Aksi Bersih Sungai Sindupraja, Semangat Beberes Dermayu Kian Digelorakan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Semangat menjaga kebersihan lingkungan terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama masyarakat. Salah satunya melalui aksi bersih-bersih di kawasan Sungai Sindupraja, Jalan Raya Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan Beberes Dermayu, sebuah gerakan gotong royong yang mendorong pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pembenahan lingkungan melalui aksi nyata.

Aksi kebersihan itu turut dihadiri Wakil Menteri Pangan Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq, jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat sekitar.

Hanif mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai pembiasaan korve atau kegiatan bersih-bersih lingkungan sebelum memulai aktivitas kedinasan.

“Kami melaksanakan arahan Presiden untuk melakukan korve lapangan, minimal setengah jam sebelum masuk kantor. Gerakan ini penting untuk membangun kebiasaan bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Menurut Hanif, kepedulian terhadap kebersihan harus dibangun secara berkelanjutan dan dimulai dari lingkungan terdekat. Hal itu dinilai penting bagi Indramayu yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan mangga, serta sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional.

Ia menilai, potensi tersebut perlu diiringi dengan kondisi lingkungan yang bersih dan tertata agar pembangunan sektor pangan berjalan seimbang dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, kita dapat terus menjaga kebersihan dan mewujudkan lingkungan Indramayu yang semakin bersih,” tuturnya.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Aan Hendrajana, menyambut positif gerakan tersebut. Menurutnya, Beberes Dermayu merupakan semangat bersama untuk melakukan pembenahan di berbagai bidang melalui gerakan yuh bareng-bareng.

“Beberes Dermayu mengajak kita bersama-sama membenahi Indramayu, salah satunya melalui pembenahan kebersihan lingkungan,” ungkap Aan.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar gerakan menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang terus dipertahankan.

Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, mengatakan aksi tersebut menjadi langkah konkret dalam menjaga kebersihan serta fungsi sungai. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke sungai. Aksi hari ini menjadi momentum untuk membangun kepedulian dan membiasakan perilaku hidup bersih,” tegasnya.

Gerakan Beberes Dermayu juga sejalan dengan visi Indramayu REANG yang mencakup Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong. Nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dengan gerakan tersebut, Beberes Dermayu diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, aksi bersih lingkungan diharapkan tumbuh menjadi budaya bersama, dimulai dari kesadaran setiap individu dan lingkungan terdekat.

Yuh, Beberes Dermayu. Mulai dari diri sendiri, mulai dari lingkungan sekitar, dan mulai dari sekarang.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Penanganan Sampah, Targetkan Pengangkutan Lebih Optimal

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melakukan peninjauan langsung terhadap penanganan sampah di sejumlah kecamatan, sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kondisi sampah di sejumlah titik,” Senin (30/03/26).

Peninjauan dilakukan dengan menyusuri beberapa wilayah, mulai dari Kecamatan Juntinyuat, Kecamatan Karangampel, hingga Kecamatan Krangkeng. Di sejumlah lokasi, Bupati menemukan tumpukan sampah yang berserakan di pinggir jalan dan menjadi keluhan warga.

Saat berada di Juntinyuat, Bupati menyampaikan bahwa peningkatan volume sampah terjadi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pemerintah daerah pun bergerak cepat untuk melakukan penanganan agar kondisi lingkungan kembali tertata.

Ia menjelaskan, idealnya pengangkutan sampah dilakukan setiap hari. Namun, saat ini pengangkutan masih dilakukan dua hari sekali karena keterbatasan armada. 
Pemerintah daerah berencana menambah kendaraan operasional agar ke depan pengangkutan dapat dilakukan setiap hari.

“Jika masih kurang, pemerintah daerah akan mengupayakan penambahan dengan menyewa kendaraan,” ujarnya.

Selain mempercepat pengangkutan, Pemkab juga melakukan penataan lokasi pembuangan sampah dengan membangun pagar di sekitar bak penampungan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat serta mencegah sampah meluber ke badan jalan.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah mulai mendorong gerakan pengelolaan sampah terpilah, terutama di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama. Menurutnya, pemilahan sampah seperti plastik, kaca, dan logam sangat penting untuk mempermudah proses pengolahan.

“Ke depan, kita dorong sistem pemilahan sampah dari tingkat desa hingga kecamatan, sehingga tidak seluruhnya dibuang ke tempat pembuangan akhir,” katanya.

Di Krangkeng, Bupati juga meninjau salah satu titik pembuangan sampah yang tengah ditangani menggunakan alat berat sebagai bagian dari percepatan penanganan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Suwenda, serta para camat dan kuwu setempat.

Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan sampah sekaligus mendorong sistem pengelolaan yang lebih tertata, efektif, dan berkelanjutan di seluruh wilayah.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika