Bupati Lucky Hakim Jenguk Korban Selamat Kecelakaan Maut Pantura Lohbener di RS Mitra Plumbon Widasari

INDRAMAYU.radarinformasi.com– Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali menunjukkan kepeduliannya kepada para korban kecelakaan maut di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener. Setelah sebelumnya bertakziah ke rumah duka para korban yang meninggal dunia di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, kali ini Bupati menjenguk korban selamat yang masih menjalani perawatan di RS Mitra Plumbon Widasari, Selasa (14/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk empati dan dukungan moral Pemerintah Kabupaten Indramayu kepada para korban dan keluarga yang tengah menghadapi musibah akibat kecelakaan yang menelan banyak korban jiwa.

Dalam kesempatan itu, Lucky Hakim menyapa sejumlah korban yang masih dirawat serta berdialog dengan para wali dan anggota keluarga. Ia memastikan pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan, baik selama proses pengobatan maupun dalam pemulihan psikologis para korban.

Bupati juga berpesan kepada para wali agar memberikan pendampingan penuh kepada anak-anak yang selamat dari kecelakaan, mengingat kondisi psikologis mereka membutuhkan perhatian khusus setelah mengalami peristiwa yang traumatis.

“Dibantu dulu saat dia masih trauma. Kalau masalah biaya dan ikut siapa, gampang ke depannya,” ujar Lucky Hakim kepada salah seorang wali korban.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap membantu apabila keluarga mengalami kesulitan dalam merawat maupun membesarkan anak-anak yang menjadi korban atau kehilangan orang tua akibat kecelakaan tersebut.

Selain memberikan semangat kepada para korban dan keluarga, Bupati Lucky Hakim juga mendoakan agar seluruh pasien yang masih menjalani perawatan segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Sementara itu, salah seorang wali korban, Masruroh, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Bupati Indramayu kepada keluarganya.

Masruroh merupakan kakak dari almarhumah Sinta (32) yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Putri Sinta, Jessica yang baru berusia satu tahun, mengalami luka berat dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut Masruroh, kehadiran Bupati Lucky Hakim memberikan semangat dan harapan bagi keluarga yang sedang berduka sekaligus mendampingi Jessica menjalani proses penyembuhan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Lucky Hakim yang telah datang menjenguk dan memberikan perhatian kepada Jessica. Dukungan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujarnya.

Kunjungan tersebut menjadi wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan dukungan kepada para korban musibah, serta memastikan mereka memperoleh pendampingan selama proses pemulihan.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

IWO Desak Kapolda Riau Ungkap Kecelakaan Maut di Laut Perairan Indragiri Hilir

INDRAGIRI HILIR.radarinformasi.com – Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi meminta Kapolda Irjen Pol Muhammad Iqbal dan jajarannya segera mengungkap misteri di balik terjadinya laka laut di perairan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) beberapa waktu lalu yang menewaskan dua orang warga, yakni Bastian (61) dan Topo (31) masih menjadi misteri, setelah pompong yang ditumpangi kedua korban korban hancur berkeping-keping. Rabu (29/1)

Menurut Muridi Susandi, kecelakaan laut tersebut diduga diakibatkan oleh speedboat hantu atau kapal penyelundup yang berkecepatan tinggi dan beroperasi pada tengah malam hingga pagi hari.

“Kita tidak menuduh siapapun, dugaan kita saat ini mengarah kepada aktivitas speedboat hantu yang melaju kencang pada dini hari, sehingga dengan kecepatan tinggi, pompong warga tidak terlihat dan terjadilah tabrakan,” ungkap Muridi Susandi dalam rilis resminya, Selasa, 28 Januari 2025.

Pasca tabrakan tersebut, Ketua IWO Riau menduga pelaku melarikan diri tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.

Selain itu, pria yang akrab disapa Sandi ini juga memberikan apresiasi kepada Kapolres Indragiri Hilir dan jajaran yang langsung merespon peristiwa tersebut, termasuk mengunjungi rumah korban kecelakaan laut untuk menyampaikan duka cita dan memberi semangat kepada keluarga korban.

“Apresiasi yang tinggi kami berikan kepada Kapolres Inhil serta jajaran yang merespon peristiwa ini, serta telah melakukan penyelidikan lebih mendalam,” ujarnya.

Muridi Susandi mendesak dan meminta Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal untuk segera mengungkap misteri penyebab laka laut di perairan Inhil.

“Kita ingin peristiwa ini juga menjadi atensi Kapolda Riau, agar membantu Polres Inhil dalam mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Kasian keluarga yang ditinggalkan oleh korban, kita yakin mereka (korban) hanya pejuang nafkah bagi keluarganya,” desaknya.

Kecelakaan laut yang mengakibatkan hancurnya pompong dan tewasnya 2 warga Inhil juga menimbulkan banyak spekulasi bahwa penyebabnya adalah speedboat hantu atau kapal bermuatan barang ilegal.

Kendati hal tersebut belum bisa dibuktikan secara pasti, Ketua PW IWO Riau berharap siapapun nanti pelakunya agar diberikan hukuman sesuai aturan yang berlaku.

Untuk diketahui, Dua orang meninggal dunia dalam Kecelakaan laut (lakalaut) terjadi di Perairan Sungai Indragiri Tembilahan, Minggu pagi (26/1/2025).

Berdasarkan penyelidikan sementara pihak berwajib dan kesaksian warga di sekitar TKP, kejadian tersebut diperkirakan di Perairan Seberang Tembilahan tepatnya di sekitar Kantor Pertamina, Tembilahan.

Jenazah kedua korban bisa dievakuasi oleh warga dibantu oleh Personel Satpolairud Polres Inhil, Polsek KSKP Tembilahan, Polsek Tembilahan.

Sekitar pukul 06.00 WIB, seorang warga datang ke Kantor Satpolairud Polres Inhil melaporkan korban tenggelam bersama Pompong (perahu kayu) yang sementara di duga tenggelam akibat Laka Laut.

Personil dibantu warga sekitar seberang Tembilahan segera mendatangi TKP untuk melakukan Evakuasi. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan visum.

Red

Kecelakaan Maut di Tol Pandaan KM 77: Bus Pelajar SMP IT Darul Quran Mulia Putri Tabrak Truk, 4 Tewas dan Puluhan Luka-Luka

MALANG.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Tol Pandaan KM 77+100, Malang, Jawa Timur, Senin (23/12/2024) sore. Bus yang mengangkut rombongan pelajar SMP IT Darul Quran Mulia Putri, Bogor, terlibat tabrakan dengan truk. Kecelakaan ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, menyatakan bahwa petugas gabungan masih melakukan proses evakuasi dan pendataan korban. “Hingga kini, tercatat empat orang meninggal dunia, sementara korban luka telah dilarikan ke beberapa rumah sakit di Malang. Kami juga mengatur pengalihan arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran,” ujar Putu.

Korban Meninggal Dunia
Berdasarkan data awal, empat korban meninggal dunia adalah:

1. Sopir bus (baju hitam)

2. Kernet bus (baju putih)

3. Tutor dari Kampung Inggris (baju coklat)

4. Seorang perempuan yang diduga ibu salah satu penumpang (baju pink).

Korban Luka-Luka yang Dirawat di Rumah Sakit

RS Lawang Medika

1. Reisa Zaskia Nur, 13 tahun.

2. Kinaura Arifannisa, 13 tahun.

3. Laila Syakira, 13 tahun.

4. Ilma Navia, 13 tahun.

5. Raisya Zaskia Nur, 13 tahun.

6. Thalita Oratu Ain, 13 tahun.

7. Silmy Agnia, 14 tahun.

8. Siti Hajar Arofatussyifa, 14 tahun.

9. Zilfi Maliha, 13 tahun.

10. Keisha Aulia, 14 tahun.

11. Nayaka Najlay Syah A, 14 tahun.

12. Nadifa, usia tidak diketahui.

13. Rahma Filza Maulina, 13 tahun.

14. Syaira Princesya Aulia, 13 tahun.

15. Tabriz Arifah Ashari, 13 tahun.

16. Yumna, usia tidak diketahui.

17. Talitha Zahra, 13 tahun.

18. Dua balita laki-laki (identitas belum diketahui).

19. Seorang anak perempuan (identitas belum diketahui).

RSUD Lawang

1. Alkoni, 31 tahun, Serang, Banten.

2. Cilla, 13 tahun, Rawa Lumbu, Kota Bekasi.

3. Nadhifa, Bukit Hijau, Tangerang.

4. Ismaini Nur, Pondok Kopi, Jakarta Timur.

5. Firda Aulia, Serang Banten.

6. Afifa Nur Aini, Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah.

7. Haura Lubna, Cluster Paradise III, Tangerang.

8. Mr. X (identitas belum diketahui).

9. Lia (identitas belum diketahui).

10. Syifa (identitas belum diketahui).

11. Frona (identitas belum diketahui).

12. Hilma (identitas belum diketahui).

13. Nefertiti (identitas belum diketahui).

14. Suma (identitas belum diketahui).

15. Farras (identitas belum diketahui).

RS Prima Husada Sukorejo

1. Khairunnisa Afifa, 13 tahun, anak dari Lina Puji Lestari, berdomisili di Permata Depok Regency.

2. Fiorenza Aruna Nafeeza, 14 tahun, anak dari Silvia, berdomisili di Komplek Pondok Pucung 2 Tangerang Selatan.

3. Hafsa Faliha, 13 tahun, anak dari Kurniasih, berdomisili di Puri Harapan, Bekasi.

4. Nabilla Ayyasy Azzahra, 13 tahun, anak dari Puji Rustanti, berdomisili di Perum Mustika Gandaria Blok B No 1, Bekasi.

5. Zalfa Imania Uzhma, 13 tahun, anak dari Fifin Hilda Silviyani, berdomisili di Batu Ceper, Tangerang.

6. Fathiyya Zahra Maulida, 13 tahun, anak dari Lailan Syafrina, berdomisili di Taman Royal 3 Cluster Edelweis 4 No 9, Cipondoh, Tangerang.

RSSA Kota Malang

1. Hanifa Arrauzha, 14 tahun, pelajar kelas 8 (luka di kaki dan tangan).

2. Hisan Afiffah, 27 tahun, guru Fiqih (luka di wajah, kaki, dan tangan).

3. Rafa, anak Ustaz Al-Qoni (ketua pelaksana acara study tour).

4. Mr. X, pelajar perempuan (identitas belum diketahui).

Korban Sopir Truk
Sopir truk bernama Sigit Winarno (64), asal Bojonegoro, juga mengalami luka berat berupa fraktur humerus kiri dan kini dirawat di RS Prima Husada. Selain Sigit, 2 orang murid bernama Qanita Naya Syach Putri (12 tahun) dan Darinnajah (13 tahun) juga dirawat di Rumah Sakit yang sama.

Penyelidikan dan Evakuasi Berlanjut
Pihak kepolisian dan tim gabungan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, para korban yang selamat mendapat penanganan intensif di rumah sakit. Kecelakaan ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar SMP IT Darul Quran Mulia Putri dan masyarakat luas.

Reporter : Rizal