Belasan Perangkat Desa Tersana dan Cadangpinggan Resmi Dilantik, Camat Sukagumiwang Tekankan Integritas dan Profesionalisme

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Tersana dan Pemerintah Desa Cadangpinggan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan perangkat desa di Aula Ki Sapu Angin Kecamatan Sukagumiwang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa yang telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Senin (29/6/2026)

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang profesional, efektif, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Acara dihadiri Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu yang diwakili Kepala Bidang Pemerintahan Desa Raden Adang Kusumah Dewantara, S.IP., M.Si., unsur Danramil dan Polsek Sukagumiwang, Ketua TP PKK, Karang Taruna, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT/RW, unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan menegaskan bahwa jabatan perangkat desa merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjunjung tinggi integritas.

“Perangkat desa merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, perangkat desa yang baru dilantik diharapkan mampu bekerja secara profesional, disiplin, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh perangkat desa senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Indramayu yang diwakili Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Raden Adang Kusumah Dewantara, menyampaikan bahwa perangkat desa memiliki posisi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan di tingkat desa.

Menurutnya, perangkat desa yang baru dilantik harus terus meningkatkan kompetensi, memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan tata kelola pemerintahan yang semakin modern.

Mewakili pemerintah desa, Kuwu Desa Cadangpinggan Bagyana Kusmiarta menekankan pentingnya kedisiplinan, loyalitas, dan semangat pengabdian sebagai modal utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Kedisiplinan merupakan modal utama dalam menjalankan amanah jabatan. Kami berharap seluruh perangkat desa yang dilantik hari ini dapat menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta semangat pengabdian yang tinggi demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Adapun perangkat desa yang dilantik berasal dari dua desa, yakni Desa Tersana dan Desa Cadangpinggan.

Untuk Desa Tersana, perangkat yang dilantik meliputi Rohim sebagai Sekretaris Desa, Suweti sebagai Kepala Urusan Keuangan, Irpa Wardanu Siregar sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Susanti sebagai Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum, Saefullah sebagai Kepala Dusun I, serta Firmansyah sebagai Kepala Dusun II.

Sementara itu, dari Desa Cadangpinggan dilantik Liana Rohaly sebagai Kepala Urusan Keuangan, Raeni, S.Pd. sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Mirza Izzurohman sebagai Kepala Seksi Pelayanan, Sumawijaya sebagai Kepala Urusan Kesejahteraan, Joharudin sebagai Kepala Urusan Perencanaan, Supriyadi sebagai Kepala Dusun I, Irfan Saputra sebagai Kepala Dusun II, dan Aris Munandar sebagai Kepala Dusun III.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung khidmat tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dalam mewujudkan pemerintahan desa yang profesional, transparan, responsif, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

DPMD Indramayu Mantapkan Pilwu Digital 2025 Lewat Sosialisasi Teknis

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kabupaten Indramayu terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Hybrid pada 10 Desember 2025. Tahun ini, mekanisme digital menjadi inovasi baru yang menuntut kesiapan teknis panitia di tingkat desa.

Model pemilihan digital mengharuskan panitia memahami cara kerja perangkat, alur pemungutan suara, hingga sistem keamanan data. Untuk itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu menggelar serangkaian sosialisasi teknis sebagai upaya memastikan proses Pilwu berjalan seragam dan aman.

Plt. Kepala DPMD Indramayu, Kadmidi, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjamin pelaksanaan Pilwu Digital sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). “Pilwu Digital bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi bagaimana menjaga kepercayaan publik melalui proses yang tertata dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya dalam sosialisasi melalui Zoom Meeting, Kamis malam (4/12/25).

Sebagai bagian dari persiapan, perangkat pemilihan digital VoteNow mulai dikirim dari Gudang Pusat Bandung ke Indramayu melalui prosedur verifikasi berlapis. Pemeriksaan meliputi pencocokan ID perangkat, fungsi sistem, hingga pengamanan selama pengiriman. Distribusi ditargetkan selesai 7 Desember 2025, sebelum serah terima resmi antara Tim IT Pusat, DPMD Provinsi Jawa Barat, dan Pemkab Indramayu.

Setelah tiba di gudang kabupaten, perangkat akan dikirim ke empat titik area pada 8 Desember 2025 dengan pengawalan resmi, lengkap dengan Berita Acara Serah Terima (BAST). Di lokasi distribusi, KPPS Digital melakukan pengecekan penuh mulai dari pengaktifan tablet, login aplikasi, pengunduhan data pemilih, uji cetak, hingga memastikan perangkat dalam kondisi siap pakai.

Pada hari pemilihan, setiap TPS Digital dilengkapi dua bilik, masing-masing dengan satu tablet dan printer. KPPS bertugas memastikan perangkat berfungsi baik, menunjukkan kondisi data awal kepada saksi, serta memandu pemilih dari pemindaian QR hingga pencetakan resi pilihan.

DPMD juga menyiapkan prosedur darurat untuk mengantisipasi gangguan teknis seperti kerusakan perangkat, printer bermasalah, maupun pemadaman listrik, sehingga proses pemungutan tetap berjalan.

Dalam sosialisasi, turut dibahas jadwal pembukaan rekap suara, pengaturan segel perangkat, penempatan tim teknis di delapan titik, daftar kontak panitia sesuai SK, hingga penandatanganan SOP dan Juknis.

“Melalui persiapan matang dan sosialisasi yang menyeluruh, Pemkab Indramayu siap menyelenggarakan Pilwu Digital 2025 yang lebih transparan, akuntabel, aman, dan memudahkan masyarakat,” tegas Kadmidi.

(Andika/S/Diskom)

UPN Veteran Jakarta dan Pemkab Indramayu Kolaborasi Dorong Transformasi Desa Digital 

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Fakultas Ilmu Komputer Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui penandatanganan Implementation Agreement dalam program Pengabdian kepada Masyarakat, Rabu (30/07/2025). 

Kerja sama ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang berfokus pada optimalisasi dan inovasi dalam pengembangan Desa Digital di Indramayu. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 29-31 Juli 2025, bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu. 

Rombongan dosen dan mahasiswa UPNVJ yang dipimpin oleh Dr. Widya Cholil, Dr. Tjahjanto, dan Jayanta, membawakan materi-materi penting untuk mendukung peningkatan kapasitas perangkat desa dalam tata kelola pemerintahan berbasis teknologi. 

Materi yang diberikan meliputi Workshop Literasi Digital, pelatihan penggunaan Aplikasi SRIKANDI, Aktivasi Web Desa, serta pelatihan teknis Aplikasi Indramayudesa.id sebagai media pengelolaan informasi desa secara digital. 

Plt. Kepala DPMD Indramayu, Iim Nurahim, menyambut baik inisiatif ini dan menilai digitalisasi desa sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pelayanan publik yang efisien dan transparan. 

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Pemanfaatan teknologi digital adalah kunci dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa,” ujarnya. 

Dukungan juga datang dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu. Indra Kusumah dari Diskominfo turut hadir sebagai narasumber, membagikan wawasan seputar implementasi teknologi informasi di tingkat lokal. 

“Melalui pelatihan ini, kami harap perangkat desa makin mahir mengelola website desa dan memanfaatkan literasi digital untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Indra. 

Sementara itu, Dr. Widya Cholil menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian UPNVJ kepada masyarakat. 

“Kami ingin memastikan desa-desa di Indramayu siap menghadapi tantangan era digital, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia,” katanya. 

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di desa-desa Indramayu, mewujudkan pemerintahan desa yang lebih modern, efektif, serta mendukung kemandirian ekonomi berbasis teknologi. 

Reporter  : Andika

Redaktur  : Rizal

DPMD Indramayu Gelar Sosialisasi Penggunaan DD dan ADD Tahun 2025, Ini Yang Harus Jadi Prioritas! 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu menggelar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2025 di Aula DPMD Indramayu pada Selasa (4/2/2025). Rabu (5/2)

Kegiatan yang diikuti oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) seluruh kecamatan di Kabupaten Indramayu tersebut diharapkan memberikan pemahaman kepada pemerintah desa mengenai tata cara penyaluran serta penggunaan DD dan ADD yang sesuai dengan regulasi yang berlaku baik dari Kemendes, Kemendagri, Kemenkeu, dan juga Peraturan Bupati. 

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa, A. Sulaeman, didampingi Analis Kebijakan DPMD Indramayu, Sismy Windayanti, serta Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Indramayu, Ahmad Tulus. 

Dalam sosialisasi ini, disampaikan beberapa poin utama terkait prioritas penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun 2025, antara lain :

• Dukungan Program Ketahanan Pangan

Pemerintah Desa harus mengalokasikan program ketahanan pangan dengan minimal 20% dari Dana Desa. 

• Peningkatan peran BUMDes

Pemerintah Desa harus maksimal dalam mengembangkan peran BUMDes sehingga bisa berperan dalam peningkatan PADes. 

• Dana Operasional Pemerintah Desa

Pemerintah Desa pada tahun 2025 ini hanya bisa menganggarkan alokasi operasional pemdes maksimal 3% dari total Dana Desa.

• Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah Desa harus komitmen untuk menurunkan kemiskinan ekstrem melalui Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa) yang dialokasikan hingga 15% dari Dana Desa. 

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, A. Sulaeman, menyampaikan, pemerintah desa harus memahami bahwa penggunaan DD dan ADD harus sesuai dengan regulasi yang ada. Fokus utama tahun ini adalah mendukung program ketahanan pangan, meningkatkan peran BUMDes, serta memastikan pemanfaatan Dana Desa yang tepat pada sasaran, terutama dalam penanganan kemiskinan ekstrem. 

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, desa-desa di Indramayu dapat lebih efektif dalam merencanakan, penataan usahaan, pelaksanaan dan pelaporan yang baik sehingga pelaksanaan program dan kegiatan yang di desa sesuai prioritas yang telah ditetapkan,” katanya. 

Sulaiman menambahkan, sosialisasi ini diharapkan seluruh desa di Kabupaten Indramayu dapat mengelola keuangan desa dengan baik dan dapat membuktikan transparansi, akuntabel, dan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal