Ratusan Warga Saksikan Kirab Tunggul dan Pataka, Indramayu Songsong Lima Abad

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Suasana peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu berlangsung meriah. Ratusan warga memadati sepanjang jalur utama kota untuk menyaksikan Kirab Tunggul dan Pataka yang digelar pada Rabu (7/10/2026).

Kirab tahun ini dimeriahkan iring-iringan ratusan becak yang membawa Bupati Indramayu Lucky Hakim, Wakil Bupati Syaefudin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Rombongan memulai perjalanan dari Pendopo Indramayu sekitar pukul 08.00 WIB dengan tujuan Gedung DPRD Kabupaten Indramayu. Kehadiran rombongan di gedung dewan tersebut untuk mengikuti Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu.

Dari pendopo, iring-iringan melintasi Jalan R.A. Kartini menuju Bundaran Adipura, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Jalan Jenderal Sudirman hingga tiba di Gedung DPRD.

Sepanjang rute kirab, masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan jalannya prosesi. Anak-anak sekolah turut berdiri di tepi jalan untuk melihat langsung iring-iringan yang menjadi bagian dari tradisi peringatan hari jadi daerah tersebut.

Kirab Tunggul dan Pataka tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga membawa pesan kebersamaan dalam menyambut lima abad perjalanan Kabupaten Indramayu. Tahun ini, peringatan mengusung tema “499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya.”

Bupati Lucky Hakim menyampaikan bahwa usia 499 tahun merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah Indramayu yang patut dihargai dan dijaga bersama. Menurutnya, momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk mempererat persatuan serta membangun semangat kolektif dalam memajukan daerah.

“Hari Jadi ke-499 Indramayu menjadi momentum untuk menghargai perjalanan panjang Indramayu sekaligus memperkuat semangat bersama menyongsong 5 abad. Sejarah menjadi pijakan, sedangkan persatuan dan kerja bersama menjadi kekuatan untuk membawa Indramayu semakin maju dan berjaya,” ujar Lucky Hakim.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Syaefudin menilai kirab tersebut mencerminkan pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah menuju usia lima abad.

“Menuju 5 abad, Indramayu membutuhkan kebersamaan seluruh unsur masyarakat,” ungkap Syaefudin.

Selain prosesi kirab, nuansa budaya lokal juga ditampilkan melalui penggunaan batik khas Indramayu oleh jajaran pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Indramayu menghadirkan motif khusus yang dikenakan sesuai dengan unsur dan jabatan masing-masing.

Motif Iwak Etong digunakan oleh jajaran Forkopimda, sedangkan pejabat struktural dan para kuwu mengenakan batik bermotif Sekarniyem.

Penggunaan batik tersebut menjadi salah satu bentuk pengenalan identitas budaya daerah dalam agenda resmi pemerintahan. Selain memperkuat kekhasan peringatan hari jadi, langkah ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya Indramayu.

Melalui semangat Indramayu REANG, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada terwujudnya masyarakat religius, perekonomian yang maju, kehidupan yang adil, serta lingkungan yang nyaman demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Jelang Hari Jadi ke-499, PERTINA Indramayu Bawa Pulang 9 Emas dari Sukabumi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet tinju Kabupaten Indramayu. Menjelang Hari Jadi ke-499, tim Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Indramayu berhasil membawa pulang 9 medali emas dan 2 medali perak dari Kejuaraan Tinju Amateur Boxing Exhibition Vol. 2 Tingkat Jawa Barat 2026.

Kejuaraan tersebut berlangsung di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, pada 25–28 September 2026. Dari 11 atlet yang dikirim, seluruhnya berhasil meraih medali.

Kontingen PERTINA Indramayu terdiri atas 10 atlet putra dan satu atlet putri. Mereka didampingi tim ofisial yang terdiri dari Babby Akhel Selvia Indra sebagai manajer, serta Rosidin, Nurul J. Indrayanti dan Bayu Prahara Indra sebagai pelatih. Masroto dipercaya sebagai asisten pelatih.

Sembilan medali emas masing-masing dipersembahkan Delia Destiyanti, Maria Stevani, Shihab Fatin Abdullah, Hanin Wiranu, Farhan Dhika Pratama, Nanang Sudirman, Muhamad Isbara Tirta Wijaya, Ekik Julianardo dan Figur Notonegoro.

Sementara dua medali perak diraih Agil Febri Oka dan Muhammad Alva Ramadhan.

Ketua sekaligus Pelatih PERTINA Indramayu, Rosidin, mengatakan hasil tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Indramayu dan berbagai pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga tinju.

“Prestasi ini menjadi kado manis bagi Kabupaten Indramayu dalam momentum HUT ke-499. Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati, Kadispara, dan Ketua Umum KONI atas dukungan yang diberikan sehingga para atlet dapat tampil maksimal dan meraih prestasi di Sukabumi,” ujar Rosidin kepada Diskominfo Indramayu, Senin (28/9/2026).

Menurut Rosidin, capaian di Sukabumi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar di tingkat Jawa Barat.

Hal senada disampaikan Manajer Tim Tinju PERTINA Indramayu, Babby Akhel Selvia Indra. Ia menyebut perolehan 9 emas dan 2 perak menjadi modal penting untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

“Hasil 9 emas dan 2 perak menunjukkan potensi atlet tinju Indramayu sangat baik. Selanjutnya, kami akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar para atlet semakin siap menghadapi kompetisi yang lebih besar,” katanya.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi persiapan PERTINA Indramayu menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 10–19 November 2026 di Kota Bekasi.

Bagi para atlet, torehan medali di atas ring menjadi hasil dari proses latihan, kedisiplinan dan keberanian dalam menghadapi lawan di tingkat Jawa Barat.

Capaian tersebut juga membawa nama Kabupaten Indramayu di ajang olahraga sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengenal dan menekuni olahraga tinju.

Dengan hasil dari Kota Sukabumi, PERTINA Indramayu kini melanjutkan persiapan menuju PORPROV XV Jawa Barat 2026. Pembinaan berkelanjutan, dukungan berbagai pihak dan kerja keras para atlet menjadi bagian dari proses mempersiapkan prestasi olahraga Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Potensi Daerah dan Produk Unggulan Meriahkan Pameran KUNCI BERSAMA di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana semarak menyelimuti area Sport Center Indramayu pada Rabu malam (8/10/2025), saat 17 stan pameran dari kabupaten dan kota anggota KUNCI BERSAMA resmi dibuka. Pameran ini menjadi bagian dari Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (Porsenitas) XII Tahun 2025, yang digelar mulai 8 hingga 12 Oktober.

Kegiatan tersebut menampilkan beragam potensi dan produk unggulan dari 10 daerah anggota KUNCI BERSAMA. Selain pameran antardaerah, terdapat pula 20 stan Pameran Pembangunan dari berbagai SKPD Kabupaten Indramayu yang memperkenalkan inovasi, layanan publik, hingga hasil pembangunan daerah.

Sebagai rangkaian Hari Jadi ke-498 Kabupaten Indramayu, panitia juga menghadirkan 150 stan Pasar Rakyat yang dikelola pelaku UMKM lokal. Ajang ini bukan hanya sarana promosi potensi daerah, tetapi juga momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparra) Indramayu, Ahmad Syadali, selaku Ketua Pelaksana Porsenitas XII mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat kerja sama antardaerah sekaligus memperkenalkan hasil pembangunan di setiap wilayah.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak atas dukungannya. Semoga pameran ini mempererat silaturahmi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Sekretariat KUNCI BERSAMA, Maman Suparman, mewakili Ketua Sekretariat KUNCI BERSAMA, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, menyebutkan bahwa setiap daerah menampilkan 10 produk unggulan. Ia menilai pameran ini efektif mendorong pertumbuhan transaksi ekonomi serta menjadi wadah pertukaran pengalaman antar pelaku usaha.

“Kegiatan ini selalu memberi dampak positif. Produk unggulan daerah makin dikenal, masyarakat terhibur, dan sektor ekonomi lokal pun bergairah,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang memperkuat kolaborasi antarwilayah.

“Pameran ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga ruang untuk bertukar ide dan memperkuat persaudaraan,” ungkapnya.

Lucky berharap kegiatan bertema “Informasi dan Pelayanan” ini mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal sekaligus menjadi sarana edukatif dan rekreatif bagi masyarakat.

“Mari bersama membangun Indramayu yang REANG – Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong,” tutupnya.

Usai sambutan, Bupati dan Wakil Bupati Indramayu bersama jajaran KUNCI BERSAMA meninjau sejumlah stan pameran. Mereka mengapresiasi kreativitas para peserta yang menampilkan inovasi dan potensi terbaik dari masing-masing daerah.

(Andika/Diskom).