (25/07/22) mengaku sebagai Wartawan senior bahkan banyak menyebut nama Oknum-oknum Wartawan sehingga menimbulkan kesan biasa terhadap sebuah pemberitaan yang diterbitkan oleh media masa.

Kini tim radarinformasi.com kembali mendapatkan perlakuan dan sikap yang sangat tak pantas bahkan tidak layak untuk diucapkan oleh seorang Kadis Budpar, karena saat dikonfirmasi via telepon selular Deni menunjukan sikap dan perkataan yang arogan terhadap Redaktur radarinformasi.com terkait adanya pemberitaan pengecoran jalan di kawasan hijau sebagai daerah resapan air, seolah Ia tidak terima dengan pemberitaan terhadap PT. SSBP yang telah tayang.

“Ini maunya apa ya, arahnya kemana, jangan tembak sana tembak sini, karena Ciliwung itu perusahaan besar nomor satu terbaik di Kabupaten Bogor mengalahkan Gunung Mas, tujuannya apa ngangkat berita ini, kalau masalah pengecoran jalan sehingga mengganggu atau mengurangi resapan air di daerah puncak, yang lainpun banyak”, tutur Deni via telepon kepada redaktur radaringormasi.com. Selain itu Denipun mengatakan harus nya tim radar informasi melakukan komunikasi dan cari solusi dengan pihak PT jangan asal main naikin berita ujar Deni.

Sungguh miris memang, ada apa dibalik sikap arogan Kadis Budpar atas pemberitaan PT. SSBP, padahal sangat jelas bahwa Puncak merupakan zona hijau yang menjadi titik nol dari Kali Ciliwung sebagai hulu yang mengairi air ke hilir hingga Jakarta, yang ekosistemnya harus betul-betul dijaga sebagai kawasan penyeimbang resapan air, agar daerah Puncak dan sekitarnya tidak terjadi bencana alam seperti longsor dan banjir bandang seperti yang telah terjadi beberapa waktu lalu hingga menelan korban jiwa.

Harusnya Deni selaku Kadis Budpar Kabupten Bogor betul-betul bisa melakukan pengawasan dan kontrol yang tegas kepada para pengelola HGU di Kawasan Wisata Puncak agar dapat menjaga keutuhan ekosistem alam sebagai zona hijau dan daerah serapan air, bukan malah membiarkan para pengusaha yang lalai karena hanya memikirkan pajak daerah saja.

Lebih memprihatinkannya lagi setelah tim radarinformasi.com mengatakan akan memuat statement dengan bukti rekaman telpon seluler atas sikap dan perkataan arogannya Deni tiba-tiba mengatakan akan segera melakukan pengecekan ke lokasi pengecoran jalan yang dilakukan PT. SSBP serta melakukan peninjauan ulang dan akan melakukan konfirmasi ke pihak UPT jika terjadi Run off air, sungguh miris dan memprihantinkan.

Reporter : Ilham Indra karya, SH.

PT. Sumber Sari Bumi Pakuan selaku Pengelola HGU Ciliwung Puncak Bogor diduga Rusak Ekosistem Daerah Serapan Air Puncak

Betonisasi jalan pintu masuk wisata Telaga Warna. Doc radar informasi.com
PT. Sumber Sari Bumi Pakuan selaku Pengelola HGU Ciliwung Puncak Bogor diduga Rusak Ekosistem Daerah Serapan Air Puncak

BOGOR.radarinformasi.com- Kawasan Wisata Puncak Cisarua Bogor merupakan daerah kawasan hijau yang kelestarian alamnya wajib dilindungi dan dijaga, selain menjadi ikon wisata bagi Masyarakat Puncak dan sekitarnya, kawasan wisata Puncak-pun menjadi penyeimbang ekosistem alam, khususnya untuk wilayah Bogor, karena di kawasan Wisata Puncak merupakan titik nol dari Kali Ciliwung yang menjadi hulu mengalirkan air hingga hilir ke Jakarta, Selasa (26/07/22).

Masyarakat yang menjadi Pengunjung Wisata Puncak hingga para Pengelola Wisata yang ada di kawasan Puncak Bogor seharusnya bisa menjaga kelestarian alam, agar tidak berdampak dan menimbulkan bencana alam.
Terlebih seperti yang kita ketahui, dalam beberapa tahun ini telah terjadi bencana alam longsor dan banjir bandang di kawasan Puncak Bogor hingga menyebabkan adanya korban jiwa yang berjatuhan, hal tersebut terjadi karena tidak terjaganya ekosistem alam di Puncak sebagai kawasan zona hijau sebagai daerah resapan air.

Ironisnya lagi keutuhan ekosistem alam sebagai zona hijau yang menjadi daerah resapan air, diduga sengaja dirusak oleh para Oknum Pengusaha Pengelola Wisata, seperti halnya yang dilakukan oleh PT. SSBP yang mengelola dan memiliki KSO agro wisata Ciliwung sejak tahun 2004, dengan alasan untuk mempercantik dan mempermudah akses pembangunan office atau loket tiket, pihak PT. SSBP telah melakukan pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 200 meter diatas lahan yang produktif, sehingga sebagian masyarakat juga menyayangkan kenapa Pemda sendiri memberikan ijin tersebut.

Pembangunan Office SSBP

Padahal seperti yang telah kita ketahui, pengecoran jalan itu jelas dilarang dan bersifat kontraduktif, karena telah merusak kelestarian dan ekosistem alam di Puncak sehingga menimbulkan berkurangnya daerah serapan air di kawasan Wisata Puncak, apalagi pengecoran jalan tersebut dilakukan di arah masuk titik nol Kali Ciliwung yang kerap kali kita kenal mengirim banjir ke kawasan Jakarta.

Saat dikonfirmasi oleh radarinformasi.com pada Senin (25/07/22), pihak PT. SSBP yang diwakili oleh Heri selaku penanggungjawab keamanan mengatakan bahwa, “Perijinan atas pembangunan pengecoran jalan tersebut ada dan ditelah dikantongi oleh pihak PT dari Pemda”.

Akan tetapi fakta di lapangan ijin yang dimaksud adalah IMB untuk mendirikan bangunan Office atau Pos, bukan ijin pengecoran, selain itu Heri yang tidak bisa menjelaskan secara detail dengan adanya konfirmasi dari radarinformasi.com mendatangkan rekan lainnya yang bernama Iding, Iding sendiri mengaku bahwa dirinya merupakan Wartawan Senior dari salahsatu Media, tidak hanya sampai disitu, Heri juga menyebutkan beberapa nama dari beberapa media.

Sungguh sangat disayangkan atas apa yang dikatakan oleh Heri dan Iding, sehingga sangat menimbulkan kesan projek tersebut sengaja di back up oleh Oknum-oknum Wartawan.

Reporter : Ilham Indra Karya, S.H

Pemdes Bendungan Gelar Rembug Stunting sebagai Strategi Konvergensi Penanggulangan dan Pencegahan Stunting

Pemdes Bendungan Gelar Rembug Stunting sebagai Strategi Konvergensi Penanggulangan dan Pencegahan Stunting

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, menggelar Rembuk Stunting sebagai strategi konvergensi penanggulangan dan pencegahan stunting, selain itu juga untuk memahami gejala dan mengidentifikasi penyebab dari Stunting sendiri serta mencari solusi untuk permasalahan tersebut, Rabu (13/07/22).

Dalam rembug Stunting ini dihadiri oleh ahli kesehatan, Pendamping Desa, Bhabinsa, Bhabinmas, Sekcam dan juga ibu-ibu Kader Desa Bendungan. Pemdes Bendungan berharap agar dengan diadakannya rembug Stunting ini bisa memberi pemahaman yang lebih dalam kepada masyarakat akan bahaya dan cara pencegahan stunting sendiri, terutama untuk ibu hamil dan anak-anak.

Dede Herdiana selaku Sekretaris Desa mengatakan bahwa, “Untuk saat ini belum ada data yang menyatakan adanya penderita Stunting, akan tetapi sesuai dengan program dari pemerintah, kita tetap melaksanakan penyuluhan agar masyarakat dapat memahami dan mencegah Stunting secara dini, dalam rembug Stunting ini kita juga menampung usulan dan aspirasi dari masyarakat”.

“Kita juga mendatangkan ahli kesehatan agar penyampaian dalam pencegahan Stunting ini dapat maksimal, kita juga akan melakukan tindakan-tindakan apabila dalam pendataan ditemukan adanya penderita Stunting”, ujar Sekdes disela-sela acara rembug Stunting.

Red

BUMN Pelindo Berbagi di Hari Raya Idul Adha dengan Menyembelih Hewan Qurban

BUMN Pelindo Berbagi di Hari Raya Idul Adha dengan Menyembelih Hewan Qurban

BOGOR.radarinformasi.com – PT. Pelindo Persero melalui anak cabangnya PT. Pendidikan Maritim Logostik Indonesia ( PMLI ), setiap Hari raya Idul Adha  melaksanakan pemotongan dan menyalurkan hewan qurban, pada kesempatan Hari raya Idul Adha 1443 H/2022 M kali ini menyembelih 4 ekor sapi yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat sekitar, Selasa (12/07/22).

Penyembelihan hewan Qurban tersebut digelar di depan Lapangan PMLI, Gadog Pandasari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Senin (11/07/2022), serta dihadiri oleh Camat Ciawi Sutisna, Danramil, Satpol PP, Perwakilan Pemerintah Desa Pandasari, Ketua RT, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Penyembelihan Hewan Qurban tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaaan Pelindo Persero terhadap para Karyawan serta masyarakat sekitar, dengan tujuan agar mereka yang  menerima daging hewan Qurban tersebut benar-benar dirinya bisa berbangga hati dan berbahagia saat dalam Perayaan idul Adha.

Sedikitnya ada 538 kantong Plastik yang disiapkan oleh Panitia Qurban, menurut Mulyana selaku Panitia hewan Qurban menjelaskan,”Setiap tahunnya Perusahan Pelindo Persero melalui anak Cabangnya PT PMLI selalui Rutin Menyembelih dan menyalurkan Hewan- hewan Qurban pada karyawan Perusahaan dan Warga masyarakat disekitarnya”.

“Alhamdullah Semua yang dilakukan oleh  Perusahaan Pelindo Persero tempat saya pekerja ini benar-benar menunjukan jiwa  sosialnya sebagai Wujud nyata dalam berqurban, supaya pemberian daging hewan Qurban bisa bermanfaat bagi mereka,dengan penuh harapan mudah-mudahan di tahun- tahun selanjutnya Hewan-hewan Qurban bisa bertambah banyak lagi”, pungkasnya.

Reporter  :  Dede Mamat

Redaktur  :  Dewi Pelangi

Kenaikan Kelas dan Perpisahan Siswa-siswi SDN Cibedug 01 diisi dengan Pentas Kreasi Seni

Kenaikan Kelas dan Perpisahan Siswa-siswi SDN Cibedug 01 diisi dengan Pentas Kreasi Seni

BOGOR.radarinformasi.com– Selama 3 tahun terakhir dimana masa pandemi melanda, semua kegiatan yang melibatkan orang banyak sempat dibatasi, termasuk kegiatan di sekolah yang sudah menjadi tradisi tiap tahunnya, yaitu pentas kreasi dan seni tari disaat momen perpisahan, tentu saja hal tersebut membuat acara perpisahan dilaksanakan secara sederhana, bahkan tak banyak yang dilakukan secara online, Selasa ( 05/07/2022 ).

Akhirnya saat ini semua Siswa-siswi SDN Cibedug 01, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada ( 02/07/2022 ), dapat tersenyum lega, pasalnya pemerintah telah melonggarkan peraturan tersebut, tentu saja dengan tetap menjaga dan memperhatikan protokol kesehatan.
Maka untuk itu, di tahun ini perpisahan diisi dengan aneka seni tari dan kreasi, dengan maksud dan tujuan untuk memberikan kesan dan pesan yang indah menjelang para Siswa-siswi, khususnya kelas 6 meninggalkan tempat mereka menimba ilmu untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Acara perpisahan yang diselenggarakan disalahsatu villa tersebut,  juga di hadiri oleh Kepala Desa setempat, Burhanudin selaku Kepala Bagian Pendidikan Bogor, Pengawas SD, orangtua dan tamu undangan lainnya,diisi dengan berbagai macam tari kreasi dan hiburan yang dipersembahkan oleh siswa siswi dari sekolah tersebut.

Adang Selaku Kepala sekolah SDN Cibedug 01 mengatakan, “Kegiatan acara perpisahan dan pelepasan serta kenaikan kelas, biasa rutin dilaksanakan setiap tahunnya, akan tetapi mengingat 3 tahun kebelakang adanya Pandemi Covid-19, maka kegiatan pelepasan dan perpisahan baru sekarang bisa terlaksana. Karena para orangtua Siswa minta sekolah kami ini bisa menyelenggarakan Kenaikan kelas serta perpisahan dan pelepasan Kelas 6”.

“Tentu saja ini dengan kesepakatan bersama antara Komite, Orangtua Siswa serta direspon oleh pihak sekolah, maka acara perpisahan dan pelepasan. Alhamdullah dapat terselenggara, dukungan dan sambutan luar biasa dari orangtua Siswa, mereka sangat antusias nenyaksikan menampilan para putra-ptrinya berlaga diatas Panggung”, ujar nya.

Reporter  : Dede Mamad
Redaktur  : Dewi Pelangi

SPBU 34.16903 Gunung Putri Tabrak Aturan Jual Dexlite untuk Industri dengan Harga Eceran Umum

SPBU 34.16903 Gunung Putri Tabrak Aturan Jual Dexlite untuk Industri dengan Harga Eceran Umum

BOGOR.radarinformasi.com- Diketahui pada Jumat malam dini hari 31 Juni 2022 sekitar pukul 01.00, saat tim radarinformasi.com hendak mengisi bensin di SPBU nomor 34.16903 Gunung Putri, nampak gerak-gerik mencurigakan dari kendaraan cold diesel jenis Tanki, dengan bertuliskan PT. Berkat Karya Utama yang nampak sedang mengisi BBM jenis solar dexlite, namun dengan posisi selang mesin dispenserSPBU yang diarahkan langsung ke atas tangki (bukan dimasukan pada tempat bensin pada umumnya), Selasa (05/07/22).

Sampai pada saat tim radarinfirmasi.com menyambangi mobil tanki mencurigakan itu ternyata disitu ada seorang yang setelah kami tanya bernama Muslih, seorang yang mengaku sebagai karyawan pengawas di SPBU dan dua orang pria yang ternyata merupakan supir Tanki yang tengah membeli BBM jenis dexlite di SPBU tersebut sebanyak 2.500 liter ( 2.5 ton).

Ifan selaku Sopir dari Mobil Tanki berjenis Cold Diesel ini, mengatakan bahwa dirinya hanya diperintahkan oleh pihak perusahaan untuk membeli dan mengangkut BBM jenis solar dexlite sebanyak 2.5 s/d 3 ton per 3 atau 2 hari sekali dari SPBU tersebut. Yang lebih mengagetkan lagi adalah saat Ifan mengatakan bahwa dirinya membeli BBM jenis solar industri di SPBU tersebut dengan harga ecer normal sebesar Rp 12.950 /liter dan digunakan oleh pihak perusahaan untuk kegiatan industri operasional alat berat ditempat nya bekerja.

Sungguh ironi memang bagaimana bisa yang bergerak di bidang industri mendapatkan BBM jenis solar dexlite dengan harga eceran umum yang sangat murah padahal seharusnya para pengusaha itu harus membeli BBM solar dexlite dengan harga industri sebesar Rp 23.100 itupun belum termasuk pajak, dengan adanya kejadian tersebut, diduga adanya kerjasama antara pihak SPBU dan perusahaan untuk meraup keuntungan yang sebanyak-banyaknya, dengan cara meminimalisir pengeluaran dalam kesehariannya.

Saat tim radarinformasi.com berusaha mengkonfirmasi ke SPBU, Pur orang yang dianggap berkompeten memberikan jawaban seolah enggan menemui pihak media, bahkan konfirmasi via seluler-pun diabaikan, hanya Muslih yang menemui pihak media dan mengatakan bahwa apa yang Ia lakukan semata-mata perintah atasannya.

“Saya disini hanya kerja, terkait aturan tersebut saya tidak tahu, seharusnya pak Pur yang menjelaskan semua ini, karena Ia yang menyuruh saya, saya juga kesel pak Pur saya telpon responnya malah begitu”, ujar Muslih dengan kesal.

Red