Ribuan Warga Padati Karangsong, Tradisi Nadran Jadi Simbol Syukur dan Gotong Royong Nelayan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ribuan warga tumpah ruah memadati wilayah pesisir Karangsong, Kabupaten Indramayu, untuk mengikuti tradisi laut Nadran yang kembali digelar oleh masyarakat dan nelayan di wilayah kerja KPL Mina Sumitra. Rabu (16/04)

Tradisi yang digelar dua tahun sekali ini menjadi bentuk rasa syukur atas limpahan hasil laut sekaligus simbol kebersamaan masyarakat pesisir. Kegiatan berlangsung meriah dengan kehadiran Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang turut mengikuti prosesi utama berupa larung kepala kerbau ke tengah laut.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia, memadati sepanjang jalan menuju muara Karangsong yang menjadi titik kumpul prosesi pelepasan. Arak-arakan meron yang membawa kepala kerbau diiringi seni tradisional, tabuhan musik, serta tarian khas daerah menambah semarak suasana.

Prosesi larung menjadi puncak acara, di mana kepala kerbau yang telah dihias diarak dan kemudian dilarungkan ke laut sebagai bentuk penghormatan kepada alam dan ungkapan rasa syukur atas hasil laut yang melimpah. Nuansa spiritual dan budaya sangat kental terasa dalam setiap rangkaian kegiatan.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Karangsong dan sekitarnya dalam menjaga serta melestarikan tradisi warisan leluhur tersebut. Ia menilai Nadran tidak hanya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai momentum memperkuat solidaritas serta identitas budaya masyarakat pesisir.

“Tradisi Nadran ini adalah warisan budaya yang luar biasa. Semoga melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dan kecintaan terhadap laut bisa terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda. Hal ini sejalan dengan visi Indramayu Reang,” ujar Syaefudin dalam sambutannya.

Ia pun berharap para nelayan di Karangsong dan wilayah pesisir Indramayu semakin sejahtera dan selalu diberikan keselamatan dalam menjalankan aktivitas melaut.

Tradisi Nadran Karangsong merupakan bagian dari kekayaan budaya lokal yang masih lestari hingga kini. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menunjukkan betapa pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan alam.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Indramayu Jadi Lokasi Prioritas, Kemensos Dorong Penyelesaian Kampung Nelayan Sejahtera 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu dalam rangka percepatan program Kampung Nelayan Sejahtera, Selasa (15/4/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu dan disambut langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, beserta Kepala SKPD terkait dan Camat Kandanghaur. 

Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI, Mira Riyati Kurniasih, dalam sambutannya menyatakan, program ini merupakan bagian dari upaya percepatan penurunan kemiskinan dan pembangunan 3 juta rumah di Indonesia. Dia menegaskan, Indramayu dipilih langsung oleh Menteri Sosial sebagai lokasi prioritas. 

“Program ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memberi pelatihan keterampilan dan dukungan ekonomi. Kami bekerjasama dengan IPB dan BAZNAS untuk pelatihan dan kurasi produk. Kolaborasi antara Kemensos, Pemda, dan BAZNAS menjadi kunci sukses program ini,” katanya. 

Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 95 persen. Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian program selesai maksimal pada 1 Juni 2025. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp9,3 miliar. 

Dirjen Mira juga menegaskan pentingnya akuntabilitas dan transparansi anggaran. Kemensos, bersama Inspektorat, terus melakukan pendampingan agar setiap rupiah dapat dipertanggungjawabkan. 

“Kami mohon dukungan semua pihak untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan kawasan ini,” ujarnya. 

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan banjir rob yang selama ini menjadi tantangan besar bagi Kabupaten Indramayu. 

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Ibu Dirjen dan jajaran. Permasalahan ini telah berlangsung bertahun-tahun dan bahkan menjadi isu nasional karena berada di jalur mudik. Kami siap mengikuti arahan pemerintah pusat dan menyambut baik segala bentuk bantuan dengan semangat gotong royong,” ujarnya. 

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dan kesadaran bersama dalam menangani kebersihan, serta komitmen Pemda untuk mendukung program dan rencana pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan produk dan potensi ekonomi lokal. 

Sementara itu, Camat Kandanghaur, Hatta Direja menyampaikan, masyarakat sangat mengapresiasi bantuan relokasi yang diberikan Kementerian Sosial untuk masyarakat Desa Eretan Kulon. 

“Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan ini dan menyukseskan program Kampung Nelayan Sejahtera yang ditargetkan selesai maksimal pada April 2025,” ujarnya. 

Dukungan juga datang dari BAZNAS RI yang terlibat dalam pembangunan 93 unit rumah dan sebuah masjid dua lantai. Telah memilih warga yang memiliki minat dan potensi untuk dilatih dan mengelola Z-Corner, yang juga akan menampilkan produk-produk UMKM unggulan Indramayu. 

“Harapan kami, program ini tidak hanya menyediakan rumah fisik, tetapi juga membangun kemandirian sosial, ekonomi, dan spiritual warga,” ungkap perwakilan BAZNAS RI. 

Kunjungan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun kehidupan masyarakat pesisir yang lebih baik, mandiri, dan sejahtera melalui program Kampung Nelayan Sejahtera.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Permasalahan Air Kotor di Indramayu, Bupati Lucky Hakim dan PDAM Sampaikan Komitmen Perbaikan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Krisis air bersih kembali menjadi sorotan warga Indramayu, khususnya di wilayah Junti dan sekitarnya. Air kotor sempat mengalir ke rumah-rumah warga, menimbulkan keresahan dan kerugian, baik secara fisik maupun psikologis. Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Bupati Lucky Hakim serta Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu menyampaikan permohonan maaf dan memaparkan langkah perbaikan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Pendopo, Jalan Mayjen Sutoyo No. 1/E, Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu, pada Senin (14/4/2025).

Permasalahan air kotor disebabkan oleh kegiatan flushing atau pembersihan pipa yang tidak berjalan maksimal, diperburuk oleh kondisi pipa tua yang menjadi warisan lama. Tekanan air yang meningkat drastis akibat pasokan tambahan dari Kuningan menyebabkan lebih dari 10 titik pipa pecah di jalur Junti. Akibatnya, air kotor sempat mengalir ke rumah warga, dan mereka harus menunggu hingga lima ember pertama terbuang sebelum air kembali jernih.

Direktur Teknik Perumdam Tirta Darma Ayu, Jojo Sutarjo, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi tekanan air tinggi melalui perhitungan teknis dan simulasi, namun kerusakan tetap terjadi. “Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan, kejadian ini bukan unsur kesengajaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Perumdam memberikan kompensasi berupa diskon 3 kubik air bagi pelanggan terdampak dan mendistribusikan air bersih melalui lima unit armada tangki, meskipun keterbatasan armada menjadi kendala dalam menjangkau seluruh wilayah. Selain itu, debit pengolahan air ditingkatkan dari 43 liter per detik menjadi 115 liter per detik, dan jumlah pompa ditambah dari dua menjadi empat unit.

Sementara itu, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi persoalan ini. Ia mengakui bahwa kualitas air di Indramayu jauh di bawah standar wilayah lain seperti Kuningan atau Garut karena lokasi yang berada di hilir dekat pantai. “Saya sendiri terkejut. Saya mandi dan berkumur dengan air sekotor itu,” ucapnya.

Bupati juga mengumumkan bahwa PDAM tengah menjalani proses reformasi, regenerasi, dan transformasi. Salah satu langkah yang telah diambil adalah mengganti Direktur Utama PDAM. Selain itu, pemerintah merencanakan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru untuk meningkatkan pelayanan.

Sebagai bentuk komitmen dan akuntabilitas, pemerintah akan memberlakukan pakta integritas bagi Direktur PDAM yang baru. “Jika dalam satu tahun tidak ada peningkatan pelayanan, maka harus mundur secara sukarela berdasarkan komitmen tertulis, bukan hanya janji lisan,” tegas Lucky.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi kepada masyarakat, terutama sebelum mengambil langkah besar yang mungkin dianggap sebagai kemunduran sementara. “Kadang kita harus mundur satu langkah untuk bisa melompat lebih jauh,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengajak masyarakat dan media untuk aktif mengawasi serta melaporkan segala bentuk ketidakberesan dalam pelayanan PDAM. “Kita semua harus bekerja bersama demi pelayanan publik yang lebih baik,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemerintah Desa Mekarwaru Pacu Pembangunan, TPT Sepanjang 162 Meter Digarap di Dusun Cikandung

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya percepatan pembangunan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Terbaru, pembangunan infrastruktur kembali digiatkan melalui proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 162 meter yang terletak di RW 04, Gang Carta, Dusun Cikandung pada Senin (14/04/25).

Proyek ini memanfaatkan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 tahap pertama dengan nilai anggaran mencapai Rp 37.914.000. Menariknya, pelaksanaan pembangunan TPT dilakukan melalui skema pemberdayaan masyarakat, memberikan kesempatan kerja sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan desa.

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Madu, menuturkan bahwa pelaksanaan proyek diawasi ketat baik oleh pemerintah desa maupun kecamatan untuk memastikan kualitas pekerjaan. “Setiap tahapan konstruksi dikawal secara teliti agar hasilnya kokoh dan sesuai dengan perencanaan,” ujarnya.

Kepala Desa Mekarwaru, Edi Sukandi, SE, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Menurutnya, keberadaan TPT akan memperlancar akses sekaligus membuka ruang baru untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Selain memperkuat struktur tanah, pembangunan ini juga menjadi pondasi bagi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.

Antusiasme warga Dusun Cikandung turut mewarnai proses pembangunan ini. Mereka berharap proyek rampung tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi desa. Dengan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, pembangunan TPT ini diharapkan menjadi langkah maju dalam mewujudkan kemajuan Desa Mekarwaru.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati dan DPRD Kabupaten Indramayu Tandatangani Persetujuan Bersama Perubahan Propemperda 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif  dalam penyusunan regulasi di Kabupaten Indramayu terus dilakukan. Hal tersebut terlihat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu yang membahas Penyampaian Hasil Kajian Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terhadap Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025.

Berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Indramayu, Senin (14/4/2025), rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Sirojudin serta turut dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim.

Pada hasil kajian Badan Pembentukan Peraturan Daerah  (Bapemperda) DPRD Kabupaten Indramayu terhadap perubahan Program Pembentukan Peraturan  Daerah (Propemperda) Kabupaten Indramayu Tahun 2025 yang disampaikan Ketua Bapemperda Kabupaten Indramayu, Dalam, diketahui sesuai Keputusan DPRD Kabupaten Indramayu Nomor 170/27/KEP/DPRD/2024 Tentang Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) KABUPATEN INDRAMAYU tahun 2024, tanggal 30 Oktober 2025 ditetapkan sebanyak 18 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Indramayu yang terdiri atas 13 Raperda Kabupaten Indramayu usulan dari Bupati Indramayu dan 5 Raperda Kabupaten Indramayu usulan dari DPRD Kabupaten Indramayu.

Kemudian, Dalam melanjutkan, Bapemperda sesuai tugas dan kewenangannya bersama dengan Tim Asistensi Eksekutif Pemerintah Kabupaten Indramayu yang dikoordinir oleh Bagian Hukum Setda Kabupaten Indramayu  melakukan proses pembahasan kembali dan sinkronisasi daftar rancangan peraturan daerah usulan eksekutif dan usulan DPRD.

Dari hasil pembahasan dan sinkronisasi tersebut, ditetapkan Perubahan PROPEMPERDA Kabupaten Indramayu Tahun 2025,  yang semula 18 Raperda sebagaimana hasil rapat BAPEMPERDA,  berubah menjadi 20 Raperda Kabupaten Indramayu dalam PROPEMPERDA Kabupten Indramayu TAHUN 2024.

“Semoga laporan badan pembentukan peraturan daerah DPRD Kabupaten Indramayu ini bermanfaat dan berguna bagi kita semua,” ungkap Ketua Bapemperda. 

Rapat paripurna ditutup dengan penandatanganan persetujuan bersama antara DPRD dan Bupati Indramayu terkait Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2025.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kecelakaan Tragis di Anjatan: Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan dengan Pickup

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kecelakaan tragis kembali terjadi di wilayah Kabupaten Indramayu. Seorang pengendara sepeda motor tewas seketika setelah menabrak bagian depan mobil pickup yang mendadak berhenti di tengah jalan. Peristiwa ini berlangsung pada Sabtu malam (12/4/2025) sekitar pukul 20.30 WIB, tepat di depan sebuah minimarket di Desa Kopyah, Kecamatan Anjatan. Senin (14/4)

Korban diketahui bernama Kasudin (43), warga Blok Kanem, Desa Cipedang, Kecamatan Bongas. Saat insiden berlangsung, korban sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dengan kecepatan tinggi dari arah Patrol menuju Haurgeulis.

Berdasarkan keterangan warga dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, mobil pickup yang datang dari arah berlawanan tiba-tiba berhenti karena adanya kegiatan tahlilan warga di sekitar lokasi. Jarak yang terlalu dekat ditambah laju motor yang cukup tinggi membuat korban tidak sempat menghindar dan langsung menghantam bagian depan kendaraan tersebut.

Benturan keras membuat tubuh korban terpental dan masuk ke kolong kendaraan. Tragisnya, korban terlindas dan mengalami luka serius yang mengakibatkan kematian di tempat kejadian.

Warga yang menyaksikan kejadian itu langsung memberikan pertolongan awal dan menghubungi pihak kepolisian. Tak lama, petugas dari Polsek Anjatan bersama tim medis datang untuk melakukan evakuasi korban dan mengamankan lokasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Sentot, namun pihak medis memastikan korban sudah meninggal dunia sebelum sempat mendapat perawatan.

Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Anjatan, AKP H. Rasita, SH, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Unit kami telah melakukan olah TKP dan mengamankan sopir serta kendaraan pickup guna pemeriksaan lanjutan. Kami juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi pasti peristiwa ini,” ujar AKP Rasita kepada awak media.

Ia menambahkan, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan akibat kerumunan warga, namun situasi kini telah kembali kondusif usai dilakukan pengamanan serta pengaturan oleh petugas.

Kejadian ini menjadi peringatan keras akan pentingnya kewaspadaan di jalan, baik bagi pengemudi roda dua maupun roda empat. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan berkendara, tidak melaju dalam kecepatan tinggi, dan menghindari berhenti mendadak di jalan raya tanpa memberi isyarat yang memadai terlebih saat malam hari di area dengan pencahayaan minim.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

PKB Soroti Kepergian Bupati ke Jepang Saat Lebaran, Evaluasi Diserahkan ke Kemendagri

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepergian Bupati Indramayu Lucky Hakim ke Jepang saat momen Hari Raya Idul Fitri mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak, termasuk Aliansi Masyarakat Peduli Dermayu (AMPD) dan Fraksi PKB di DPRD Indramayu. Sabtu (12/4)

Dalam audiensi yang digelar Kamis (10/4/2025) di Gedung DPRD, AMPD menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan sang bupati. Mereka menilai perjalanan tersebut tidak hanya tidak patut dilakukan di tengah perayaan hari besar keagamaan, tetapi juga diduga tanpa izin resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ini menunjukkan sikap yang tidak bertanggung jawab dari seorang kepala daerah yang seharusnya menjadi panutan,” ungkap perwakilan AMPD di hadapan anggota dewan.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Indramayu dari Fraksi PKB, Kiki Arindi, menyatakan pihaknya sejak awal sudah mempertanyakan legalitas dan etika dari keberangkatan tersebut.

“Pejabat publik tentu terikat aturan. Kami menyayangkan jika benar Bupati bepergian ke luar negeri tanpa persetujuan dari Mendagri,” ujarnya.

Meski demikian, Kiki menegaskan bahwa Fraksi PKB tidak dalam posisi menjatuhkan sanksi. Ia menyebut, penilaian atas dugaan pelanggaran tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Kemendagri.

“Soal sanksi, itu ranah Kemendagri. Mereka yang berwenang menilai apakah ada pelanggaran serius atau tidak,” tegasnya.

Ia berharap peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi Bupati Lucky Hakim dalam menjalankan tugas-tugas ke depan.

“Semoga ini jadi pelajaran, agar ke depan lebih berhati-hati dan bijak dalam bersikap sebagai pemimpin daerah,” tutup Kiki.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Mapag Sri, Tradisi Syukur Panen yang Tetap Hidup di Tengah Arus Zaman

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ratusan warga Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, tumpah ruah di halaman kantor desa pada Kamis (10/4/2025), dalam perayaan adat Mapag Sri. Tradisi ini menjadi simbol syukur masyarakat tani atas panen yang melimpah sekaligus bentuk nyata pelestarian budaya warisan leluhur. Sabtu (12/4)

Ritual Mapag Sri bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari identitas kolektif masyarakat Mekarwaru yang menjunjung tinggi kebersamaan serta rasa hormat kepada alam. Doa-doa sakral dipanjatkan dalam prosesi adat yang dipimpin para sesepuh, diiringi sajian seni tradisional seperti pertunjukan wayang kulit, tari daerah, dan gamelan.

Kepala Desa Mekarwaru, Edi Sukandi, SE, menegaskan pentingnya merawat tradisi sebagai wujud rasa syukur sekaligus perlawanan terhadap lunturnya nilai-nilai lokal. “Melalui Mapag Sri, kami berusaha menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman,” ujarnya disambut antusiasme warga.

Tidak hanya warga biasa, perayaan ini juga melibatkan tokoh adat, tokoh agama, aparat desa, serta generasi muda. Keterlibatan anak-anak sekolah, pemuda karang taruna, dan ibu-ibu PKK memberi warna tersendiri pada acara yang berlangsung hangat dan khidmat.

Mapag Sri menjadi panggung kebudayaan yang inklusif, tempat di mana ekspresi seni dan spiritualitas berpadu. Di sisi lain, kehadiran para petani sebagai pelaku utama produksi pangan mendapat apresiasi tinggi atas dedikasi mereka menjaga ketahanan pangan desa.

Di tengah gempuran arus globalisasi, Desa Mekarwaru membuktikan bahwa modernitas tak harus menenggelamkan akar budaya. Tradisi Mapag Sri justru tampil sebagai simbol ketahanan identitas dan sumber inspirasi lintas generasi. Budaya bukan sekadar kenangan masa lalu, melainkan kekayaan hidup yang terus menyala di hati masyarakat.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pantau Progres Pemulihan Korban Puting Beliung

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, kembali menyambangi Desa Bugis di Kecamatan Anjatan pada Rabu (9/4/2025) untuk meninjau secara langsung progres pemulihan pascabencana angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut pada Minggu (16/3/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memastikan bantuan dan proses rehabilitasi berjalan efektif dan sesuai dengan rencana. Jumat (11/4)

Bencana tersebut diketahui menyebabkan kerusakan parah pada ratusan rumah warga, sehingga membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi. Dalam agenda kunjungannya, Bupati Lucky tidak hanya meninjau sejumlah rumah yang terdampak, tetapi juga menyerahkan bantuan secara langsung kepada para korban, sembari menyampaikan bahwa penanganan pascabencana dilakukan secara kolaboratif bersama BPBD, Dinas Sosial, dan instansi terkait lainnya.

“Kami bergerak cepat dan terintegrasi bersama seluruh stakeholder untuk mempercepat pemulihan dan membantu warga kembali bangkit,” tutur Lucky Hakim.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemkab Indramayu telah menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk penanganan bencana dan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan mengingat tingginya potensi bencana di wilayah tersebut, mulai dari banjir rob, luapan sungai, hingga angin puting beliung.

Dalam momen tersebut, Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan warga, memberikan dukungan moral, serta menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendampingi para korban hingga masa pemulihan selesai secara menyeluruh.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Sinergi Penyerapan Gabah di Indramayu: Target Hingga 500 Ton Per Hari

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka mendukung panen raya di wilayah Indramayu, berbagai pihak bersinergi untuk menyerap hasil panen gabah petani. Kegiatan ini berlangsung, bertempat di Hotel Terisula, Jl. D.I. Panjaitan No. 77, Indramayu, pada Kamis, April 2025.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati, Danding, serta perwakilan dari Diset. Peserta lainnya terdiri dari mitra petani asal Indramayu, perwakilan dari dinas terkait, hingga pihak Kepolisian Resor (Polres) Indramayu.

Narasumber dalam acara tersebut, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa Indramayu saat ini berada dalam masa panen dan menjadi salah satu wilayah penghasil gabah terbesar. Oleh karena itu, pihaknya ingin menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan para mitra yang berada di lapangan.

“Dengan kerja sama yang telah terjalin, kami mampu menyerap sekitar 500 ton gabah kering panen (GKP) per hari. Bahkan, jika kondisi cuaca mendukung, penyerapan bisa mencapai 1000 hingga 1500 ton per hari,” ujar Sri Wahyuni saat diwawancarai awak media.

Sri juga menjelaskan bahwa harga pembelian gabah telah ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram dan akan tetap dibeli dengan harga tersebut meskipun harga pasar turun di bawahnya. “Kami tetap membeli di harga Rp6.500, sesuai standar yang telah disepakati,” tegasnya.

Saat ini, pihaknya telah menjalin kemitraan dengan 138 mitra di wilayah Indramayu dan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta pemerintah desa yang sedang memasuki masa panen. Harapannya, seluruh stakeholder dapat bekerja sama untuk menyukseskan musim panen tahun ini.

“Kami ingin memastikan seluruh hasil panen terserap dengan baik, sehingga petani mendapatkan harga yang layak dan tidak mengalami kerugian,” tambah Sri.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga gabah dan mendukung kesejahteraan petani, terutama di tengah tantangan cuaca dan fluktuasi harga pasar.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal