Kafilah MTOH Indramayu Siap Harumkan Nama Daerah di Ajang Tingkat Jabar 2025 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakil Bupati Indramayu secara resmi melepas Kafilah Musabagah Tilawatil Ouran dan Hadits (MTOH) Kabupaten Indramayu yang akan berlaga pada MTOH XXXIX Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 di Kabupaten Bandung, Sabtu (14/6/2025). Selasa (17/6)

Acara pelepasan bertempat di Ruang Ki Sidum Setda Kabupaten Indramayu, Ketua Harian MTOH Indramayu, Aan Fathul Anwar, melaporkan maksud dan tujuan keikutsertaan dalam MTOH ini merupakan bentuk apresiasi terhadap generasi penghafal Ouran (tahfidz) di Jawa Barat yang telah mampu mendorong event bernuansa keagamaan dan selaras dengan semangat keberkahan Al-Ouran. 

“Kafilah yang berangkat berjumlah 50 orang, terdiri dari 37 peserta, 7 pembimbing, dan 6 panitia dari Bagian Kesejahteraan Rakyat,” ujarnya. 

MTOH XXXIX Tingkat Provinsi Jawa Barat akan digelar di Kabupaten Bandung mulai 15 hingga 21 Juni 2025. Seluruh pembiayaan kegiatan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2025. 

Aan menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. MTOH tidak hanya hadir sebagai penggembira, tetapi siap tampil sebagai sosok tangguh yang membawa nama Indramayu di ajang Jabar nanti. MTOH bangga terhadap Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, dan siap mendukung visi Indramayu REANG. 

Acara pelepasan kafilah dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, didampingi oleh Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jajang Sudrajat, serta Kepala Bagian Kesra, Atang Riko Hasbudi. 

Dalam sambutannya, Wabup Indramayu menyampaikan salam hangat dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, Wabup merasa sangat bangga dan bahagia bertemu dengan para kafilah yang akan membawa nama baik daerah. 

“Titip kepada pembina dan para peserta, semoga dengan semangat dan doa kita semua, prestasi besar dapat diraih. Apa pun hasilnya nanti, jangan membanggakan diri, tetapi jadikan sebagai sarana untuk lebih mawas diri dan terus berkontribusi memajukan Indramayu,” tambahnya. 

Wabup menegaskan, keikutsertaan ini merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh ketawadhuan dan integritas. Wabup mengajak seluruh kafilah dan pembina untuk senantiasa mengumandangkan semangat syiar Islam melalui MTOH, sejalan dengan visi religius serta program “Indramayu Mengaji” dan “Indramayu Beribadah”. 

Menutup sambutannya, Wabup menyampaikan pesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan selama berada di Bandung dan menunjukkan Indramayu dapat memberikan kontribusi terbaik di ajang provinsi. 

“Selamat dan sukses. Para pemenang yang kembali dari lomba akan mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Indramayu,” tutupnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Wujudkan Pertanian Berkelanjutan, Wabup Indramayu Respons Curhatan Petani Kroya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Aliansi Petani Kroya menyampaikan aspirasi kepada Wakil Bupati Indramayu sebagai bentuk dukungan terhadap Program Nasional Ketahanan Pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Kroya pada Kamis (12/6/2025).

Dihadiri oleh sekitar 30 perwakilan petani didampingi Camat Kroya, Heka Sugoro. Fokus utama dalam audiensi tersebut adalah pembahasan upaya menciptakan lahan pertanian berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Sekretaris Aliansi Petani Kroya, Dika, mengungkapkan selama ini petani kerap menghadapi berbagai kendala di lapangan, termasuk persoalan pengairan, serangan hama, dan komunikasi dengan dinas terkait.

“Dengan 4.000 hektare lahan, petani sangat khawatir soal pengairan. Kami mohon perhatian Wakil Bupati guna menyampaikan kepada Kementerian Pertanian perihal permintaan bantuan alsintan dan fasilitas pengairan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menegaskan Pemerintah Kabupaten Indramayu tidak tinggal diam dalam menghadapi persoalan pertanian. Dia mengatakan, pemerintah kabupaten terus berupaya menyelaraskan programnya dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Wabup juga menegaskan, hal-hal yang bersifat mendesak dan menyangkut keselamatan serta kebutuhan pokok petani akan diupayakan secara optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto, menjelaskan Pemkab Indramayu mendukung penuh program ketahanan pangan melalui visi pembangunan Indramayu REANG, yang salah satu misinya adalah menciptakan petani yang sejahtera.

“Lima tahun ke depan, hal ini sedang dibahas dalam RPJMD. Kita memiliki sekitar 125 ribu hektare lahan baku sawah yang tersebar di 31 kecamatan. Untuk pengairan, sudah ditentukan beberapa titik prioritas, salah satunya Kroya, juga Terisi dan Gantar. Namun perlu diingat, beberapa hal memerlukan survei biologis oleh BBWS,” ujar Sugeng.

Sugeng menjelaskan, upaya perbaikan irigasi melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Hanya saja, terkadang pelaksanaan di lapangan terhambat regulasi yang membatasi kewenangan pemerintah daerah.

“Kalau soal pompa, itu ke DKPP. Tetapi kalau irigasi besar, itu ke PUPR dan BBWS. Kita terus bersinergi, selama tidak melanggar peraturan. Kami beri perhatian khusus untuk Kroya dan akan mendorong koordinasi agar solusi bisa ditemukan secara konkret,” jelasnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun sinergi antara petani dan pemerintah daerah. Dengan komunikasi yang lebih terbuka, berbagai persoalan yang selama ini menghambat kemajuan sektor pertanian di Kroya dapat segera ditangani dengan lebih efektif dan menyeluruh.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Tilang Elektronik Hadir di Indramayu, Patuhi Atau Siap Kena Tilang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Polres Indramayu kembali menegaskan, sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile kini telah resmi diterapkan di wilayah Kabupaten Indramayu. Kamis (12/6)

Inovasi ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum di bidang lalu lintas secara lebih modern dan efektif dengan memanfaatkan teknologi digital berbasis kamera bergerak. 

ETLE atau yang lebih dikenal dengan E-Tilang adalah sistem penegakan hukum lalu lintas secara elektronik terhadap pelanggar aturan lalu lintas di jalan. Sistem ini menggantikan metode tilang manual dan memungkinkan pengawasan yang lebih akurat serta tersistem. 

Pelanggaran lalu lintas yang terekam akan diproses secara digital dan data pelanggar akan terverifikasi secara otomatis melalui sistem yang terhubung dengan basis data resmi milik pemerintah. 

Merujuk pada Pasal 106 ayat (4) huruf a dan b, setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas atau marka jalan dapat dikenakan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500.000. Hal ini ditegaskan kembali sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas. 

Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indramayu, Mardono, mengungkapkan terdapat tiga titik awal yang menjadi lokasi pemasangan ETLE Mobile di Kawasan Imkot (Indramayu Kota) yaitu Jembatan arah Alun-Alun Indramayu, Depan Polres Indramayu dan depan Islamic Center 
Indramayu. 

“Pemkab Indramayu mendukung penuh penerapan ETLE Mobile ini. Tujuan kami adalah menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat melalui pendekatan teknologi, ujarnya. 

Sementara KBO Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu, Ipda Masnan, menyatakan ETLE Mobile bekerja dengan sistem kamera canggih yang dipasang pada titik-titik strategis. Kamera inn mampu menangkap berbagai jenis pelanggaran, seperti pengendara yang tidak menggunakan helm, kendaraan tanpa pelat nomor, dan pelanggaran lainnya. 

Menariknya, teknologi ini dilengkapi dengan fitur face recognition dan infra red yang mampu mendeteksi identitas pengendara secara otomatis, bahkan pada malam hari. Sistem ini telah terintegrasi dengan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), sehingga identitas pelanggar dapat diketahui secara akurat dan cepat. 

Menurut Masnan, seluruh kegiatan pemantauan dan penindakan melalui ETLE Mobile dikontrol dari Traffic Management Center (TMC) “Tatag Trawang Tungga” milik Polres Indramayu. Dari pusat kontrol ini, petugas dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan langsung memverifikasi data pelanggar sebelum proses tilang dikirimkan ke alamat yang bersangkutan. 

“Dengan kamera beresolusi tinggi dan sistem pemantauan 24 jam, kami dapat menangkap pelanggaran baik oleh pengendara maupun penumpang kapan pun, tanpa batasan waktu, tegasnya. 

Penerapan ETLE Mobile ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat. Polres Indramayu juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemdes Dermayu Gencar Lakukan Sosialisasi Jam Malam Bagi Para Pelajar

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa ( Pemdes ) Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, gencar lakukan sosialisasi jam malam bagi para pelajar, yang berada di wilayah kerjanya, Rabu (11/6/2025) malam.

Hal tersebut sesuai dengan Instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Lewat Surat Edaran Nomer 51/PA.03/DISDIK, tentang penerapan jam malam bagi peserta didik.

Surat edaran tersebut dikeluarkan pada tanggal 23 Mei 2025, dengan tujuan untuk Mewujudkan Generasi Panca Waluya Jawa Barat Istimewa.

Dalam surat itu tertulis penerapan pembatasan kegiatan peserta didik di luar rumah pada malam hari, yakni mulai pukul 21.00 WIB sampai 04.00 WIB.

Aturan jam malam tersebut berlaku untuk pelajar dari tingkat dasar hingga menengah serta satuan pendidikan khusus.

Namun, penerapan jam malam itu mendapat pengecualian bagi peserta didik yang mengikuti kegatan yang diselenggarakan oleh sekolah atau lembaga pendidikan resmi.

Selain itu, peserta didik yang mengikuti kegiataan keagamaan dan sosial di lingkungan tempat tinggal atas sepengetahuan orang tua/wali.

Tak hanya itu, pengecualian juga berlaku bagi peserta didik yang sedang berada di luar rumah bersama orang tua/wali, dalam kondisi keadaan darurat atau bencana lain serta kondisi lainnya sepengetahuan orang tua/wali.

Sementara itu, Kepala Desa (Kuwu) Dermayu, Wasjudin, gencar melakukan sosialisasi pemberlakuan jam malam bagi pelajar yang berada di wilayahnya. Pihaknya terus melakukan monitoring dan melakukan Patroli malam.

“Kami  melakukan sosialisasi jam malam bersama unsur perangkat desa, dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta Pol PP. Kita berkeliling desa dan memberikan penyuluhan atau sosialisasi kepada warga yang berkumpul terkait pemberlakuan jam malam bagi pelajar,”terang Wasjudin.

Wasjudin mengaku selama melakukan patroli malam, tidak menemukan para pelajar yang masih berada diluar rumah. Kita akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tercipta rasa aman dan nyaman, khusunya bagi para pelajar.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Tak Mau Diam, Lucky Hakim – Syaefudin Segera Normalisasi Pendangkalan di Sungai Maja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pasangan Lucky Hakim dan Syaefudin tidak mau diam. Saluran sungai Maja yang berada di Desa Pranggong Kecamatan Arahan dan Desa Cantigi Kulon Kecamatan Cantigi yang dipenuhi eceng gondok segera dilakukan normalisasi. 

Seperti diketahui, saluran sungai tersebut mengalami pendangkalan dan dipenuhi gulma eceng gondok sehingga arus air menjadi terganggu. 

Melihat kondisi demikian, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Syaefudin tidak tinggal diam. Pihaknya langsung memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten untuk melakukan normalisasi. 

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin berharap, dengan rencana normalisasi ini bisa mengembalikan fungsi sungai yang bersih dan bebas dari eceng gondok. 

“Banyak laporan dari masyarakat terkait kondisi sungai ini. Pa Bupati Lucky Hakim sangat perhatian dan tidak ingin sungai terus-terusan begini,” tegas Syaefudin, Rabu (11/6/2025). 

Pada kesempatan itu Wabup langsung menelpon Kadis PUPR Kabupaten Indramayu Asep Abdul Mukti untuk segera melakukan normalisasi di sungai tersebut. Pihak DPUPR segera mengirimkan alat berat ke sungai Maja setelah proses normalisasi rawa /kolam retensi di Kelurahan Lemahmekar selesai dilaksanakan. 

“Kami siap kirimkan alat berat untuk melakukan normalisasi setelah selesai pekerjaan normalisasi di Kelurahan Lemahmekar,” tegas Kadis PUPR Asep Abdul Mukti diujung telepon. 

Sementara Kuwu Pranggong Syaripudin mengatakan, sungai yang dipenuhi eceng gondok dan mengalami pendangkalan tersebut sepanjang 5 kilometer. Dengan kunjungan Wakil Bupati Indramayu tersebut diharapkan segera dilakukan normalisasi. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

‎Nantikan! Indramayu Siapkan Pelaksanaan Car Free Day untuk Udara Bersih dan Gaya Hidup Sehat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Perhubungan tengah mempersiapkan pelaksanaan program Car Free Day (CFD) yang akan digelar secara rutin di pusat Kota Indramayu. Selasa (10/6)
‎
‎Diketahui, CFD ini bertujuan untuk membatasi penggunaan kendaraan bermotor di area tertentu guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan ramah bagi masyarakat.
‎
‎Car Free Day atau Car Free Night (CFN) merupakan program nasional yang mengacu pada Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 199 Tahun 2004 tentang Hari Bebas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor. 
‎
‎Program ini diharapkan dapat mengurangi polusi udara, mendorong gaya hidup sehat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan transportasi ramah lingkungan.
‎
‎Dalam rencana pelaksanaannya, CFD akan digelar pada hari Jum’at dan Sabtu malam, serta hari Minggu pagi. Beberapa ruas jalan di sekitar Alun-Alun Indramayu akan ditutup sementara untuk kendaraan bermotor, yaitu Jalan Letnan Jenderal S. Parman dan Jalan R.A. Kartini. 

Ruas jalan tersebut akan dututup yang sepenuhnya bebas dari kendaraan bermotor selama waktu CFD. Rambu-rambu larangan masuk telah disiapkan di titik-titik strategis untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di luar zona CFD. Penutupan ini berlaku bagi seluruh jenis kendaraan bermotor, kecuali kendaraan darurat atau yang telah mendapatkan izin khusus.
‎
‎Plt. Kepala Dinas Perhubungan Indramayu, Mardono menyatakan, pelaksanaan CFD bertujuan tidak hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga untuk memberikan ruang publik yang aman, nyaman, dan sehat bagi masyarakat.
‎
‎”Selain berolahraga dan bersosialisasi, warga juga dapat menikmati berbagai kegiatan UMKM dan hiburan lokal yang turut meramaikan kawasan CFD. Ini merupakan langkah nyata Pemkab Indramayu dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan menciptakan ruang kota yang lebih manusiawi dan inklusif,” ungkapnya.
‎
‎Sebagai antisipasi terhadap pembatasan kendaraan bermotor di area CFD, Pemkab telah menyiapkan beberapa kantung parkir strategis di sekitar kawasan Alun-Alun, yakni Masjid Agung Indramayu, Jalan Mayor Sastraatmaja, Barrak Cafe, Kodim Lama, Jalan Kopral Dali, Jalan Telepon, Jalan Veteran dan Jalan Yos Sudarso. 
‎
‎Berdasarkan hasil survei, tercatat kapasitas parkir yang tersedia masih mencukupi, dengan jumlah aktual Motor sebanyak 346 unit dan Mobil sebanyak 29 unit. 
‎
‎Hal ini menunjukkan kesiapan infrastruktur pendukung guna mendukung pelaksanaan CFD dengan nyaman bagi warga. Dengan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat, CFD dapat menjadi momentum penting menuju Indramayu yang lebih hijau dan berkelanjutan. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Wabup Indramayu Tinjau Stabilitas Harga Bahan Pokok di Pasar dan Supermarket Patrol Jelang Idul Adha

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, melakukan kegiatan monitoring stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Patrol, Kamis (5/6/2025).
‎
‎Dalam kunjungan tersebut, Wabup Syaefudin didampingi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Suwenda, Plt. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon, serta Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu.
‎
‎Monitoring dilakukan dengan mengunjungi sejumlah pedagang, di antaranya pedagang daging ayam potong, daging sapi, sayur segar, dan buah-buahan. 
‎
‎Wabup Syaefudin secara langsung berdialog dengan para pedagang untuk menggali informasi terkait stabilitas harga pangan, ketersediaan barang, serta kualitas produk yang dijual.
‎
‎“Kami ingin memastikan bahan pangan yang beredar di masyarakat dalam kondisi baik, stoknya mencukupi, dan harga masih dalam batas wajar,” ujarnya.
‎
‎Selain pasar tradisional, rombongan juga melanjutkan monitoring ke pusat perbelanjaan modern, Yogya Patrol. Didampingi oleh manajer toko, Wabup Syaefudin meninjau langsung stok bahan pangan seperti daging ayam, ikan, telur, sayuran, dan buah segar. Wabup memastikan, distribusi pangan tetap lancar dan kualitas produk tetap terjaga menjelang hari raya.

“Hari ini luar biasa, kita mengunjungi pasar dan Yogya Toserba. Alhamdulillah, menjelang Hari Raya Idul Adha ini kita bersama teman-teman dari SKPD dan stakeholder kompak untuk mengecek ketersediaan bahan pokok, stabilitas harga, dan memastikan semuanya aman untuk masyarakat Indramayu,” tutur Wabup Indramayu. 
‎
‎Wabup juga menyampaikan, kenaikan harga yang terjadi menjelang hari besar masih dalam taraf wajar dan tidak mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat.
‎
‎“Mudah-mudahan komunikasi dengan pedagang terus terjalin dengan baik, dan insyaallah tidak ada kendala berarti. Yang penting, Pasar Patrol ini aman pedagangnya, nyaman pembelinya,” imbuhnya.
‎
‎Kegiatan monitoring ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Membanggakan! Pelajar Berprestasi dan Atlet Indramayu Raih Medali, Bupati Lucky Hakim Berikan Penghargaan 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh pelajar serta atlet dari Kabupaten Indramayu dalam berbagai ajang kompetisi, Selasa malam (3/6/2025).  Apresiasi ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi dan prestasi generasi muda Indramayu di berbagai bidang. Rabu (4/6)

Berdasarkan data resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, puluhan siswa dari tingkat SD dan SMP telah menorehkan prestasi membanggakan. 

Dalam ajang Jenius Science Olimpiade (JSO) para pelajar dari SMPN 2 Sindang, sejumlah berhasil meraih di antaranya Aidan Banu Adjie (Matematika – Perunggu), Raffa Atmosfara (Matematika – Perak), Gendis Septiane Malika (Matematika – Perak), dan Fadllurrohman (IPA – Perunggu), Faeyza Adha Fathan (IPS – Perak), Lakeisya Arsyfa Valeriezia (Bahasa Inggris – Perunggu). 

Selain itu, Habibi yang memperoleh medali Emas di bidang IPA, dan Perunggu di bidang Matematika. Nayra Ashila membawa pulang medali Perak di bidang Matematika dan IPA serta Perunggu di Bahasa Inggris. Kaisah Zaakirah juga turut menyumbangkan tiga medali Perunggu dari lomba Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. 

Sedangkan dari SMPN Unggulan Sindang, Farzan Ahza Alditian berhasil memperoleh medali Perak di bidang IPA dan Perunggu di Bahasa Inggris. Sementara Muhammad Hamka Sahbani mendapatkan medali Perak di bidang IPA. Medali Perunggu juga diraih oleh Rakha Zuhdi Nufail, Rajendra As-Syaguie Fadli, Fazhira Aurel Al Fassya Hidayat, dalam bidang Matematika. 

Kemudian Salsabila Cheryl dari SMP Kebangkitan Pelajar Indramayu yang juga merupakan santri Pondok Pesantren Nahdlatul Mubtadiin Al-Islamy, Pekandangan Jaya, turut membanggakan Indramayu dengan meraih Medali Perunggu di bidang Matematika kategori Level 4 tingkat Provinsi Jawa Barat. 

Di bidang seni, Andien Khalisah Alvera dari SDN 2 Rambatan Kulon berhasil meraih Juara Umum Tertinggi dalam Lomba Tari Kreasi Nusantara serta Juara 1 Kategori Tunggal B dalam kompetisi yang sama. 

Tak hanya di bidang pendidikan dan seni, kebanggaan juga datang dari dunia olahraga. Dua atlet asal Indramayu berhasil mencetak prestasi gemilang dalam kejuaraan renang tingkat provinsi. 

Sementara itu, dua atlet dari Haurgeulis Swimming Club, yaitu dr. Lizikri, S.POG menyumbangkan dua medali Perak masing-masing dari nomor 1009 meter gaya bebas dan 50 meter gaya bebas. 

Kemudian, prestasi luar biasa diraih oleh dr. Mayla Azkiya yang berhasil menyabet enam medali emas dalam cabor renang. Medali tersebut diraih dari nomor 100 meter gaya bebas, 50 meter gaya dada, 50 meter gaya kupu-kupu, 200 meter individual medley, 50 meter gaya punggung, dan 50 meter gaya bebas. 

Bupati Lucky Hakim menyatakan, deretan prestasi tersebut mencerminkan semangat, kerja keras, dan dedikasi tinggi dari warga Indramayu di berbagai bidang. 

“Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus memberikan dukungan penuh untuk pengembangan potensi sumber daya manusia, khususnya di kalangan generasi muda dan para atlet daerah,” pungkasnya. 

Bupati Lucky berharap, capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi daerah, tetapi juga menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh masyarakat Indramayu untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat regional maupun nasional.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Karnaval Budaya Perdana, Desa Panyingkiran Kidul Hidupkan Kembali Tradisi Mapag Sri

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Nuansa kearifan lokal kembali terasa di Desa Panyingkiran Kidul, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. pemerintah desa setempat menggelar kirab budaya bertajuk “Mapag Sri” pada Selasa, (3/6/2025). Tradisi turun-temurun sebagai bentuk syukur atas hasil panen padi yang melimpah. Rabu (4/6)

Mapag Sri merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat agraris di Jawa Barat, khususnya Indramayu, yang hingga kini masih terpelihara kuat. Tradisi ini melambangkan penghormatan kepada Dewi Sri, sosok mitologis yang dipercaya sebagai dewi kesuburan dan simbol kemakmuran bagi para petani.

“Ritual ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan panen tak lepas dari keharmonisan antara manusia, alam, dan kekuatan spiritual yang menyertainya,” ungkap Kepala Desa Panyingkiran Kidul, Sugiyanto, saat membuka rangkaian acara.

Sugiyanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah turut serta menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap tradisi ini menjadi awal yang baik dalam mempererat kebersamaan warga dan melestarikan warisan leluhur.

Tak hanya ritual adat, perayaan kali ini dikemas lebih meriah dengan karnaval budaya perdana yang mengelilingi desa. Acara dilanjutkan dengan pentas wayang kulit serta pembagian doorprize, dengan hadiah utama berupa sepeda listrik, kipas angin, dan puluhan hadiah menarik lainnya.

Mapag Sri bukan sekadar seremoni, tapi juga menjadi ruang edukasi budaya bagi generasi muda agar mereka tak melupakan akar, nilai, dan tradisi yang membentuk jati diri desa.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Aleg Demokrat Jabar Hj. Ratnawati Sosialisasikan Perda Kesehatan di Terisi 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Demokrat, dr. Hj. Ratnawati, M.K.K.K., menyambangi Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Dalam kunjungannya, ia menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kesehatan, Selasa (3/6/2025).

Kegiatan yang berlangsung di aula balai desa ini turut dihadiri unsur Forkopimcam Terisi serta warga setempat. Kuwu Rajasinga, Julhaidir, S.Sos, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya aspek kesehatan.

“Kehadiran Ibu Hj. Ratnawati sangat kami apresiasi. Semoga perda ini bisa menjadi pedoman masyarakat dalam menjaga kesehatan,” ujarnya.

Dalam paparannya, Ratnawati menekankan pentingnya penyebarluasan Perda No. 14 Tahun 2019 kepada seluruh masyarakat Jawa Barat. Menurutnya, regulasi tersebut bertujuan memberikan jaminan layanan kesehatan yang merata dan berbasis pada hak asasi manusia.

“Perda ini menjadi pijakan bagi pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota dalam merancang, mengatur, membina, dan mengawasi sistem pelayanan kesehatan yang adil dan terjangkau,” jelasnya.

Lebih lanjut, politisi Demokrat itu juga mengajak warga menerapkan pola hidup sehat sebagai bentuk pencegahan penyakit.
“Kesehatan dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Mari kita biasakan hidup bersih dan sehat,” ajaknya.

Sementara itu, Fungsionaris Partai Demokrat Kecamatan Terisi, Ozi, mengaku sangat mengapresiasi kunjungan Hj. Ratnawati. Ia menilai kegiatan tersebut sangat dinantikan oleh masyarakat.
“Ini bentuk perhatian nyata wakil rakyat kepada konstituennya. Semoga masyarakat makin paham akan pentingnya kesehatan,” ucap Ozi.

Dalam sesi audiensi, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya kebutuhan akan gerobak motor pengangkut sampah dan mobil ambulans desa yang hingga kini belum tersedia.

Menanggapi hal itu, Hj. Ratnawati menyatakan akan menampung seluruh masukan warga.

“Aspirasi ini akan kami catat dan bawa ke tingkat pembahasan lebih lanjut,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal