Polsek Dramaga Investigasi Penemuan Pria Meninggal di Kebun Singkong

BOGOR.radarinformasi.com — Polsek Dramaga, Kabupaten Bogor, tengah melakukan investigasi terkait penemuan sesosok pria yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Kebun Singkong, Kampung Nagrog RT 02/01, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, pada Minggu (27/4/2025).

Kapolsek Dramaga, AKP Hartanto, SH, menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 11.50 WIB. Seorang saksi bernama Arif menemukan korban dalam posisi telungkup mengenakan celana jeans biru dan kaus berwarna hitam. Setelah melihat kejadian itu, saksi segera melaporkan kepada ketua RT setempat dan staf Desa Petir, yang kemudian meneruskan informasi kepada Polsek Dramaga.

Petugas Reskrim bersama unit patroli Polsek Dramaga segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah dengan bantuan warga sekitar. Jenazah semula direncanakan dibawa ke RSUD Ciawi untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian.

Namun, setelah dilakukan identifikasi, pihak keluarga korban mendatangi Polsek Dramaga. Keluarga menyatakan keberatan terhadap rencana autopsi dan membuat surat pernyataan resmi. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Jenazah telah kami serahkan kepada pihak keluarga sesuai dengan prosedur setelah adanya surat pernyataan keberatan autopsi,” ujar AKP Hartanto.

Dengan telah dikenalnya identitas korban dan diserahkannya jenazah kepada keluarga, proses penyelidikan sementara dihentikan, dan pihak kepolisian memastikan akan tetap melakukan pemantauan jika ditemukan fakta baru.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Dramaga Selidiki Kasus Pencurian di SDN Petir 4

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Dramaga tengah menyelidiki kasus pencurian yang terjadi di SDN Petir 4, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Kejadian tersebut dilaporkan pada Selasa, 11 Februari 2025, sekitar pukul 09.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Dramaga AKP Hartanto Rahim, S.H., langsung memerintahkan tim Piket Reskrim dan Piket Binmas untuk melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP). Selasa (11/2)

Kapolsek Dramaga mengonfirmasi bahwa benar telah terjadi pencurian di sekolah tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP, barang-barang yang berhasil dicuri oleh pelaku antara lain 10 unit Chromebook merek Libera, sepatu merek Watch Out, serta celengan amal milik siswa. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh Kepala Sekolah SDN Petir 4, berinisial B (56), yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan berdomisili di Kampung Pasar Rebo, Ciampea, Kabupaten Bogor.

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga masuk ke ruang guru melalui pintu depan dengan cara merusak gembok teralis. Akibat pencurian ini, pihak sekolah mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp72.000.000 (tujuh puluh dua juta rupiah). Hingga saat ini, Polsek Dramaga masih terus melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan memeriksa kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Polisi berkomitmen untuk terus memburu pelaku dan mengungkap kasus ini. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi tetap aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Dramaga Tindaklanjuti Dugaan Pemerasan Penjual Pizza yang Viral di Media Sosial

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Dramaga menindaklanjuti video viral di media sosial TikTok terkait dugaan pemerasan terhadap seorang penjual pizza. Pada Rabu, 1 Januari 2024, pukul 17.00 WIB, petugas Polsek Dramaga melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi. Jumat (3/1)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dramaga, AKP Hartanto Rahim, S.H., didampingi oleh Aiptu Yan Ruhyana dan Briptu Alghifar Hizbi S.

Hasil Penyelidikan di TKP

Polsek Dramaga memastikan bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Dramaga, tepatnya di Babakan Raya RT 003/RW 001, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Setelah itu, polisi memanggil kedua pihak yang terlibat dalam video viral tersebut dan melaporkan temuan tersebut kepada pimpinan.

Identitas Pelaku dan Korban

Pelaku dalam kasus ini teridentifikasi sebagai AGS alias Sobur (48), seorang pria yang bekerja sebagai sopir dan berdomisili di Babakan Raya, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Sementara itu, korban diketahui bernama RM (15), seorang pelajar kelahiran Bogor, yang tinggal di Cimanggu, Gang Amil, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Langkah dan Kesepakatan

Dalam pertemuan yang difasilitasi oleh pihak Polsek Dramaga, pelaku AGS alias Sobur meminta maaf kepada pemilik D’Pizza dan pegawai yang berjaga saat kejadian, yakni RM. Pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Permintaan maaf tersebut diterima oleh pemilik dan pegawai D’Pizza, yang memutuskan untuk tidak melanjutkan masalah ini ke ranah hukum.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang dibuat secara musyawarah mufakat, tanpa adanya unsur paksaan. Proses mediasi berjalan dengan aman dan kondusif, dengan pengawasan langsung dari pihak Polsek Dramaga.

“Melalui musyawarah ini, kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Kami berharap tidak ada kejadian serupa di masa depan,” ujar Kapolsek Dramaga, AKP Hartanto Rahim, S.H.

Kegiatan berlangsung kondusif dan selesai dengan damai.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Dramaga Amankan 3 Orang Diduga Gangster

BOGOR.radarinformasi.com– Pada Jumat, 16 Agustus 2024 sekitar pukul 01.00 WIB, piket Polsek Dramaga menerima informasi dari warga masyarakat bahwa telah diamankan tiga orang yang diduga gangster dengan membawa senjata tajam di SPBU Jalan Raya Dramaga. Piket yang dipimpin oleh Kapolsek Dramaga AKP Hartanto Rahim, S.H. segera menuju lokasi untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Jumat (16/8/24)

Kapolsek Dramaga, AKP Hartanto Rahim, S.H. menjelaskan bahwa benar pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang telah mengamankan tiga orang diduga gangster, yaitu MISH (21), ATA (17) dan KRM (19), yang semuanya berasal dari Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yaitu 1 unit kendaraan roda dua Honda Scoopy dengan nomor polisi F 5871 FEE berwarna abu-abu, 2 buah cerulit dan 1 buah golok.

“Ketiga orang tersebut saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Kami akan mendalami dan mengembangkan kasus ini untuk memastikan apakah mereka terlibat dalam jaringan gangster yang lebih besar atau terkait dengan tindakan kriminal lainnya di wilayah ini. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan masyarakat dari ancaman kriminalitas jalanan,” jelas Kapolsek Dramaga AKP Hartanto Rahim.

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Dramaga dan Instansi Terkait Olah TKP Penemuan Jasad di Home Stay OYO

BOGOR.radarinformasi.com – Selasa, 6 Agustus 2024 sekitar pukul 13.30 WIB, warga melaporkan penemuan jasad laki-laki di dalam kamar Home Stay OYO, Dramaga. Diduga kuat, korban meninggal akibat bunuh diri.

Kapolsek Dramaga, AKP Hartanto, SH, menjelaskan bahwa setelah menerima informasi dari Aiptu Endang, SM, anggota Binmas Desa Dramaga, pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi. Informasi awal diterima melalui telepon dari Isa Fathahilah, seorang pegawai Home Stay OYO yang beralamat di Perum Dramaga Hijau Blok F No. 04, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Isa melaporkan penemuan jasad seorang pria dewasa yang diketahui bernama Sulthan Nabinghah Royyan.

Aipda Didin S, bersama dengan Kapolsek Dramaga dan anggota piket Reskrim, segera menuju lokasi untuk memverifikasi informasi tersebut. Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mereka menemukan jasad korban yang diduga telah meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali yang diikat di leher korban di dalam kamar mandi.

Pihak kepolisian dari Polsek Dramaga dan Tim INAFIS Polres Bogor segera melakukan olah TKP. Berdasarkan hasil sementara, korban diduga bunuh diri dengan menggantungkan diri di kamar mandi. Identitas korban adalah Sulthan Nabinghah Royyan, berusia 18 tahun, warga Dusun Ngeleh, Desa Senganten, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro.

Polisi juga telah memintai keterangan dari beberapa saksi yaitu, Isa Fathahilah (33), warga Kampung Kebon Kopi Batu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Robiatul Aidawiyah (24), warga Kampung Cibanteng, RT 02/RW 03, Kecamatan Cibanteng, Kabupaten Bogor, serta Rudi (28), warga Kampung Kebon Kopi Batu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Pada pukul 14.00 WIB, jasad korban dibawa ke RSUD Ciawi sambil menunggu kedatangan pihak keluarga. Pukul 15.00 WIB, Kapolsek Dramaga berkoordinasi dengan pihak Universitas IPB, mengingat korban diketahui sedang menjalani masa ospek sebagai mahasiswa baru di universitas tersebut. Hingga saat ini, motif korban mengakhiri hidupnya belum diketahui.

Pada pukul 18.25 WIB, Kapolsek Dramaga masih menunggu kehadiran keluarga korban untuk proses lebih lanjut. Saat berita ini diturunkan, jasad korban sudah berada dalam penanganan RSUD dan akan dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai takdir dan memutuskan untuk tidak melanjutkan proses hukum lebih lanjut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule