Polres Bogor Tangani Kecelakaan Tunggal Minibus Isuzu Elf di Megamendung

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan minibus Isuzu Elf bernomor polisi B 7027 JDA terjadi pada Minggu, 1 Desember 2024, sekitar pukul 13.15 WIB. Peristiwa ini berlangsung di Jalan Alternatif Curug Panjang, tepatnya di pertigaan Kampung Citamiyang, RT 003/005, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kecelakaan ini disebabkan oleh kondisi jalan yang menurun tajam dan menikung. Senin (2/12)

Kanit Gakkum Laka Lantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan, menjelaskan bahwa minibus Isuzu Elf bergerak dari arah Ciawi menuju Megamendung melalui Villa Paradise Hills. Saat melalui jalan dengan kondisi menurun tajam dan menikung ke kanan, pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan oleng ke kiri, menghantam bahu jalan, dan jatuh ke tebing.

Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan enam belas orang luka ringan. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Pengemudi kendaraan, MJ (33), seorang sopir asal Petamburan, Jakarta Pusat, mengalami luka lebam di kening sebelah kanan dan telah dirawat di klinik 24 jam.

Korban meninggal dunia adalah MA (39), seorang laki-laki asal Tambora, Jakarta Barat. Ia mengalami luka berat di kepala, patah tulang pada tangan kanan dan kiri, serta memar di dada.

Dua korban luka berat lainnya adalah AK (26) yang mengalami luka sobek di siku kiri dan lutut, serta AP (31) yang menderita patah tulang di tangan kiri dan luka sobek di pelipis kanan.

Sebagian besar korban lainnya mengalami luka ringan, seperti lebam, memar, atau lecet. Beberapa di antaranya adalah MU (30), seorang perempuan yang mengalami luka memar di kening dan bibir; NJ (13), seorang anak perempuan dengan memar di kaki kanan; dan AGS (5), seorang anak laki-laki dengan memar di perut kiri.

Korban lainnya, seperti PS (34), MHM (28), IMF (24), dan MF (22 tahun), juga mengalami luka ringan seperti memar, luka sobek, atau lecet, dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Ciawi atau klinik terdekat.

Seluruh korban telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di RSUD Ciawi. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Laka Tunggal di Rancamaya, Tabrak Bahu Jalan karena Kurang Konsentrasi

BOGOR.radarinformasi.com – Telah terjadi kecelakaan lalu lintas jenis laka tunggal di Jalan Boulevard Utama Rancamaya, tepatnya di depan Pos 02 Estate Management. Peristiwa tersebut dilaporkan oleh petugas jaga, SO Daday Hidayat, kepada Danpat 1/2 Sopyan Sahori (PJS) pada pukul 17.05 WIB, beberapa saat setelah kejadian. Rabu (13/11)

Kecelakaan ini terjadi pada pukul 16.55 WIB, saat dua orang pengendara sepeda motor Honda Beat berwarna putih dengan nomor polisi F 2818 EK melaju di lokasi tersebut. Berdasarkan laporan awal, pengendara yang sedang memegang telepon genggam kehilangan kendali atas kendaraannya, sehingga motor keluar jalur dan menabrak bahu jalan di sisi kiri. Lokasi tepatnya berada di dekat Pos 02 Estate Management.

Kedua korban merupakan warga Kampung Rancamaya, Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Pengendara bernama Dini dan penumpangnya bernama Fitri. Kedua korban mengalami luka di bagian kepala akibat kecelakaan ini.

Segera setelah kejadian, petugas jaga Pos 02, Daday Hidayat, bersama warga yang melintas membantu memindahkan korban ke tempat yang lebih aman. Selain itu, petugas juga mengatur lalu lintas untuk mencegah kerumunan yang mungkin mengganggu pengguna jalan lainnya.

Korban pertama, Dini, mengalami luka-luka di kepala dan langsung dibawa oleh keluarganya ke IGD RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, Fitri, mengalami luka sobek di bagian wajah dan dilarikan ke Klinik Bidan Yani oleh petugas patroli BUMAME.

Kecelakaan tunggal ini disimpulkan terjadi karena kelalaian pengendara, yang kurang berkonsentrasi saat berkendara. Petugas menegaskan pentingnya berhati-hati dan tidak mengoperasikan telepon genggam ketika sedang berkendara untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Seluruh dokumentasi kejadian dan penanganan sudah diserahkan kepada kedua orang tua korban. Keluarga korban juga telah mengambil kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Call Center Koyum Firmansyah.

Reporter : Rizal

Polsek Cisarua dan Unit Laka Lantas Polres Bogor Tangani Kecelakaan Tunggal Warga Negara Asing

BOGOR.radarinformasi.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi pada Selasa malam, 8 Oktober 2024, di Jalan Raya Puncak Cisarua, tepatnya di bawah Jembatan Riung Gunung, Kampung Naringgul, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Insiden ini melibatkan seorang pengendara sepeda motor asal Dammam, Arab Saudi, bernama Hammad Ali Abdullah (20). Rabu (9/10)

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ketika Hammad mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi F 3678 FCI. Menurut keterangan saksi, Hammad melaju dari arah Puncak menuju Gadog namun kehilangan kendali saat melintasi jalan yang menurun dan menikung. Akibatnya, sepeda motornya masuk ke dalam saluran air di pinggir jalan.

Hammad mengalami luka serius, termasuk sobek di kening sebelah kanan serta patah tulang di tangan kanan dan kiri. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Cisarua sebelum dirujuk ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, S.Pd., M.H., menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, sementara kerugian materi diperkirakan sekitar Rp1 juta. “Penyebab awal kecelakaan diduga karena kurangnya konsentrasi pengendara saat mengendalikan sepeda motor,” kata Kompol Eddy.

“Kami telah mengamankan barang bukti di lokasi kejadian dan akan memeriksa lebih lanjut saksi-saksi yang ada. Penanganan lebih lanjut akan dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor,” tambahnya.

Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah, namun kurangnya penerangan di lokasi diduga turut memengaruhi kecelakaan. Pihak kepolisian menghimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalan menurun dan menikung yang berpotensi berbahaya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kecelakaan Tunggal Terjadi di Desa Pasirgaok, Tidak Ada Korban Jiwa

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Desa Pasirgaok, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Sebuah mobil bermerk Mazda dengan nomor polisi F 1439 LT yang dikendarai oleh Diki, bersama dua temannya, mengalami insiden di jalan raya. Sabtu (28/9)

Menurut keterangan pihak kepolisian, kecelakaan terjadi ketika ban sebelah kiri mobil keluar jalur jalan raya. Pemilik mobil, Diki, berusaha menderek kendaraannya menggunakan truk derek. Namun, upaya tersebut justru menyebabkan mobil terguling ke bawah.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan. Pihak kepolisian dari Polsek Rancabungur segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan memastikan situasi tetap kondusif.

Kapolsek Rancabungur, IPDA Azis Hidayat, S.Sos mengonfirmasi bahwa situasi di lokasi kejadian aman dan terkendali. “Tidak ada korban dalam insiden ini. Kami sudah melakukan pengecekan dan memastikan kondisi tetap aman,” ujar Kapolsek.

Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengendara untuk lebih berhati-hati di jalan raya, terutama di malam hari, guna menghindari kecelakaan serupa.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cisarua dan Unit Laka Lantas Tangani Kecelakaan Tunggal di Puncak, Pengemudi Minibus Meninggal di Tempat

BOGOR.radarinformasi.com- Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di dekat pintu masuk Gerbang Paralayang/Gantole, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Senin pagi, 2 September 2024. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah minibus Mitsubishi Colt L300 dengan nomor polisi F 7955 WA, yang dikemudikan oleh Yudi Adriansyah (55), warga Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Bogor. Selasa (3/9)

Kapolsek Cisarua, KOMPOL Eddy Santosa, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengemudi minibus tersebut meninggal dunia di tempat kejadian setelah mengalami luka lebam dan memar di wajah serta dada. Korban sempat dibawa ke RSUD Ciawi untuk penanganan lebih lanjut, namun nyawanya tidak tertolong.

Menurut kronologi kejadian, kendaraan yang dikemudikan oleh korban bergerak dari arah Puncak menuju Gadog. Saat melintasi jalan yang sedikit menikung dan menurun, kendaraan tersebut tiba-tiba bergerak ke kiri, membentur besi pembatas jalan, dan kembali membentur lima pot bunga yang terbuat dari tong. Kendaraan akhirnya berhenti dalam posisi serong di bahu jalan.

“Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa kecelakaan ini diduga kuat disebabkan oleh kelalaian pengemudi yang tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya. Kondisi jalan dalam keadaan layak dan cuaca saat itu cerah, namun kecelakaan ini tetap tak terhindarkan,” ujar KOMPOL Eddy Santosa.

Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian. Denih Nuryadin (41), warga sekitar yang menjadi saksi pertama, menyatakan bahwa kendaraan terlihat melaju dengan kecepatan sedang sebelum akhirnya menabrak pembatas jalan. Saksi kedua, Dwi Rajab (29), juga memberikan keterangan serupa.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dari lokasi kejadian dan korban telah dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut. Penanganan kasus ini akan dilanjutkan oleh Unit Laka Polres Bogor Subnit Ciawi.

KOMPOL Eddy Santosa menghimbau seluruh pengendara untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur-jalur dengan kontur jalan yang berbahaya. “Kami mengingatkan pengendara untuk selalu memeriksa kesiapan kendaraan sebelum berkendara agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Panjang dan Unit Laka Lantas Tangani Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya Moh Toha

BOGOR.radarinformasi.com– Pada Senin, 25 Agustus 2024, sekitar pukul 02.00 WIB, terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raya Moh Toha, Kampung Sukamanah, Desa Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah truk engkel ekspedisi dengan nomor polisi K 1201 JB. Senin (26/8)

Saat kejadian, truk tersebut mengalami kesulitan menanjak pada jalan yang menikung, sehingga kendaraan berhenti karena tidak kuat melaju setelah mengurangi kecepatan akibat mobil lain yang mendahului dari sebelah kanan.

Kapolsek Parung Panjang, Kompol Dr. Suharto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa truk tersebut melaju dari arah Tangerang menuju Cigudeg. “Truk engkel ekspedisi yang dikemudikan oleh saudara Shofi’i mengalami kendala saat menanjak karena ada mobil lain yang mendahului dari sebelah kanan. Akibatnya, truk tersebut berhenti di tengah jalan dan tidak mampu melanjutkan perjalanan,” ujar Kompol Suharto.

Petugas Unit Laka Lantas Polsek Parung Panjang bersama dengan Unit Gakkum Polres Bogor segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan kecelakaan tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan pada pagar, irigasi, dan taman gerbang Perumahan The River.

“Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun, kerugian materiil terjadi pada beberapa fasilitas umum di sekitar lokasi kejadian,” tambah Kapolsek Suharto.

Pengemudi truk, Shofi’i, seorang pria berusia 38 tahun asal Kudus, Jawa Tengah, sudah memberikan keterangan kepada pihak kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, situasi lalu lintas di lokasi kejadian telah kembali kondusif, dan penanganan lebih lanjut diserahkan kepada Unit Laka Lantas (Gakkum) Polres Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cijeruk dan Unit Laka Lantas Ciawi Tangani Kecelakaan Tunggal di Jembatan Tol Cigombong

BOGOR.radarinformasi.com– Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, tepatnya di Jembatan Tol Cigombong, Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 24 Agustus malam hari. Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil Avanza putih dengan nomor polisi F 1672 SE yang dikemudikan oleh Abdullah Al Hasby (28), seorang karyawan swasta asal Sukabumi. Minggu (25/8)

Menurut kronologi kejadian, Abdullah Al Hasby tengah melakukan perjalanan dari Sukabumi menuju Bogor untuk menjemput istrinya. Saat tiba di lampu merah Cigombong, kendaraan tersebut kehilangan kendali dan menjadi tidak seimbang. Pengemudi diduga dalam kondisi tidak sehat saat mengemudikan mobil.

Setibanya di Jembatan Tol Cigombong, mobil tersebut menabrak trotoar, oleng ke kiri dan terguling. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun pengemudi dan penumpang mengalami luka ringan.

Petugas dari Polsek Cijeruk segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi kendaraan dan memberikan pertolongan pertama kepada korban. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Cigombong untuk perawatan lebih lanjut.

Kapolsek Cijeruk, AKP Didin Komarudin, SH, MH, yang memimpin penanganan di lapangan, menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. “Kami telah melakukan tindakan dengan mendatangi TKP, mengevakuasi kendaraan, serta membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pengendara agar selalu memastikan kondisi kesehatan yang prima sebelum berkendara untuk menghindari kecelakaan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Truck Pengakut Hebel Terperosok ke Dalam Parit

BOGOR.radarinformasi.com- Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Gunung Salak Endah, Desa Gunung Bunder 1, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Selasa siang 18 Juni 2024, sekira pukul 13.00 WIB, dimana insiden ini melibatkan sebuah truk HINO dengan nomor polisi B 9495 PYY, yang dikemudikan oleh S (30 th), warga Jalan KH Natsir, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Rabu (19/06/24).

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Zulkernaidi S Sos. M.M, dalam laporannya menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh longsor tanah saat truk hendak mengirim bahan bangunan hebel ke Toko Bangunan Material I’NAYAH. Akibat longsor, truk terperosok masuk ke parit di pinggir jalan.

“Menurut hasil penyelidikan sementara, faktor penyebab kecelakaan diduga akibat kelalaian sopir serta kondisi kontur tanah yang tidak stabil akibat hujan siang hari. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun truk mengalami kerugian materi sekitar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah)”, terang Kapolsek.

“Tim kepolisian setempat telah melakukan olah TKP dan mencatat keterangan saksi, termasuk H. Sunarya. Langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah menerima laporan secara resmi, memastikan data korban dan saksi tercatat dengan baik, serta melaporkan kejadian ini kepada pimpinan atas”, pungkas Kapolsek.

Sampai berita ini diturunkan situasi evakuasi telah dilakukan dan masih dalam proses lanjut akibat laka lantas di unit laka lantas Polres Bogor akibat kelalaian pihak pengemudi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule