Dinkes Indramayu Perkuat Budaya Hidup Sehat Melalui Sosialisasi Tata Kelola Promosi Kesehatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat melalui penguatan budaya hidup bersih dan sehat. Upaya tersebut diwujudkan lewat Sosialisasi Peningkatan Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat Tahun 2026 yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu di Aula Kopsuka Indramayu, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat promosi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit sejak dini.

Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Sekretaris Dinkes Dede Setiawan mengatakan, program tersebut selaras dengan arah pembangunan kesehatan nasional dalam RPJMN 2025–2029 yang berfokus pada penguatan layanan kesehatan primer melalui pendekatan promotif dan preventif.

Menurutnya, tantangan kesehatan saat ini semakin beragam sehingga perubahan perilaku harus dimulai dari lingkungan keluarga. Aparatur Sipil Negara (ASN) juga diharapkan menjadi contoh dalam menerapkan pola hidup sehat agar mampu menginspirasi masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan menyegarkan kembali pemahaman para peserta agar semakin optimal dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kelompok yang memiliki faktor risiko penyakit. Peran promosi kesehatan menjadi semakin penting seiring perkembangan teknologi dan tantangan kesehatan yang terus berubah,” ujarnya.

Dede turut mengapresiasi kehadiran peserta, terutama perwakilan dari 49 puskesmas di Kabupaten Indramayu. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat transformasi layanan kesehatan sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Rian Bayu dari Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Komunitas Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menjelaskan, pembinaan dan pendampingan dilakukan untuk memastikan program promosi kesehatan dari Kementerian Kesehatan dapat berjalan optimal di tingkat kabupaten dan kota.

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah menjadi kunci agar pelaksanaan program lebih efektif dalam mendorong masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat.

“Melalui peningkatan tata kelola pembudayaan hidup sehat, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran dan kemampuan untuk melakukan upaya pencegahan penyakit serta meningkatkan derajat kesehatannya,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat berharap kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, posyandu, dan berbagai pemangku kepentingan semakin kuat dalam membudayakan perilaku hidup sehat, sehingga mampu mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Indramayu yang lebih sehat dan berkualitas.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

GMPAR Gelar Sunatan Massal Gratis, Targetkan 100 Anak di Kabupaten Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Gerakan Membangun Peduli Aspirasi Rakyat (GMPAR) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan bakti sosial sunatan massal gratis yang digelar di GOR Singalodra, Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan sosial yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut ditujukan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Indramayu.

Ketua DPC GMPAR Kabupaten Indramayu, Artha Pramudya, SH, mengatakan pada pelaksanaan tahun ini pihaknya menargetkan sebanyak 100 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu dapat mengikuti program sunatan massal tersebut.

Menurut Artha, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian organisasi kepada masyarakat yang selama ini terus dijalankan secara berkelanjutan. Untuk menjamin kualitas pelayanan medis, GMPAR kembali menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dalam pelaksanaannya.

“Kegiatan ini merupakan program rutin yang kami selenggarakan setiap tahun. Untuk tahun ini kami menargetkan 100 peserta dari berbagai daerah di Kabupaten Indramayu. Kami juga tetap bekerja sama dengan Dinas Kesehatan agar seluruh proses pelayanan berjalan aman dan sesuai standar medis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan Dinas Kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan dengan baik, mulai dari pemeriksaan kesehatan awal, tindakan medis, hingga pemantauan pasca-sunat.

Selain memberikan manfaat dari sisi kesehatan, kegiatan tersebut juga bertujuan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang belum memiliki kemampuan untuk membiayai proses sunatan anak-anak mereka.

Sementara itu, Ketua Umum GMPAR, Retno Suyatno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tenaga medis, relawan, serta berbagai pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan sosial tersebut.

Menurutnya, GMPAR akan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di bidang sosial, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Sunatan massal ini menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata GMPAR kepada masyarakat. Kami ingin terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi warga. Ke depan, kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dengan jangkauan yang lebih luas,” kata Retno.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah orang tua peserta mengaku terbantu dengan adanya program sunatan gratis yang dinilai sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

Sebagai bentuk perhatian tambahan, panitia juga membagikan paket perlengkapan kesehatan serta makanan ringan kepada seluruh peserta dan pendamping yang hadir.

Melalui berbagai kegiatan sosial yang terus dilaksanakan, GMPAR menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta berkontribusi terhadap pembangunan sosial di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Sambut HKN 2025, Dinkes Indramayu Gelar Pekan Olahraga Kesehatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu mengadakan Pekan Olahraga Kesehatan (Porkes) yang dipusatkan di GOR Tridaya Indramayu, Rabu (19/11/2025).

Agenda tahunan tersebut digelar untuk menumbuhkan kesadaran hidup sehat sekaligus mempererat kekompakan tenaga kesehatan di lingkungan Kabupaten Indramayu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Dr. H. Wawan Ridwan, MM, menyampaikan bahwa Porkes menjadi salah satu langkah konkret untuk mendorong pola hidup aktif dan sehat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para nakes dan masyarakat agar terus menjaga kebugaran, terlebih di masa pemulihan pascapandemi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Porkes, Dr. Kurniawan, MM, menjelaskan bahwa tahun ini sejumlah cabang olahraga dipertandingkan, di antaranya futsal, voli, badminton, catur, serta tenis meja.

“Tidak hanya kompetisi, namun Porkes juga kami kemas sebagai ajang edukasi sekaligus hiburan yang bermanfaat,” tuturnya.

Porkes Dinkes Indramayu berlangsung mulai 19 hingga 21 November 2025 dan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, kesehatan, serta pelayanan kepada masyarakat.

(Andika/Sbr/Uncu).

Perpanjangan Ijin Klinik Pratama, Lapas Indramayu Terima Visitasi Dinkes Kabupaten Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menerima visitasi (kunjungan) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan sarana dan prasarana sebagai persyaratan perpanjangan ijin klinik pratama di Lapas Kelas IIB Indramayu, Rabu (14/06).

Visitasi tersebut dipimpin oleh Akhmad, Sub Koordinator Pembinaan & Pengendalian Sarana Pelayanan Kesehatan Dinkes Indramayu, didampingi oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu Alex Eko Santosa beserta staff keperawatan.

Alex Eko Santosa, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa, adanya Klinik Pratama Lapas kelas IIB Indramayu ini bertujuan untuk memudahkan dalam pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan di Lapas Indramayu.

“Ketersediaan klinik di Lapas ini agar memudahkan dan mengefesienkan waktu, sewaktu-waktu ada keadaan kedaruratan terkait kesehatan warga binaan dimana butuh penanganan awal yang cepat dan tepat,” jelas Alex.

Selain itu, keberadaan Klinik Pratama ini sesuai dengan ketentuan Peraturan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) No.M.HH.02.UM.06.04 Tahun 2011 tentang pedoman pelayanan kesehatan dilingkungan Kementerian Hukum dan HAM, serta Peraturan Bupati (Perbup) No.78 Tahun 2021 tentang Pelayanan Kesehatan Terpadu di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi