Jumat Curhat Polres Indramayu Serap Aspirasi Pengemudi Ambulans

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama Paguyuban Pengemudi Ambulans Kabupaten Indramayu. Kegiatan berlangsung di Birubhi Resto and Cafe, Karanganyar, Kabupaten Indramayu, Jumat malam (4/9/2026).

Mengusung tema “Mendengar Dengan Hati, Melayani Dengan Solusi”, kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si.. Pertemuan menjadi ruang dialog antara kepolisian dan para pengemudi ambulans untuk menyampaikan aspirasi, kendala, serta kebutuhan di lapangan.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, Jumat Curhat merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ambulans yang selama ini berperan dalam pelayanan kemanusiaan.

“Tema Jum’at Curhat kali ini adalah ‘Mendengar Dengan Hati, Melayani Dengan Solusi’. Kami ingin setiap aspirasi, saran maupun kendala yang dihadapi pengemudi ambulans dapat disampaikan secara terbuka dan dicarikan solusi bersama,” ujar Tarno.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menilai pengemudi ambulans merupakan salah satu mitra strategis kepolisian, terutama dalam penanganan kecelakaan lalu lintas maupun kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara pengemudi ambulans dengan petugas kepolisian perlu terus diperkuat. Hal itu penting agar penanganan di lapangan berlangsung cepat, tepat, serta meminimalkan potensi kesalahpahaman.

Polres Indramayu juga menegaskan komitmennya memberikan pelayanan melalui semangat “Layani Masyarakat dengan Respon Cepat.”

Pengemudi Ambulans Sampaikan Sejumlah Aspirasi

Dalam sesi dialog, para pengemudi ambulans menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi. Salah satunya berkaitan dengan keterbatasan pengemudi yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan khusus.

Paguyuban menyampaikan bahwa baru sekitar 20 persen pengemudi yang telah mengikuti pelatihan dan memahami penggunaan kode sirene serta prinsip 3 Aman, yakni aman diri, aman pasien, dan aman lingkungan.

Para pengemudi juga mengusulkan adanya pendidikan, pelatihan dan sertifikasi, tanda pengenal resmi bagi pengemudi ambulans, serta peningkatan pemahaman mengenai prosedur penanganan kecelakaan dan pengamanan barang berharga milik korban.

Selain itu, mereka mengusulkan pemasangan stiker Call Center Polri 110 pada kendaraan ambulans serta meminta dukungan kepolisian dalam proses legalitas organisasi paguyuban.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Indramayu menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jawa Barat, khususnya bidang keamanan dan keselamatan, mengenai kemungkinan pelaksanaan pendidikan, pelatihan, serta sertifikasi bagi pengemudi ambulans.

Polres juga akan melakukan pendataan dan kajian terkait identitas para pengemudi. Sebagai langkah awal, kepolisian akan mengupayakan penyediaan rompi kamtibmas bagi pengemudi ambulans.

Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas

Kapolres mengingatkan bahwa ambulans memang memiliki hak utama dalam penggunaan jalan sesuai ketentuan, namun aspek keselamatan tetap harus menjadi perhatian utama.

“Pengemudi ambulans harus tetap mengutamakan keselamatan diri, pasien, dan pengguna jalan lainnya. Dalam kondisi darurat, koordinasi dengan kepolisian juga sangat penting,” ujar AKP Tarno.

Dalam penanganan korban kecelakaan, pengemudi ambulans dapat memberikan pertolongan sesuai kemampuan apabila korban masih dalam kondisi kritis. Namun, apabila korban dinyatakan meninggal dunia, posisi korban dan kondisi tempat kejadian diupayakan tidak berubah sampai petugas kepolisian tiba untuk melakukan penanganan.

Sementara itu, pembukaan jalan maupun pengawalan ambulans pada prinsipnya merupakan kewenangan kepolisian. Apabila terdapat masyarakat yang membantu secara spontan, tindakan tersebut tetap harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat turut mengingatkan para pengemudi ambulans agar selalu mengedepankan keselamatan berkendara dan segera berkoordinasi dengan kepolisian ketika menemukan kecelakaan lalu lintas.

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepahaman, termasuk komitmen Polres Indramayu untuk menjembatani kebutuhan pelatihan dan sertifikasi, pendataan identitas pengemudi, serta memperkuat koordinasi dengan Paguyuban Pengemudi Ambulans Kabupaten Indramayu.

Pengemudi Ambulans Diajak Bantu Jaga Kamtibmas

Menutup kegiatan, Kapolres Indramayu mengajak para pengemudi ambulans turut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya. Para pengemudi diminta segera melaporkan apabila menemukan tindak kejahatan, seperti aksi begal, tawuran, maupun aktivitas geng motor.

Kapolres juga mengimbau agar masyarakat, termasuk pengemudi ambulans, tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya penjualan atau peredaran obat keras tertentu (OKT) secara ilegal.

Menurutnya, pemberantasan peredaran OKT ilegal menjadi salah satu perhatian jajaran Polda Jawa Barat karena berpotensi merusak generasi muda dan memicu gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Ini menjadi perhatian Bapak Kapolda Jawa Barat. Peredaran obat keras tertentu secara ilegal harus kita cegah dan berantas bersama karena dapat merusak generasi muda serta berpotensi memicu berbagai gangguan kamtibmas,” pungkasnya.

Kegiatan Jum’at Curhat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Para peserta menyambut positif forum tersebut sebagai sarana memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan komunitas pengemudi ambulans yang bergerak di bidang pelayanan kemanusiaan.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polres Bogor Hadirkan Solusi Nyata, Warga Sampaikan Aspirasi Langsung Lewat Jumat Curhat

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai sarana menampung aspirasi, keluhan, dan saran masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (8/8/2025) pukul 09.00 WIB di Ruang Mediasi Polres Bogor ini dipimpin oleh Kaurmintu Sat Lantas Polres Bogor, IPDA Nanang Sirojudin, S.H., dan dihadiri oleh perwakilan satuan fungsi serta Bhabinkamtibmas.

Dalam forum tersebut, warga Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, menyampaikan sejumlah permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat, di antaranya maraknya akses judi online (judol), pinjaman online (pinjol), praktik pinjaman koperasi “Bank emok”, serta tindakan paksa oleh debt collector yang merampas kendaraan dan menimbulkan keresahan. Warga juga mengeluhkan aktivitas geng motor pada malam hari yang meresahkan, serta kondisi titik rawan kecelakaan yang diperparah oleh lampu penerangan jalan yang mati.

Menanggapi hal tersebut, pihak Polres Bogor melalui perwakilan yang hadir memberikan penjelasan dan komitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan yang diberikan. Sosialisasi mengenai bahaya judi online, pinjaman ilegal, dan langkah yang harus diambil jika menghadapi debt collector akan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas setempat. Kepolisian juga akan berkoordinasi dengan karang taruna dan perangkat desa guna mencegah keterlibatan anak-anak dalam tawuran dan aktivitas geng motor, serta meningkatkan upaya pengamanan di wilayah yang dinilai rawan.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas AKP Nimrod, S.H., menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan sarana komunikasi dua arah yang efektif antara kepolisian dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pihaknya dapat menerima masukan langsung dari warga sekaligus menyusun langkah cepat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum Polres Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Raih Penghargaan Presisi Award dari Lemkapi

BOGOR.radarinformasi.com– Polres Bogor meraih penghargaan Presisi Award dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), penghargaan tersebut di berikan terkait berbagai prestasi atas inovasi yang dilakukan Polres Bogor.

Penghargaa tersebut di berikan secara langsung oleh Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Saputra Hasibuan kepada Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro S.H.,S.I.K di Gedung utama Mapolres Bogor. Pada Rabu 11 Oktober 2023.

Edi Saputra Hasibuan mengatakan bahwa sebelum memberikan penghargaan Presisi Award kepada Polres Bogor ini selama dua bulan Lemkapi melakukan pengamatan, riset dan pemantauan terhadap kinerja Polres Bogor.

“Kami melihat di Polres Bogor ini banyak pelayanan-pelayanan, inovasi yang di munculkan, termasuk juga banyak berita yang sempat viral seperti ada bayi tertukar, yang mana perkara tersebut ditangani secara humanis dan baik oleh Polres Bogor ini”, terangnya.

“Selain itu juga kami melihat bagaimana kehadiran Polri di berbagai tempat di kegiatan jum’at curhat, yang merupakan program bapak Kapolri dalam mewujudkan Polri yang presisi, yang tentunya program jum’at curhat ini pun sangat didambakan oleh masyarakat. Melaui Polisi RW juga masyarakat dimudahkan dalam menyampaikan pengaduan yang dengan cepat langsung direspon”.

“Melalui penghargaan presisi award ini kami memberikan motivasi kepada Polres Bogor agar terus berkinerja baik, terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan kami juga menyampaikan terima kasih atas capaian-capain dan pelayanan yang selama ini di lakukan polres Bogor”, jelas Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Saputra Hasibuan.

Sementara itu Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan bahwa, “Kami sangat berterimakasih atas penghargaan yang diberikan kepada kami, dan tentunya kami tidak akan pernah henti dan berpuas diri dengan apa yang telah kami capai, kami akan tetap melayani masyrakat dengan hati yang tulus, dengan hati yang ikhlas untuk menjaga keselamatan jiwa raga keselamatan masyarakat kabupaten Bogor”, jelasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule